Sunday, 25 March 2007

Cara Elegan Keluar Dari NII

Copy paste dari :
http://groups.yahoo.com/group/apakabar/message/82660

---
Di antara orang-orang yang mengaji pada pengajian saya, ada beberapa yang eks-NII/NKA. Mereka ada yang laki-laki dan ada yang perempuan. Mereka ada yang sudah 4, 7, dan 17 tahun ikut di org itu. Ada yang melepaskan diri setelah 7 th dalam org NII. Nuwun sewu, pertama kali ikut ngaji pada saya, dia amat kurus pucat pasi karena makannya hanya nasi putih plus minyak goreng. Ada yang makannya nasi putih plus terasi. Semenjak ikut ngaji th. 2005 yang lalu, dia sekarang tampak gemuk (klimis, menurut orang Jawa).

Ada yang sudah habis ratusan juta rupiah baru nyadar. Ada yang sudah 30 tahun terlibat hingga sekarang, tapi istrinya yang ngaji pada saya. Istrinya yang sudah ikut ngaji sebanyak 17 kali, sekarang tampak "happy" meski tidak bisa mengajak suaminya yang sudah 30 tahun itu keluar dari organisasi itu, namun sang suami sesekali mau ngobrol-ngobrol sama saya.

Terus terang, persoalan NII itu rumit, karena di balik itu ada agenda-agenda pergulatan antara "si Hijau" dan mereka. Di permukaan H anti sama mereka, tapi di balik layar H rangkulan sama mereka karena ada agenda kepentingan yang sama. Tentu saya tidak perlu menguraikan dan menyebutkan agenda apa itu. Saya tahu, karena saya punya murid2 ngaji yang sekarang ini berposisi kasie intel. Mereka semua adalah anak-anak Indonesia. Beberapa teman dekat saya yang doktor dan profesor mengajar di al-Zaitun. Mereka kalau saya singgung ttg al-Zaitunnya, malah emosinya menanjak.

Dus, yang perlu dipahami di sini ada si H, ada anak-anak Indonesia yang NII/NKA, ada yang semata-mata mengajar di al-Z sebagai pencari nafkah.

Semoga Allah merahmati Anda dan teman-teman Anda sehingga bisa keluar dari jebakan hidup.

Wassalam,

Achmad Chodjim
contact : chodjim@yahoo.com

Sekilas tentang Achmad Chodjim yang Aji ketahui:
Achmad Chodjim banyak menulis buku tentang keislaman, lahir di Surabaya, 27 Februari 1953. Dibesarkan dalam lingkungan masyarakat tradisional-Islami yang menyenandungkan kitab-kitab klasik, ia berwajah sejuk, terbuka, dan inklusif. Pergaulannya dengan rekan-rekannya di Pondok Pesantren Darul Ulum dan Tebuireng Jombang serta Pesantren Modern Darussalam Gontor selama duduk di bangku SLTP dan SLTA, telah membuatnya termotivasi mempelajari ilmu-ilmu agama secara lebih dalam. Pendidikan folmalnya ia peroleh dari Sekolah Pertanian Menengah Atas negeri Malang (1974), sarjana pertanian (agronomi) di Institut Pertanian Bogor (1987) dan magister manajemen dari Sekolah Tinggi Manajemen Prasetia Mulya, Jakarta (1996). .
Kini, selain menjadi manajer salah satu perusahaan asing, ia banyak mengisi berbagai forum pengajian spritual di berbagai tempat.

Buku yang ditulis oleh beliau diantaranya :
1. Al Fatihah, Mei 2003
2. Sunan Kalijaga: Mistik dan Makrifat, Pebruari 2004
3. Membangun Surga, Maret 2004
4. Al Falaq, September 2004
5. An Nas, Nopember 2004
6. Al Ikhlas, Maret 2005
7. Syekh Siti Jenar, Pebruari 2004
8. Rahasia Sepuluh Malam, Maret 2006

Semoga bermanfaat.

----
04:43 / by / 0 Comments

No comments:

Post Top Ad