Wednesday, 22 August 2007

Taujihad ex-mas'ul NII KW9

Menurut akal sehat ajaran NII itu benar!!

Jujur saja ketika sy Hijrah, senang skali rasanya bisa ikut menegakkan Islam yg hingga skrang msh dijajah NKRI.Pd saat itu saya ditanya berapakah infaq yg sy sanggupi. sy jwb 125 rb/bln. krn sy pikir itu tdk akan memberatkan sy.Sy bisa menyisihkan uang kiriman (maklum anak kost). Tetapi ketika sy kmbali ke desa tiba2 infak sy naik jadi 400 rb bahkan pernah sampai 550 rb.Sy disarankan berbohong pada ortu agar dpt uang lebih.Sngt berat skali(krn tdk sesuai hati nurani sy) tp akhirnya bisa sy lalui karena akhirnya sy bisa jadi pimpinan dan bukan umat biasa lagi.Setelah jadi pimpinan sy memang tidak perlu lagi membayar infak yg besar asal target dr atas bulan ini sudah terpenuhi.Tapi hati sy begitu sedih melihat umat sy yg umumnya mahasiswa begitu sengsara untuk memenuhi infaknya.hati sy luka karena sy akhirnya terpaksa menyarankan umat untuk teknisan.sy selalu bertanya apakah ini cara berjuang yg benar.

Inilah rincian2 kerja NII yg sy tau dan tidak sesuai dengan pola pikir sy

1. pembayaran infak yg dilaporkan umat ke negara pada saat hijrah berbeda dengan yg disetorkan ke desa contoh nya sy yg sanggup membayar 125/bln kok tiba2 jd 400-550/bln.

2. Pimpinan desa berusaha menyenangkan pimpinan diatasnya sehingga tega berbuat apa sj demi target yg diberikan kepadanya.
contoh :
berbohong soal jumlah warga sehingga memberatkan infak warga yg ada. 20 juta buat 200 orang padahal umat yg ada cuma 40 orang.Bukan hanya infak target tilawah pun akhirnya memberatkan karena pimpinan atas taunya warga banyak tilawahpun harus banyak. akhirnya anak-anak banyak yang sering gak kuliah demi target tilawah yg kelewat banyak. (Akhirnya bnyak yg kaslan)

3. Pimpinan susah untuk diberi masukan, pendapat mereka yg paling benar! Bawahan hanya nurut sj gak usah macam2! (Akhirnya bnyak yg kaslan)

4. Banyak pimpinan yg memikirkan keselamatan dan kesejahteraan diri sendiri dibanding umatnya. (Akhirnya bnyak yg kaslan)

5. pimpinan desa banyak menekan dan menekan bawahan (sampai mereka pusing dan stress bahkan gila)untuk mencapai target (tilawah &infak) yg mereka sendiri mungkin susah untuk mencapainya bila ada di posisi bawahannya tersebut. (Akhirnya banyak yg kaslan)

6. Negara terlalu bermegah-megahan dengan membangun masjid (ka’bah baru) yg harusnya dana itu buat kesejahteraan umat bukannya untuk show off pada dunia padahal dalamnya bobrok.
(seperti 5 contoh diatas, mungkin bisa lebih jika ada yg bisa bantu?)

Yg paling sy khawatirkan adalah jangan-jangan dulu Rasullulah SAW juga kaslan dari Mekah(Abu jahal) karena bingung hak(Ajaran Ibrahim,Ismail) kok dicampur bathil(cara2 yg tdk benar) akhirnya dia berdiam di gua hira untuk mencari cara mengatasi masalah tersebut dan mendapati Islamlah caranya. Ketika disampaikan Beliau malah disuruh tutup mulut karena bisa merusak citra negara.

Saya Khawatir jangan-jangan NII yg sekarang ini seperti Mekahnya Abu Jahal yg merasa Paling benar dan tidak bisa dikritik dan diberi saran oleh orang-orang kecil. (Firaun(menganggap dirinya Tuhan) Vs Musa, Namrudz(percaya pd patung dan kemegahan) Vs Ibrahim)

Saya Mencintai dan setuju ajaran NII yang ingin islam tegak tapi tolong ubah cara2 yang tidak manusiawi dan sombong ini (sungguh sedih kenapa jadi begini Wahai bapak imam APSG)

Sy Percaya Inilah NII yg benar tapi kita harus melakukan revolusi besar-besaran dalam tubuh NII agar bisa menjadi murni kembali Seperti pada Fitrah awalnya (Imam SMK)

Sy Mohon maaf jika ada warga NII yg marah dengan pernyataan ini
tapi tolong dipikirkan kembali dengan akal sehat dan hati nurani yg bersih Apakah NII yg sekarang ini memang benar-benar dijalankan dengan murni krn Allah atau semata-mata krn hawa nafsu belaka ataupun krn takut pd pimpinan saja agar tidak mendapat hukuman.

Ini bukan olokan ini Himbauan agar NII yg sekarang menjadi NII yg Sempurna. NKRI PASTI HANCUR!! NII INIPUN BISA HANCUR KALAU TIDAK SEGERA DIREVOLUSI KEMBALI PADA JALAN YANG LURUS!! ATAUKAH AKAN ADA NEGARA ISLAM YANG LAIN!!

Setelah Ayah meninggal kiriman tidak lancar bahkan terpotong sampai 60% dari 1jt(hasil teknisan tiap bulan) ke 400rb.Karena tdk mampu lagi mengirim sy disuruh pulang kampung oleh ibu dan berhenti kuliah.Sebenarnya sy tidak ingin pulang tapi karena sy tidak mungkin bekerja untuk mencari uang jika harus setiap saat mengurusi NII. Pimpinan sy tidak pernah mengerti kesulitan ini. Berapa banyak pekerja yg berhenti kerja dan mahasiswa yg gagal karena terlalu disibukkan dengan kegiatan negara. Apakah Pimpinan NII tidak prihatin dengan keadaan umatnya ini dan hanya bilang itu kesalahan individu2 itu sendiri bukan kesalahan mereka yg mengekang kemerdekaan umatnya untuk berkreasi dan hanya dijejali target dan target. Kalian harus berpikir kenapa banyak yang masuk banyak juga yang kaslan akankah lingkaran setan ini terus berlangsung di NII kapan mau majunya kalo gitu.

Sy adalah seorang anak Yatim yg harus mengurus ibu dan adik yg masih sekolah. Apakah Pimpinan NII pernah memikirkan kesejahteraan Rakyatnya yg tergencet infak yg kelewat berat akibat mark up infak karena kelemahan kalian sendiri? dan bukan hanya mengatakan Pertolongan Allah Amat dekat.Gimana mau dapat uang kalo ga kerja.Negara dulu yg sejahtera apa rakyatnya dulu yg sejahtera? Jika rakyat sengsara negara sengsara.

Tolong jangan saling menghujat dan merasa paling benar sendiri
bersatulah kalo ingin islam menang ok!!

Yang Pro NII tolong disimak apa masukan dari yang kontra agar bisa lebih baik lagi

yang kontra NII tolong kalian pikirkan bahwa NII memang benar hanya saja mungkin implementasi peleksanaannya (sistem kerja)serta mental yg buruk dari pimpinan yg tidak merakyat saja yg harus diperbaiki dan kita harus minta agar para pemimpin NII yg sadar akan keboobrokan NII ini segera mengambil tindakan untuk segera memperbaikinya.
Kontra boleh aja asal bukan karena hawa nafsu. Tapi karena Allah, karena ingin perbaiki keadaan Indonesia yg saat ini carut marut dan bertuhankan burung gepeng. Hehehe..
Sorry ya bagi pecandu berat NKRI.
Siapa sih yg tahan hidup di RI kecuali yg memang ga punya hati dan dapat keuntungan yg banyak dari negara ini.
Banyak yg terpaksa hidup di RI karena waktu lahir udah ada RI dan terus didoktrin bahwa pancasila itu sangat lebih hebat dari Al Qur’an dan manusia RI butuh Pancasila agar makmur dan sejahtera.

Kyai-kyai di RI pasti banyak yg tau kalo Taghut (Pancasila ) itu salah tapi mereka terlalu takut Yang terlalu berani malah jadi teroris.

Gimana mau maju kalo ribut terus dan saling olok serta merasa paling benar. AQ cuma 1 dari Allah. Semua mengaku pake AQ kok pada ribut. ayo cari persamaan jangan perbedaan yg dicari terus.
Ayo bersatu Pro/Kontra agar islam bisa menang.
lihat ini :

Tujuan salah - cara salah - hasilnya salah.
Tujuan Salah - cara benar - hasilnya kesasar
Tujuan benar - cara salah - hasilnya salah.
Tujuan benar - cara benar - hasilnya benar

Maaf kepanjangan..

Adbullah

Taujihad selanjutnya dari NII Fitrah

Assalamualaikum Wr Wb.

Abdullah yang baik …

Kalau anda hijrah ke NII harusnya anda mendapatkan ketentraman lahir & batin,
Sekarang hati Anda jadi galau, itu memang sengaja target jangka panjang yang terselubung dari NII KW9/Zaytun binaan Ali Murtopo, A.M Hendro Priyono (Orde Baru Cs.). Kalian itu hanya pion yang bisa dimainkan bidaknya. Ingatlah banyak cara menghancurkan Islam dengan cara gerakan Islam itu sendiri, cara itu sudah kuno namun sampai sekarang masih terbukti ampuh untuk menghancurkan islam dari dalam. Kalau melihat secara global, banyak pengkondisian di setiap negara Islam cenderung melemahkan Islam itu sendiri. Ini adalah efek butterfly dari agen2 intelek CIA & Mossad yang yang bertebaran disegala penjuru. Ma’had AlZaytun (MAZ) hanyalah sebagian kecil dari efek tersebut. Dengan adanya Ma’had Al-Zaytun pasti semua yang pernah kaslan akan Phobia mendengar gerakan2 Islam. Dan sebagian menjadi gila, ini adalah tujuan utama gerakan global di dunia terhadap Islam. Dan gak perlu dibahas detail betapa bobroknya sistem realita yang berjalan di dalam Mahad Al-Zaytun. Lebih jahiliah daripada NKRI. Hanya memanfaatkan ummat dengan menjual ayat-ayat mengatas namakan perjuangan Islam. Sedangkan bagi ummat itu sendiri tidak ada manfaatnya sama sekali selain kebanggan kemewahan Mahad Al-Zaytun (MAZ). Yang lebih aneh lagi watga / santri di MAZ tidak ada prosedur pembaiatan jika mereka sendiri mengaku alhlul bait. Apakah dengan menyetor pendaftaran ke MAZ sudah menjadi ahlul bait ??? wallahu alam. Jadi renungkanlah kembali jalan mana yang mau di pilih. Jangan sampai gerakan yang dipilih justru melemahkan akidah dan akhlak yang Muhammad SAW contohkan. Ingat pengkondisian ini kadang tanpa kita sadari dan malah kadang sudah menjadi kurikulum ideologi dasar setiap gerakan Islam. Bukalah wacana dan waspadalah. Sebetulnya NII selain KW9/Zaytun kehadirannya kadang tanpa kita sadari. Gerakan mereka lebih tandzim sirri. Program utama saat ini adalah penguatan Akidah dan Akhlaq. Hidup nyaman dunia dan akhirat hehehehe …

Kembalillah ke fitrah & menhaj yang benar,
kembalillah ke Al-Quran & Sunnah Rosulullah (bukan rosul nabi Panji Gumilang)
Selamat Berjuang Saudaraku …

Waalaikum salam wr. wb.

Zaenal A.

---

1 comment:

Anonymous said...

Saya muslim tapi pasti mikir kalau ada ajaran seperti ini. Jika sesuatu malah menyusahkan rakyatnya, apakah itu lebih baik. Sudah jelas NII menmberatkan yang disebut 'rakyatnya' mana pula itu bagus. Anak boleh berbohong bahkan merampok orang tua dan orang lain demi infak. Pikiran dan ajaran gila. Jelas!

Saya bukan pecinta gila NKRI, tapi NII saya anggap lebih gila. Mau mencoba membuat negara yang lebih baik dari NKRI. Nyatanya malah membawa keburukan. Sudah deh, tidak perlu ikutan gila dengan membangun negara segala. NKRI ga bener, NII jauh ga benernya.... he he he....

Nikmati hidup dengan menjalani syariat Islam yang bener aja...maaf kalau menggurui.