Thursday, 19 April 2007

NII (Negara Ilusi dan Impian) KW-IX Meresahkan Kampus


Bismillahirrahmanirrahiim
Assalamualaikum Wr Wbr,

Segala puji hanya bagi Allah semata. Shalawat dan salam sejahtera semoga senantiasa terlimpah kepada Nabi Muhammad, Nabi terakhir, yang tiada lagi Nabi setelahnya.

Ini adalah kali kedua, saya berpartisipasi kembali dalam forum silaturahmi yang disediakan MyQuran. Setelah lama ada sekitar dua tahun Rahadian terakhir kali mengisi forum yang memiliki tema khas NII (Negara Islam Indonesia). Sekarang muncul lagi, tapi sayang masih dengan wujud sangkaan tanpa dukungan data fakta yang dapat membuktikan. Wajar, ini hanyalah forum tempat mengeluarkan gagasan ide secara bebas, meski dengan bermodal 'kata orang' sekalipun memang bisa dipandang sah saja.

Seperti contohnya itu ketika Sdr. Abu Fauzan mengawali satu wacana mengenai NII dengan judul "NII (Negara Ilusi dan Impian) KWIX yang Semakin Meresahkan Kampus" pada 20 Maret 2007, disusul kutipan yang diambil dari situs www.detik.com yang ditulis oleh Sdr. Erna Mardiana, juga mengutip dari sebuah situs dengan alamat www.alzaytun.blogspot.com.Yang kemudian diamini oleh komentar-komentar selanjutnya.

Ternyata setelah Rahadian membaca semua yang dituangkan oleh Sdr. Abu Fauzan, memang gersang dari data fakta atau bukti yang dapat memberikan hubungan cerita dalam tulisan-tulisannya bila dihubungkan dengan NII Imam S.M. Kartosoewirjo.

Dipikirnya itu nama Al-Zaytun adalah sama dengan NII Imam S.M. Kartosoewirjo. Ini memang salah kaprah. Saudara Abu Fauzan, belajar dulu apa itu NII dan apa itu Al-Zaytun-nya Toto alias Abdus Salam Panji Gumilang, yang berpusat di Indramayu, Jawa Barat itu.

Pesantren Al-Zaytun dan segala cerita sesat yang Saudara sampaikan itu tidak ada hubungannya dengan NII Imam Sekarmadji Maridjan Kartosoewirjo. Coba tanya saja kepada pihak penanggung jawab Pesantren Al-Zaytun, mana itu kanun azazy NII? mana itu dasar hukum yang dipakai NII, seperti Straf Recht, mana itu Pedoman Dharma Bakti (PBD), Maklumat Komandemen Tertinggi (MKT) Nomor 11 tahun 1959? Coba tanyakan itu semua kepada pemilik situs alzaytun itu.

Apakah Sdr. Abu Fauzan dan pembaca semua, pernah menggali apa dan bagaimana itu NII ? lalu apa itu Al-zaytun ? Itu Al-zaytun, nama Pesatren di Indramayu, Jawa Barat yang dipimpin oleh Abu Toto Alias Abdus Salam Panji Gumilang. Lantas bukti apakah yang bisa menghubungkan pemimpin pesantren Al-zaytun itu dengan NII Imam S.M. Kartosoewirjo ?

Coba tampilkan dasar hukum, Qanun, Straf Recht, PDB, dan lainnya yang ada di NII memuat tentang 'anggotanya diwajibkan menyetor uang ke Desa (setingkat kelurahan) sebesar Rp 4 juta hingga Rp 5 juta, atau masing-masing sekitar Rp 500 ribu.' (Erna Mardiana, detik.com)? Atau yang memuat masalah "Kami ditanamkan doktrin bahwa orang di luar NII adalah kafir dan hartanya halal. Jadi kami merasa tidak berdosa mencuri harta di luar NII" ? Atau itu seperti yang ditulis oleh Sdr. Kuringtea yang isinya "yg ngak bait ke imam mereka,dicap jahiliyah+kafir,atau msh mukmin tapi blm islam", dan "pdhl kalo dipikir,yg ngaku imam syah nii aja banyak,ada abu toto,aceng kurnia,abdul fatah w,adah jaelani,dodo m.darda bin kertosuwiryo,ajengan masduki,dll" (kuringtea, 20 Maret 2007). Mana itu dasar hukum yang dipakai NII yang menyebutkan bahwa orang yang tidak lagi menjadi warga NII itu terancam dibunuh atau halal darahnya (Zay, 25 Maret 2007) ? Mana itu dasar hukum yang diapaki NII yang menyebutkan bahwa "yang dipaksa-paksa masuk nii, halal buat mereka berbohong kepada orang diluar jamaahnya" (hafez, 23 Maret 2007) ?

Sekarang coba Sdr. Kuringtea dan pembaca yang lain yang mengaku pernah menjadi warga NII, terangkan apa-apa yang bisa membuktikan tulisan Saudara-saudari tersebut di atas, diambil dari dasar hukum NII seperti Straf Recht, PDB, MKT 1959 yang mengupas tentang kepemimpinan NII ? Kalau memang Sdr. kuringtea dan pembaca lain yang bersaksi di forum ini pernah sungguh-sungguh menggali NII.

Jadi sebelum itu cerita-cerita gombal tentang NII ditampilkan, harus ada dibuktikan benar tidaknya memiliki hubungan dengan NII Imam S.M. Kartosoewirjo.

Sebetulnya, berbagai masalah ini, dulu ada pernah saya (Rahadian) mengupas dalam sebuah forum sekitar dua tahun yang lalu. Tapi sekarang sudah tidak ditampilkan lagi oleh MyQuran.

Sepertinya, racun-racun berbagai celoteh murahan tentang NII itu masih menjamur di masyarakat luas. Harus kita maklumi sikap-sikap serta bebagai tuduhan itu, mengingat di persada Nusantara ini banyak sekali gerakan-gerakan sempalan yang menamakan diri pejuang Daulah Islamiyah, namun sebenarnya mereka tidak terorganisasi secara resmi di bawah Pemerintah Daulah Islamiyah. Sebagian dari mereka adalah boneka-boneka buatan Darul Kuffar untuk menodai citra Daulah Islamiyah, atau orang-orang sakit hati yang kemudian menyempal dan membuat kelompok sendiri dengan pemahaman sendiri pula. Ini nampak dari dakwah mereka yang tidak merujuk pada hukum tertinggi negara yakni Al Quran dan hadits Shahih. Ada di antara mereka yang tidak mewajibkan shalat, menghalalkan harta pribadi muslim yang bukan kelompoknya, dsb. Yang kesemuanya itu bukan saja bertentangan dengan tata hukum Daulah Islamiyah, tapi sekaligus memang dimaksudkan untuk menyurutkan kepercayaan muslimin pada Daulah Islamiyah yang seharusnya mereka bela.

Hanya kepada Allah kita memohon petunjuk dan kepada-Nya segalanya dikembalikan.

Wassalam,

Rahadian
22:23 / by / 0 Comments

No comments:

Post Top Ad