Sunday, 21 October 2007

Modus Baru Perekrutan NII KW9

Source:dicky_cokro
Modus Baru NII KW9!!
Semakin terdesak, maka semakin banyak akalnya. Mungkin idiom itu cocok dengan kondisi yang sedang terjadi dikalangan mas’ul dan jamaah teritorial NII KW9. Tiga hari yang lalu, saya mendapat sms dari beberapa teman. Mereka mengadu bahwa ada jaringan yang sama sedang mengolah suatu modus untuk membuat daftar perekrutan lewat respon sms. Bunyinya seperti ini, "tlg di frwrd, dicari gol darah AB Rh- u/ mbantu Dian Ekonomi 06 UNPAD, kanker otak stadium 4. jika ada tlg hub Ketut 081804167497. fwd please..kritis..tlg frwrd ke semua"

Awalnya saya anggap sms biasa sebelum ada lima sms yang sama namun dengan nama asal (DIAN) dari kampus yang berbeda. Di sms lain, Dian adalah anak UPN Ekonomi 06, Binus dan FE UI. usut punya usut, ternyata Ketut itu adalah kader NII KW9. Menurut kawan-kawan dari UI, modus ini digunakan untuk merekrut orang-orang yang merespon ke nomor ketut yang bertindak sebagai CP dalam sms tersebut. Luar biasa bukan… Bayangkan kalau determinasi seperti ini digunakan benar-benar untuk berjihad di jalan Allah.

Selain modus diatas, gaya baru yang digunakan untuk perekrutan anggota baru dari kalangan SMU maupun mahasiswa baru adalah dengan menyebar questioner dan meminta biodata peserta questioner yang kemudian menjadi bahan utama perekrutan. hanya menunggu hari, para peserta questioner akan dihubungi untuk diikutsertakan dalam survei lanjutan yang akan berkembang menjadi perekrutan. Modus ini sedang berjalan di beberapa kampus di Jakarta, terutama untuk mahasiswa baru. Jaringan yang menggunakan modus ini juga menggunaka buku tahunan SMU-nya untuk mempermudah pergerakannya.

Menanggapi respon Mas Aji tentang Al Qur’an suci yang sempat heboh di Bandung beberapa waktu lalu, Saya hanya bisa menyatakan satu hal, mereka dari jaringan yang sama dengan NII KW9. Al Qur’an suci merupakan nama gerakan yang diangkat media, namun secara eksplisit belum ada nama yang muncul dari semua data yang ditemukan dirumah beberapa korban. Dari data yang saya lihat di detik, tidak ada keraguan dalam diri saya bahwa mereka KW9. namun, memang, jaringan yang berkembang bisa dari NII KW9 dari wilayah 7 (Jabar Selatan) atau Thaifah dari Jakarta yang banyak merekrut mahasiswa Bandung. Perlu diketahui bahwa Teritorial yang merekrut menjadi jamaah hanya enam wilayah, yaitu wilayah 1 (Jabar Utara), wilayah 2 (Jawa tengah), wilayah 3 (Jawa Timur), wilayah 7 (Jawa barat Selatan), wilayah 9 (Jakarta Raya) dan wilayah 18 (Malaysia). Selebihnya, kalau ada, hanya thaifah yang berbaiatnya di Jakarta atau di sekitar Ma’had Al Zaytun. Hampir semua Koordinator wilayah yang berasal dari masul Daerah dan Distrik yang ditempatkan di 28 propinsi hanya merekrut calon santri dan menggalang kekuatan simpatisan lewat dewan wali santri. Mereka tidak boleh merekrut orang menjadi NII.

Setiap wilayah yang bergerak (terutama yang enam) memiliki modus yang berbeda. Termasuk yang kini muncul dengan nama Al Quran suci. Gerakan ini sebenarnya sudah masuk Jakarta. Bahkan, sudah pernah ditangkap di Universitas Indonesia pada Bulan April olrh keamanan kampus. Dari empat orang yang ditangkap, semuanya adalah mahasiswi UNPAD yang seang merekrut mashsiswi UI. Data yang ada di deti dengan data yang saya temukan di lapangan, sama persis. Justru jaringan ini lebih rapi dan termanage secara tertulis. Dan, nuansa Multi Level Marketing sangat kental sekali. Dalam data-data itu juga muncul nama tsani atau nama kiri, syahid hijrah (tetapi bukan Isa Ilyas atau Malik Ridwan yang digubakan di Jakarta), daftar setoran, tilawah dll. Pendeknya, mereka dari kelompok yang sama dengan NII KW9.

Terakhir, tentang modus, terutama menjelang Idul Adha, mereka akan membuat proposal untuk menampung uang qurban. Dari uraiannya, memang ada harga-harga kambing yang menjadi pilihan bagi orang yang akan berkurban. Namun, ada alokasi lain yang digunakan “seakan-akan” untuk memberikan bea siswa bagi siswa berprestasi. Tahun lalu mereka menggunakan nama Ikatan Sarjana Muslimin Indonesia, sekertariatnya konon di daerah Depok, tapi semua pake hp jadi sulit dilacak. Target untuk modus ini biasanya orang tua yang anaknya aktif di NII KW9.

4 comments:

I' Tha... said...

saya sangat prihatin akan merebaknya kasus NII,trus trang saya hampir terjerumus dalam kesesatan itu..tapi alhamdulillah saya disadarkan oleh Ortu dan gru agama....modus tersebut memang benar adanya...sKArang NII sudah menyebar di SMP dan SMA..sAYa takut kalo hal ini trjadi bagaimana nasib generasi bangsa...
Tolon9 di tindak lanjuti.tERUTAMA DI cilandak...

oidfghdfug said...

ya,saya pernah banget mengalami beberapa hal yang sangat persis seperti cara perekrutan anggota NII di atas, mula2 mereka memintai bantuan saya dengan menggunakan koesioner dengan dalih ia sedang melakukan penelitian yang di tugaskan oleh dosennya, namun koesioner tsb berlangsung sampai beberapa hari, dan pembahasan pun menjadi berubah, dari permasalahan sosial menjadi permasalahan mengenai ke islaman. sampai akhirnya saya di pertemukan dengan dengan seseorang yang mengakui dirinya berstudi di sebuah universitas yang sangat terkemuka di Indonesia, ia memang tampak cerdas bila diperhatikan dari caranya bicaranya, dan meraka sangat cepat akrab dengan kita yang baru saja berkenalan di hari itu juga. mula2 ia menceritakan kejadian2 yang pernah terjadi di indonesia sebenarnya telah tertuang di dalam al-Quran. memang sich... bila di logikakan smua kejadian tsb sangat mengena dengan dengan ayat2 yang ada di dalam al-Quran dan cerita yang ia sampaikan tersebut terasa sangat menarik untuk terus di kupas. namun ada pertentangan di dalam bathin saya, yang saya sendiri tidak bisa ungkapkan (mungkin saat itulah Allah SWT mengingatkan saya). pada pertemuan tersebut, secara tidak langsung ia mengajak saya untuk bergabung dengan golongan dia (seperti menawarkan program multy level marketing) dengan alasan agar ibadah saya menjadi lebih sempurna di sisi Allah SWT. dan alhamdulillah, karena saya telah memiliki pengetahuan mengenai prinsip2 yg telah tertanam pada diri saya, pada saat itu terjadi perdebatan antara prinsip yang saya pegang kuat dengan doktrinasi yang ia cekokkan ke pada saya... dan akhirnya, saya memberanikan diri untuk menolaknya, karena saya tidak mau tersesat dan terjebak dalam ketidak tahuan saya mengenai ajakan yang disampaikan oleh mereka! karena di dalam al-Quran sendiri terdapat ayat yang kurang-lebihnya menjelaskan bahwa "janganlah kamu mengukuti sesuatu yang sesungguhnya tidak kamu ketahui"
saya ingin mengingatkan... berhati2lah bila berinteraksi dengan orang2 yang tidak kita ketahui latar belakannya..

qdut said...

saya ga mau komen apa2.. pastinya ade saya sudah jadi korban. dia menghilang sejak desember 2006. awalnya ga percaya. tp dari data2 yang ditemukan serta ciri2nya.. sama persis dengan yang dibahas di blog2 yang mengupas tuntas tentang pergerakan ini.

wahyu said...

Saya sangat mendukung Cita-cita dari Proklamasi NII, karena sangat luhur sebab tiada suatu kemuliaan melainkan Ajaran Syari'at Islam dengan Kekhalifahan Islamnya, namun sayang dalam perjalanan dakwahnya sangat bertolak belakang sebagaimana Rasulullah SAW menegakan Negara Islam dan SyariatMya, karena dakwah NII sekarang sudah banyak menipu tidak transparan dan sangat memaksa.