Thursday, 12 June 2008

Konspirasi NII KW9

Abu Toto Incorporated

Judul diatas memang seperti headline sebuah majalah Time Asia beberapa tahun lalu. Bedanya, mungkin, untuk tokoh yang satu ini tidak akan dibela pengacara sekelas OC Kaligis atau Felix Tampubolon. Bukan karena tidak bisa membayar mereka, namun yang memuat berita mereka hanya dianggap orang-orang iseng yang sok tau. Paling tidak itu menurut Abu Toto dalam wawancaranya di sebuah majalah terbitan Jakarta.

Mahad Al Zaytun (MAZ) adalah sebuah pondok pesantren—tapi terakhir mereka tidak berkenan dianggap pondok pesantren, hanya pondok, karena bukan hanya anak kaum muslimin yang bersekolah disana—yang berdiri di Desa Gantar Indramayu, Jawa Barat. MAZ berada di bawah naungan Yayasan Pesantren Indonesia (YPI) yang diketuai oleh H. Imam Syarwani. Didalam MAZ, tidak hanya santri dan pembangunannya yang ada, tapi juga peternakan, pertanian, perkebunan serta pengembangan berbagai bentuk tumbuhan maupun hewan ternak berkualitas. Direncanakan juga, MAZ juga akan membangun lapangan terbang, rumah sakit internasional serta pelabuhan. Diatas itu semua, pendidikan menjadi bungkus yang paling indah, hingga para pejabat RI mengaguminya. Bahkan, beberapa politisi mendekati pemilik MAZ untuk mendapatkan dukungannya. Konon, MAZ ini akan menjadi pusat kebudayaan dunia, kota mandiri dan ibukota Negara. Sehingga pembentukan cabang-cabangnya akan dilakukan bertahap di 340 kota di Indonesia. Sayangnya, dua proyek yang diluncurkan, seperti di Banten dan Pulau Rupat bermasalah. Di Banten bermasalah dengan ulama yang menganggapnya sebagai bagian dari aliran sesat. Sedangkan di Pulai Rupat dihentikan pembangunannya karena ada indikasi korupsi yang menggunakan dana Negara RI untuk pembangunan MAZ dari pejabat setempat.

Namun, dibalik keindahan dan mimpi-mimpi tertanam yang ditebar anggota NII KW9 didalamnya, MAZ juga membawa petaka bagi para petinggi-petinggi yang mengitarinya. Beberapa aspek selalu bermasalah, dan hampir semuanya berpusat pada satu pokok masalah, Abu Toto dan Kroninya. Yang paling besar kasusnya adalah perkara siapa yang berhak memegang yayasan. Seharusnya pemegang yayasan memiliki otoritas paling tinggi ketimbang wadah yang dipayunginya. Tapi premis umum itu tidak berlaku bagi Abu Toto. Sang pemimpin MAZ justru pemilik, penguasa tunggal dan membawahi semua orang yang ada di MAZ.

Sebut saja kasus H. Syarwani. Tokoh satu ini adalah orang yang sangat taat kepada Abu Toto. Bahkan ketika para teman sejawatnya mundur dari NII KW9-MAZ tahun 2001, dia tidak menggubrisnya. Tapi apa lacur, hanya waktu saja yang membuatnya berubah menjadi pesakitan. Tiga tahun lalu, Bank CIC yang kini merger menjadi Bank Century rutin memberikan hadiah mobil bagi pemegang rekening Abu Maariq yang perputaran dananya milyaran. Suatu waktu, manager bank tersebut memberikan hadiahnya bukan kepada Abu Toto, melainkan kepada H. Syarwani yang ketika itu hanya menggunakan kijang butut. Menerima tawaran tersebut, H. Syarwani menjual mobil baru dan membeli dua mobil bekas aagar tidak kentara dapat hadiah. Sayangnya, akhirnya ketauan juga. Apalagi banyak orang di sekeliling Abu Toto yang berusaha mencari muka demi mendapat jabatan. Hasilnya, H. Syarwani di non aktifkan karena dianggap korupsi. Dia dikurung di sebuah ruangan di MAZ selama 8 bulan tanpa boleh dikunjungi keluarga, tidak boleh nonton TV, dengar radio maupun baca Koran. Bukan hanya itu, dia juga tidak diperbolehkan cukur rambut. Luar biasa. Usut punya usut, Abu Toto menginginkan Syarwani stress dan gila. Tidak berhenti disitu, semua barang H. Syarwani di sita hingga kasurnya dan dia pun diusir dari MAZ. Luar biasa. Orang yang paling taat disampingnya saja bisa dibuang dengan cara hina, apalagi orang yang tidak dikenalnya.

Menggantikan kedudukannya adalah H. Imam Supriyanto. Berita dua bulan lalu, H. Imam juga sudah digeser kedudukannya oleh Abu Toto karena tidak seiring dalam beberapa hal. Perkara seperti ini adalah hari-hari di MAZ. Namun gerakan tutup mulut selalu menyekat masalah seperti ini tumpah ke masyarakatnya. Yang hanya boleh dilihat dan didengar masyarakat NII KW9 hanya yang baik dan indah tentang MAZ dan Abu Toto.

Untuk menguatkan barisannya dalam penguasaan MAZ serta asetnya, Abu Toto mengikat orang-orang sekitarnya dengan pola kekeluargaan. Bukan hanya tindakan, perkawinan menjadi kekuatannya. Semua orang yang menjadi kroninya, seperti syaifullah, Abdul Halim, Abu Hanifah dan Jafar Subhani merupakan besanan dan saudaranya. Tak pelak, semua kekuatan berpihak padanya dan kelemahan-kelemahan tertutupi oleh tutup mulut yang solid. Mengingat perilaku politik yang dilakukan Suharto dulu, melihat Abu Toto seperti melihat RI sebelum reformasi.

Indikasi penguasaan asset MAZ menjadi milik pribadi semaik jelas terlihat. Terutama dengan masuknya adik kandung Abu Toto untuk menangani langsung beberapa bisnis MAZ. Adalah Agung Sedayu, adik kandung Abu Toto, tokoh antagonis yang ditakuti. Antagonis karena dia belum berbaiat kepada NII KW9 dan ditakuti karena dia adik kandung Abu Toto. Selain Agung Sedayu, nak-anak Abu Toto memegang peranan penting di MAZ, seperti Imam Prawoto yang menguasai majalah MAZ. Menurut para ikhwan yang tertindas disana, dana yang dipegang dalam rekeningnya digunakan secara pribadi, sehingga percetakan majalah kerap menggunakan dana iuran dari umat. Tidak hanya dalam bidang bisnis, bidang peningkatan suimber daya yang deprogram mengirim kader NII KW9 terbaik untuk belajart diluar negeri hanya omong kosong. Yang dikirim ke USA dan Inggris hanya anak laki-laiknya Abu Toto saja, sementara yang lain hanya berakhir sebagai asatidz di MAZ.

Sebagai pengikut setianya yang taat, Abu Toto memberikan mereka kemudahan, termasuk jalan-jalan keluar negeri setiap tahunnya. Kunjungan terakhir ke Cina, bahkan, dianggap sebagai kunjungan diplomatik yang meminta respon massal dari jamaahnya lewat pernyataan tertulis sebagai bagian dari dukungan moril massanya kepada pemimpinnya. Namun bagi orang yang tidak taat padanya, diperlakukan layaknya Allah mengusir iblis dari surga, bahkan lebih buruk.

Dampak penguasaan MAZ oleh keluarga Abu Toto berimbas ke aparat fungsional dan territorial. Dampaknya mulai banyak mas’ul pada tiga tahun belakangan mundur teratur. Bukan hanya tingkatan bawah, yang keluar justru tingkatan wilayah, daerah dan distrik di territorial dan Koordinator wilayah YPI di seantero Indonesia. Dari tingkatan territorial beralasan bahwa tingkat korupsi sudah luas dan banyak pimpinan pusat tidak amanah. Dan yang lebih penting, Abu Toto bermewah-mewah menggunakan dana jamaahnya. Termasuk pembelian rumah di desa limo, cinere yang menghabiskan dana 5 Milyar serta beberapa mobil mewahnya. Sedangkan untuk tingkatan fungsional, para aparatnya kecewa dengan koordinasi yang tidak jelas dari pusat, output pendidikan yang tidak memenuhi standar dan tekanan dari orang tua santri menagih janji manis panji gumilang yang kan memandaikan anaknya.

Kesemua kasus ini berjalan terus hingga kini. Kepemimpinan otoriter Abu Toto semakin kuat menancap. Sistem yang terbentuk akan terus menghasilkan produk sama yang terus meresahkan masyarakat. Uang telah merubah orientasi perjuangan. Uang kini pula yang memimpin perjuangan NII KW9. Selama uang masuk, maka candu-candu mimpi akan bebas dihisap para anggotanya untuk memenuhi hasrat kemenangan semu yang dibungkus ayat. Bila uang berhenti mengalir, maka ditebar racun yang akan merusak, menyengsarakan bahkan membunuh. NII KW9 merupakan korporasi yang diisi konglomerat penghisap darah. Bedanya, mereka berpeci dan bermata belo bukan sipit. Berklulit hitam bukan putih. Berbahasa daerah bukan inggris atau mandarin.

From Dicky Tjokro


11:21 / by / 2 Comments

2 comments:

Anonymous said...

Assalamu'alaikum,
kenapa sih sesama saudara muslim bertengkar terus?.... kapan mau majunya?....., umat agama yang lain sudah maju kemana-mana, umatnya semakin banyak, ekonominya maju, pendidikannya maju, aturan agamanya dipake ama umatnya, dia punya pemimpin tunggal yg bisa mengayomi umatnya. dia perhatikan umatnya yang putus sekolah, yang miskin dan kelaparan taraf hidupnya diperhatikan sampai berhasil. Eeeeeh......kalian umat islam masih saja mempermasalahkan perbedaan: "beda sedikit dengan yang satu kelompok berantem, hina-hinaan, sirik-sirikkan, hasudt-hasudtan, jelek-jelekkan, kapan mau damainya kalian......bisa-bisa umat islam tinggal sedikit gara-gara kalian ribut terus. karena para ulama sering ceramah bahwa umat manusia di dunia ini diperkirakan ada 6 milyar, lalu yang 5 milyar non Islam sedangkan umat islam sendiri hanya 1 milyar itupun kebanyakan KTP nya aja agama islam, tapi kuantitasnya terhadap islam itu sendiri tidak ada.

COBA KALIAN RENUNGKAN DAN PIKIRKAN....apa mau terus gontok-gontokkan terus ?...HA...!!!...lihat yang pada digusurin...yang nolongin siapa? coba, mereka kebanyakan yang nolongin umat non islam, paham!!!!....
COBALAH KALIAN HENTIKAN SEGALA BENTUK PENGHASUDTAN, PENGHINAAN, baik kepada FPI atau NII atau AHMADIYAH atau HIZBUTAHRIR atau kepada organisasi islam yg lainnya....tidak baik itu semua yang kalian lakukan demi perkembangan ISLAM kedepan.

NIH.... KAMI KASIH TAU DAN SARAN....coba dipraktekan :
PERTAMA : rangkul dan silaturohim kepada semua golongan islam, jangan lagi membicarakan so'al perbedaan/keyakinan, bicarakanlah masalah keadaan ekonomi umat, pendidikan umat, kesehatan umat, pokoknya menyangkut masalah sandang, pangan, papan.

KEDUA: setelah semua itu terlaksana, mulailah membicarakan masalah pembangunannya dan cara pendanaannya, apakah dengan cara yang ALLAH berikan di al qur'an atau dengan gotong royong mencontoh binatang lebah/tawon.

KETIGA : setelah semua sudah berjalan dan mengalami kemajuan serta kemakmuran bagi umat islam barulah tebarkan dan sebarkan kepada seluruh umat manusia ajaran ISLAM itu dengan DAMAI dan TOLERANSI, barulah terbentuk ISLAM yang RAHMATAN LIL ALAMIN, BARDHOTUN WAROBUL GHOFUR.

semoga ini menjadikan masukan dan tidak ada lagi permusuhan terhadap sesama umat islam, biarkanlah mereka yang sudah memulainya duluan, yang penting umat islam itu citranya dimata umat yg lain bahkan dunia umat yg damai, akur, tentram dan makmur.

semoga ALLAH SWT. mengabulkan cita-cita kita yang harus kita laksanakan.....AMIIIIIIN.....

Anonymous said...

Assalamu'alaikum,
kenapa sih sesama saudara muslim bertengkar terus?.... kapan mau majunya?....., umat agama yang lain sudah maju kemana-mana, umatnya semakin banyak, ekonominya maju, pendidikannya maju, aturan agamanya dipake ama umatnya, dia punya pemimpin tunggal yg bisa mengayomi umatnya. dia perhatikan umatnya yang putus sekolah, yang miskin dan kelaparan taraf hidupnya diperhatikan sampai berhasil. Eeeeeh......kalian umat islam masih saja mempermasalahkan perbedaan: "beda sedikit dengan yang satu kelompok berantem, hina-hinaan, sirik-sirikkan, hasudt-hasudtan, jelek-jelekkan, kapan mau damainya kalian......bisa-bisa umat islam tinggal sedikit gara-gara kalian ribut terus. karena para ulama sering ceramah bahwa umat manusia di dunia ini diperkirakan ada 6 milyar, lalu yang 5 milyar non Islam sedangkan umat islam sendiri hanya 1 milyar itupun kebanyakan KTP nya aja agama islam, tapi kuantitasnya terhadap islam itu sendiri tidak ada.

COBA KALIAN RENUNGKAN DAN PIKIRKAN....apa mau gontok-gontokkan terus ?...HA...!!!...lihat yang pada digusurin, itu kan kebanyakkan umat Islam...yang nolongin siapa? coba, mereka kebanyakan yang nolongin umat non islam, paham!!!!....
COBALAH KALIAN HENTIKAN SEGALA BENTUK PENGHASUDTAN, PENGHINAAN, baik kepada FPI atau NII atau AHMADIYAH atau HIZBUTAHRIR atau kepada organisasi islam yg lainnya....tidak baik itu semua yang kalian lakukan demi perkembangan ISLAM kedepan.

NIH.... KAMI KASIH TAU DAN SARAN....coba dipraktekan :
PERTAMA : rangkul dan silaturohim kepada semua golongan islam, jangan lagi membicarakan so'al perbedaan/keyakinan, bicarakanlah masalah keadaan ekonomi umat, pendidikan umat, kesehatan umat, pokoknya menyangkut masalah sandang, pangan, papan.

KEDUA: setelah semua itu terlaksana, mulailah membicarakan masalah pembangunannya dan cara pendanaannya, apakah dengan cara yang ALLAH berikan di al qur'an atau dengan gotong royong mencontoh binatang lebah/tawon.

KETIGA : setelah semua sudah berjalan dan mengalami kemajuan serta kemakmuran bagi umat islam barulah tebarkan dan sebarkan kepada seluruh umat manusia ajaran ISLAM itu dengan DAMAI dan TOLERANSI, barulah terbentuk ISLAM yang RAHMATAN LIL ALAMIN, BARDHOTUN WAROBUL GHOFUR.

semoga ini menjadikan masukan dan tidak ada lagi permusuhan terhadap sesama umat islam, biarkanlah mereka yang sudah memulainya untuk membangun kemajuan Islam duluan, yang penting umat islam itu citranya dimata umat yg lain bahkan dunia umat yg damai, akur, tentram dan makmur.

semoga ALLAH SWT. mengabulkan cita-cita kita yang harus kita laksanakan.....AMIIIIIIN.....
WASSALAM,

Post Top Ad