Monday, 23 March 2009

Pentolan NII KW9 Tertipu IMAM NII

Mengomentari :

Assalamualaika ya imam NII.
Masihkah pantaskah bagi kita untuk tampil, jika kita banyak salah tapi tidak perlu meminta maaf? Pantaskah seorang utusan Tuhan yang menjadikan dirinya kuat, karena derita yang dialami umatnya tidak perlu minta maaf pada umatnya?
Apakah perlu kita balik sejarah Nabi Isa, jika beliau berkorban untuk umatnya, namun imam nii mengorbankan umatnya untuk dirinya tampil sebagai imam?
Ketika rasul berkorban untuk kemenangan negara madinah, tapi imam nii mengorbankan umatnya untuk kejayaaan dirinya?


Ada satu ajaran imam nII yang perlu disimak (katanya) “saya tidak perlu minta maaf pada kalian atas kemarahan yang saya lakukan karena kalian memang pantas untuk dimarahi!” Apakah seorang utusan Tuhan yang faham dengan ajaran Ilahi mengumbar nafsunya hanya lantaran melihat bawahannya yang bodoh lalu mengumbar nafsu amarahnya? Apalah arti seorang Tsabitudin? Apalah arti seorang Halim? Apalah arti seorang iskandar syaifullah? Apalagi mas’ul yang ada dibawah jajarannya atau warga atau hambanya yang dibawah jajarannya yang tidak tahu apa-apa! Apakah pernah Rasullullah mengindjar bawahannya hanya lantaran tidak mau bersepeda bersama? Apakah Rasullullah mengajarkan hal demikian kepada kita manusia yang ingin menyuarkan ajaran Ilahi? Banyak hal yang memang tidak banyak terekspos, betapa seorang wanita bersuara merdu dalam telepon, memohon untuk agar saudara imam NII untuk menjenguknya atau menelpon balik? Siapakah wanita tersebut grangan? Lalu berapa milyard dana umat yang dikorbankan hanya untuk sesuatu yang konyol, yang mengakibatkan satu peristiwa tragis terjadi, “Imam NII tertipu 32 milyard rupiah” hanya lantaran mengejar nilai keuntungan 15% yang diiming-imingi oleh seseorang yang tidak jelas keberadaannya?


Apakah hal tersebut tidak perlu dipertanggungjawabkan? Kalau hari ini imam sendiri tidak mau ya nanti dihadapan Tuhan ia harus mempertanggungjawabkan berapa banyak manusia yang dikorbankan olehnya hanya untuk dihimpun dananya!


Ini bukan wacana tapi bila perlu ditindaklanjuti maka silahkan berkomentar!
Roem Rowi, harusnya anda masuk NII agar tahu bagaimana sahabat anda begitu hebat mengumpulkan dana milyaran rupiah dari ideologi yang dibangun dengan membuat track record seolah ini adalah kelanjutan NII Kartosuwiryo.


Bagi seluruh manusia yang mengorbankan dirinya demi kejayaan seorang Abdul Salam, maka tuntutlah nanti dihari berbangkit! Pantaskah ia menjadi imam bagi sebuah negara yang mengideologikan ajaran Ilahi, sementara track record yang terjadi demikian rupa?


---

1 comment:

Anonymous said...

kapan bangkit nya???
gw dah nunggu nih...
apa msh merapatkan barisan?