Thursday, 25 January 2007

Masalah NII-KW9 Masalah Kita


On 1/21/07, humas fusi wrote:

Wa'alaikumussalam wr. wb.

Masalah NII di teknik bukan hanya menjadi kecemasan mahasiswa saja, tetapi juga menjadi masalah dosen, dekanat, dan bahkan rektorat, yang lebih penting lagi adalah orang tua mahasiswa. Banyak orang tua yang sudah menelpon pihak dekanat tentang masalah NII ini. Sedangkan pihak rektorat sangat mendukung pemberantasan NII ini, buktinya acara kajian tentang bahaya NII yang diadakan FE dan FISIP mendapatkan bantuan dana dari rektorat. Kalau dilihat dari kader NII, sudah hampir merata di tiap departemen. Misalnya di sipil, elektro, mesin, metal, industri.

Sedikit cerita, ada temen kita yang kader NII yang sudah tidak kuliah lagi sejak semester lalu. Sebut saja si fulan. Dia terkena NII sejak semester 5.Orang tuanya bahkan tidak tahu bhwa dia sudah gak kuliah lagi. Dia selalu bohong sama ortunya. Bahkan dia pernah minta uang yang lumayan besar dengan alasan biaya kuliah. Dia juga sdh tidak punya apa2 lagi. Komputer,calculator grafik,handphone,dll smuanya dijual.

Oya dan yang gak kalah penting, prestasi akademisnya menurun drastis. Semester 1 IPnya 4 (ya bener 4). Sampai semester 4, IPKnya masih cumlaude. Malah calon mapres teknik. Tapi setelah masuk NII IPnya terjun payung dengan percepatan yang tak berhingga. Jangankan 2.00, 1.00 aja gak sampai.

Banyak dari teman-teman mahasiswa yang sudah diajak untuk ikut NII. Kalau dari email-email
untuk sosma BEM FT aja kemarin masih banyak temen-temen kita yang kesulitan untuk bayar
kuliah, terutama admission fee untuk mahasiswa baru, maka dengan adanya NII ini makin menambah masalah.

Ada salah satu temen yang pernah diajak hingga hampir mau ikut baiat, dan hapenya sudah dikasih ke anak NII, sebagai jaminan. Dia harus membayar sejumlah uang untuk mendapatkan kembali hape itu, sekaligus persyaratan untuk baiat.

Itu mungkin beberapa permasalahan dari sudut pandang ekonomi maupun akademik.
Itu aja dulu, mungkin permasalahan lainnya bisa dilanjutkan di kesempatan berikutnya, atau dari temen-temen yang lain mungkin lebih tahu.

Kemarin sudah terbit dua newsletter dari FUSI. Untuk yang pertama (judulnya:MAu Alim Kok Mahal, Tanya Kenapa), newsletternya yang membuat bukan dari anak FUSI, tapi salah satu mahasiswa muslim teknik, yang pernah diajak untuk ikut NII oleh temannya, dan temannya yang NII itu sekarang tidak kuliah dan merupakan oknum yang berbeda dari si fulan tadi yang disebutkan. Newsletter yang kedua judulnya Nii green eyes, terbitan dari FUSI.

Jadi masalah NII ini bukan cuma masalah anak FUSI aja, sudah menjadi masalah bersama mahasiswa teknik dan juga dekanat. Jadi temen-temen yang mau komentar lagi tentang NII, silahkan nambahin lagi aja.

Afwan kalau ada kata2 yang salah,

Alhaqqu min robbik
Jazakumullah Khoiron Katsiiro,

Wassalamualaikum wr. wb.

--humasfusi--
humasfusi@gmail.com
20:59 / by / 3 Comments

3 comments:

sapi emas said...

http://groups.yahoo.com/group/assunnah/message/30518


http://www.mail-archive.com/media-dakwah@yahoogroups.com/msg08937.html

Ardhi said...

Mohon kalau menyebut jamaahnya Abu Toto sebutlah dengan Lengkap : "NII KW 9" jangan NII saja. Karena NII (yg bukan KW9) hampir mirip2 HT, Tarbiyah dll.

Aji Cemerlang said...

siap boss...
NII-KW9 ya...

Post Top Ad