Saturday, 18 July 2009

Tuhan-nya NII Zaitun Bisa Disogok Dengan Duit

Asalamualaikum mas,

Sesuai janji saya via telp, maka saya akan coba menceritakan bagaimana awal-nya saya bisa mengikuti “kegiatan” ini sampai pada akhirnya saya memutuskan untuk keluar.
(sengaja saya memeberi judul yang “agak” cengengesan untuk memberi kesan bahwa terlibat didalam NII sama sekali tidak membuat saya “downgrade” dalam pemahan saya sebagai seorang muslim, namun disitu ada banyak pembelajaran dalam ber Islam) tulisan ini akan saya buat seringkas mungkin, dan bila ada yang ingin bersilaturahmi saya dengan senang hati menerima.

Pada awal saya kuliah di Teknik Mesin-Trisakti tahun 1992 saya termasuk mahasiswa yang haus akan jatidiri kemusliman saya, mulai dari mengikuti pengajian di mushola kampus hingga buku-buku Islam lahap saya telan.
Hingga pada akhirnya saya diajak oleh teman sekelas untuk mengikuti “pengajian” tersebut. Jujur yang membuat saya senang adalah gaya “pemberontak” nya yang memang menjadi ciri khas (ini menjadi selling point untuk sebagian besar anak muda).
Tidak banyak waktu untuk kemudian saya di bai’at (baca:hijrah)
Keinginan saya untuk tetap menjadi “warga biasa” tidak dikabulkan, saya kemudian menjadi mas’ul dari jabatan: Aksam hingga Rokib di jajaran 93911 (kw9-jaksel-keb.lama-sukabumi utara-desa1) dari tahun 1992-1995 atau 1996 saya lupa

Bohong terhadap orang tua, keluarga besar-tidak kuliah selama 1 tahun-tidak sholat-puasa dengan aturan sendiri-dan masih banyak dosa-dosa yang tidak mungkin cukup ditulis disini
Sudah berjuta-juta uang yang mengalir entah kemana,. Bahkan teman saya hampir mati dibakar massa ketika mencoba untuk mencuri sepeda motor.
Kalau dosa kriminal saya cukup mencuri barang-barang tetangga yang tengah kebakaran, walau akhirnya tidak berhasil membawa barang jarahan dikarenakan tidak ada lagi yang bisa dicuri ……… heheheheheheh gokil ya ????

Kalau masalah ini ditanyakan kepada mereka: jawabannya… itu kan oknum… !!!!!! itu dulu sekarang kami mewajibkan sholat ……. dan seterusnya…… heheheheheh, jawaban yang hampir pasti dapat segera disanggah
Memang siapa yang mewajibkan sholat ? wow….
Oknum ?? Saya berani bertatap muka dengan mereka untuk jawaban ini
Ada cerita yang lucu, ketika ada teman saya yang berzinah dengan enteng dibayar dengan sejumlah rupiah untuk membayar “dosa” perbuatan tersebut
Enak ya ??? Saya mau nih …… jiakakakakakakakakakakakak

EEDDDAAANNNN .. !!!!

bla,bla,bla

Saya memutuskan keluar dikarenakan:
1. Mudabir (komandan) saya tidak kerja, jadi murni saya yang merekrut dan mencari uang (capek juga bro..)
2. Kehendak Allah SWT, ini yang saya yakini dan Alhamdulillah untuk itu

Sampai sekarang saya kadang masih bertukar halo dalam telepon dan ber facebook ria. Mau mengembalikan saya lagi kejalan yang benar katanya… !!!! hehehehe, just try me bro and you’ll die

Menurut teman saya yang masih “didalam”, ada semacam ordinat dalam NII yang bergerak menghimpun ex-NII untuk diajak kembali, dengan cara yang lebih “Islami”, saya sering berdiskusi dengan-nya

Mungkin itu dulu, jika ada silaturahmi untuk urusan yang beginian, hayuukkk aja

Subhanaka allahuma wabihamdika asyhadualailahailla anta astafiruka wa’atubu ilaih

wasalamualaikum, wr wb
muh.fanda
0817-9940232

Sources : M. Fanda

NB: tambahan

TIPS KELUAR DARI JERATAN NIIZ / NII KW9

Tips-keluar-dari-nii-riasah-ix-kw9


===

1 comment:

Anonymous said...

Jelas ini aliran sesat. Menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuannya.

Dg dalih negara kita adalah negara kafir & dalam keadaan berperang, mereka menghalalkan : mencuri harta benda orang lain, berbohong kepada orangtua, menipu, memeras, memutuskan tali silaturahmi antara anak dg orangtua, berzina, penculikan, pengeboman, dsb.. Na’udzubillaahi min dzalik..

Dengan kondisi spt itu, sebetulnya mereka adalah SUMBER AWAL SEGALA TINDAKAN KEJAHATAN. Kita harus bahu-membahu memberantas mereka. Hubungan Keluarga yang saling terbuka dan sering berkomunikasi adalah kuncinya. Jangan sampai diantara anggota Keluarga kita ada yang terbujuk aliran sesat ini.. Amiin Yaa Allah Yaa Kariim..

Laporkan ke POLISI dan PEMDA (RT/RW/KELURAHAN) jika kita temukan kejanggalan dimana banyak laki-2 & perempuan berkerudung atau tidak, berkumpul disuatu rumah yang terpencil atau di tengah masyarakat tanpa tujuan jelas.

Insya Allah, jika kita bersatu, gerakan aliran sesat ini akan sulit bergerak dan segera mati.. Amiin Yaa Rabbal’alamiin..

NOTE :
Kalau Polisi/Pemda setempat tidak bergerak, ayo kita cincang mereka rame-rame.. Undang saya, sesungguhnya darah mereka itu adalah halal buat kita.. Karena mereka sebetulnya adalah DAJJAL.. Semoga Allah senantiasa melindungi kita semua kaum Muslimin yang senantiasa berpegang teguh kepada tali Allah dan senantiasa menjalankan syariat Nabi kecintaan kita : Rasulullah Muhammad SAW.. Amiin Yaa Rabbal’alamiin..