Wednesday, 14 March 2007

KW 9 dijadikan sapi perahan RI

KW 9 memang dari dulu jadi andalan. Dan memang sumber program dan sumber penggerak dana yang besar berasal dari sini. Makanya sering kejadian dan timbul masalah dari KW ini juga. Mengenai kenapa tetap dibiarkan, logikanya gerakan yang tidak mengganggu stabilitas Negara RI tidak akan diapa-apakan. Apalagi gerakan pembodohan umat Islam seperti ini, justru akan menguntungkan RI. Makanya mereka setelah ada yang ditangkap/grebeg, yang diambil uang nya saja, orang nya dilepas. Namu yang berkembang di dalam NII/KW9 sendiri justru merasa pihak RI takut dengan mereka. Padahal sebaliknya, malah dijadikan sapi perahan.

Di Zaytun sendiri rekan-rekan mahasiswa maupun muadhof sudah mikir-mikir untuk mundur. Rekan saya di Zaytun kontak saya di Jakarta untuk mencarikan pekerjaan. Sebab sangat tidak memadai apa yang diberikan di Zaytun. Persoalannya, mereka tidak punya keahlian atau pendidikan yang mencukupi untuk bersaing di RI. Sehingga mikir2 lagi kalau mau ke luar dari lingkup Zaitun.

Lulusan Pendidikan dari Zaytun pun kembang kempis, yang dulu promosi setelah lulus bisa memimpin shalat dan mampu sekian bahasa asing, tidak terbukti sama sekali. Bahkan malah kesulitan mencari kerja.

Sekali lagi, gerakan seperti pembodohan ini tidak akan diganggu oleh pihak RI. Kecuali pemimpin RI dari kalangan yang memahami persoalan Islam, gerakan KW 9 ini baru dibabat. Karena gerakan pembodohan KW 9 ini menguntungkan pihak RI. Juga menguntungkan "orang-orang atas" KW 9.

Demikian untuk menjadi perenungan.


Source :omcule@yahoo.com

FR: N-sebelas@yahoogroups.com
Date: Mar 11, 2007 10:03 AM

No comments: