Tuesday, 14 November 2006

Ayat & surat Al Qur’an yang dipakai di NII

Ayat & surat Al Qur’an yang dipakai di NII

1. Surat Adz Dzariyat ayat 56 (51:56)
“Dan aku tidak ciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah”.

Arti menyembah: Ibadah ------- umat Islam melaksanakan aturan Islam di negara karunia Allah SWT.

2. Surat Al Maidah ayat 50 (5:50)
“Apakah hukum jahiliyah yang mereka kehendaki, dan hukum siapakah yang lebih baik dari pada hukum Allah SWT bagi orang yang yakin.”

RI =>> Judi = shalat >> mabuk = puasa >> zina-= zakat >> Dll

NI (Negara Islam) = shalat Al Baqarah 42 (2:42) >> puasa >> zakat >> Dll

“Janganlah kamu campuradukkan yang haq dengan yang batil”

RI = hukum jahiyah = negara jahiliyah = pemerintahan jahiliyah = rakyatnya jahiliyah. Oleh karena itu kita harus berhijrah.

Kemana?
Dari RI ke NI
Kita shalat hanya siulan dan tepuk tangan belaka (tidak ada artinya)

3. Surat Al Anfal ayat 35 (8:35)
“Shalat mereka di sekitar Baitullah itu, lain tidak hanya siulan dan tepuk tangan, maka rasakan adzab disebabkan kekafiran itu”.

Karena umat Islam berhukum RI/jahiliyah yang segala macam ada sampai diibaratkan sebuah tempat sampah. Di ibaratkan buah apel yang bagus dimasukkan ke dalam tempat sampah yang bercampur segala macam. supaya apel yang ada di tempat sampah itu tetap baik/bagus maka harus dipindahkan ke meja dan diberi tempat. begitu pula kita /saya harus hijrah agar tidak disebut sampah.

Mengapa sudah tahu kok diam?
4/140, 30/31:32, 42/13

Surat An Nisa ayat 140

“Dan sesungguhnya Allah telah menurunkan kepada kamu di dalam Al Qur’an bahwa apabila kamu mendengar ayat-ayat Allah diingkari dan diperolok-olokkan (oleh orang-orang kafir), maka janganlah kamu duduk bersama mereka, sehingga mereka memasuki pembicaraan yang lain. Karena sesungguhnya (kalau kamu berbuat demikian), tentulah kamu serupa dengan mereka. Sesungguhnya Allah akan mengumpulkan semua orang–orang munafik dan kafir di dalam
jahannam.”

Surat Ar Ruum 31, 32 (30: 31, 32).
“Dengan kembali bertaubat kepada-Nya dan bertaqwalah kepada-Nya serta dirikanlah shalat dan janganlah kamu termasuk orang yang mempersekutukan
Allah”.

“Yaitu orang-orang yang memecah belah agama mereka dan mereka menjadi beberapa golongan tiap golongan mereka merasa bangga dengan apa yang ada pada golongan mereka”.
Surat Asy Syuura 13 (42:13)

“Dia telah mensyariatkan bagi kamu tentang agama apa yang telah diwasiatkan–Nya kepada Nuh dan apa yang telah kami wahyukan kepadamu dan apa yang telah kami wasiatkan kepada Ibrahim, Musa dan Isa, yaitu: Tegakkanlah agama dan janganlah kamu berpecah belah tentangnya. amat berat bagi orang-orang musyrik agama yang kamu seru mereka kepadanya. Allah menarik kepada agama itu orang yang dikehendaki–Nya dan memberi petunjuk kepada agamaNya orang yang kemballi kepadanya.”

Balasan bagi orang yang tidak hijrah
Surat An Nisa ayat 97

“Sesungguhnya orang-orang yang diwafatkan malaikat dalam keadaan menganiaya diri sendiri kepada mereka malaikat bertanya: “dalam keadaan bagaimana kamu?” Mereka menjawab: “Adalah kami orang-orang yang tertindas di negeri (makkah)”. Para malaikat berkata: “Bukankah bumi Allah itu luas, sehingga kamu dapat berhijrah di bumi itu?”. orang-orang itu tempatnya neraka jahannam, dan jahannan itu seburuk tempat kembali.”

Oleh karena itu hijrah dari negara RI ke negara Islam tujuannya adalah ibadah 9:20.

At Taubah 20
“Orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad di jalan Allah dengan harta benda dan diri mereka adalah lebih tinggi derajatnya di sisi Allah. dan itulah orang yang mendapat kemenangan.”

Baitullah = suatu tempat di mana aturan Allah diberlakukan (5: 44, 45 & 47)
“Sesungguhnya Kami telah menurunkan kitab Taurat di dalamnya ada petunjuk dan cahaya yang menerangi, yang dengan kitab itu diputuskan perkara orang-orang Yahudi oleh nabi-nabi yang menyerah diri kepada Allah oleh orang-orang alim mereka dan pendeta–pendeta mereka, disebabkan mereka diperintahkan memelihara kitab-kitab Allah dan mereka menjadi saksi terhadapnya. Karena itu janganlah kamu takut kepada manusia tetapi takutlah kepada-Ku dan janganlah kamu menukar ayat-ayat-Ku dengan harga yang sedikit. Barangsiapa yang tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang yang kafir.”

“Dan Kami telah tetapkan terhadap mereka di dalamnya (At Taurat) bashwasanya jiwa dibalas dengan jiwa, mata dengan mata, hidung dengan hidung, telinga dengan telinga, gigi dengan gigi dan lukapun ada kisosnya, Barangsiapa yang melepaskan hak kisasnya, maka melepaskan itu menjadi penebus dosa baginya. Barangsiapa yang memutuskan perkara menurut apa yang di turunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang dalim.”

“Dan hendaklah pengikut Injil memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah di dalamnya Barangsiapa yang tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang fasik.”

Buah = di umpamakan umat Islam
Batang= di umpamakan tempat Negara Islam
Akar= di umpamakan aturan hukum Islam (14:24, 25)
Surat Ibrahim ayat 24

“Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah membuat perumpamaan kalimat yang baik seperti pohon yang baik, akarnya teguh dan akarnya menjulang ke langit.”

“Pohon itu memberikan buahnya pada setiap musim dengan seidzin Tuhannya. Allah membuat perumpamaan itu untuk manusia supaya mereka selalu ingat.”

Tidak mungkin pohon mangga buahnya pisang, itulah perumpamaan yang menggambarkan negara. Kalau ingin menegakkan negara harus dengan hukum Islam. Negaranya harus negara Islam. Rakyatnya Ummat Islam, tidak mungkin yang lain. Itulah pendapat mereka mengenai NII.

Hudaya/Petunjuk = Al Qur’an
Wabaynaat/Penjelas = manusia & alam
Furqon/aturan garis 2:185

“Beberapa hari yang ditentukan itulah bulan Ramadhan bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil) karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkannya itu pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hedaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagunggkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur.”

RI = Neraka = tidak memakai hukum Allah.

Mengapa kita harus memejamkan mata ketika akan tiba ?
Jawabannya adalah menguji keikhlasan karena kondisi orang Islam yang sedang perang dengan kafir.

Shalat Jum’at: Jam 13.00 2 rakaat dan mengqosor shalat ashar 2 rakaat. kenapa?
Karena dari RI hijrah ke NII (dalam perjalanan).
5:44-50 = RI neraka tak memakai hukum Allah, maka meninggalnya dalam keadaan kafir/jahiliyah surat Al Maidah 44-50

“Sesungguhnya Kami telah menurunkan kitab Taurat di dalamnya ada petunjuk dan cahaya yang menerangi, yang dengan kitab itu diputuskan perkara orang-orang Yahudi oleh nabi-nabi yang menyerah diri kepada Allah oleh orang-orang alim mereka dan pendeta–pendeta mereka, disebabkan mereka diperintahkan memelihara kitab-kitab Allah dan mereka menjadi saksi terhadapnya. Karena itu janganlah kamu takut kepada manusia tetapi takutlah kepada-Ku dan janganlah kamu menukar ayat-ayat-Ku dengan harga yang sedikit. Barangsiapa yang tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang yang kafir.”

“Dan Kami telah tetapkan terhadap mereka di dalamnya (At Taurat) bashwasanya jiwa dibalas dengan jiwa, mata dengan mata, hidung dengan hidung, telinga dengan telinga, gigi dengan gigi dan lukapun ada kisosnya, Barangsiapa yang melepaskan hak kisasnya, maka melepaskan itu menjadi penebus dosa baginya. Barangsiapa yang memutuskan perkara menurut apa yang di turunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang dalim.”

“Dan Kami iringkan jejak mereka (nabi-nabi Bani Israil) dengan Isa putera Maryam, membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Taurat. Dan Kami telah memberikan kitab Injil sedang di dalamnya ada petunjuk dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab sebelumnya yaitu kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk oang-orang yang bertaqwa.”

“Dan hendaklah pengikut Injil memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah di dalamnya Barangsiapa yang tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang fasik.”

“Dan Kami telah turunkan kepadamu Al Qur’an dengan membawa kebenaran membenarkan apa yang sebelumnya, yaitu kitab-kitab yang sebelumnya dan batu ujian terhadap kitab-kitab yang lain itu; maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang Allah turunkan dan janganlah kamu meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu. untuk tiap-tiap umat di antara kamu, Kami berikan aturan dan jalan yang terang. Sekiranya Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat saja, tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap pemberian-Nya kepadamu, maka berlomba-lombalah berbuat kebajikan. Hanya kepada Allah lah kamu kembali semuanya, lalu diberiatahukannya kepadamu apa yang telah kamu perselisihkan itu.”

“Apakah hukum jahiliyah yang mereka kehendaki, dan hukum siapakah yang lebih baik dari pada hukum Allah bagi orang yang yakin?”

Ulama = hafal, tetapi tidak paham maka ulama itu Islamnya hanya ikut-ikutan.
Rasul hijrah karena Abu Jahal tidak memakai hukum Allah 4:97 (An Nisa: 97)
Diluar/selain NII tidak ada jihad, jadi harus hijrah (9:20/At Taubah: 20) lihat 14:28

Surat Ibrahim ayat 28

“Tidak kah kamu perhatikan orang yang telah menukar nikmat Allah dengan kekafiran dan menjatuhkan kaumnya ke lembah kebinasaan”

61:3 /Ash Shaff ayat 3
“Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tiada kamu kerjakan”

Jadi umat Islam RI mengaku-ngaku mengerjakan hukum Islam, padahal tidak (bohong) maka 61:3 tidak sah ibadah tanpa hijrah.

Dari mana hijrah?
Dari : Republik Indonesia + Pancasila + Thogut
Ke : Negara Islam Indonesia + Hukum Islam /Al Qur’an + Allah SWT

Untuk apa hijrah?
Untuk Ibadah

Memangnya di RI tidak ibadah?
Di RI ibadah, tetapi bukan pada tempatnya.
Di RI ada judi, mabuk, zina (yang dilarang ada)
Di RI shalat, zakat, puasa, (yang diperintah ada)
Ibadahnya tidak diterima.

Kenapa tidak diterima?
Karena bukan tempatnya. Misalkan negara itu sama dengan tempat sampah. mengapa? Karena adanya ditempat sampah.

Supaya puasa, salat ,zakat diterima, maka harus pindah (hijrah) ke negara Islam Indonesia.

Tujuan ibadah apa?
Umat Islam melaksanakan hukum Islam di NII

Makkah=Republik Indonesia
-Tidak memakai hukum Islam
-RI+Pancasila+Thogut, warga
-Biarpun + shalat + puasa
-Karena benci Al Qur’an
-Neraka 17:36, 47:8-9

Madinah=Negara Islam Indonesia
-Negara memakai hukum Islam
-NII+Hukum Islam + Allah negaranya kafir warga negaranya Islam
-Shalat, puasa, zakat diterima +zakat, amalannya dihapus 47:8-9
-Suci kembali (bayi baru di lahirkan 47:2)
-Surga

Surat Muhammad ayat 2,8,9/47:2,8,9
“Dan orang-orang yang beriman (kepada Allah)dan mengerjakan amal yang saleh serta beriman (pula) kepada apa yang diturunkan kepada Muhammad dan itulah yang hak dari Tuhan mereka, Allah menghapus kesalahan mereka dan memeperbaiki keadaan mereka”.

“Dan orang-orang yang kafir maka kecelakaanlah bagi mereka dan Allah menghapus amal mereka.”

“Yang demikian itu karena sesungguhnya mereka benci kepada apa yang telah diturunkan Allah (Al Qur’an) lalu Allah menghapus pahala amal mereka”.

Al Qur’an membahas tiga konsep ------ Hukum, Negara, Bai’at.
An Nas 114 merangkum meringkas ------ Hukum, Negara, Umat
Al Fatihah merangkum meringkas ------ Hukum, Negara, Umat

Isi Al Qur’an:
Pembukaan/Pendahuluan/Intisari ------ Al Fatihah
Isi Al Qur’an (Surat 2 s/d 113) ------ Al Falaq
Penutup Al Qur’an (114) ------ An Nas

www.alislam.or.id


1 comment:

puisti said...

Asslm,
Sebelumnya jazakumullah untuk tulisan anda yang mencerahkan.

Membacanya, saya menjadi ingat apa yang saya alami sekitar dua tahun yang lalu ketika saya masih menjadi mahasiswa di sebuah universitas di Malang. Ada beberapa orang yang tiba2 menemui saya dan mencoba merekrut ke dalam sebuah ajaran tentang hijrah. Alhamdulillah saya tidak sampai terjerumus setelah saya mendengar pemahaman awal yang coba mereka tanamkan pada saya.

Saya tidak mengenal nama organisasi yang pernah mencoba merekrut saya tersebut, karena saya langsung menghindar. tapi lebih kurangnya organisasi tersebut menggunakan ayat2 Al-Quran yang anda jelaskan dalam tulisan anda.

Nauzubillah himinzalik.
Semoga kita menjadi orang-orang yang senantiasa memagari aqidah dari pemahaman parsial dan sempit.

Wassalam..