
Modusnya adalah dengan cara pendekatan personal. Mereka mengajak kenalan lalu ngobrol masalah dagangan terus bar ubicara masalah agama. Ternyata korbannya sudah banyak. Teman-teman saya di sekitar Blok M dan Cawang.
Karena itu saya menjadi risau. Kepada siapa saya mengadukan hal ini? Mudah-mudahan lewat Sabili berita ini akan menjadi perhatian kembali dari aparat kita. Saya harap MUI mau menuntaskan kasus ini.
Mereka kelihatan besar, karena memang hampir tidak ada anggotanya yang menganggur. Mereka membiaya diri dari infaq wajib yang mereka setorkan. Saya tahu persis karena saya memang mantan pengikut gerakan ini.
Waktu itu saya keluar dan pemimpin saya memberi pesan, “Kalau Belem Sian nggak apa-apa, tapi jangan bilang-bilang ya.”
Tapi, menurut saya hal ini tidak bisa didiamkan. Karena banyak yang tidak tahu. Kalau MUI dan Polisi diam itu berarti pembodohan.
sources : sabili.co.id


0 komentar:
Poskan Komentar