Thursday, 23 July 2009

Kisah Nyata Ummat NII Zaytun


Pak Agus (tomi.barock[at]gmail.com) berbagi kesan setelah membaca cerita saya saat di kw9 (Pengalamanku-di-NII-KW9), berikut ini komentar beliau :

Pak Agus :

Coba kita pahami bahwa agama bukanlah suatu sistim. Tapi agama adalah pedoman hidup baik di dunia maupun akhirat. Sungguh sangat picik kaau agama hanya merupakan suatu alat yang dipergunakan untuk kepentingan dunia kekuasaan apa lagi nafsu.

Coba kita berfikir rasional dan logis. Solat tdk hanya dilakukan tapi didirikan karena solat merupakan tiang agama semangat solat adalah semangat persatuan kalau solatnya rusak tiangnya roboh persatuanya hancur mana mungkin oarang yang solatnya rusak bisa mengokohkan agama menjalin persatuan dan kesatuan. Jadi negara macam apa yang mau di bangun nii syareat islam lawong orangnya aja islamnya nggak ngerti banget sama syareat islam kok mau mendirikan islam.

Indonesia tercinta ini tdk melarang orang islam beribadah bersodakoh menjalankan syareat - syareat islam asal sesuai Qur'an dan hadis kenapa repot repot mendirikan negara islam. Ingat bangsa indonesia tidak dzalim terhadap pemeluk islam, saya santri dari kecil dan saya tdk pernah dilarang polisi solat bersodakoh zakat infaq serta berperilaku islami. kalau diluar nii kafir , kenapa mereka makan minum berlindung bekerja tidur dan mati bersama orang kafir, bukan munafiq itu namanya. orang yang belajar agama islam mendalami dan menhayati serta mengamalkanya pasti kehidupannya tenang, Rezekinya lancar lalu garansi macam apa yang diberikan NIIz kepada pengikutnya: stres, kurang gizi, karier hancur, anak durhaka & pemberontak, otak tdk waras mungkin itu yang akan di dapat. saya menemukan calon istri saya dulu dalam kondisi amburadul kehidupan bebas sex bebas tanpa pegangan dan tujuan itulah produk nii. Aancaman setelah keluar adalah omong besar sombong batang hidungnya aja nggak pernah terlihat.


Istri Pak Agus, juga berbagi cerita selama di nii kw 9, semoga menyadarkan sahabat-sahabat putri yang masih di lingkaran nii kw 9.

Istri Pak Agus

Sebut saja nama saya safira. Insya alloh karena ketaatan dan rasa hormat saya pada suami.bapak .juga guru saya sebut saja mas tomi (baca:agus) maka saya menulis sekelumit kisah hidup saya yang terlalu pahit untuk di 'kenang'. Saat ini saya belum bisa cerita detail karena sedang menemani suami mengerjakan proyek yang kami berharap akan bermanfaat dunia achirat.

Saya masuk nii th1999 hanya kurang lebih satu tahun tapi saya banyak kehilangan harta benda,kehormatan ( karena keperawanan saya direnggut) oleh perkawinan ala nii yang sekarang saya pahami tidak halal. setelah peristiwa itu saya keluar diam - diam dari nii. teror melalui sms telpon bahkan telpon kantor dimana saya bekerja selalu datang dari orang yang telah merenggut kegadisan saya yang merasa jadi suami saya di nii.

di tempat saya bekerja saya mempunyai seorang pimpinan orangnya biasa biasa saja sederhana. ramah bersahaja tapi pandanganya sangat tajam. suatu saat saya dipanggil diruanganya. aku takut bukan kepalang karena tiga hari kemarin tdk masuk ( saya pergi ke surabaya menemui orang yg mengaku suami saya di nii ) padahal kantor sangat membutuhkan saya saat itu.

" saudara tau kesalahan yang telah kamu lakukan " "iya pak saya tdk masuk kemarin " dengan menggebrak meja beliau berdiri sambil memandang saya seakan akan mau di terkamnya " kesalahan kamu bukan tdk masuk tapi sesuatu yang kamu sembunyikan itu menyakitkan semua orang " bergetar jiwa ini lumpuh tak sanggup aku berdiri pak tomy seakan akan tahu semua persoalan yang saya alami " sudahlah ceritakan semuanya yang jadi persoalan kamu insya alloh aku akan membantu" pak tomy berkata dengan lembut.

saya tdk tahu kekuatan apa yang membuat aku bercerita semuanya pada pak tomy tentang sebuah rahasia gesar yang selama ini jadi bebanku. setelah mendengar ceritaku pak tomy malah menangis di mukanya tampak seperti tersimpan seribu dendam dan kemarahan. karena setelah nii aku malah jadi piala nergilir jadi pemuas nafsu seorang laki laki bejat yang katanya mau memperistri aku. keesokan harinya pak tomy memanggil aku keruanganya aku di tanya adkah
aku berkeinginan bertobat dan kembali kejalan yang benar. saat itu saya menangis dan sampai sekarang saya sering menangis di atas sajadahku. " tentu pak " "kalau begitu besok aku melamarmu dan menikahimu " bagai petir di siang hari aku mendengarnya.
( SAMBUNGANYA MENYUSUL MAS SUAMI AKU NAGAJAK SOLAT MALAM TRIMS )

Email di hari berikutnya :

pak tomi yang dimata saya saya sangat hormati.tidak banyak bicara pandanganya tajam banyak gadis ingin dipersuntingnya.bahkan sekretarisnya yang sangat cantik luar biasa mati matian mendekatinya tidak pernah banyak pernah berharap jadi pacarnyapun hanya impian belaka, sekarang malah meminang saya aduh rasanya terlalu tidak pantas buatku,belum lagi kalau dia tau aku ini telah ternoda dengan perkawianan semu di nii apa jadinya.


13:31 / by / 1 Comments

1 comment:

yudi purwanto said...

NII MIMPIMU TERLALU GAK MASUK AKL KALO EMANG MAU MENDIRIKAN ISLAM BENAHI DULU AQIDAH ANDA2 SEMUA YG BERADA DALAM NII...SEBAGAI UMAT ISLAM SAYA SANGAT2 MENGUTUK KEBERADAAN NII DI BUMI INDONESIA... KALO MEMANG BENAR ANDA BERJUANG MENEGAKKAN SYARIAT ISLAM ANDA SALAH DAN SESAT KARENA ANDA MEMAKAI AJARAN YG BUKAN TUNTUNAN NABI MUHAMMAD SAW...YG SANGAT MULIA DAN SUCI DARI KEINGINAN NAFSU BERKUASA..JADI JELAS NII ADALAH PERUSAK...NII IBLIS...NII JAHANAM...NII TERORIST...BUBARKAN AL_ZAITUN...KEMBALI KE AJARAN ISLAM YG RAHMATAN LIL ALAMIN...

Post Top Ad