<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-4825802436950344854</id><updated>2011-12-23T11:21:56.229+07:00</updated><category term='nii'/><category term='nii-alzaytun'/><category term='kampus ui'/><category term='nii-zaytun'/><category term='lacak nii w9'/><category term='korban nii'/><category term='keluar dari nii'/><category term='gerakan nii'/><category term='nka zaytun'/><category term='ipdn'/><category term='nii-kw9'/><category term='korban nka'/><category term='mantan nii'/><category term='nii hitam'/><category term='panji gumilang'/><category term='nka'/><category term='nii kw9 undip'/><category term='kw9'/><category term='NII di Bekasi'/><category term='kaslan'/><category term='masul NII'/><category term='nii alzaytun'/><category term='nii haq'/><category term='undip'/><category term='stpdn'/><title type='text'>Sejarah dan pergerakan NII al Zaytun KW9 faksi Panji Gumilang</title><subtitle type='html'>- Sejarah NII al zaytun faksi abu toto dan pergerakannya -</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>Aji Cemerlang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06308503481685773328</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://www.al-islam.org/gallery/photos/kabah11.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>167</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4825802436950344854.post-3562355550216192760</id><published>2011-05-04T07:14:00.002+07:00</published><updated>2011-05-04T23:36:40.786+07:00</updated><title type='text'>Panji Gumilang Bersabda Ummat NII KW9 Sampah</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bisnis.vivanews.com/news/read/218155-tiap-setor--abu-maarik-bawa-receh-rp200-juta"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://www.kampungtki.com/wp-content/uploads/redenominasi-rupiah.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;"Saya mengelola usaha pengolahan sampah"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;(Abu Maarik/Panji Gumilang/Abu Toto/Toto Salam/ASPG)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;VIVAnews - Abu Maarik ternyata menyetorkan dananya langsung ke kantor pusat Bank CIC, di Fatmawati, Jakarta Selatan. Seorang mantan karyawan Bank CIC mengatakan, Abu Maarik datang sekitar setengah atau sebulan sekali menyetorkan duitnya ke bank milik Robert Tantular itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila dia datang, para teller pusing, karena harus menghitung uang receh sampai ratusan juta rupiah. Saat itu tidak ada ratusan ribu, adanya pecahan Rp50 ribu, Rp20 ribu, Rp10 ribu, dan pecahan-pecahan kecil. "Uangnya semuanya kucel," kata sumber VIVAnews.com, Selasa 3 April 2011.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap kali datang, Abu Maarik menyetor hingga Rp200 juta. "Pada 1996, uang Rp200 juta sangat besar," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia menceritakan, Abu Maarik yang beralamat di Indramayu ini hanya mau dilayani seorang manajer di bank itu. Selain manajer, hanya Robert Tantular. "Dua orang itu saja," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Karena kantornya sempit, setiap kali Abu Maarik datang, selalu menjadi perhatian karyawan. Saat pembicaraan pun, sebagian karyawannya bisa mendengar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber ini menambahkan, karena penasaran dengan banyaknya uang yang disetor, dia sempat bertanya apa bisnis Abu Maarik. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;"Saya mengelola usaha pengolahan sampah," kata dia menirukan Abu Maarik.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di CIC, Abu Maarik menjadi nasabah kelas kakap dengan simpanan miliaran rupiah. Sehingga sejumlah layanan pun diberikan cuma-cuma.  Abu Maarik bisa meminjam uang ratusan juta atau bahkan miliaran rupiah dengan jaminan uang simpanan itu. "Fasilitas kredit back to back ini tidak diberikan kepada setiap nasabah."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uang miliaran rupiah ini sebenarnya pernah tercium Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Pada rapat dengar pendapat dengan Pansus Century Dewan Perwakilan Rakyat, Ketua PPATK Yunus Huein mengatakan, ada simpanan sangat besar, yaitu Rp46,2 miliar milik Abu Maarik. Namun dia tak menjelaskan siapa Abu Maarik ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua Tim Pengawas Kasus Bank Century di DPR Priyo Budi Santoso sempat mendesak pengusutan dana miliaran rupiah di Bank Century yang diduga milik jaringan Negara Islam Indonesia (NII). "Kami meminta dan mendesak aparat penegak hukum, termasuk Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) segera mengungkap dana itu," kata Priyo di Gedung DPR, Jakarta, Jumat, 29 April 2011.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Supriyanto, mantan "menteri" NII yakin nama Abu Maarik itu tak lain Abu Toto alias Syeikh Panji Gumilang, pemimpin Pesantren Al Zaytun, Haurgeulis, Idramayu, Jawa Barat. "Wajah Abu Maarik ini mirip sekali dengan Panji Gumilang yang saya lihat di televisi. Bedanya, dulu masih kurus."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Toto sendiri kepada wartawan tvOne Riga Danniswara, membantah bila dikaitkan dengan NII. Menurut Toto, perjuangan NII telah berakhir setelah Kartosoewiryo meninggal pada 5 September 1962. "Itu adalah fase turun gunung, semua kembali ke Ibu Pertiwi [pemerintahan Republik Indonesia]," ujar dia di kediaman pribadinya, di kompleks Mahad Al Zaytun, Jumat 29 April 2011.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sources : &lt;a href="http://bisnis.vivanews.com/news/read/218155-tiap-setor--abu-maarik-bawa-receh-rp200-juta"&gt;Vivanews.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4825802436950344854-3562355550216192760?l=nii-alzaytun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/feeds/3562355550216192760/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4825802436950344854&amp;postID=3562355550216192760' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/3562355550216192760'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/3562355550216192760'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/2011/05/panji-gumilang-bersabda-ummat-nii-kw9.html' title='Panji Gumilang Bersabda Ummat NII KW9 Sampah'/><author><name>Aji Cemerlang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06308503481685773328</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://www.al-islam.org/gallery/photos/kabah11.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4825802436950344854.post-7198677857907215296</id><published>2011-05-03T07:48:00.001+07:00</published><updated>2011-05-04T23:51:06.126+07:00</updated><title type='text'>Makna Haji  Bagi  NII Gadungan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.kaskus.us/showthread.php?t=8263576"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-BZhCYDUW3no/Tb70lKvUubI/AAAAAAAAATw/ca8KcqY8hlI/s400/ScreenHunter_02%2BMay.%2B03%2B01.13.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5602183905870657970" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Prosesi melempar Jumrah (jumrah dengan duit, duit, dan duit)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sources :&lt;/span&gt; &lt;a href="http://nasional.vivanews.com/news/read/217147-naik-haji-ala-nii"&gt;vivanews.com&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;VIVAnews - Pengikut komunitas Negara Islam Indonesia (NII) memiliki cara sendiri untuk menunaikan ibadah haji. Dalam Islam, mereka yang menunaikan ibadah haji akan berangkat ke Tanah Suci Mekah di Arab Saudi. Tapi bagi NII, untuk naik haji cukup ke Indramayu, ke Pondok Pesantren Al Zaytun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ibadah Haji dalam NII itu adalah perkumpulan NII dari seluruh Indonesia. Semua petinggi kumpul di Indramayu," kata Ken Setiawan, pendiri NII Crisis Center yang juga anggota NII sejak 2.000 sampai 2002, dalam perbincangan dengan VIVAnews.com, Kamis 28 April 2011.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puncak ibadah haji dalam Islam jatuh pada 9 Zulhijah. Tapi dalam komunitas NII, puncak haji jatuh setiap tanggal 1 Muharram.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam berhaji bagi Islam ada beberapa tahapan. Tahapan-tahapan itu antara lain, Tawaf atau tahapan berhaji dengan mengelilingi Ka'bah sebanyak tujuh kali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalau di NII, tawaf ini cukup berkeliling pondok pesantran Al Zaytun yang seluas 1.200 hektar. Saat naik haji di NII, kami ditunjukkan kebanggaan Al Zaytun dengan kata-kata, inilah Islam," kata Ken.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian, lanjut Ken, yang lebih aneh lagi saat proses lontar atau lempar jumrah. Saat naik haji dalam Islam, proses melempar jumroh dilakukan dengan melempar tujuh buah batu-batu kecil atau kerikil ke arah tiga tiang di kota Mina, Arab Saudi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Di NII, melempar jumrah itu dilakukan dengan tujuh buah sak semen. Menurut petinggi NII, kalau pakai kerikil, kapan Islam bisa maju," kata Ken. Tujuh buah sak semen itu tidak serta-merta dilempar di Al Zaytun, tetapi diwujudkan dalam bentuk uang. Berapa harga total dari tujuh sak semen itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari jumrah tujuh sak semen itu mengalir dana ratusan juta. Ada yang menyumbang lebih dari harga tujuh sak semen. "Saat ini NII masih dipimpin Panji Gumilang alias Abu Toto alias Abu Maarif. Posisi Panji Gumilang sebagai Presiden," kata Ken. (sj)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;iframe src="http://www.youtube.com/embed/gcOH3pdncgI" allowfullscreen="" width="425" frameborder="0" height="349"&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;br /&gt;Video 1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;iframe src="http://www.youtube.com/embed/w2PPKWdCNDY" allowfullscreen="" width="425" frameborder="0" height="349"&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;br /&gt;Video2&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Video lengkap Prosesi Melempar Jumroh NII Gadungan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sources : &lt;/span&gt;&lt;a style="font-weight: bold;" href="http://www.kaskus.us/showthread.php?t=8263576"&gt;Kaskus.us&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4825802436950344854-7198677857907215296?l=nii-alzaytun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/feeds/7198677857907215296/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4825802436950344854&amp;postID=7198677857907215296' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/7198677857907215296'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/7198677857907215296'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/2011/05/makna-haji-bagi-nii-gadungan.html' title='Makna Haji  Bagi  NII Gadungan'/><author><name>Aji Cemerlang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06308503481685773328</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://www.al-islam.org/gallery/photos/kabah11.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-BZhCYDUW3no/Tb70lKvUubI/AAAAAAAAATw/ca8KcqY8hlI/s72-c/ScreenHunter_02%2BMay.%2B03%2B01.13.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4825802436950344854.post-8463492433130281782</id><published>2011-05-01T21:03:00.002+07:00</published><updated>2011-05-01T21:11:14.836+07:00</updated><title type='text'>FUUI Tantang Panji Gumilang</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bandung.detik.com/read/2011/05/01/162842/1629727/486/fuui-tantang-panji-gumilang-dikonfrontir-dengan-mantan-pengikutnya"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 300px; height: 216px;" src="http://mqfmnetwork.com/beta/wp-content/uploads/2011/04/athian-ali-fuui-300x216.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;K.H. &lt;/span&gt;&lt;b style="font-weight: bold;"&gt;Athian Ali&lt;/b&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; M. Da'i, MA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bandung - Forum Ulama Umat Indonesia (FUUI) menantang Panji Gumilang untuk dialog terbuka dengan para ulama. Tak hanya itu, pimpinan Pondok Pesantren Al Zaytun harus berani dikonfrontir dengan mantan pengikutnya, yang selama ini menyatakan Panji Gumilang adalah pimpinan NII KW 9.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sepuluh tahun lalu setelah saya bersama ulama lainnya menyatakan NII sesat, kami langsung mengundang Panji Gumilang dengan surat resmi yang dibawa orang khusus biar benar-benar sampai. Jangankan hadir untuk diskusi, menanggapi surat kami pun tidak," kata Ketua FUUI Athian Ali saat dihubungi melalui telepon, Minggu (1//5/2011).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, Athian mengaku senang dengan kemunculan Panji Gumilang di berbagai media. Meski menurutnya apa yang disampaikan Abu Toto (nama lain Panji Gumilangg-red) tidak jelas, isinya mengambang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dia tidak mengiyakan dan juga tidak menolak. Dia cukup hati-hati. Karena dia tahu kalau dia mengiyakan, dia akan hancur. Kalau menolak, dia tahu itu akan memancing saksi-saksi bekas bawahannya yang akan menentang ucapannya," ujar Athian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, Athian menantang Panji Gumilang untuk mau berdialog dengan para ulama terkait gerakan NII KW 9 yang diyakini Athian dipimpin oleh Panji. "Makanya hari ini kami berharap, dia mau kami ajak diskusi untuk membuktikan siapa yang berbohong," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Athian juga menyatakan akan menghadirkan para saksi mata yang dikumpulkan FUUI. Mereka adalah para mantan Anggota NII KW 9, di mana di antaranya merupakan mantan pejabat NII KW 9.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Berani tidak dia dipertemukan? Tapi saya yakin dia tidak mau. Karena dia tahu apa yang kami tuduhkan pada dia selama ini adalah benar," tandas Athian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika ditanya apakah akan mengundang secara resmi? "Saya undang sekarang melalui media. Berani tidak?" tantang Athian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya kepada wartawan Panji Gumilang menyatakan jika NII sudah tamat. Karena itu dia mengaku heran kenapa dia selalu dikaitkan dengan NII.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sources &lt;a href="http://bandung.detik.com/read/2011/05/01/162842/1629727/486/fuui-tantang-panji-gumilang-dikonfrontir-dengan-mantan-pengikutnya"&gt;Detik.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4825802436950344854-8463492433130281782?l=nii-alzaytun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/feeds/8463492433130281782/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4825802436950344854&amp;postID=8463492433130281782' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/8463492433130281782'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/8463492433130281782'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/2011/05/fuui-tantang-panji-gumilang.html' title='FUUI Tantang Panji Gumilang'/><author><name>Aji Cemerlang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06308503481685773328</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://www.al-islam.org/gallery/photos/kabah11.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4825802436950344854.post-3977142077504571934</id><published>2011-04-29T21:02:00.010+07:00</published><updated>2011-05-04T23:34:03.276+07:00</updated><title type='text'>Sabda Imam NII KW9 alias Milad Ibrahim alias NKA</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://images.detik.com/content/2011/04/29/10/panji-gumilang.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 285px; height: 315px;" src="http://images.detik.com/content/2011/04/29/10/panji-gumilang.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;iframe src="http://www.vivanews.com/embed/video/13992/" allowtransparency="true" style="border: 1px solid rgb(204, 204, 204);" width="325" frameborder="0" height="410" scrolling="no"&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;.. dan dusta adalah bagian dari ibadah, samina wato'na   ...&lt;br /&gt;(doktrin NII KW9/NKA/MILAD IBRAHIM) &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Jakarta - Panji Gumilang, pemimpin pondok pesantren Al Zaytun menolak dikait-kaitkan dengan NII. Dia menegaskan, NII sudah tidak ada lagi, nasibnya sama seperti PKI, sudah selesai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;"Yang namanya NII itu sudah tamat, sudah selesai, sejarah mencatat sejak tahun 1962 NII sudah tidak ada. Sama dengan PKI nasibnya,"&lt;/span&gt; kata Panji saat ditemui beberapa wartawan di Ponpes Al Zaytun, Indramayu, Jawa Barat, Jumat (29/4/2011).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panji Gumilang pun heran, kenapa dirinya kerap dikait-kaitkan dengan NII. Padahal seperti dia tegaskan sebelumnya, NII sudah selesai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;"Jadi sekarang sudah tidak ada lagi cerita tentang NII," imbuhnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita Panji ini berbeda tentang NII disampaikan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin menyebut pemimpin Negara Islam Indonesia (NII) KW 9 adalah juga merupakan pimpinan dari Pondok Pesantren Al-Zaytun, Indramayu, Jabar. Din juga menyebut wali ideologis di NII KW 9 sangat dipatuhi daripada wali biologis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Menurut pengakuan mantan NII KW 9, pemimpinnya adalah pemimpin Al-Zaytun," ujar Din Syamsuddin di kantor PP Muhammadiyah, Jl Cikini raya, Jakarta Pusat, Jumat (29/4).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Din tidak menyebut nama pimpinan Al Zaytun itu, tapi sudah bukan rahasia lagi pemimpin ponpes yang sering dikunjungi pejabat negara itu adalah Abdussalam alias Panji Gumilang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Sources :  &lt;a href="http://www.detiknews.com/read/2011/04/29/204557/1628995/10/panji-gumilang-nasib-nii-sama-dengan-pki-sudah-tamat"&gt;Detik.com&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut link  informasi dari&lt;span style="font-style: italic;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;a style="font-style: italic;" href="http://www.detiknews.com/read/2011/04/29/184934/1628904/10/din-pemimpin-nii-kw-9-adalah-pemimpin-ponpes-al-zaytun"&gt;Din Syamsuddin&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="text-decoration: underline; font-weight: bold;"&gt;Sabda dusta selanjutnya :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;VIVAnews -&lt;/strong&gt; Nama Panji Gumilang mencuat beberapa  pekan ini bersamaan merebaknya laporan korban kasus "pencucian otak" di  Yogyakarta, dan Jawa Timur. Dikatakan, aksi itu ada kaitannya dengan  Negara Islam Indonesia Komendemen Wilayah 9 (NII KW9). Nama Pesantren Al  Zaytun dikelola Panji Gumilang bahkan disebut-sebut bagian dari NII.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah  mantan "Menteri Peningkatan Produksi NII", Imam Supriyanto, yang  memastikan Al Zaytun sebagai salah satu produk NII. Meski demikian,  dia  menyatakan tak berarti para murid dan lulusan Al Zaytun menjadi  anggota, dan memegang ideologi NII.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelbagai prasangka memang  terlanjur disematkan ke Panji Gumilang alias Abu Maarik alias Abussalam.  Sejumlah wakil rakyat dan tokoh politik pun meminta kepolisian  menyelidiki kaitan NII dengan pondok pesantren itu. Para lulusan Al  Zaytun juga ikut menjadi sorotan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benarkah Al Zaytun bentukan NII? Panji Gumilang yang ditemui &lt;em&gt;VIVAnews&lt;/em&gt;  di pesantren luas dan megah di Indramayu, Jawa Barat itu, mencoba  meluruskannya. Ia bicara tentang para tokoh politik dan pejabat yang  melawat ke Al Zaytun, hubungannya dengan pengusaha Robert Tantular,  sampai kaitannya dengan NII.  Berikut petikan wawancara itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Apakah benar Ponpes Al Zaytun menjadi pusat Negara Islam Indonesia (NII) KW 9?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Al  Zaytun ini dirintis sejak tahun 1994, dengan rintisan sebuah cita-cita  dulu, setelah itu baru dibuat payung yang dinamakan Yayasan Pesantren  Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian setelah itu kita buatlah program. Yayasan  Pesantren Indonesia memiliki dua program utama, yaitu pendidikan,  ekonomi, atau dibalik ekonomi pendidikan. Setelah digariskan program  itu, baru kita membuat satu usaha. Di mana harus didirikan sarana  pendidikan yang mumpuni karena kita merespons keinginan masyarakat  Indonesia untuk terwujudnya suatu lembaga  pendidikan yang mumpuni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari  situ, kita mencari lahan ke berbagai tempat, walhasil dengan tolong  Allah, kita mendapat di sini. Dari proses 1994-1996, kita tetapkan  tempat inilah untuk membangun pesantren. Seperti apa pesantren yang kita  buat ini. Yang harus kita buat adalah pesantren atau tempat pendidikan  yang punya sifat pesantren, punya spirit pesantren, namun punya sistem  modern. Bagaimana sistem modern itu, adalah satu, perjalanan  memiliki  program. Kedua, program itu mesti berdasarkan ilmu.  &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketiga, dalam menjalankan semua itu harus prosedural. Keempat,  pendukung daripada unsur-unsur individu yang ingin menggalang pendidikan  ini harus punya etos kerja yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mula-mula kita dapatkan 60 hektar. Harganya terjangkau. Kita buat &lt;em&gt;basecamp&lt;/em&gt;  di sini, bentuk saung, untuk menunggu siapa saja yang mau mengalihkan  haknya. Akhirnya terkumpullah 60 hektar itu, kemudian kita mulai  pembangunan di tahun 1996. Pemancangan tiang pertama, tahun 1996.   Pada 1998 hampir selesai. Satu gedung, yang kita namakan Gedung  Pembelajaran Abu Bakar Ashiddiq. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berjalanlah waktu, hampir selesai kita buka pada 1999 di bulan Juli,  tanggal 1. Dibukalah oleh Pak Soleh Solehudin, ketika itu Menteri  Pertanian. Kemudian pada 27 Agustus tahun yang sama diresmikan pula oleh  Pak Presiden BJ Habibie, didampingi oleh Menteri Pendidikan, Menteri  Agama, Pak Malik Fadjar dan banyak rombongan ketika itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi,  sebelum semua itu, kita beri nama dulu, ketika mengurus izin di notaris,  namanya pesantren apa, kita beri nama pesantren ini Al Zaytun. Maka  kami masukkan ke dalam akte notaris bahwa Al Zaytun menjadi paten dari  Yayasan Pesantren Indonesia ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tatkala itu, kita canangkan satu motto, motto sejak belum berdiri  lembaga pendidikan, kita pasang di depan sana "Al Zaytun, Pusat  Pendidikan Pengembangan Budaya Toleransi dan Perdamaian". Cita-citanya,  ketika itu, ingin membantu dan ingin bekerja sama dengan bangsa  Indonesia, meng-Indonesiakan kader-kader Indonesia, agar memaknai  filosofi yang dimiliki bangsa Indonesia. Baik nilai dasarnya,  undang-undang dasarnya,  maupun sifat negaranya, maupun bentuk  kenegaraannya. Itu kita canangkan di motto itu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Maksud meng-Indonesiakan itu?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Banyak yang  bertanya apa maksudnya meng-Indonesiakan itu: supaya kita semakin yakin  bangsa Indonesia ini memiliki nilai-nilai dasar, baik itu dasar  utamanya, yang pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa, yang dari situ  menimbulkan Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, yang dari situ pula akan  menimbulkan persatuan, yang dari situ pula akan menimbulkan  permusyawaratan, yang dari situ pula akan menimbulkan usaha untuk  mewujudkan suatu keadilan sosial. Inilah yang kami maksudkan  meng-Indonesiakan tadi, yang kami sampaikan inilah ajaran Ilahi. Itu  filosofi mengapa dipancangkan tema atau motto pusat pendidikan,  pengembangan budaya toleransi dan perdamaian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kurikulumnya pun,  sepenuhnya mengadopsi kurikulum yang telah ada baik kurikulum Departemen  Agama maupun Departemen Pendidikan Nasional. Maka ijazah yang di sini  keluar bukan ijazah Al Zaytun, melainkan Departemen Pendidikan Nasional  dan Departemen Agama hanya penandatangan Syaikh Al Zaytun, selaku  pimpinan di sini karena pendidikannya diselenggarakan di sini.  Akreditasinya pun dikeluarkan dari departemen terkait. Itu yang bisa  saya jawab.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;Alasan pakai nama Al Zaytun?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Enteng-enteng saja, Gusti Allah saja pilih wattini wazzaytun. Di Jakarta ada wattin, di sini ada wazzaitun, ya sudah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Ada maksud menjadi kembaran dari Masjid At-Tin yang di TMII?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Jangan pakai &lt;em&gt;ngembari&lt;/em&gt;,  siapa yang ingin dikembari. Ya karena begitu saja. Menurut cerita  sejarah, pohon zaitun itu pohon tertua dan yang paling awet hidupnya,  gagah, seperti yang pernah saya tengok di Yerusalem. Hidupnya bisa  ribuan tahun, konon cuma itu saja dan tosan Tuhan ketika mau menciptakan  manusia itu kok menyebut tin dan zaytun, ya sudah. At-Tin kan nggak  boleh,&lt;em&gt; nyaplok namane wong&lt;/em&gt;. Makanya saya tanam di sini pohon tin dan zaitun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Soal keterkaitan dengan NII?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Negara  Islam Indonesia itu sudah selesai sejak Imam Sekarmaji Marijan  Kartosoewiryo mengumandangkan proklamasinya, dengan tahun 1962  sudah selesai. Tidak ada. Selesai. Kemudian pembuktian, apa pendidikan  masyarakat di sini, saya terangkan itu, baik murid, maupun guru maupun  eksponen yayasan, maupun karyawan yang kerja di sini, seperti itu  adanya. Kita terapkan toleransi, terapkan perdamaian, maka tidak terlalu  sulit hidup di sini, mudah mengatasi entah itu keroyokan, entah itu  pertikaian entah itu silang pendapat yang tidak bisa diselesaikan,  damai-damai saja. Karena memang niatnya toleransi dan damai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Apakah benar Panji Gumilang adalah Presiden NII KW9?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Ngawur&lt;/em&gt; saja&lt;em&gt; sampeyan&lt;/em&gt;, &lt;em&gt;nggak&lt;/em&gt; ah.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;Banyak kalangan menyebutkan Anda pimpinan gerakan itu.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ya  iya, sudah, disimpulkan saja. Begini kok, sudah nggak ada Mas, selesai  Mas. Sejarah Indonesia sudah menutup seperti itu. Jangan kita ditulis  oleh sejarah. Lebih baik menulis sejarah. Nah saya sedang menulis  sejarah ini. Artinya, nyumbang sekecil apapun kepada negara yang kita  cintai berbentuk yang membina budi pekerti untuk memahami filosofi  bangsa Indonesia yang berfilosofi Indonesia bakti. Tidak ingin  meng-Indonesiakan Islam dan lain sebaliknya, tapi ingin  meng-Indonesiakan orang Indonesia. Jadi anak Indonesia, di  Indonesia-kan, ukurannya apa, ya ajaran Ilahi yang lima tadi. Itu  filosofi negara. Saya istilahkan di sini nilai-nilai dasar negara. Dan  itu adalah ajaran Ilahi.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;Keterangan itu juga datang dari  mantan menteri NII bernama Imam Supriyanto.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Ya,  saya tahu. Saya terangkan disini ya, di sini itu banyak tugas karena di  sini mengurus puluhan ribu, semua harus dikasih makan, semua harus  difasilitasi  akomodasi. Semua harus difasilitasi supaya ada tempat  belajar dan lain sebagainya, maka, eksponen yayasan ini dibagi-bagi, ada  yang urusan pangan, ada yang urusan  produksi, ada yang urusan  perdagangan, ada yang urusan hubungan luar negeri, begitu saja.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;Imam Supriyanto pernah ditugasi untuk urusan pangan?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kalau urusan pangan pernah waktu itu. Urusan pangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Jabatannya menteri?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Yang menyebutkan diri menteri barangkali. Ya umpamanya mengaku menteri kenapa &lt;em&gt;wong&lt;/em&gt; menteri itu artinya &lt;em&gt;wazir&lt;/em&gt;, &lt;em&gt;wazi&lt;/em&gt;r itu pembantu. Nah di sini ketua. Ketua itu biasanya kalau diterjemahkan itu &lt;em&gt;rois&lt;/em&gt;  kalau bahasa Indonesia, nggak tahu kalau bahasa Inggris. Saya ketuanya  di sini, mengetuai seluruh  eksponen di sini. Contoh, bagian urusan  intern &lt;em&gt;ma'had&lt;/em&gt;, urusan luar &lt;em&gt;ma'had,&lt;/em&gt; bagian urusan sekretariat. Semua begitu, ya kalau ada orang mengaku menteri tidak apa-apa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pengakuan itu disampaikan di hadapan wakil ketua DPR ...&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ya tidak apa-apa. Kan bebas&lt;em&gt; tho&lt;/em&gt;,  negara Indonesia ini bebas mengaku apa juga, bebas. Kecuali kalau saya  tidak kenal, itu tidak boleh, karena dia pernah di sini. Kalau saya  mengatakan tidak kenal itu tidak boleh, &lt;em&gt;wong&lt;/em&gt; saya sering apa  namanya, "Yanto coba saya pesen sepatu, tolong belikan sepatu ini nanti  nomor sekian, tolong dibelikan". Kalau saya ngomong tidak kenal, &lt;em&gt;sampeyan&lt;/em&gt; juga bisa ngomong, wah syeikh ini &lt;em&gt;won&lt;/em&gt;g kenal kok bilang tidak. Tahu saya, akrab di sini. saya tidak pernah&lt;em&gt; clash &lt;/em&gt;di sini. Saya baik pada dia, dia baik pada saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;Apakah benar nama lain Panji Gumilang adalah Abu Maarik atau Abu Toto?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kalau  Abu Toto tidak. Kalau Abu Maarik saya punya. Karena begini, saya cerita  ya. Orangtua saya itu waktu --saya kan asli Jawa Timur, lahirnya di  Gresik-- pada masa perjuangan tahun 40-an itu orangtua saya aktif. Nah  di dalam perjuangan itu orangtua saya mendapatkan tugas-tugas tertentu,  walaupun tugas utamanya adalah kepala desa di zaman Belanda sampai di  zaman Republik. Kepala desa, setiap ada serangan-serangan yang mengatur  jalan tentara lewat mana, itu salah satunya orangtua saya, karena kepala  desa itu dikenal oleh Belanda. Sayangnya, belanda itu cuma kenal nama.  Nama yang dikenal Belanda, itu Muqorib, nama orangtua saya. Nah, setiap  ketemu Belanda, ditanya "mana Muqorib? Dijawab, "saya tidak tahu Pak".  Lha, kamu? Dijawab, "Saya Abu Maarik pak". Terus lari, tidak ditangkap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terus  Panji Gumilang, juga begitu. Ayah saya sering ke Parakan, itu zaman  dulu dibekali bambu runcing oleh Kyai Mustaghfiri, kalau nggak salah.  Nah oleh Kyai Mustaghfiri itu memberi nama Panji. Kamu pakai nama Panji  kalau ketemu &lt;em&gt;Londo&lt;/em&gt;, nah ini bambu runcing untuk ngasih tanda  lewatnya tentara Republik waktu itu. Pulangnya lewat darat, pesisir  pantai Jawa Timur sana, dikasih nama Gumilang. Ya, saya ikut-ikut  sajalah. Kalau nama saya itu Abdus Salam, kadang-kadang Panji Gumilang,  Abu Maarik, kadang-kadang Rasyidi, saya gabungkan jadi satu. Itu nama  orangtua dan kakek moyang, nanti kalau sudah Syamsul Alam, itu sudah  kakek itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Keterangan Imam Supriyanto, Abu Maarik punya rekening di Bank Century, ketika buka masih bernama Bank CIC, senilai Rp250 miliar?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Umpamanya saya punya uang sebanyak itu &lt;em&gt;opo yo kondo-kondo&lt;/em&gt;. Seumpama saya tidak punya uang sama sekali apa ya minta ke &lt;em&gt;panjenengan. Lha wong  duit kok Mas, duit kuwi ora iso nyanyi, sing iso nyanyi iku lambe&lt;/em&gt;  (Uang itu tidak bisa bernyanyi, yang bisa nyanyi itu bibir). Wong  jumlah segitu di anu kok ditanya. Panjenengan tanya siapa juga jawabnya  begini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Anda juga disebut-sebut kenal Robert Tantular?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ya, kenal. Tantular yang punya CIC kok, ya kenal. Sama saja &lt;em&gt;sampeyan&lt;/em&gt; tanya apa syeikh kenal Imam Supriyanto. Robert Tantular, &lt;em&gt;yo&lt;/em&gt; kenal. &lt;em&gt;Mosok&lt;/em&gt; saya &lt;em&gt;nggak&lt;/em&gt; kenal. Ya lucu, &lt;em&gt;wong &lt;/em&gt;dia yang punya bank, waktu itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Apakah benar Al Zaytun punya hutang Rp50 miliar kepada Bank Century dengan cicilan Rp1,3 miliar per bulan?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Nduwe  utang tanggungane Zaytun. Nduwe duit yo tanggunange Zaytun. Yok opo  sampeyan iki, wong utang kok ditakoni. Gelem nyumbang opo sampeyan&lt;br /&gt;iki.&lt;/em&gt;  (Punya utang itu tanggungan Zaytun, punya uang juga tanggungan Zaytun.  Bagaimana Anda ini, utang kok ditanya, mau nyumbang apa Anda).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Bagaimana Anda menjawab  tudingan  NII KW9 yang dikaitkan dengan Pondok Pesantren Al Zaytun?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Al Zaytun seperti ini, dituding apa juga begini. &lt;em&gt;Ngene&lt;/em&gt; Mas, kaca itu kaca kan, sampeyan teplok kotoran, ya &lt;em&gt;tetep&lt;/em&gt;  kaca lho Mas. Ya, Zaytun begini, pusat pendidikan, pengembangan budaya  toleransi, perdamaian, dan untuk meng-Indonesiakan anak-anak Indonesia  ini, landasannya filosofi negara, yakni nilai-nilai, dari yang lima itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;NII  Crisis Center (NCC), menyebutkan tiap 1 Muharam ada pertemuan besar,  itu hajinya orang NII di sini. Apakah benar ada istilah naik haji di Al  Zaytun setiap 1 Muharram?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Ngawur maneh iku Mas&lt;/em&gt;. Kok  haji ke sini itu bagaimana ah. Haji itu ada istilah kalau bangsa Ibrani  ke Yerusalem, kalau Muslim ke Baitul Haram. Masak 1 Muharam kok haji.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;NCC merilis banyak korban NII. Lembaga itu digerakkan oleh  bekas warga NII. Mereka menyebut NII dan Al Zaytun itu satu kesatuan.  Komentar Anda?&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mas, Al Zaytun itu tidak pernah mengorbankan orang, tidak punya  alumni yang seperti itu. Alumninya baru. Ini sekarang ini alumni Al  Zaytun sedang main hockey, tahu-tahu 17 universitas itu, pemainnya  setiap tim ada Al Zaytun. Kalau hockey ada Mas. Hockey itu sepak bola  pakai gebug itu lho, tapi tidak &lt;em&gt;digebugkan uwong&lt;/em&gt;, &lt;em&gt;mosok &lt;/em&gt;sampeyan pantes &lt;em&gt;tho&lt;/em&gt;, Al Zaytun seperti ini kok alumninya macem-macem. Ini modern Mas. Modern itu &lt;em&gt;by&lt;/em&gt; sistem, &lt;em&gt;by  &lt;/em&gt;pengetahuan,  etos kerja tinggi, prosedur, maka masuk sini pun ada prosedur, kirim surat. &lt;em&gt;Nggak &lt;/em&gt;kirim surat ya &lt;em&gt;nggak&lt;/em&gt; diterima, &lt;em&gt;wong &lt;/em&gt;nggak kenal. Modernnya juga &lt;em&gt;nggak  macem-macem&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;(Panji  diam sejenak, lalu mempersilakan VIVAnews minum. "Mas, sampeyan ki  takon kok macem-macem, lebih baik minum dulu minum, biar adem.")&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana tanggapan Anda tentang NII KW9?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Saya  akan menanggapi itu NII sudah berhenti 1962. Kalau tidak salah dalam  sejarah, setelah turun itu, Pak Sekarmaji Marijan Kartosoewiryo itu  menginstruksikan kembali ke pangkuan ibu pertiwi.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;Kalau sudah berhenti 1962, lalu bagaimana dengan  pengakuan korban NII itu?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kan mengaku-ngaku. Versi saya, itu sudah selesai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Soal Al Zaytun kerap menjadi perhatian partai politik. Mengapa? &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kata siapa jadi perhatian itu.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;Misalnya pada  2004, santri Al Zaytun bulat mendukung Wiranto sebagai Presiden, sampai jadi sengketa di Mahkamah Konstitusi?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Nggak&lt;/em&gt;  ada sengketa. Awalnya sudah selesai, kok dibuka tidak selesai. Buktinya  tidak ada apa-apa, kok dibuka lagi. Itulah demokrasi itu, baru  menghadapi yang begitu, kalau sudah kita anggap selesai, diulangi lagi  ya tidak kita anggap. Demokrasi juga yang begitu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Putra-putri Anda  bergabung ke partai politik?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Bukan masuk partai politik, ada yang menjadi anggota DPRD Indramayu dari Golkar. Itu saja. Dari dulu sini itu ramainya Golkar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Putera Anda berapa?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Banyak, yang ada 6 orang. Ada yang sekolah. Yang lain di sini, yang dua di Mesir. Nomor dua dan nomor tiga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Tokoh NII yang ikut bangun Al Zaytun, masih ada di sini?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada unsur-unsur yang Anda sebut itu. Yang ada adalah Yayasan Pesantren Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kenal Adah Jaelani (tokoh Negara Islam Indonesia pasca SM Kartosoewiryo)?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Siapa  yang tidak kenal. Dia sering dimasukkan di Tempo, di mana gitu kok.  Setiap orang datang ke sini kok ditanyakan, tentara datang ke sini  ditanyakan, Anas (Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum) datang ke  sini ditanyakan, ada apa? Bahasa Gresik-nya, &lt;em&gt;yok opo sih rek.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Anda merasa tersudut dengan berbagai tudingan ke Al Zaytun itu. Apakah akan menggugat balik?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Indonesia  ini dasarnya Ketuhanan Yang Maha Esa. Yang kedua, Kemanusiaan yang Adil  dan Beradab. Yang ketiga, Persatuan Indonesia. Kapan jadi persatuan  kalau begitu saja digugat. Nggak usah gugat menggugat, ayo ciptakan  persatuan.&lt;/p&gt;• VIVAnews                 &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Sources: &lt;a href="http://nasional.vivanews.com/news/read/218486-panji-gumilang--presiden-nii--ngawur-sampeyan"&gt;VIVAnews &lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4825802436950344854-3977142077504571934?l=nii-alzaytun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/feeds/3977142077504571934/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4825802436950344854&amp;postID=3977142077504571934' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/3977142077504571934'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/3977142077504571934'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/2011/04/sabda-imam-nii-kw9-alias-milad-ibrahim.html' title='Sabda Imam NII KW9 alias Milad Ibrahim alias NKA'/><author><name>Aji Cemerlang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06308503481685773328</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://www.al-islam.org/gallery/photos/kabah11.gif'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4825802436950344854.post-7778295411066532239</id><published>2011-04-28T09:44:00.005+07:00</published><updated>2011-04-28T09:50:55.594+07:00</updated><title type='text'>NII menurut Inteljen aktif di Kaskus</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.kaskus.us/showpost.php?p=415074425&amp;amp;postcount=6257"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 583px; height: 140px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-xMxbcHMSb4Y/TbjVWjb3ekI/AAAAAAAAATg/cvcGIpH_qjM/s400/ScreenHunter_02%2BApr.%2B28%2B09.43.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5600460720081173058" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(0, 0, 102);"&gt;"dan ngga bakal NII dijadikan organisasi terlarang, soalnya masih  menguntungkan ,yang udah pensiun ampe yang masih dinas menikmati soalnya"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sources:&lt;/span&gt; &lt;a href="http://www.kaskus.us/showpost.php?p=415074425&amp;amp;postcount=6257"&gt;Forum Intelejen @Kaskus.us&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4825802436950344854-7778295411066532239?l=nii-alzaytun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/feeds/7778295411066532239/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4825802436950344854&amp;postID=7778295411066532239' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/7778295411066532239'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/7778295411066532239'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/2011/04/nii-menurut-intejen-aktif-di-kaskus.html' title='NII menurut Inteljen aktif di Kaskus'/><author><name>Aji Cemerlang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06308503481685773328</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://www.al-islam.org/gallery/photos/kabah11.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-xMxbcHMSb4Y/TbjVWjb3ekI/AAAAAAAAATg/cvcGIpH_qjM/s72-c/ScreenHunter_02%2BApr.%2B28%2B09.43.gif' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4825802436950344854.post-9125247879212039014</id><published>2011-04-27T18:27:00.005+07:00</published><updated>2011-04-27T19:15:09.795+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='nii'/><title type='text'>Oknum Intelijen Lindungi Al Zaytun &amp; Panji Gumilangg</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.youtube.com/watch?v=V6a4v1_3fxQ"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 140px; height: 140px;" src="data:image/jpg;base64,/9j/4AAQSkZJRgABAQAAAQABAAD/2wBDAAkGBwgHBgkIBwgKCgkLDRYPDQwMDRsUFRAWIB0iIiAdHx8kKDQsJCYxJx8fLT0tMTU3Ojo6Iys/RD84QzQ5Ojf/2wBDAQoKCg0MDRoPDxo3JR8lNzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzf/wAARCACMAIwDASIAAhEBAxEB/8QAGwAAAQUBAQAAAAAAAAAAAAAABQIDBAYHAAH/xABIEAABAwMCAwMHCgMGAwkAAAABAgMEBREhABIGMUETIlEUFmFxcoGRBxUyNkJSk7Gy0VRVoSREYsHw8SND4SYzNEVTY3ODkv/EABoBAAMBAQEBAAAAAAAAAAAAAAMEBQIGAAH/xAAtEQACAgIBAwQABQQDAAAAAAABAgADBBEhBRIxEzJBURQiYXGBFSOhsUKRwf/aAAwDAQACEQMRAD8AmcT8RVeHXpkaLOWhpChtTYWGAfD16FedVd/mK/gP213GX1on+2P06Dar11qVHElvY3ceYZ8667/MXPgNd5113+Yr+A/bQbnrul9E9NfoTPe33DPnXXLZqK/gP213nXXR/wCYuAeyn9teUThydVlBSE9lHP8AzFA3Psjr+Wrd8x0HhuMmVU13WFBIJTvWok4ASL/l79TsnOxqD2+W+hGaqbn5J0JWo/EHEshILMt9SCfpBCQD7yANTWJXGL6rIelq9KGtwHvAt/XROVxQEUGXV6LSdseOtKUyJYHfG7aqyQSru3BsfTrxviCbJ4crrzVbZmS4zBcaeixihtq3RKlDvE6k2dTuI2qAc6ja46/JjHZ8bEgJdkqA5khAt7idctvjVIv28j1dkP8ALVjrVQfZ4GkVBh5SJCaeHQ6LA7ykG/8AXSqjPfhcEOzg6RLRACw4q195SLHlzudJf1XJ48edQn4dP1lNencXs3Djz5HXaBf4W0Pd4m4gaWUOTnkKGdq29pA9VtWlfEtQNSRTwaat1qIy48ia4Gi6tQuoJPK+U9NEFJptRmM0qoQkpmqYD620ELbQc3SCTz6gj46fr6q6H+6g1+kC+Lv2mUPzrrlr/ODnrsP213nXXP5g58B+2jtW4LQtBkUZ9CkEkWC96SRzF8kZvzvqmyYz0R0syEFC0jkeo8R4j06s42TjZI2mt/UTsrtr5MK+dVd/mK/gNd51V3+Yr+A/bQa412nPST6gfUb7hnzrroz84uY/wj9taJwbLkz6AzIludq6pSgVHrYkDprIjrV/k++rEf21/qOgXoAo0Ial22eZQeMvrRP9sfpGg2jPGf1on+2P0jQb/WdGr4UQD+4zrE2weYvq7cKcIh8ImVJBCeaGlC4HteJ5Y5ctQuCaQiW6ubIw3GG4KOAnF/jYH1DOtHpUyHUITUmluIdiKwhSDdP++ud6x1ZkBqq/kx/GxR7mgDiSrSqaVUumNKZmPRlOQnlpCkPOINy2B963L1jGqkrixxuVSeIJ0JUda0Bl9bY3MyWSbXB+ytChcpPgdaHxHR01mm9iHOykNqDsWQLXZdTlKvV0I8NAIjLFBgymKspEp2csSF09lAU224QA4QTgJKs5wOmo2LYLU2Btv9x1tLwZ6xSFrVxLSUNFVPqTZkxHv+WFuJsoA+0AoW6G+vEMVRFONP4jq9IjxlxFRlMtI7yiUgBRUSM+gDQ6VxEqZJ+b1TmoyQkBMeMvaD02buZIxcYx00HqEpyBUorEWmb23iQt4KSEncQE3Ub2sed9Uaun3MO5jqKvkgHSiGltQFU1+mzOL5MqIuKYyW24gshOAFDaMkAf117Oao1RfKW+Jno8J8NCVEcQoJc2W+juHcvYXtodXnaq0ho0tLThCgXErBKgke8XHTlfSqy/PjQA5Ea7d1R2kIWRk+AINxg8zjTX9NGvcf8AoQYyzscCF4dMeVUZjvkNHrkWZLDqnEvgusowBZJFiAB0I0DqxqNJl06trjuIqVRelNhk3HZBSAhpJHotf3nXr7rLVPRUZMdLLm0LT2SzuBPIbkgZzolBr0h5ph5aW6oy2oOJTJFnEED7LhGSLnmM+I0vbg2V8powteSreRqXLh+lt0ejxoLPNCO8sc1qOVH4k6hcQ0imVHs4r5bRId3FlO7apRGSUn/Q9GnEcQsSqVKlUph2XKZTZUMDa4FnkFA8s9c8jqkNvTYXGyXZ6xNq4h9yO2e72rh7rafuoSkZPpv4aj41d62tYToiNEoy6+IErVKkUiUWnxuQfoOWtfxuOh0P1pdRaYqjSKHUJzD1eSyXFhCdqVddpHQjHpxf0azqXGciPqadQUkHAItrr+ndQ/EDss9w/wAyVk4/Ye5fEZ1q/wAnueF4/tr/AD1lI5jWrfJ59V2PbX+encn2iYo8mUHjLPFE/wBsfpGh1Ohu1CY3FYAK3FbRfl7/AFDOiPGX1nn+2P0jVk+TWmp2u1JaL2PZtg/FR/IfHSOfljGxe4HkwlNffad/EI1mNWaFRo7fDEdiSGbl5t1slbtxzSLi+QfTqsUM8RPSPnjh1mlpQ65/bIrEhSUFV8hbaxdC+eQfdpVdPEXD9ZUyzV5yvL5A8icWEOMqKlC6FhQISQDfHMasDjDvD5fmyTFk1ycS0h1hrswtIsdy0g2JTYm/jYddc0i6XXktKZYAftJldrrgcVBhJ2vDDz3MNEjknxV/v6NUxiTUBW1xywgx1CxeU8ohS7BX3TdVrYx69LqUaUppJgOk276lHYSpQNwdxHM5xyONT23iGk99SrL2FakpBJ27sgCw5g+o6uYeHXjgDwZMttZwSvMT83RBUBPQwBJ27O0AsVJtax1JABKiRfcLH0jw14nvIuOfr16mwza+rAUDxJrOx1sz3eb8z8dcDi17+vSDfO7ukZzpPao7ZTaVd8AEp6jX3a+J4K2txbqUuJ2OgKQeaSMHN7H0ag1FiW1SzHo4bCwnYhCySAk3wk3xbNtTueu37BuVyH9NZsQETSOR4kOJ5S3HjS35DcaeEgB5tJAF7dxSSe8LmxBweliL6fq8taWpFYgxhFqO5CKq6333mWBguMhWNp8eYtnlbUGqwE1eJG3PuRnBZadjnO3K4HTd16G9jqY0+hiRvgLQZEMAKbUbhaFDKDe5IUBz6Eak5WMtn5lHI/zKVNxrbmKNNptNO+TUd0B11E6nSmF3ldoSNwGCVJItk+OnuI24PEVPdqVLN3GSA6haNqkm2Lg5Hh7xpNQkTotUlVSjQHpK6jDZTTHm4/ahkpPebUPsdST69WCm0Z/55qNVnpaaE6O00Yt/o4ud55E3Nr+Hr1DLtUwt3yJQIDjUybkbHmPRrV/k9xwwx7a/z1nfEUFVOqr7B5Akjx/1y1ofyf8A1Yj+2v8AUddW1wuoWweDJiJ2WMsofGAPnROtz3i3wGjlaXHpMShUioOyYtJW0p2c+02uylEXCCpOQLm59Q1BqsQTuO3mM7VSUJNvA7f8r6sHEXF0qlVRVPRTGtqvoSJz5aZdxewNiPcc6idTsLWpWBviO4ygAmCjCozlUpMCkzTPpVSWtMiJ5V2yU7BvDiSSSgg/G+nq4+5UJUxxhwoDSfJ4xStIynwuCMq8QbgDXvDZUKZM4sepVMgb4alMeSIUFkC99/Q3KRyHx0EqlJnTKfEjw5hZcQApwk2SSLK5Wvfd15ePTWcCvus7jz2iZyX0AsfjCXHZS1JcDzq1hKUpUACTnu4wckZ8MegquEhyE21GVvXZAQ59AKcTctlQ/wDcbNgfvJtzGmIaVipREFTiyG1EqUbrUQOacZUDkePLmdGHFI7JQR2BSpsgAp3oWknIA+02Tc2B3INxp3IbsIA+IPHUOCTAsd3cCghaXEmykqwQeoOmanNbhsFankozYlSiMcza2eV+WdOzgpfauOFRKEApUFguWta+7G7wzzAtcEAFh+MpUV/ytLclDKLq3A3sRZRvYbwCQFHmL58dFrzQ69h4MG+Ea27xyJKoTVNlstRKmqYAtPaodaWptSkgHJsbpuLmxsTbmc2XNjoh1JpiO0luKlodgBfetPVSr5uSMm3hzvpzg1mFSaap9lJSiSsrU020g7bXSm97EG1/Vc6icWSQkxpLKHAUL7KzhBNiMZGB3gfRn12UquKW6JjVtQer8o1JBVtFyU8uV9MRQai8pplxIbTh6RnYgDnnr7v9ojMRmoBD0uelyL3UhDZLbayetyLqAyL2ybgA40UpzTkbs0IUra0DtJytKtx71ld1ByMqJCQABcpVpq/P/wCKxWjBA5eeTYSIzrzzLYQkqCV7GxvsAdoUq+AE3Wr/AORPrIpml0umTzUSUtuSHOzsbBKCo42j7Jwb29Ojy0B2M6HiEs2ICjuUFAm5Iv3lDdYk43K2gYB1X59Lh1eGw7NUpsMpUvtEgXyOpty6217FJav9RNZS9rD6MPU2NT5kWdTaspYhtHy5BbcKSgZDlin05t/iOgPDfBpqHZzqgt2PTWXFrbkOvrDspG4lBso2Qm3vOjlOUI1Xpq20hCVrVGISAkbVpNrW5d5ItoZVaOxMlsCmUmr1V6JMu+5Unj2TiEg3R3zY3uLEDpqVloK7mQHQPMZxm7kEmfKC0xIajVGK6280tO3tG1bkkpxz641Yfk9I82GN331/noAqiyafwOtmYylhSJS3WmEr39ihZwknrz0d+T7PDDB/xr/UdN9NtH4cp57TB3jT933ALTYc+Ud1Pi8P0acn8WuzZC6e1w8ibDkSVwo6n5ACXHkjvbk9E2va2dMtq2fKJJJNrOpt77D/AD0Xf4CoUiSp9zy0OKdU8NstSQlRNyQBax0h1KyqvK3Z9cQ1HKfzAURLbXBdbheSmK6zOTGfjh9TjaSVow2TkJsR6tRpUKpuV9uSzLWIbYIW2kJBso3ISbZGBz9NtWKr0SJQ+Eao3BLykqWiS6p14rWopUknJ54Gqu87WFcRMpjpbNPCdrq+yJ27s+OSLcxy3ad6XYlisyfJi+WCCDCDxCZ0VVlFJc27Ug5vgYBvzIOM+Gpb0oKQe2ShxpS0lwlQIUrxJI2E9LnYvGdR5zBfjrQbDcPXnmPhpcKemUxd1xtMpHceClpUoe9akKseYG9XP3BzPrIIYTGC4KlZHLyJTT7YU4W9t0XCtybpte9za5FiL2P3tDqnNdbQ000wTKkkpa3XUu5TYJwftA2JPgSb41Ie3lxSm+xUm3eS25fBwdtlEAiwwFXOeeND6xAeqDMOHR0KDjiXFLDdvoEWUDtzkm/X9pW/zCVkA+ZNosiREq9MpE+Ow0l10MbShRWlNrpWCSftDqM20bqlPpdVcVSlTiWSd28NJKFqAJGf6X/fVHgQ6rFntdvIg092GpSmu2HaLDwG76J5A3F7/A30VoJpaIrlQrNUpkeoNLdCmW207Fm52LG0XBuTk/DGj+mPI8z4x50BCrDSGZTLbaA2dwIKDhKQk2tY5woAY5dPEkhbZkr7ZbSwDvSDYgL9RvnlyR0Axa2hwcLcYOJWkynGgEpCgUpQfpFV+l7d0G+cY1OabUAOzWp9xQ27bJUoY67lI6HoCPXjSoZt6nm0YuovrYgSFIdLjxFibnClDaOfXPXvHNkpFzoVOponU0wi6tndZJWklJAxjHS3Q407JkNzn2247jTkWKSUqSLhSzg2wBYAnkOfXXtSjvv095mK8th4gBC0q229eMjnq7i1EU7YSLlWhrQAfEZgx0wWqc0l0rUiVHO8knce0GcnqDy0zxJNegcXlrhyrVEuOoWuVFjp8pCH7iw2HCQeZ0uhw5DD9JhSn1vueVt3ubjYi6seAsBg9daUxGYZU4tpltC3VblqSgAqJHM+OonVshabRsfGtRzEX8hO5UQ9XZHCM48SRmmHkhPZ7cKULjJTchPTAOiPyfi3DLAHRxz9R07xi4GuH5CSeZSkZ594fsdNfJ4f+y7G7q4v9Wt9HJet21rZmr9bAlRqzxY46kL5Xc28+RsCP6j+utJaWlxCXOYULj36yfjFRRxTPUL3DgULeO0avNErsNrh4S5r6GmY9kuLUTgG2029RtrHX8YkJavPxPmG45Uw1UIqJsCTFcSCh5pSFX8COfu5+7WWTarUIUGCIkUvrUbLAUdw2W3gpscHqb40Zq3HVUlOLZ4bgJaCY65KXZ4KDIbR9Ls0nn7/AIakPFC1t1GCQIlUa8qZKjYJcIBcRfNvvYH3vDWOjo+OdPwGnsod42B4nN71NpLiUhRFylKrgE+kjOoEphZeU9AlFqYhNilCz3vQpIIvf440mizZk1pbkxhLKSoKaO87ik5Tgjlbr18NS6Q3HRWyzUgotyrtNvhdk3OQhQtzBuUqHW4zy10zuGTxuSqk1YRvUHOT5AdSuow5CcW7SNZwAnnkd4AYOQfZNtcl2IZrc+KVpjNjsZJWFNgFVikm5va+FXvbfcm5sDYpbztPdqDDiVtpWQ0kna44AeZGAlX+Hr45A1V6qxLfSmJaUwtRPaWBSVFWNmfcDkm51LtrqHKHmVa7LN6YRzjSlIdC6wiQ60Y6UJklLSS65YhKDc4P2QU3FjnItqrxG5VSqCYcZhpgSVbCyB3dvMqx4WvcjnkaLVHtqVH+a5kkiI6tpCVvpDqFISd3dKSFYULFJvz6Y08OHgzCZntF2JPS4rsbqCVpPpA8cC3QW9Oh7DcRkMUG4ablsw2EsKiyVSWzZ3ZGUkbhjck49PXkT4lJ8flSZbRaDQp8c4WA7das+gAJvYXA54F9SaIxOrbrfZxRGKmwXVFJUlk/RNgT3iTkZzf12IGNDpSJ3zo4ZElv/htIjg3O7Fk3wF5zf6Izc3wxXVUOfmJu1rcHgSFCDamG1NW2n6OLY1D4gRVi2waSRcOBbiCgfRSbmxuCb2ttHMalw21NIHabUggBLW8kJFsJucnlz0OZXWG6xKcl9iKYlHcc7M5Cc4G7unJ7xve2AL6oO4FYBk1E/OSDuWDhiKp+uh1whaYTF9yU2HaLxgeyDq7HmAcXvrP5LKkUtVIjVhNO4imHyzYolBWLd1vd0wADY87nloZw25xFUqu/T267UYTkRpJktzghxYdJIKU2Aumwvu/fXHZ1Jyna3u0JaoX00CyxfKLJDcGNHSbFat9vEAWH6joj8nab8Lsbs2cXb/8AWqTxxUBMra2kKu2xZsG3Mj6R+Orr8nxPmyx7a/z1e6bR6OGCfJMVufut19Sg8ZfWef7Y/SNTOC6k3FmqiyglUZ7urSvKbHkc+BI9x1D4y+s8/wBsfpGhDTim3ErQe8OXp9GqmRjLkY/Yf4i1dnp27lp4hivy6o5GqyRW6q22ryeEwktR4ySfpLIIJJx1zr2gF9+noTPmdrTJaN6X1IDfzZKRgNlPQZAAHpHXRGn7a0iBVY7i2qlTrizdlKkN2uWjfnnl676gVWk1SoutzapRFSILvaAUmMva4yojDqrEJUq/M3xrliSjem/B/X/yVB2sN/EZr0OpzWjDYkKiTW3B2+RsNrkK5EkEgWI9N/TLU2ksR40t1Tj7gG0qVZRWACSCLZHS2l8ModrdJRDlKWifTW9ialcKQpVzdo/fAG0K9IB52uPqlIYdrDHzs0liWyQUouCiQb89x+kPRzFs6rYmaGPYfd/sSdfjlefiITHqVPfUWu0nRFuFbjHblpa7m5urqc2/yA0v59ZTI7RMNDqkulxuOCWZDRsBgH6RtfPe6eOFzqwuJV4tPERbvbJJ3BSUg+Fj05Hnb9lT2z2qUKnI7N5YSmNIZStpaki9iOeAk8/d00e2is7KTVGS4ID+IXcFMXC8ucivsMRHh2iFMXBuCbd7BTzJIscDTAqlEqaGlTYchuCVFKpD47FLZ22BJBCs3AsDi3qIAfMjjTeHm4iFOJCezecUlRJwm24cyberAA05LhGEl+VIdhR0DJWlkqcIGSElwk87Yzy0sMUg77fEY/E1+NxxU2RJSEwYqVSO03GZGPYtoQLDam9u0uM3Vyucm+lKbj0th+fUHAk3Lix2u6xz9EEjOTy8bW106RIi0Rx2nuonP22tuXRcqJsCAnCjc8hbXqw3VaEkVhpthLoClp35RYi9yQLK5jHu08iJXzrRiNlr2cfEbqsZ2ttRHqVVChtp4LUppw2URytYXCsnkbC/I6NRewSlqVIUlTKVFMRt5d1THwLpQD9oXtk8zbw07SaO0Wo0aUsRom0pZYcc2uvpGdoByE9fvW521W6lUqoajIqzMdKHoTfkjkZxG5VIBNi6lIwtJTfvW1Oycr1doh/cxqjHHBb+J4ajKq1LluVKnSq0tDZemCSjyVqAU3JQ0o97cPQfz0cpzTFDoyq65LVMdfjpTTlyUAvMtqFyhSh9IA2z4D020y2xRuI5MeE45KqMGlQx29SMkpQsmytihbvYz6LaD8T1gVKShthHZxWU9my2BhKR/r8tJ1VNkWClRofP7Rm1xWvcYFUtSl7lKJUo3JVz9+tV+T/6sse2v9R1lNuutX+T76sR/bX+eumuQV1gL8SbU3c5Yyg8ZfWef7Y/IaDY63PoGjPGX1on+2PyGg2j1ewQD+4wjQqq9SZiX27qbuO0QDbcByN/EePrHXWgVKW9W+F5KqA6nylxo9nZW2/3h6Da49FxrLiD421NpVUl0qR20VeFHvoVlKvX/wBNTuodMTJ049wjGPklOG8SwVCc2eHm4EaDKpdHjtD5wU8ja4vOGUfeUsmxV4ajUCtyS+iHWleVRlJdXNpz8UpNNQkEpKVnmm1gPTyto27PpnF8BqPKkvQ5jCw60oLvsWPtWOFD/VtC+JaTNjwXJE2RIqfzk6y3UJEVoWbjN52hINySeZ/LXP8Ap+l/btXRlIENyIYRS0SqSxVafJEWO+hDgZqNu6D9HvjI54Jva/joTWOFJUuaxJnU11xbIsBF2PJUQq53AkFQ6WI1OrdRg8RSKDToToVT1rM6SQNu1pn7JBtbI66BcFLn8Tzqi29U3YUJUszVss7kPSEOK7ve6IG0DGvtOTkJWWZuB8GYalCd6i+IaYqqNtMux6jFDSybiG7kWwmwxa+b/C2p0ik/OsJEJdOnux0lBUOwUkKAt3QtZBFyRkXNtaI3cFIJPoAJv/vrJIFb4jVOo8qNJflOIVMSqO6s7ZPZrN0+1sONbx+p3ZAYgAQZxFXX6SwmA7SKewJ0qHS4rSQkGU4FOADptTgn35029UKU3DiyaBKaqFRkS0xG5UrKYrihfd2eNpty6+nQVifFXIerjaC81T6vvWl5O5QjPgAix5bVD89GZcCl8UcUSmaU8FxHYf8AapUYWSmQly7SkkYKxnl0xrNtzsB6rcf4hEpRfaIM4sotWl1GLAq7zNQlrSpdOkBvsu0WmylsLAOLjKTzB1M4cozkl+JxHS6q+llN2ZceokrUhAJ3tlX2gDyvqatiRTZ8WfxVXWpyoKVeSxmGwgqURbes+NtB+IuJ5FSWppgdkwDcJB6/5n0/016hLsgBKvHyfiae1axto5xFVojUdVJobKY8FKipSUC29V7kn+th/wBBqsk7jfXW55Nzkk67XU4eGmMmhyfkyVdcbTv4ndNat8n31Yj+2v8APWUnlrVvk/8AqxH9tf6jrWR4E+0+TKFxlniefb745eoaDWPhrXpnCdIqMlUuUytTr3eWQ4RkG2mPMWg/w7n4qtYrvUKOJp6j3HmZTY+GusfDWreYtB/h3PxVa4cC0H+Hc/FVon4hfqZ9E/cykXBuLgjlbRSm8QVKnr3NvqV6FH/X9RrQvMWg/wAO5+KrXeY1B/h3fxlfvoFzU2jVi7m0V09plYa4lp8lDvzhAbDj7Ko7jjadii2q9xdPjc9BpdOfoMaqQZ8OU/F8lieSFkJC0uIza5Bvi+rH5j0Ek/2ZzA/9VWf66V5i0G//AIdz8U6m2dOoI0hIBjK3ODzzFI4lpWCJY9WxX7arMBnh+neRq+c5DjkKa7LaUlnabrFik45asiuB6EOUd38ZWvPMagn+7ufiq0pX0hEB7XOjCG9j8CVx6t8OxnZ7kamF5c8ASUuKshy3+EX656aGzeLZrkcxoaG4jFrBDCNgt7s6u3mPQj/d3PxTrjwNQR/d3T/9ytO1dPxq+WBY/rAtdY3A4mVuvOuqKnFFVzfIvnTdj4HWr+YtBP8Ad3PxVa7zFoP8O5+KrVRbq0GlGhFmrZjtjMpsfDSdax5i0EZ8nc/FVrzzIoX8M5+Kr99b/ED6mfRP3Mp6HWq8AEDhiPcgd9fX/EdKHA9BvfyZzGf+9VotToMekxUxIaCllJJAUok5ydAvuUqOIemk7PM//9k=" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.detiknews.com/trend/605/1/0/nii"&gt;Sources: Oknum Intelijen Lindungi Al Zaytun &amp;amp; Panji Gumilang&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  Majelis Ulama Indonesia (MUI) pernah meneliti bahwa pondok pesantren  Al Zaytun berhubungan dengan Negara Islam Indonesia (NII) dengan  tokohnya Panji Gumilang. Mengapa Al Zaytun dan Panji Gumilang selama ini  tak tersentuh? Diduga ada oknum intelijen yang membekingi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al Chaidar, mantan anggota NII dan penulis buku '&lt;em&gt;Sepak Terjang KW9 Abu Toto Syekh A.S. Panji Gumilang Menyelewengkan NKA-NII Pasca S.M. Kartosoewirjo&lt;/em&gt;' menduga ada oknum intelijen yang melindungi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ada  penelitian Depag, MUI, terhadap Al Zaytun, Panji Gumilang ini orang  dilindungi pemerintah kelihatannya, oknum-oknum intelijennya," jelas Al  Chaidar ketika ditanya tentang sosok Panji Gumilang yang misterius  ketika berbincang dengan &lt;strong&gt;detikcom&lt;/strong&gt;, Rabu (27/4/2011).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al  Chaidar pernah beberapa kali bertemu dengan Panji Gumilang. "Pernah  (beberapa kali), orangnya besar, gendut, mewah, banyak cincin-cincin,"  jelas Al Chaidar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia yang pernah masuk ke lingkaran dalam Ponpes  Al Zaytun ini membenarkan ada pendoktrinan tentang NII, seperti  mengkafirkan orang di luar Al Zaytun, boleh menipu dan mencuri.  Motifnya, tidak pernah benar-benar berniat untuk mendirikan negara  Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ya mengumpulkan harta itu, tidak pernah berniat untuk mendirikan negara Islam," jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Dari  harta yang dikumpulkan&lt;/span&gt; itu menurut Al Chaidar, &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;hanya 10 persen untuk Al  Zaytun. "90 persen untukl oknum-oknum intelijen,&lt;/span&gt;" jelas Al Chaidar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara menurut http://nii-alzaytun.blogspot.com disebutkan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Beberapa  bulan kemudian, sekitar akhir 1999, Kepala Badan Intelijen (BAKIN)  Letjen Purn ZA Maulani, pernah diminta melakukan negosiasi atas nama AS  Panji Gumilang (alias Abu Toto) untuk berhadapan dengan Al Chaidar,  misinya meminta Al Chaidar tidak usah menerbitkan buku tentang masa lalu  Abu Toto yang berkaitan dengan Al-Zaytun.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika  dikonfirmasi hal ini, Al Chaidar membenarkannya. "Benar itu, teman-teman  saya bilang  nggak usah pakai deal-deal, kalau nggak ditulis nanti  korban kemanusiaan yang semakin banyak, ditulis saja masih banyak  korban, apalagi tidak," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Petinggi TNI era Orba, Prabowo  Subiyanto, menyangkal NII KW 9 yang sering dikaitkan dengan Al Zaytun  adalah bentukan dan binaan intelijen. "Enggaklah, kita kan tahu  sejarahnya," kata Prabowo hari ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, Koordinator Al  Zaytun Kalimantan Selatan, A.S.E Iskandar menyatakan, pengaitan  lembaganya dengan NII dan isu Panji Gumilang adalah Presiden NII telah  sering kali muncul. Namun pihak Al Zaytun lebih memilih tidak  berkoar-koar membantah wacana dan isu tersebut. Sebab dia khawatir jika  selalu ada bantahan akan selalu ramai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya, anak-anak suka  belajar ke Pesantren Al Zaytun karena ponpes ini mempersiapkan  santrinya menjadi pemimpin. Banyak pejabat yang datang, sehingga santri  pun bisa melihat dan berdialog langsung dengan pejabat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;iframe title="YouTube video player" src="http://www.youtube.com/embed/V6a4v1_3fxQ" allowfullscreen="" width="480" frameborder="0" height="390"&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4825802436950344854-9125247879212039014?l=nii-alzaytun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/feeds/9125247879212039014/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4825802436950344854&amp;postID=9125247879212039014' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/9125247879212039014'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/9125247879212039014'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/2011/04/oknum-intelijen-lindungi-al-zaytun.html' title='Oknum Intelijen Lindungi Al Zaytun &amp; Panji Gumilangg'/><author><name>Aji Cemerlang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06308503481685773328</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://www.al-islam.org/gallery/photos/kabah11.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://img.youtube.com/vi/V6a4v1_3fxQ/default.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4825802436950344854.post-839601886401062718</id><published>2010-02-05T07:36:00.004+07:00</published><updated>2010-02-05T07:43:17.561+07:00</updated><title type='text'>NII  Al Zaytun on KasKus.us</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/S2tpOuLb2aI/AAAAAAAAAS8/_FSztDgRAZ8/s1600-h/Kaskus-logo.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 215px; height: 85px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/S2tpOuLb2aI/AAAAAAAAAS8/_FSztDgRAZ8/s320/Kaskus-logo.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5434553076987713954" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sources : &lt;a href="http://www.kaskus.us/showpost.php?p=164005735&amp;amp;postcount=77"&gt;Kaskuser&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Mau share pengalaman ghan, semoga membantu.. panjang bgt gpp ya hehe.. &lt;img src="http://www.kaskus.us/images/smilies/sumbangan/15.gif" alt="" title="Smilie" class="inlineimg" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asalkan waspada dan hati-hati serta tidak mudah percaya, insyaAllah gak akan terbodohi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu kira2 tahun 2004-an saya pernah ketemu dengan teman lama (sebutlah namanya "Rika &lt;betul..nama palsu=""&gt;" biar lebih gampang ceritanya) yang sebelumnya menelepon meminta saya untuk menjadi koresponden seputar film untuk majalah independen kawannya. Kami janjian di mc'd orion/rawamangun, disana saya ketemu Rika dan temennya... singkat kata saya diajak ke tempat orang (yang katanya) memiliki majalah tsb.. saya pergi dengan temennya Rika naik motornya dia, sedangkan Rika menyusul naik angkot, sebelumnya rika mengaku belum pernah ketemu apalagi kerumah orang ini sekalipun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya diajak naik motor muter2 kaya obat nyamuk sampe tiba di tengah jalan yang diapit sawah, trus muter2 jaauuuuh bgtt sampe masuk ke sebuah komplek perumahan dan berhenti di sebuah rumah. Disana udah ada rika, lagi duduk sambil minum teh sambil ngobrol2 sama 1 orang cowo. Hebat kan??? Jalanan rawa mangun tengah hari yang lumayan penuh, tapi dia (yg katanya belum pernah kesana) bisa sampe duluan naik angkot.. sedangkan saya yg naik motor dengan orang yang sudah biasa kesana bisa telaaaatt bgtt sampenya (saya tahu karena liat di gelas rika minuman dah mo abis) hawhaw saya udah merasa dibodohi tapi "diem aja dulu ah.. kepingin tau" kata saya dalam hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami ngobrol2 di teras depan seputar usaha bakmie yang dia dirikan dan telah memiliki banyak sekali cabang, serta relasi-relasinya yang menduduki banyak posisi penting di perusahan dan lain-lain, termasuk tawaran menggiurkannya yang bilang akan membantu promosi musik yg saya buat dan mainkan... Ditengah pembicaraan kami tiba² seorang cewe cantik sexy datang mengantar minuman untuk saya, anehnya itu cewe 'main mata' pas ngasih minuman... "wah ada yang aneh nih...dalam kondisi gw berandalan begini koq bisa di lirik cewe, cakep bgt pula" pikir saya saat itu yg merasa janggal karena jarang dilirik cw yg kurang cakep apalagi yg cakep bgt hahaha... Sampai akhirnya tiba2 topik pembicaraan kami menyangkut soal Al-Quran dan agama islam. "Kalo ngobrolin Al-Qur'an didalem aja yuk.. gak enak disini" kata si orang yang tidak mau menyebutkan namanya itu saat berkenalan berjabat tangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami masuk ke sebuah kamar ber-ac yang amat sangat tertutup rapat, sampai² jendela aja disemen. Kami berempat duduk di karpet menghadap white board panjang lebar, masing2 diberi 1 buah al-Quran terjemahan. Si orang itu (sebutlah namanya si "o'on" biar gampang ceritanya hehe). Si o'on menyuruh kita semua membuka dan membaca terjemahan ayat yang dia sebutkan.. kemudian memaksakan "isi" menurut tafsirannya sendiri kepada saya... tapi selalu terbantah, karena setap si o'on menyuruh saya membaca sebuah ayat, selalu saya baca dari 2-3 ayat sebelumnya dan 2-3 ayat setelahnya, dan tafsiran dia selalu berlawanan dengan ayat sebelumnya atau setelahnya, atau berlawanan dengan ayat dari surat lain yang ia sebutkan. Hal itu berlanjut hingga ia menggambar sebuah analogi untuk menerangkan bahwa "kita semua masih kafir", dan alhamdulillah Allah selalu memberikan saya fikiran untuk mengartikan analogi yg dia buat dengan sudut pandang yg berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mereka akan membodohi anda dengan kalimat ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;si O'on:&lt;/b&gt; "kita semua masih kafir, karena hidup dibawah aturan yg dibuat manusia UUD 1945 dan Pancasila.. bukan dibawah Al-Qur'an dan hukum Islam! Karena manusia dilarang membuat aturan apapun, yang mempunyai kuasa itu" hanya Allah".&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Saya:&lt;/b&gt; "Apakah Pancasila dibuat untuk menentang Hukum Al-Qur'an dan Islam, ataukah dibuat dengan mempertimbangkan penuh aturan-aturan yg ada dalam Islam?? Jika dibuat untuk menentang, bagian yg mana" Saya sebut sila 1 sampe ke 5 dan saya tanya bagian mana yang berlawanan dengan Islam?&lt;br /&gt;&lt;b&gt;si O'on:&lt;/b&gt; meneng bae.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Saya:&lt;/b&gt; "Jika memang manusia dilarang membuat peraturan apapun, ayat atau hadits apa yg menjadi dasarnya?"&lt;br /&gt;&lt;b&gt;si O'on:&lt;/b&gt; Meneng bae again.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Saya:&lt;/b&gt; "Bagaimana dengan Fiqh?"&lt;br /&gt;&lt;b&gt;si O'on:&lt;/b&gt; meneng as always.&lt;br /&gt;*Orang yang tadinya mengaku sudah katam dalam mempelajari Al-Quran dan bersikap seperti seorang ustadz yang kepenuhan ilmu² Islam, ternyata gak tau apa-apa soal Agama yang mulia ini. Inilah kawan... Ayat yang mereka pakai itu selalu ayat2 yang sama, yang juga dulu dipake untuk membodohi mereka dan kebanyakan dari mereka tidak tahu apa-apa soal Islam.. kecuali dari "combat kit" yang sudah dirancang oleh atasannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian mereka akan berusaha membodohi anda dengan analogi² gambar..&lt;br /&gt;Berikut analoginya (mungkin perlu diwaspadai):&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Si O'on (sambil gambar)&lt;/b&gt;: "negara indonesia itu ibarat sebuah tong sampah yang kotor, dan orang beriman itu ibarat apel yang terbungkus dengan rapat didalam tong sampah tersebut. Walaupun tertutup rapat, namun kita sebut apa apel tsb? sampah!"&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Saya (pinjem spidolnya)&lt;/b&gt;:"Okeh mas kita pake analoginya.. sekarang kita ganti apel/orang beriman tersebut dengan berlian yang sama sekali tidak tertutup rapat. Walaupun berlian itu ada di dalam tong sampah, tercampur dengan sampah, terkena kotoran-kotoran.. masih berupa berlian tidak? ataukah kita juga akan menyebut berlian tersebut adalah sampah dan kita menjadi jijik karenanya?? Tidak khan?! Itu saja dari penglihatan kita yang terbatas, apalagi dari Allah yang Maha Tahu dan Maha Melihat siapa saja hamba-Nya yg beiman!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan banyak sekali hal yang kami debatkan...mereka akan memutar logika anda agar sehingga pada akhirnya ada akan berkata "oh iya yah.. bener juga". Tidak berhenti berfikir dan memohon perlindungan-Nya adalah kunci agar tidak tersesat.&lt;br /&gt;Oh iya.. ditengah diskusi kami itu, saya sempat minta izin ke kamar mandi dan saya melihat dari pintu yang terbuka sedikit, sebuah ruangan dengan meja panjang dan banyak orang laki² dan perempuan duduk disitu. Mereka tidak pernah keluar ruangan sejak awal saya datang. "Wah dikeroyok ni gw" pikir saya saat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si o'on yang tadinya ramah, sekarang emosi, mukanya selalu merah memukul-mukul spidol ke lantai setiap saya debat dengannya. Saya yang juga sudah terlanjur emosi dan membuat dia terlihat sangat marah dan tersinggung saat saya bilang &lt;i&gt;"Ga usah pake analogi²an segala buat ngebodohin gw, sini spidolnya gw bikinin lo analogi"&lt;/i&gt;. Akhirnya wajah emosinya berubah menjadi wajah bingung saat saya tanya tentang tujuan awal saya datang kesini: KORESPONDEN FILM yang sejak awal tidak pernah disinggung sama sekali. Tadinya saya pikir saya tidak akan keluar hidup² dari situ, tapi saat itu tekad jihad sudah bulat, jadi saya pindah tempat duduk disebelah si o'on, siap2 nyandera dia kalo ada apa-apa hahaha..&lt;br /&gt;Alhamdulillah saya berhasil keluar dengan dalih sudah punya janji dengan orang lain, dan si o'on sebagai orang yang mengerti Islam pasti mengetahui apa arti "janji" didalam Islam, kata saya padanya. Hujan lebat saya keluar dari situ ke pangkalan ojek (ternyata saya ada di kali malang) dan saya laporkan sama mereka kalo di rumah itu ada aliran sesat hahaha... trus pulang deh.&lt;br /&gt;Si Rika dan kawannya? mereka adalah pengikut si o'on.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak lama setelah itu, ex.GF saya juga mengalami hal tersebut, dikenalkan dengan orang di Kalibata mall oleh seorang teman, singkat cerita dibawa dengan mata tertutup didalam mobil kijang ke daerah utan kayu jakarta, tapi akhirnya tidak terjerumus, dia menghilang untuk beberapa hari, ngumpet. Saat saya telp no.kawannya itu, sudah tidak aktif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga dapat membantu untuk lebih waspada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/betul..nama&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4825802436950344854-839601886401062718?l=nii-alzaytun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/feeds/839601886401062718/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4825802436950344854&amp;postID=839601886401062718' title='26 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/839601886401062718'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/839601886401062718'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/2010/02/nii-on-kaskusus.html' title='NII  Al Zaytun on KasKus.us'/><author><name>Aji Cemerlang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06308503481685773328</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://www.al-islam.org/gallery/photos/kabah11.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/S2tpOuLb2aI/AAAAAAAAAS8/_FSztDgRAZ8/s72-c/Kaskus-logo.gif' height='72' width='72'/><thr:total>26</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4825802436950344854.post-7296440705413637343</id><published>2009-11-11T21:32:00.006+07:00</published><updated>2009-11-11T21:40:59.824+07:00</updated><title type='text'>Mahasiswa NII MAZ Calon Pengangguran</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/SYlc_CDycFI/AAAAAAAAAQA/OQMP-92VuQc/s320/Mahad+Alzaytun.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 208px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/SYlc_CDycFI/AAAAAAAAAQA/OQMP-92VuQc/s320/Mahad+Alzaytun.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sources: &lt;a href="http://582678.myshoutbox.com/"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Annisa &lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk yang mau menyekolahkan anaknya di MAZ sebaiknya di pikir dahulu,universtas MAZ belum terdaftar dan terkakreditasi jadi belum bisa meluluskan mahasiswanya, jangan sampai seperti saya, harusnya sy diwisuda tahun ini, tapi menunggu th 2014.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jika saya mau sekolah lagi/kerja apakah harus menunggu sampai tahun 2014 ??? janji manis di awal hanya janji angin surga, pikir ulang mau kuliah di MAZ, sedikit2 pasti duit eh pas mau lulus katanya tunggu 2014 ijazahnya baru bisa keluar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---&lt;br /&gt;&lt;script&gt;delmake('MTI1LjE2MS41OC42OA==','1257949842');&lt;/script&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4825802436950344854-7296440705413637343?l=nii-alzaytun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/feeds/7296440705413637343/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4825802436950344854&amp;postID=7296440705413637343' title='7 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/7296440705413637343'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/7296440705413637343'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/2009/11/mahsiswa-maz-calon-pengangguran.html' title='Mahasiswa NII MAZ Calon Pengangguran'/><author><name>Aji Cemerlang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06308503481685773328</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://www.al-islam.org/gallery/photos/kabah11.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/SYlc_CDycFI/AAAAAAAAAQA/OQMP-92VuQc/s72-c/Mahad+Alzaytun.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4825802436950344854.post-6817482922034279842</id><published>2009-08-12T06:38:00.002+07:00</published><updated>2009-08-12T06:47:54.382+07:00</updated><title type='text'>Petinggi NII Zaytun Di Malaysia di Tangkap</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/SoHnHYZaZdI/AAAAAAAAASk/uoIaC2heONg/s1600-h/img_2703.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 214px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/SoHnHYZaZdI/AAAAAAAAASk/uoIaC2heONg/s320/img_2703.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5368826344796480978" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 153);"&gt;&lt;strong&gt;Penggrebekan NII Alzaytun di Malaysia&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 153);"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 153);"&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;had, tanggal 9 Ogos 2009.&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Satu Operasi mengempur buyut Gerakan Pemuda Kahfi a.k.a NII Wilayah Malaya telah dijalankan pada pagi ini. Operasi secara bersama oleh pihak Jabatan Agama dan pihak Polis Diraja Malaysia tersebut bermula jam 11.30 pagi di&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;&lt;strong&gt;Pusat Komersial Taman Oakland, Seremban 2, Negeri Sembilan.&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;strong&gt;Hasil pemerhatian pihak &lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;KAWAN bersama Suarajagat yang turut berada di lokasi kejadian&lt;/span&gt; &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;mendapati seramai kira-kira 20 orang telah ditangkap termasuk 4 orang Pemimpin mereka. Manakala 16 yang lain adalah 2 orang penjaga pintu atau dikenali sebagai malaikat dan 14 orang pengikut yang sedang mengikuti majlis MH2 iaitu program yang dilaksanakan sebelum mereka dibawa ke Maahad al-Zaytun di Indramayu, Indonesia.&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; &lt;a href="http://suarajagat.wordpress.com/2009/08/09/buyut-terbakar/" target="_blank"&gt;baca selanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;______________________________________________________________&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pemerintah Malaysia Tidak Mengakui Lulusan Mahad Alzaytun&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;PUTRAJAYA – Kerajaan tidak mengiktiraf kelulusan yang diperoleh oleh pelajar &lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;&lt;strong&gt;Pesantren Al-Zaytun&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; di Indramayu, Jawa Barat, Indonesia kerana&lt;strong&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;didapati mempunyai unsur-unsur ajaran sesat seperti yang dibawa oleh kumpulan Al-Arqam yang diharamkan.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;!--STORY--&gt;Menteri Di Jabatan Perdana Menteri, Datuk Abdul Hamid Zainal Abidin hari ini berkata kajian yang dijalankan oleh Jabatan Kemajuan Islam Malaysia (Jakim) mendapati terdapat beberapa keraguan terhadap perjalanan Ma’ahad Al-Zaytun daripada segi kurikulum pelajaran dan juga kegiatan pelajar. &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;“Unsur-unsur seperti yang terdapat dalam ajaran sesat Al-Arqam itu ada (dalam kurikulum) seperti pemujaan dan sebagainya,” katanya dalam sidang media di kementeriannya di sini.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Beliau berkata ekoran itu, Yayasan Ma’ahad Asas Al-Zaytun di Shah Alam telah diarahkan supaya menghentikan operasi mengambil pelajar Malaysia untuk dihantar ke Ma’ahad Al-Zaytun di Indramayu. &lt;a href="http://suarajagat.wordpress.com/2009/08/04/tak-iktiraf-al-zaytun/" target="_blank"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;baca selanjutnya ..&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://suarajagat.wordpress.com/2009/08/04/tak-iktiraf-al-zaytun/" target="_blank"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;______________________________________________________________&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/SoIB7htuIEI/AAAAAAAAASs/R3LjRtkTBcQ/s1600-h/img_2676.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 214px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/SoIB7htuIEI/AAAAAAAAASs/R3LjRtkTBcQ/s320/img_2676.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5368855827953098818" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Hasil dari Infaq Uang Ummat buat Beli BMW&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Selepas berakhirnya operasi penangkapan umat NII Wilayah Malaya ahad lalu, semua pimpinan dan pengikut yang ditangkap telah di tahan reman oleh pihak berkuasa di Seremban. Mereka telah dibawa ke mahkamah syariah pada petang isnin atas kesalahan mengajar tanpa tauliah dan penahanan mereka tetap diteruskan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Kejayaan pihak berkuasa melaksanakan operasi tersebut telah mendapat liputan meluas dari pihak media di seluruh negara. Dari pemerhatian SJ, peristiwa ini memberi tamparan kepada NII di Malaysia dan Indonesia. Dalam pada itu posting terbaru di blog &lt;span style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;&lt;a href="http://nii-alzaytun.blogspot.com/2009/08/noordin-m-top-dan-nii.html" target="_blank"&gt;&lt;strong&gt;nii-alzatun&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; cuba mengaitkan dengan isu keganasan serantau. SJ tidak akan mengulas tentang isu ini.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Walaubagaimanapun, SJ yakin..pastinya ramai yang ingin melihat kereta mewah yang dimiliki oleh pemimpin NII yang ditangkap sebagaimana tersiar dalam laporan media massa.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Oleh yang demikian, untuk tidak menghampakan para pembaca dan follower blog ini, SJ memaparkan gambar kereta mewah tersebut utk pengetahuan umum. Nombor pendaftaran kenderaan adalah dirahsiakan. &lt;a href="http://suarajagat.wordpress.com/2009/08/12/kereta-abi/" target="_blank"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Gambar Lengkapnya silahkan click disini ..&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4825802436950344854-6817482922034279842?l=nii-alzaytun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/feeds/6817482922034279842/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4825802436950344854&amp;postID=6817482922034279842' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/6817482922034279842'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/6817482922034279842'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/2009/08/petinggi-nii-zaytun-di-malaysia-di.html' title='Petinggi NII Zaytun Di Malaysia di Tangkap'/><author><name>Aji Cemerlang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06308503481685773328</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://www.al-islam.org/gallery/photos/kabah11.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/SoHnHYZaZdI/AAAAAAAAASk/uoIaC2heONg/s72-c/img_2703.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4825802436950344854.post-5149638774171134328</id><published>2009-08-11T18:40:00.000+07:00</published><updated>2009-08-12T04:51:37.802+07:00</updated><title type='text'>Video NII KW9 Mahad Al-Zaytun</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Telusur NII KW9 by TV-One&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;object height="344" width="425"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/qN2PNdSHp0o&amp;amp;hl=en&amp;amp;fs=1&amp;amp;"&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/qN2PNdSHp0o&amp;amp;hl=en&amp;amp;fs=1&amp;amp;" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" height="344" width="425"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;object height="344" width="425"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/j8ZSIvYddKA&amp;amp;hl=en&amp;amp;fs=1&amp;amp;"&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/j8ZSIvYddKA&amp;amp;hl=en&amp;amp;fs=1&amp;amp;" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" height="344" width="425"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;object height="344" width="425"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/HK9dQgDDYsU&amp;amp;hl=en&amp;amp;fs=1&amp;amp;"&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/HK9dQgDDYsU&amp;amp;hl=en&amp;amp;fs=1&amp;amp;" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" height="344" width="425"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;object height="344" width="425"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/YQogIFCdZZ8&amp;amp;hl=en&amp;amp;fs=1&amp;amp;"&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/YQogIFCdZZ8&amp;amp;hl=en&amp;amp;fs=1&amp;amp;" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" height="344" width="425"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;object height="344" width="425"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/yLiZH2j2JV0&amp;amp;hl=en&amp;amp;fs=1&amp;amp;"&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/yLiZH2j2JV0&amp;amp;hl=en&amp;amp;fs=1&amp;amp;" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" height="344" width="425"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Metro-TV&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;object height="344" width="425"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/FJZDzfBfOpI&amp;amp;hl=en&amp;amp;fs=1&amp;amp;"&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/FJZDzfBfOpI&amp;amp;hl=en&amp;amp;fs=1&amp;amp;" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" height="344" width="425"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;object height="344" width="425"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/FAmCx1c0w7k&amp;amp;hl=en&amp;amp;fs=1&amp;amp;"&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/FAmCx1c0w7k&amp;amp;hl=en&amp;amp;fs=1&amp;amp;" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" height="344" width="425"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;object height="344" width="425"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/lXoOi5qdk2s&amp;amp;hl=en&amp;amp;fs=1&amp;amp;"&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/lXoOi5qdk2s&amp;amp;hl=en&amp;amp;fs=1&amp;amp;" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" height="344" width="425"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4825802436950344854-5149638774171134328?l=nii-alzaytun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/feeds/5149638774171134328/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4825802436950344854&amp;postID=5149638774171134328' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/5149638774171134328'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/5149638774171134328'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/2009/06/video-nii-kw9-mahad-al-zaytun.html' title='Video NII KW9 Mahad Al-Zaytun'/><author><name>Aji Cemerlang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06308503481685773328</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://www.al-islam.org/gallery/photos/kabah11.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4825802436950344854.post-2715277667987661183</id><published>2009-08-10T06:29:00.004+07:00</published><updated>2009-08-10T06:35:27.729+07:00</updated><title type='text'>Noordin M. Top dan NII</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_3O8mM_9ts08/SnOw-MmXT-I/AAAAAAAAAEM/k5nY6R5Bje4/s320/Foto+ARTIS+BEKEN+NOORDIN+M+TOP.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 302px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_3O8mM_9ts08/SnOw-MmXT-I/AAAAAAAAAEM/k5nY6R5Bje4/s320/Foto+ARTIS+BEKEN+NOORDIN+M+TOP.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Sources : &lt;a href="http://www.kompas.com/lipsus072009/ledakanmegakuninganread/2009/08/09/12245739/Pengamat.Jaringan.Bermetamorfosis.Noordin.Harus.Hidup"&gt;kompas.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;JAKARTA, KOMPAS.com&lt;/strong&gt; — Jaringan Noordin M Top bermetamorfosis seusai ledakan bom di Hotel JW Marriott pertama. Noordin tidak lagi merekrut "pengantin" dari Jamaah Islamiyah (JI). Sayap militer jaringan Noordin bergerilya hingga akhirnya memiliki jejaring baru. Salah satunya kelompok bawah tanah, Negara Islam Indonesia (NII).&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;"Metamorfosis dapat dilihat dari pola rekrutmen. Lima tahun lalu Noordin sudah kesulitan  merekrut "pengantin" dari JI. Lalu mereka melakukan rekrutmen di NII. Dogma atau doktrin  mereka ingin menyerang kepentingan asing di Indonesia sudah tidak cukup lagi. Jika yang di Jatiasih benar, nyata mereka memiliki tujuan lain. Sasaran mereka ingin menghancurkan simbol Indonesia, yaitu RI-1," ujar pengamat intelijen dan militer dari Universitas Indonesia, Andi Widjajanto, ketika dihubungi &lt;strong&gt;Kompas.com&lt;/strong&gt;, Minggu (9/8).&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Menurut Andi, jaringan NII yang telah dimasuki Noordin ini tersebar di Jawa Barat dan Jawa Tengah.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Mutasi ini juga terlihat dari sikap JI saat jaringan Noordin melakukan aksi pengeboman. Sikap JI melunak dengan memberikan pernyataan, mengutuk aksi tersebut. Pernyataan itu pun, lanjutnya, disampaikan secara terbuka.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Oleh karena itu, Andi menyarankan agar Noordin M Top ditangkap dalam keadaan hidup. Jika Noordin ditangkap dalam keadaan hidup, polisi diharapkan mendapat keterangan siapa orang pada level satu dan dua jaringannya, termasuk pimpinan NII. Meski dia tahu, Noordin tidak akan membiarkan dirinya ditangkap dalam keadaan hidup. Sebagaimana diketahui, Noordin dikenal sebagai orang yang selalu membawa rompi bom ke mana pun dia berada.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sebelumnya, Andi menilai, teroris yang tertembak tim Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri di Temanggung, Jawa Tengah, Sabtu (8/8) lalu, bukan Noordin M Top. Menurut dia, janggal jika Noordin berada di rumah itu sendirian.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Mari kita berantas bibit-bibit makar pembuat resah di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4825802436950344854-2715277667987661183?l=nii-alzaytun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/feeds/2715277667987661183/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4825802436950344854&amp;postID=2715277667987661183' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/2715277667987661183'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/2715277667987661183'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/2009/08/noordin-m-top-dan-nii.html' title='Noordin M. Top dan NII'/><author><name>Aji Cemerlang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06308503481685773328</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://www.al-islam.org/gallery/photos/kabah11.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_3O8mM_9ts08/SnOw-MmXT-I/AAAAAAAAAEM/k5nY6R5Bje4/s72-c/Foto+ARTIS+BEKEN+NOORDIN+M+TOP.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4825802436950344854.post-530995577345286959</id><published>2009-07-23T13:31:00.009+07:00</published><updated>2009-07-23T13:53:57.426+07:00</updated><title type='text'>Kisah Nyata Ummat NII Zaytun</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/SmgHBkViO5I/AAAAAAAAASc/2eExunD5OVQ/s1600-h/doa.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 231px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/SmgHBkViO5I/AAAAAAAAASc/2eExunD5OVQ/s320/doa.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5361543079899839378" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SOURCES : &lt;/span&gt;&lt;a style="font-weight: bold;" href="http://niikw9.blogspot.com/2009/07/pernikahan-semu-nii-kw-9.html" target="_blank"&gt;Pernikahan Semu ala NII Zaytun&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Pak Agus (tomi.barock[at]gmail.com) berbagi kesan setelah membaca cerita saya saat di  kw9 &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(&lt;/span&gt;&lt;a style="font-weight: bold;" href="http://niikw9.blogspot.com/2009/02/pengalamanku-di-nii-kw9.html" target="_blank"&gt;Pengalamanku-di-NII-KW9&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;)&lt;/span&gt;, berikut ini komentar beliau :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pak Agus :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba kita pahami bahwa agama bukanlah suatu sistim. Tapi agama adalah pedoman hidup baik  di dunia maupun akhirat. Sungguh sangat picik kaau agama hanya merupakan suatu alat yang dipergunakan untuk kepentingan dunia kekuasaan apa lagi nafsu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba kita berfikir rasional dan logis. Solat tdk hanya dilakukan tapi didirikan karena solat merupakan tiang agama semangat solat adalah semangat persatuan kalau solatnya rusak tiangnya roboh persatuanya hancur mana mungkin oarang yang solatnya rusak bisa mengokohkan agama menjalin persatuan dan kesatuan. Jadi negara macam apa yang mau di bangun nii syareat islam lawong orangnya aja islamnya nggak ngerti banget sama syareat islam kok mau mendirikan islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indonesia tercinta ini tdk melarang orang islam beribadah bersodakoh menjalankan syareat - syareat islam asal sesuai Qur'an dan hadis kenapa repot repot mendirikan negara islam. Ingat bangsa indonesia tidak dzalim terhadap pemeluk islam, saya santri dari kecil dan saya tdk pernah dilarang polisi solat bersodakoh zakat infaq serta berperilaku islami. kalau diluar nii kafir , kenapa mereka makan minum berlindung bekerja tidur dan mati bersama orang kafir, bukan munafiq itu namanya. orang yang belajar agama islam mendalami dan menhayati serta mengamalkanya pasti kehidupannya tenang, Rezekinya lancar lalu garansi macam apa yang diberikan NIIz kepada pengikutnya: stres, kurang gizi, karier hancur, anak durhaka &amp;amp; pemberontak, otak tdk waras mungkin itu yang akan di dapat. saya menemukan calon istri saya dulu dalam kondisi amburadul kehidupan bebas sex bebas tanpa pegangan dan tujuan itulah produk nii. Aancaman setelah keluar adalah omong besar sombong batang hidungnya aja nggak pernah terlihat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Istri Pak Agus, juga berbagi cerita selama di nii kw 9, semoga menyadarkan sahabat-sahabat putri yang masih di lingkaran nii kw 9.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Istri Pak Agus&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebut saja nama saya safira. Insya alloh karena ketaatan dan rasa  hormat saya pada suami.bapak .juga guru saya sebut saja mas tomi  (baca:agus) maka saya menulis sekelumit kisah hidup saya yang terlalu pahit untuk di  'kenang'. Saat ini saya belum bisa cerita detail karena sedang menemani suami mengerjakan proyek yang kami berharap akan bermanfaat dunia achirat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya masuk nii th1999 hanya kurang lebih satu tahun tapi saya banyak  kehilangan harta benda,kehormatan ( karena keperawanan saya direnggut) oleh perkawinan ala nii yang sekarang saya pahami tidak halal. setelah peristiwa itu saya keluar diam - diam dari nii. teror melalui sms telpon bahkan telpon kantor dimana saya bekerja selalu datang dari orang yang telah merenggut kegadisan saya yang merasa jadi suami saya di nii.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di tempat saya bekerja saya mempunyai seorang pimpinan orangnya biasa biasa saja sederhana. ramah bersahaja tapi pandanganya sangat tajam. suatu saat saya dipanggil diruanganya. aku takut bukan kepalang karena tiga hari kemarin tdk masuk ( saya pergi ke surabaya menemui orang yg mengaku suami saya di nii ) padahal kantor sangat membutuhkan saya saat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" saudara tau kesalahan yang telah kamu lakukan " "iya pak saya tdk masuk kemarin " dengan menggebrak meja beliau berdiri sambil memandang saya seakan akan mau di terkamnya " kesalahan kamu bukan tdk masuk tapi sesuatu yang kamu sembunyikan itu menyakitkan semua orang " bergetar jiwa ini lumpuh tak sanggup aku berdiri pak tomy seakan akan tahu semua persoalan yang saya alami " sudahlah ceritakan semuanya yang jadi persoalan kamu insya alloh aku akan membantu" pak tomy berkata dengan lembut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya tdk tahu kekuatan apa yang membuat aku bercerita semuanya pada pak tomy tentang sebuah rahasia gesar yang selama ini jadi bebanku. setelah mendengar ceritaku pak tomy malah menangis di mukanya tampak seperti tersimpan seribu dendam dan kemarahan. karena setelah nii aku malah jadi piala nergilir jadi pemuas nafsu seorang laki laki bejat yang katanya mau memperistri aku. keesokan harinya pak tomy memanggil aku keruanganya aku di tanya adkah&lt;br /&gt;aku berkeinginan bertobat dan kembali kejalan yang benar. saat itu saya menangis dan sampai sekarang saya sering menangis di atas sajadahku. " tentu pak " "kalau begitu besok aku melamarmu dan menikahimu " bagai petir di siang hari aku mendengarnya.&lt;br /&gt;( SAMBUNGANYA MENYUSUL MAS SUAMI AKU NAGAJAK SOLAT MALAM TRIMS )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Email di hari berikutnya :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pak tomi yang dimata saya saya sangat hormati.tidak banyak bicara pandanganya tajam banyak gadis ingin dipersuntingnya.bahkan sekretarisnya yang sangat cantik luar biasa mati matian mendekatinya tidak pernah banyak pernah berharap jadi pacarnyapun hanya impian belaka, sekarang malah meminang saya aduh rasanya terlalu tidak pantas buatku,belum lagi kalau dia tau aku ini telah ternoda dengan perkawianan semu di nii apa jadinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4825802436950344854-530995577345286959?l=nii-alzaytun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/feeds/530995577345286959/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4825802436950344854&amp;postID=530995577345286959' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/530995577345286959'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/530995577345286959'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/2009/07/kisah-nyata-ummat-nii-zaytun.html' title='Kisah Nyata Ummat NII Zaytun'/><author><name>Aji Cemerlang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06308503481685773328</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://www.al-islam.org/gallery/photos/kabah11.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/SmgHBkViO5I/AAAAAAAAASc/2eExunD5OVQ/s72-c/doa.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4825802436950344854.post-8419645577918378829</id><published>2009-07-18T06:32:00.003+07:00</published><updated>2009-07-23T13:18:03.591+07:00</updated><title type='text'>Tuhan-nya NII Zaitun Bisa Disogok Dengan Duit</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.nii-crisis-center.com/archives/membiarkan-nii-kw9-faksi-alzaytun-sama-dengan-melestarikan-kedzaliman.htm#comments"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 278px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/SmD8s_U-cbI/AAAAAAAAASM/aNbzTZ4LcZY/s320/enlightenment.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5359561406414746034" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Asalamualaikum mas,&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sesuai janji saya via telp, maka saya akan coba menceritakan bagaimana awal-nya saya bisa mengikuti “kegiatan” ini sampai pada akhirnya saya memutuskan untuk keluar.&lt;br /&gt;(sengaja saya memeberi judul yang “agak” cengengesan untuk memberi kesan bahwa terlibat didalam NII sama sekali tidak membuat saya “downgrade” dalam pemahan saya sebagai seorang muslim, namun disitu ada banyak pembelajaran dalam ber Islam) tulisan ini akan saya buat seringkas mungkin, dan bila ada yang ingin bersilaturahmi saya dengan senang hati menerima.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Pada awal saya kuliah di Teknik Mesin-Trisakti tahun 1992 saya termasuk mahasiswa yang haus akan jatidiri kemusliman saya, mulai dari mengikuti pengajian di mushola kampus hingga buku-buku Islam lahap saya telan.&lt;br /&gt;Hingga pada akhirnya saya diajak oleh teman sekelas untuk mengikuti “pengajian” tersebut. Jujur yang membuat saya senang adalah gaya “pemberontak” nya yang memang menjadi ciri khas (ini menjadi selling point untuk sebagian besar anak muda).&lt;br /&gt;Tidak banyak waktu untuk kemudian saya di bai’at (baca:hijrah)&lt;br /&gt;Keinginan saya untuk tetap menjadi “warga biasa” tidak dikabulkan, saya kemudian menjadi mas’ul dari jabatan: Aksam hingga Rokib di jajaran 93911 (kw9-jaksel-keb.lama-sukabumi utara-desa1) dari tahun 1992-1995 atau 1996 saya lupa&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Bohong terhadap orang tua, keluarga besar-tidak kuliah selama 1 tahun-tidak sholat-puasa dengan aturan sendiri-dan masih banyak dosa-dosa yang tidak mungkin cukup ditulis disini&lt;br /&gt;Sudah berjuta-juta uang yang mengalir entah kemana,. Bahkan teman saya hampir mati dibakar massa ketika mencoba untuk mencuri sepeda motor.&lt;br /&gt;Kalau dosa kriminal saya cukup mencuri barang-barang tetangga yang tengah kebakaran, walau akhirnya tidak berhasil membawa barang jarahan dikarenakan tidak ada lagi yang bisa dicuri ……… heheheheheheh gokil ya ????&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Kalau masalah ini ditanyakan kepada mereka: jawabannya… itu kan oknum… !!!!!! itu dulu sekarang kami mewajibkan sholat ……. dan seterusnya…… heheheheheh, jawaban yang hampir pasti dapat segera disanggah&lt;br /&gt;Memang siapa yang mewajibkan sholat ? wow….&lt;br /&gt;Oknum ?? Saya berani bertatap muka dengan mereka untuk jawaban ini&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Ada cerita yang lucu, ketika ada teman saya yang berzinah dengan enteng dibayar dengan sejumlah rupiah untuk membayar “dosa” perbuatan tersebut&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Enak ya ??? Saya mau nih …… jiakakakakakakakakakakakak&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-weight: bold;"&gt;EEDDDAAANNNN .. !!!!&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;bla,bla,bla&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Saya memutuskan keluar dikarenakan:&lt;br /&gt;1. Mudabir (komandan) saya tidak kerja, jadi murni saya yang merekrut dan mencari uang (capek juga bro..)&lt;br /&gt;2. Kehendak Allah SWT, ini yang saya yakini dan Alhamdulillah untuk itu&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sampai sekarang saya kadang masih bertukar halo dalam telepon dan ber facebook ria. Mau mengembalikan saya lagi kejalan yang benar katanya… !!!! hehehehe, just try me bro and you’ll die&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Menurut teman saya yang masih “didalam”, ada semacam ordinat dalam NII yang bergerak menghimpun ex-NII untuk diajak kembali, dengan cara yang lebih “Islami”, saya sering berdiskusi dengan-nya&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Mungkin itu dulu, jika ada silaturahmi untuk urusan yang beginian, hayuukkk aja&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Subhanaka allahuma wabihamdika asyhadualailahailla anta astafiruka wa’atubu ilaih&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;wasalamualaikum, wr wb&lt;br /&gt;muh.fanda&lt;br /&gt;0817-9940232&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sources :&lt;a href="http://www.nii-crisis-center.com/archives/membiarkan-nii-kw9-faksi-alzaytun-sama-dengan-melestarikan-kedzaliman.htm#comment-1074"&gt; M. Fanda &lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;NB: tambahan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;TIPS KELUAR DARI JERATAN NIIZ / NII KW9&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;T&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a style="font-weight: bold;" href="http://nii-alzaytun.blogspot.com/2007/05/tips-keluar-dari-nii-riasah-ix-kw9.html" target="_blank"&gt;ips-keluar-dari-nii-riasah-ix-kw9&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;"&gt;===&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4825802436950344854-8419645577918378829?l=nii-alzaytun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/feeds/8419645577918378829/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4825802436950344854&amp;postID=8419645577918378829' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/8419645577918378829'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/8419645577918378829'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/2009/07/tuhan-nya-nii-zaitun-bisa-disogok.html' title='Tuhan-nya NII Zaitun Bisa Disogok Dengan Duit'/><author><name>Aji Cemerlang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06308503481685773328</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://www.al-islam.org/gallery/photos/kabah11.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/SmD8s_U-cbI/AAAAAAAAASM/aNbzTZ4LcZY/s72-c/enlightenment.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4825802436950344854.post-4993964664204346229</id><published>2009-07-09T08:13:00.001+07:00</published><updated>2009-07-09T18:19:16.453+07:00</updated><title type='text'>Nasib Anak Aparat di NII Zaytun</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/SlXRZYord7I/AAAAAAAAASE/b9mFFHXaMyo/s1600-h/sad.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 207px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/SlXRZYord7I/AAAAAAAAASE/b9mFFHXaMyo/s320/sad.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5356417565867079602" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sungguh menyedihkan memang nasib aparat – aparat teritorial baik yang sebagai mas’ul musa, ibrahin dan sholeh. Bagaimana tidak, jika ternyata kesedihan dan kepedihannya juga harus dirasakan juga oleh anak – anaknya yang hendak mau melanjutkan sekolah menjadi santri di Al Zaytun. Perjuanganan dan pengorbanan orangtuanya yang sebagai aparat teritorial tetap tidak membuat hati, perasaan AS Panji Gumilang sedikitpun bergeming untuk memperhatikan mereka ketika mencoba untuk menjadi santri. Padahal AS Panji Gumilang, melalui aparat – aparat dibawahnya bahwa orang – orang dalamlah yang akan diprioritaskan terlebih dahulu untuk menjadi santri di Ma’had Al-Zaytun, disamping karena latar belakang sebagai ujung tombak pencari dana dan jama’ah, juga memang karena sebelumnya bahwa anak – anak dari aparat – aparat territorial tersebut telah mengikuti iuran program TPA [ tabungan pendidikan anak ] tiap bulan, yang memang telah diprogramkan dan digariskan dari atas. Dan statement – statement dari AS Panji Gumilang dan pimpinan – pimpinan lainnya, yang menyatakan bahwa anak – anak orang dalam itu gratis [ tanpa beaya ] bila mengikuti pendidikan di Ma’had Al-Zaytun. Tapi itu cerita dulu, sebelum Al Zaytun begitu pesat perkembangannya. Ini kentara benar ketika Al-Zaytun sukses pada penerimaan perdana calon – calon santri, namun setelah yang kedua, ketiga dan seterusnya dan seterusnya pada setiap penerimaan santri, jauh panggang dari api.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang karena orangtuanya yang telah habis – habisan demi untuk NII KW IX Abu Toto, dan persepsi bahwa orangtuanya sebagai aparat teritorial, maka otomatis pula anaknya yang akan jadi calon santri tak perlu repot – repot lagi akan beayanya, karena informasi demikian yang diperoleh dari atasannya begitu, sehingga berangkat ke Al-Zaytun tanpa uang yang jauh dari memadai, katakanlah hanya cukup untuk jajan sehari , ya bagaimana orangtuanya punya duit darimana untuk membayar secara cash biaya pendaftaran dan beaya pendidikan yang berpuluh juta lebih itu. Dan ternyata dugaannya benar ketika pas pelaksanaan pendaftaran calon – calon santri, dan si calon santri itu bingung saat ditanyakan mana uangnya untuk disetor ke Bank Akhirnya si calon santri anak territorial itu sedih, menangis dan bingung harus berbuat bagaimana. Pada saat yang demikian ada seorang muadhof yang melihat anak tersebut, lalu didekatinya kemudian ditanyakan,’’ ada apa nak kok menangis disIni,’’ habis bagaimana bi [ singkatan panggilan Abi yang artinya Bapak/ Pak ] , saya kesini tidak diberi uang yang cukup, kecuali uang sedikit untuk beli aqua dan roti beberapa hari saja dan saya tidak ada uang untuk beaya yang harus disetorkan, itupun saya sudah tidak makan dari kemarin, kecuali aqua semata,’’ begitu cerita anak tersebut memelas. Mendengar cerita tersebut si muadhof lantas membawa anak tersebut untuk diajak memakan jatah makannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai disini terus ada pertanyaan lalu bagaimana anak – anaknya muadhof yang disini yang mau menjadi calon santri Al Zaytun, tentu pasti diterima sekalipun dengan potongan – potongan gajinya tiap bulan, jika tidak diterima anak – anaknya muadhof maka akibatnya akan fatal bagi AS Panji Gumilang dan Al-Zaytun sendiri karena nanti dampaknya muadhof bisa mogok kerja dan demo sehingga mengganggu kelancaran pembangunan sarana dan prasarana di Ma’had Al Zaytun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sources : &lt;a href="http://nii-crisis-center.com/"&gt;ncc&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4825802436950344854-4993964664204346229?l=nii-alzaytun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/feeds/4993964664204346229/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4825802436950344854&amp;postID=4993964664204346229' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/4993964664204346229'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/4993964664204346229'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/2009/07/nasib-anak-aparat-di-nii-zaytun.html' title='Nasib Anak Aparat di NII Zaytun'/><author><name>Aji Cemerlang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06308503481685773328</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://www.al-islam.org/gallery/photos/kabah11.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/SlXRZYord7I/AAAAAAAAASE/b9mFFHXaMyo/s72-c/sad.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4825802436950344854.post-3549410381975273546</id><published>2009-06-24T05:30:00.001+07:00</published><updated>2009-06-24T09:36:43.094+07:00</updated><title type='text'>NII-KW IX Bukan NII Kartosuwiryo</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sources : &lt;a href="http://www.gatra.com/2002-05-19/artikel.php?id=17715"&gt;Arsip Gatra&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.gatra.com/2002-05-19/artikel.php?id=17715"&gt; &lt;/a&gt;MANTAN Kuasa Usaha Daarul Islam/Tentara Islam Indonesia (DI/TII) H Abdul Fathah Wirananggapati, mengatakan, keberadaan Negara Islam Indonesia Komandemen Wilayah IX (NII-KW IX) tidak ada kaitannya dengan NII Kartosuwiryo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"NII Kartosuwiryo telah berakhir sejak tahun 1962, dan sampai tidak ada gerakan itu lagi," katanya pada wartawan seusai Tablig Forum Ulama Umat Indonesia (FUUI), di Masjid Istiqomah, Bandung, Minggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditambahkannya, meski muncul gerakan yang memakai nama sejenis atau menggunakan nama Islam pasca tahun tersebut, tapi itu bukan dari orang-orang NII Kartosuwiryo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini, sisa-sisa mantan pejabat NII Kartosuwiryo yang masih hidup hanya empat orang, di antaranya, Adah Jaelani, Masduki, dan Abdul Fathah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mereka sudah sepenuhnya tidak berniat lagi untuk beraktivitas melanjutkan perjuangan DI/TII," katanya seraya berharap agar adanya NII-KW IX jangan dikait-kaitkan dengan NII Kartosuwiryo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menambahkan konsep negara juga telah berbeda jika NII Kartosuwiryo ingin menegakkan syari`at Islam dan menjalankan kenegeraan sesuai Al-Qur`an, sedangkan NII-KW IX hanya produk kepentingan politik tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;"&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;NII Kartosuwiryo tidak pernah meminta-minta pada umatnya untuk menyumbangkan demi kepentingan politik atau melakukan penipuan,"&lt;/span&gt; ucap Abdul Fathah yang pernah membai`at pimpinan DI/TII Aceh Daud Bereuh menanggapi pertanyaan ANTARA tentang modus penipuan yang dilakukan NII KW-IX terhadap pengikutnya dengan mengeruk uang.&lt;br /&gt;Lebih jauh, diungkapkannya, demikian juga dengan kegiatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang sedang berlangsung saat ini tidak ada kaitannya sama sekali dengan gerakan DI/TII.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Politik&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mantan Kapendam III Siliwangi dan Kepala Biro Humas Depdagri RI &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Kol (Purn) HY Herman Ibrahim, mengungkapkan, berdasarkan pengalaman sejarah NII KW-IX memang benar-benar ada tapi berkolaraborasi dengan intelijen pemerintah dan digunakan untuk menghancurkan NII itu sendiri.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Maka dari pengalaman empirik bisa diambil kesimpulan bahwa penangkapan orang-orang NII yang dikaitkan dengan KW-IX hanyalah sebuah trik politik untuk membuat kesan Indonesia sungguh-sungguh melawan terorisme yang stigmanya senantiasa ditujukan pada Islam," paparnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disebutkannya, &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;sebenarnya dalam sejarah NII Jawa Barat kata KW-IX tidak pernah dikenal, karena DI/TII hanya memiliki tujuh komandemen wilayah. "Dari sini bisa menjadi pertanyaan apakah NII-KWIX yang dipimpin oleh pimpinan Pontren Al-Zaytun adalah NII yang benar-benar menjalankan syari`at Islam,"&lt;/span&gt; sambungnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pandangan orang-orang NII sendiri, keberadaan NII KW-IX tidak lebih dari kelompok yang mengkhianati negara Islam sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Herman juga menceritakan salah satu pemanfaatan tokoh-tokoh NII yang dilakukan intelijen rezim Soeharto dengan iming-iming untuk menghancurkan komunisme, seperti membentuk Komando Jihad dibawah pimpinan Panglima NII H Ismail Pranoto (Hispran).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian gerakan tersebut dijebak untuk melakukan tindak kriminal, antara lain, merampok pom bensin, dan pembunuhan dosen Universitas 11 Maret, hingga pemerintah menghancurkan gerakan itu dengan dalih telah melakukan kejahatan kriminal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tokoh-tokohnya ditangkapi dan dijebloskan ke dalam penjara, seperti, Adah Djaelani, Tahmid Basuki Rahmat, bahkan Danu Hasan dihilangkan nyawanya secara misterius," tegasnya. &lt;b&gt;[Dh, Ant]&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4825802436950344854-3549410381975273546?l=nii-alzaytun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/feeds/3549410381975273546/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4825802436950344854&amp;postID=3549410381975273546' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/3549410381975273546'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/3549410381975273546'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/2009/06/nii-kw-ix-bukan-nii-kartosuwiryo.html' title='NII-KW IX Bukan NII Kartosuwiryo'/><author><name>Aji Cemerlang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06308503481685773328</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://www.al-islam.org/gallery/photos/kabah11.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4825802436950344854.post-8574806719175969228</id><published>2009-04-13T19:08:00.002+07:00</published><updated>2009-04-17T15:41:42.128+07:00</updated><title type='text'>Caleg “N-Sebelas” /NII MAZ, Gagal Melenggang ke Senayan</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Kemarin pagi, saya mendapat informasi bahwa pada Sabtu, 11 April 2009, akhirnya Syaykh Al-Zaytun, YAB. Abdus Salam Rasyidi (Panji Gumilang) mengumpulkan para ‘pejabat’ NII (Negara Islam Indonesia) level wilayah (Gubernuran) bawahannya di Ma’had Al-Zaytun (MAZ) Indramayu. Mereka dikumpulkan setelah Partai RepublikaN dipastikan tidak mampu menembus batas ambang &lt;em&gt;electoral threshold &lt;/em&gt;sebesar 2,5%. Itu artinya, kelima caleg dari NII (faksi Al-Zaytun) otomatis gagal menembus Senayan—berapapun jumlah suara yang mereka peroleh.  Sang Imam mencoba membesarkan hati para pejabat bawahannya itu,  yang saya peroleh dari seorang insider, intinya begini:&lt;/p&gt; &lt;blockquote&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;“Tidak perlu berkecil hati. Setidaknya, masyarakat telah mulai menerima kehadiran kita di kancah politik nasional.”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/blockquote&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Kenyataan ini, jelas mengecewakan para jamaah NII faksi Al-Zaytun.  Padahal, seluruh jamaah yang masih aktif sudah dikerahkan untuk ‘memilih’ di berbagai TPS di lima Dapil tempat kelima caleg itu dicalonkan.  Bahkan, dengan persiapan hampir 7 bulan. Memang, berbagai komentar di facebook Imam Prawoto, salah satu caleg dari MAZ tersebut, para konstituen mencoba menghibur diri.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Siapa saja kelima caleg NII-MAZ  yang gagal melenggang ke Senayan itu?&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span id="more-1029"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Imam Prawoto&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;div class="mceTemp mceIEcenter" style="text-align: justify;"&gt; &lt;dl class="wp-caption aligncenter"&gt;&lt;dt class="wp-caption-dt"&gt;&lt;img class="size-full wp-image-1040" title="imamprawoto1" src="http://kalipaksi.files.wordpress.com/2009/04/imamprawoto1.jpg?w=362&amp;amp;h=202" alt="imamprawoto1" width="362" height="202" /&gt;&lt;/dt&gt;&lt;dd class="wp-caption-dd"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/dd&gt;&lt;/dl&gt; &lt;/div&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Drs. Miftakh&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;div class="mceTemp mceIEcenter" style="text-align: justify;"&gt; &lt;dl class="wp-caption aligncenter"&gt;&lt;dt class="wp-caption-dt"&gt;&lt;img src="http://www.imamprawoto.com/wp-content/uploads/2009/01/caleg-az-miftakh.jpg" alt="alias Jafar Syubani (Ketua Majelis Syuro NII faksi Al-Zaytun)" width="226" height="143" /&gt;&lt;/dt&gt;&lt;/dl&gt; &lt;/div&gt; &lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;M. Soleh Aceng, SH&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;div class="mceTemp mceIEcenter" style="text-align: justify;"&gt; &lt;dl class="wp-caption aligncenter"&gt;&lt;dt class="wp-caption-dt"&gt;&lt;img class="size-full wp-image-1041" title="caleg-az-soleh" src="http://kalipaksi.files.wordpress.com/2009/04/caleg-az-soleh.jpg?w=226&amp;amp;h=143" alt="caleg-az-soleh" width="226" height="143" /&gt;&lt;/dt&gt;&lt;/dl&gt; &lt;/div&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;dr. Dani Kadarisman&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;div class="mceTemp mceIEcenter" style="text-align: justify;"&gt; &lt;dl class="wp-caption aligncenter"&gt;&lt;dt class="wp-caption-dt"&gt;&lt;img class="size-full wp-image-1042" title="caleg-az-dani" src="http://kalipaksi.files.wordpress.com/2009/04/caleg-az-dani.jpg?w=226&amp;amp;h=142" alt="caleg-az-dani" width="226" height="142" /&gt;&lt;/dt&gt;&lt;dd class="wp-caption-dd"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/dd&gt;&lt;/dl&gt; &lt;/div&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Ir. Asrurrifak &lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;div class="mceTemp mceIEcenter" style="text-align: justify;"&gt; &lt;dl class="wp-caption aligncenter"&gt;&lt;dt class="wp-caption-dt"&gt;&lt;img class="size-full wp-image-1045" title="caleg-az-asrur2" src="http://kalipaksi.files.wordpress.com/2009/04/caleg-az-asrur2.jpg?w=226&amp;amp;h=144" alt="Master Teknik Sipil dari ITB ini menjadi Caleg Dapil Lamongan dan Gresik, Jawa Timur " width="226" height="144" /&gt;&lt;/dt&gt;&lt;/dl&gt; &lt;/div&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;"&gt;***&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Beberapa kader NII faksi Al-Zaytun (NII-MAZ) yang masih aktif di dalam ’struktur organisasi bercerita kepada saya tentang geliat Al-Zaytun untuk meloloskan caleg mereka. Namun, beberapa dari mereka menyesalkan: mengapa Imam Prawoto yang ditempatkan di Dapil Tangerang, yang otomatis Dapil paling gemuk—dan berpotensi besar menjadi lumbung suara serta meloloskan putra sulung Syaykh AS. Panji Gumilang itu, jika saja Partai RepublikaN lolos &lt;em&gt;electoral threshold &lt;/em&gt;2,5 %. Padahal caleg Drs. Miftakh dan M. Soleh Aceng S.H. jelas jauh lebih senior dan memiliki kompetensi &lt;em&gt;leadership &lt;/em&gt;yang tidak kalah hebat.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;blockquote&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;“Mengapa tidak kader senior, seperti para pejabat setingkat Menteri atau eselon satu lainnya, yang sudah berjuang sejak tahun 1980-an. Apakah hanya karena beliau anak Syaykh Al-Zaytun. Kok jadi KKN &lt;em&gt;gitu&lt;/em&gt;?” keluh seorang kader NII faksi Al-Zaytun kepada saya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;“Ah, sudahlah. Tak perlu dikeluhkan. Lagipula, kelima kader itu tak lolos juga, bukan?” jawab saya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sebagai catatan, tiga dari lima orang caleg tersebut memiliki kedudukan struktural penting dalam sistem organisasi NII faksi Al-Zaytun. Mohon maaf,  jika saya tak bisa mengungkapkannya di sini.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: center;"&gt;***&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;____________________________________________________________&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sebagai orang yang pernah memiliki kedekatan  dengan kelima caleg tersebut di atas, juga dengan Syaykh A.S. Panji Gumilang, saya mencoba mengambil &lt;em&gt;ibrah&lt;/em&gt; (pelajaran) dari kegagalan ini sehingga muncul pertanyaan: “Mengapa tidak sejak dulu saja memutuskan mengambil jalur kepartaian dalam berpolitik, ketika organisasi NII-MAZ masih begitu kuat?  Padahal ketika itu ada momen yang begitu kuat untuk membentuk sebuah partai politik–yang akhirnya momen itu diambil secara cerdas oleh PKS.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Saya masih ingat betul, sehari setelah bertemu dengan Jusuf Kalla  di kediaman beliau di Jalan Dharmawangsa pada masa Pilpres putaran kedua tahun 2004 lalu, Syaykh Al-Zaytun sempat berpikir untuk membentuk partai politik. Waktu itu, saya termasuk orang yang menjawab “setuju” ketika ditanya oleh “beliau”.  Entah, mengapa kemudian rencana itu urung dilakukan.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Saya juga masih ingat betul, ketika berbagai pertemuan dilangsungkan di Wisma Fairbank Senayan, antara para pimpinan MAZ dan tokoh-tokoh politik Orba seperti Harmoko, Haryono Suyono, dan beberapa tokoh lain, yang sepertinya akan bermuara pada pembentukan sebuah partai politik.  Namun, lagi-lagi saya hanya bisa bertanya dalam hati: “Entah, mengapa kemudian rencana itu pun urung dilakukan?”&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Jika kemudian, artikel ini muncul, semata-mata karena saya resah dengan berbagai ketidakpastian yang dikeluhkan oleh beberapa teman di dalam  barisan NII-MAZ–yang sepertinya juga dialami oleh sebagian besar kader-kader NII-MAZ–akan arah perjuangan mereka. Sementara di satu sisi, pengorbanan yang diberikan sudah begitu besar.  Memang, meski saya sekarang berada di luar sistem, namun saya merasa bahwa masa 15 tahun keterlibatan saya di NII-MAZ (dengan berbagai konsekwensi  terhadap diri dan keluarga saya) merupakan alasan bagi saya untuk tetap berhak ikut merasa resah.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sekian dulu informasi singkat dari saya. Selengkapnya, nantikan saja sebuah buku yang sedang saya tulis—yang sementara ini akan saya beri judul “&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Mozaik Hitam Putih Al-Zaytun: Belajar dari Keunggulan dan Kelemahan NII Al-Zaytun”&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;. Semoga, jika tak ada halangan, buku tersebut akan saya rampungkan pada akhir tahun ini.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;"&gt;***&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Oh ya, bagi saya, buku tersebut merupakan bentuk tanggung jawab moral saya kepada seluruh jamaah dan mantan jamaah NII faksi Al-Zaytun. Melalui buku itu, kelak, saya ingin meluruskan berbagai informasi menyesatkan yang terlalu menghujat dan menempatkan kawan-kawan NII faksi Al-Zaytun sebagai orang sesat, serta mendudukkan organisasi itu sebagai organisasi tanpa nilai lebih. Padahal, organisasi ini memiliki begitu banyak potensi positif, yang bermanfaat bagi kemajuan umat dan masyarakat luas.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Tapi, sebaliknya, saya juga ingin menyampaikan berbagai pergulatan internal (perpecahan, praktik KKN dan miss-orientation) yang pada akhirnya membuat organisasi ini melalui grafik menurun, setelah sempat mengalami era keemasan pada periode 1994-2002.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Bagi saya, hanya satu hal yang membuat buku itu urung terbit, yakni jika terjadi rekonsiliasi di antara para elite NII-MAZ, antara mereka yang masih aktif  “di dalam” dan yang berada “di luar sistem” untuk membicarakan masa depan organisasi, termasuk pertanggungjawaban aset organisasi yang saya perkirakan menyentuh angka triliun rupiah.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;(Maaf, khusus untuk posting ini, saya menutup pintu bagi diskusi dan komentar yang bersifat menghujat dan mencaci maki Ma’had Al-Zaytun dan NII-MAZ).&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;(Artikel ini merupakan stimulan awal dari serangkaian upaya untuk memperbaiki MAZ dari luar sistem. Jadi, mohon maaf bagi teman-temanku yang merasa “terganggu” dengan posting ini. Semoga, &lt;em&gt;posting &lt;/em&gt;ini bermanfaat bagi organisasi MAZ yang sedang  kalian perjuangkan. Bagaimanapun, MAZ adalah aset umat yang harus diselamatkan).&lt;/li&gt;&lt;li&gt;(Kepada Syaykh Al-Zaytun, mohon maaf jika Anda tidak berkenan dengan artikel ini. Sungguh, Anda merupakan orang yang sangat berjasa dalam pembentukan &lt;em&gt;character building&lt;/em&gt; bagi banyak orang, termasuk diri saya).&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Sources : &lt;a href="http://kalipaksi.wordpress.com/2009/04/13/caleg-n-sebelas-gagal-melenggang-ke-senayan/"&gt;Lebih Baik Menulis Daripada Tidak&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4825802436950344854-8574806719175969228?l=nii-alzaytun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/feeds/8574806719175969228/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4825802436950344854&amp;postID=8574806719175969228' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/8574806719175969228'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/8574806719175969228'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/2009/04/caleg-n-sebelas-nii-maz-gagal.html' title='Caleg “N-Sebelas” /NII MAZ, Gagal Melenggang ke Senayan'/><author><name>Aji Cemerlang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06308503481685773328</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://www.al-islam.org/gallery/photos/kabah11.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4825802436950344854.post-468923776934603249</id><published>2009-03-31T12:01:00.003+07:00</published><updated>2009-03-31T12:07:22.506+07:00</updated><title type='text'>REKAYASA BUSUK PANJI GUMILANG</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/SdGkgOAf54I/AAAAAAAAARs/h08vPaBMpgc/s1600-h/penipu.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 300px; height: 261px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/SdGkgOAf54I/AAAAAAAAARs/h08vPaBMpgc/s320/penipu.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5319213508324222850" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;    &lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;SYAYKH A.S.PANJI GUMILANG REKAYASA DPT FIKTIF&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="entry"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-weight: bold; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;" PANWASLU SIAGA SATU SIAP TANGKAP WARGA NII KW-9 AL-ZAYTUN "&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Masih ingatkah anda dengan mobilisasi masa teritorial NII KW9 ke Ma’had Al Zaytun pada Juli 2004, saat PILPRES Putaran Pertama untuk memuluskan Jenderal TNI ‘Thogut’ WIRANTO.  Pasca kejadian tersebut ribuan aparat dan jama’ah NII KW9 ‘murtad’ dari NII KW9. Mereka tersadarkan bahwa FUTTUH NII yang dijanjikan cuma dijadikan ‘Kuda Troya’ aparatur intelejen NKRI. Kalaupun hal ini terulang belum tentu menyadarkan warga-jama’ah NII KW9, karena Doktrin &amp;amp; Sistem Pengamanan Internal Warga sudah semakin disempurnakan. Kesalahan dan kebocoran pada masa lalu jadi pelajaran berharga bagi Sang Syakh untuk selalu menyesatkan Generasi Muda Islam dengan Kedok NII. Tulisan ini hanya sekedar ‘Tausiyah &amp;amp; Silaturahmi’&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kini 5 tahun berlalu Abu Toto belajar tidak mengulangi kesalahan sejaran di Pilpres Juli 2004. Sang Syaykh yang dapat Order Tim Sukses Pemilu dari Empat Serangkai ORBA “GOLKAR-PKPB-REPUBLIKAN-HANURA” mencoba meniru sukses PILKADA JATIM. Pasca ASA keliling Jawa akhir tahun lalu menginspirasikan Sang Syaykh untuk memanipulir DPT (Daftar Pemilih Tetap) pada Pilkada &amp;amp; Pemilu 2009. Bayaranpun sudah diterima, puluhan milyar sudah mengalir ke rekening Sang Syaykh di Bank Century. Sedangkan di teritorial Sang Syaykh menginstruksikan mobillisasi masa dan jama’ah teritorial NII dengan dana dan kemampuan jama’ah. Artinya Sang Syaykh gak perlu susah mengeluarkan koceknya sendiri. (Duit Proyek UTUH)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Masya Allah, manipulasi DPT Pilgub Jawa Timur TERBONGKAR! Gak tanggung-tanggung Kapolda Jawa Timurnya sontak MUNDUR karena protes di intervensi Mabes Polri. KPU pun dihujat habis menyoal DPT Fiktif yang melebihi hampir 20 % Suara Rakyat. Publikpun menggugat ‘jangan-jangan’ DPT ditiap propinsipun dimark-up juga. Bahkan ada yang minta PEMILU DITUNDA hingga persoalan DPT tuntas.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sekarang ini kubu Syaykhul Ma’had terguncang. Sejumlah DPT dikantong-kantong caleg-caleg yang akan dipilih oleh ‘gerombolan NII KW-9′ pastinya akan diteliti ulang. Adapun skenario pengiriman 10 - 20 orang jama’ah NII ke TPS-TPS didaerah seputar caleg yang dijagokan di ‘Golkar-PKPB-Republikan-Hanura’ sesuai dengan quota 2 % batas yang masih dibolehkan aturan di KPU Pusat dari jumlah 500 - 600 orang per TPS bakal menjadi andalan. Memang ‘cerdik’ juga Sang Syaykh yang pernah menjadi operator ‘cendana’ diera keemasan Rezim Soeharto ini. Sang Syaykh mencoba mengakali aturan yang penuh dengan celah kelemahan hukum ini. Namun perlu diingatkan Banwaslu sebagai satu-satunya Pihak yang punya OTORITAS mengawasi Pemilu sudah pasang perangkap. Kini mulai dari hulu hingga hilir aliran mobilisasi masa NII KW-9 sudah ‘digambar’ alias dipetakan. Daerah seperti Bekasi, Banten X, Indramayu-Bekasi, Gresik dan sekitar Yogyakarta dan Lampung sudah diberi lampu merah. Tinggal menunggu umpan datang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Saud Sirait anggota Banwaslu ketika dikonfirmasikan hal ini oleh Tim Buser SIKAT menyatakan,”Biarkan aja mereka, kita sudah siapkan perangkap!” Perlu diingatkan oleh seluruh jama’ah dan aparat territorial NII, bahwa salah satu pelanggaran berat pemilu adalah ‘adanya upaya ingin merubah Dasar Negara Pancasila &amp;amp; UUD 1945, mempersoalkan NKRI dan menyebarkan rasa kebencian dan permusuhan’ Maka ‘SKAK MATI’ bila Aparat NII KW9 NEKAD masuk TPS-TPS tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Patut dipertanyakan bahwa Sang Syaykh bakal NEKAD menerobos aturan tersebut. Mungkin ia mengira bakal ‘lolos jerat hukum’ setelah sukses menggelembungkan suara di Al Zaytun 5 Juli 2004 lalu hingga 24.000 orang. Bedanya dulu Sang Syaykh hanya mengolah suara tersebut cuma di satu titik TKP diMa’had Al Zaytun, Indramayu - Jawa Barat. Lalu bagaimana bila terjadinya dihampir seluruh TPS-TPS diwilayah DAPIL-DAPIL caleg jagonya NII KW-9 yang tersebar di Empat partai ‘Golkar-PKPB-REPUBLIKAN-Hanura’ Apa gak jadi bulan-bulanan 10 - 20 orang jama’ah NII dipelosok TPS-TPS tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Informasi mutakhir bahwa Tim-Tim Sukses akan menyebar jama’ah teritorial NII KW9 1 - 2 hari yakni H-2 sebelum Pemilu 9 April 2009. Mereka akan mengambil dan mendaftarkan sebagai pendatang pada pengisian Formulir 5 diluar DPT yang ada ditiap TPS-TPS. Para jama’ah NII KW9 dengan dibekali KTP dan Kartu Pemilih Tetap sejak pagi-pagi sekali akan menyerbu masing-masing TPS untuk daftar ulang dengan alasan tidak dapat memilih ditempat domisili ataupun tempat asal terdaftar pemilih. Pastinya mereka akan memilih jagonya sesuai dengan Perintah Umum Sang Syaykh sebagai PENERIMA ORDER. Disinilah ‘Sepandai-pandainya TUPAI MELONCAT akan TERJERAT juga’&lt;br /&gt;Tunggu Tanggal mainnya!!!&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;‘ANDA MELIHAT ADA MOBILISASI MASA NII KW-9 MASUK TPS-TPS DISEKITAR ANDA’ SMS saja KE BANWASLU DI DAERAH TERDEKAT ANDA’&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;PEMANTAU PEMILU&lt;br /&gt;TIM SUKSES ALIRAN SESAT&lt;br /&gt;(NII KW9-LDII-AHMMADIYAH)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Bekerjasama dengan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-weight: bold;"&gt;&lt;a href="http://www.nii-crisis-center.com/"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;Tim BUSER SIKAT Dan NCC&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;     &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4825802436950344854-468923776934603249?l=nii-alzaytun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/feeds/468923776934603249/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4825802436950344854&amp;postID=468923776934603249' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/468923776934603249'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/468923776934603249'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/2009/03/rekayasa-busuk-panji-gumilang.html' title='REKAYASA BUSUK PANJI GUMILANG'/><author><name>Aji Cemerlang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06308503481685773328</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://www.al-islam.org/gallery/photos/kabah11.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/SdGkgOAf54I/AAAAAAAAARs/h08vPaBMpgc/s72-c/penipu.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4825802436950344854.post-644006112248096942</id><published>2009-03-23T14:52:00.003+07:00</published><updated>2009-03-23T14:57:27.839+07:00</updated><title type='text'>Pentolan NII KW9 Tertipu IMAM NII</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.nii-crisis-center.com/archives/investigasi-tentang-nii-di-tvone.htm#comments"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 185px; height: 241px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/ScdAs_AOn0I/AAAAAAAAARk/ygtzLxsuwao/s320/images.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5316289026704973634" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.nii-crisis-center.com/archives/investigasi-tentang-nii-di-tvone.htm#comments"&gt;Mengomentari :&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Assalamualaika ya imam NII.&lt;br /&gt;Masihkah pantaskah bagi kita untuk tampil, jika kita banyak salah tapi tidak perlu meminta maaf? Pantaskah seorang utusan Tuhan yang menjadikan dirinya kuat, karena derita yang dialami umatnya tidak perlu minta maaf pada umatnya?&lt;br /&gt;Apakah perlu kita balik sejarah Nabi Isa, jika beliau berkorban untuk umatnya, namun imam nii mengorbankan umatnya untuk dirinya tampil sebagai imam?&lt;br /&gt;Ketika rasul berkorban untuk kemenangan negara madinah, tapi imam nii mengorbankan umatnya untuk kejayaaan dirinya?&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Ada satu ajaran imam nII yang perlu disimak (katanya) “saya tidak perlu minta maaf pada kalian atas kemarahan yang saya lakukan karena kalian memang pantas untuk dimarahi!” Apakah seorang utusan Tuhan yang faham dengan ajaran Ilahi mengumbar nafsunya hanya lantaran melihat bawahannya yang bodoh lalu mengumbar nafsu amarahnya? Apalah arti seorang Tsabitudin? Apalah arti seorang Halim? Apalah arti seorang iskandar syaifullah? Apalagi mas’ul yang ada dibawah jajarannya atau warga atau hambanya yang dibawah jajarannya yang tidak tahu apa-apa! Apakah pernah Rasullullah mengindjar bawahannya hanya lantaran tidak mau bersepeda bersama? Apakah Rasullullah mengajarkan hal demikian kepada kita manusia yang ingin menyuarkan ajaran Ilahi? Banyak hal yang memang tidak banyak terekspos, betapa seorang wanita bersuara merdu dalam telepon, memohon untuk agar saudara imam NII untuk menjenguknya atau menelpon balik? Siapakah wanita tersebut grangan? Lalu berapa milyard dana umat yang dikorbankan hanya untuk sesuatu yang konyol, yang mengakibatkan satu peristiwa tragis terjadi, “Imam NII tertipu 32 milyard rupiah” hanya lantaran mengejar nilai keuntungan 15% yang diiming-imingi oleh seseorang yang tidak jelas keberadaannya?&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Apakah hal tersebut tidak perlu dipertanggungjawabkan? Kalau hari ini imam sendiri tidak mau ya nanti dihadapan Tuhan ia harus mempertanggungjawabkan berapa banyak manusia yang dikorbankan olehnya hanya untuk dihimpun dananya!&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Ini bukan wacana tapi bila perlu ditindaklanjuti maka silahkan berkomentar!&lt;br /&gt;Roem Rowi, harusnya anda masuk NII agar tahu bagaimana sahabat anda begitu hebat mengumpulkan dana milyaran rupiah dari ideologi yang dibangun dengan membuat track record seolah ini adalah kelanjutan NII Kartosuwiryo.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Bagi seluruh manusia yang mengorbankan dirinya demi kejayaan seorang Abdul Salam, maka tuntutlah nanti dihari berbangkit! Pantaskah ia menjadi imam bagi sebuah negara yang mengideologikan ajaran Ilahi, sementara track record yang terjadi demikian rupa?&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;---&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4825802436950344854-644006112248096942?l=nii-alzaytun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/feeds/644006112248096942/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4825802436950344854&amp;postID=644006112248096942' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/644006112248096942'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/644006112248096942'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/2009/03/pentolan-nii-kw9-tertipu-imam-nii.html' title='Pentolan NII KW9 Tertipu IMAM NII'/><author><name>Aji Cemerlang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06308503481685773328</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://www.al-islam.org/gallery/photos/kabah11.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/ScdAs_AOn0I/AAAAAAAAARk/ygtzLxsuwao/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4825802436950344854.post-1121120472084304307</id><published>2009-03-20T16:29:00.003+07:00</published><updated>2009-03-20T16:54:50.638+07:00</updated><title type='text'>NII di KRL</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://sabili.co.id/index.php/200903121228/Berita-Anda/NII-KW9-Sepanjang-Staisun-KA-Jakarta-Bogor.htm"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 208px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/ScNl4fzg6VI/AAAAAAAAARc/m6e8HlR5pU4/s320/krl.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5315204006511962450" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Organisasi NII KW9 sekarang beroperasi di Stasiun Bogor-Jakarta. Mereka ada yang berupa pedagang asongan atau buka kios di Stasiun. Ternyata tak hanya di KA, mereka juga kerap beroperasi di sekitar halte Cawang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Modusnya adalah dengan cara pendekatan personal. Mereka mengajak kenalan lalu ngobrol masalah dagangan terus bar ubicara masalah agama. Ternyata korbannya sudah banyak. Teman-teman saya di sekitar Blok M dan Cawang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu saya menjadi risau. Kepada siapa saya mengadukan hal ini? Mudah-mudahan lewat Sabili berita ini akan menjadi perhatian kembali dari aparat kita. Saya harap MUI mau menuntaskan kasus ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka kelihatan besar, karena memang hampir tidak ada anggotanya yang menganggur. Mereka membiaya diri dari infaq wajib yang mereka setorkan. Saya tahu persis karena saya memang mantan pengikut gerakan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu itu saya keluar dan pemimpin saya memberi pesan, “Kalau Belem Sian nggak apa-apa, tapi jangan bilang-bilang ya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, menurut saya hal ini tidak bisa didiamkan. Karena banyak yang tidak tahu. Kalau MUI dan Polisi diam itu berarti pembodohan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;sources : &lt;a href="http://sabili.co.id/index.php/200903121228/Berita-Anda/NII-KW9-Sepanjang-Staisun-KA-Jakarta-Bogor.htm"&gt;sabili.co.id&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4825802436950344854-1121120472084304307?l=nii-alzaytun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/feeds/1121120472084304307/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4825802436950344854&amp;postID=1121120472084304307' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/1121120472084304307'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/1121120472084304307'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/2009/03/nii-di-krl.html' title='NII di KRL'/><author><name>Aji Cemerlang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06308503481685773328</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://www.al-islam.org/gallery/photos/kabah11.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/ScNl4fzg6VI/AAAAAAAAARc/m6e8HlR5pU4/s72-c/krl.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4825802436950344854.post-7752218130391863401</id><published>2009-02-17T15:20:00.009+07:00</published><updated>2009-02-17T15:57:51.041+07:00</updated><title type='text'>Partai RepublikaN Partai NII ???</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://ijrsh.wordpress.com/2008/09/24/profil-lengkap-partai-republika-nusantara-21-republikan"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 572px; height: 585px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/SZp2D5e9K2I/AAAAAAAAARA/vzDWb9gILWE/s320/REPUBLIKAN_profil.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5303681320524524386" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Dagelan Partai Republikan Partainya NII &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;NII KW9/RW9/Al-Zaytun Katanya  berhukum al-Quran Secara penuh, tapi mendukung partai yang sekuler, dagelan yang sangat aneh dan tidak lucu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lihat posting sebelumnya :&lt;br /&gt;&lt;a href="http://nii-alzaytun.blogspot.com/2009/02/pentolan-nii-jadi-caleg-nkri.html"&gt;http://nii-alzaytun.blogspot.com/2009/02/pentolan-nii-jadi-caleg-nkri.html&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Apakah bisa kita menipu Tuhan ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mereka hendak menipu Allah dan orang-orang yang beriman, padahal mereka hanya menipu dirinya sendiri sedang mereka tidak sadar. " (Al-Baqarah: 9)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Katakanlah, 'Apakah akan Kami beritahukan kepadamu tentang orang-orang yang paling merugi perbuatannya ? " (Al-Kahfi: 103)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Yaitu orang-orang yang telah sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia ini, sedangkan mereka menyangka bahwa mereka berbuat sebaik-baiknya. "(Al-Kahfi: 104)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mereka, para nabi itu, adalah orang-orang yang telah dibimbing Allah. Maka dengan bimbingan mereka itulah engkau, Muhammad, harus meneladani. Katakanlah, hai Muhammad, 'Aku tidak meminta bayaran kepada kamu atas petunjuk itu. Semua itu adalah semata-mata peringatan bagi seluruh alam. "(QS. 6:90)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mereka itulah orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah, maka ikutilah petunjuk mereka. Katakanlah, 'Aku tidak meminta upah kepadamu dalam menyampaikan (A-Qur'an). 'Al-Qur'an itu tidak lain hanyalah peringatan untuk segala ummat. " (Al-An'aam: 90)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Maka Allah menimbulkan kemunafi­qan pada hati mereka sampai pada waktu mereka menemui Allah, karena mereka telah memungkiri terhadap Allah apa yang telah mereka ikrarkan kepada-Nya dan (juga) mereka selalu berdusta” (QS Al-Taubah [9] : 77)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah SAW  bersabda, “Tanda-tanda orang muna­fiq itu ada tiga: Jika berkata maka dia berdusta, Jika berjanji maka dia mengingkari, dan Jika diberi keper­cayaan dia berkhianat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jika mengaku ber-alQuran secara penuh, perlu dipertanyakan lagi keimanan saudara-saudara yang mengaku NII KW9/RW9/AL-zaytun ....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4825802436950344854-7752218130391863401?l=nii-alzaytun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/feeds/7752218130391863401/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4825802436950344854&amp;postID=7752218130391863401' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/7752218130391863401'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/7752218130391863401'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/2009/02/partai-republikan-partai-nii.html' title='Partai RepublikaN Partai NII ???'/><author><name>Aji Cemerlang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06308503481685773328</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://www.al-islam.org/gallery/photos/kabah11.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/SZp2D5e9K2I/AAAAAAAAARA/vzDWb9gILWE/s72-c/REPUBLIKAN_profil.png' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4825802436950344854.post-4608236626683900057</id><published>2009-02-13T13:21:00.001+07:00</published><updated>2009-02-13T13:27:15.373+07:00</updated><title type='text'>TV One Bongkar NII AlZaytun</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.nii-crisis-center.com"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 250px; height: 175px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/SZUSenZPdFI/AAAAAAAAAQo/IIpKICud4EI/s320/tvone.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5302164453478855762" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;&lt;strong&gt;MENSYUKURI MOMENTUM TV One tentang BONGKAR NII&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Mungkin banyak pihak menyambut sorak gembira dengan tayangan TELUSUR di TV One pada Kamis malam lalu. Kami sebagai pihak yang turut bertanggungjawab terhadap Tayangan tersebut mencoba mengingatkan pemirsa akan sebab akibat bagi perjuangan ke depan dalam  melawan dan menhancurkan NII KW9. Harus diakui kita patut bersyukur dengan dibukanya tabir Gerakan NII KW9 yang gentayangan dimasyarakat. Hal ini menjadi sangat penting untuk menggugat mereka-mereka yang mengaku Ulama dan Aparat Hukum yang menganggap NII, Isu Pembaiatan, pengumpulan dana Infaq untuk pembangunan negara di Ma’had Al Zaytun  hingga isu Makar ada Negara dalam Negara cuma ‘Isapan Jempol’ orang-orang yang iri hati dan benci kalo Islam maju. Tayangan TV One mencoba membangun kesadaran kita tentang bahaya NII KW9 bagi generasi muda, terutama masyarakat untuk waspada dan peduli akan banyaknya jatuh korban kalangan mahasiswa, pemuda dan pelajar. Bilamana isu yang digulirkan TV One disambut dengan kritis, berupa upaya gugatan dan aksi perlawanan, maka Insya Allah NII KW9 tinggal menghitung hari. Tapi bilamana sebaliknya para pemimpin bangsa, tokoh ulama dan ormas Islam tetap menutup mata dan bungkam seribu bahasa, dan kalangan mahasiswa  tetap  ‘asyik’ sekedar mendiskusikan ataupun sebatas wacana &amp;amp; retorika (konsumsi intektual)  maka  rasanya sulit kita berharap kejahatan kemanusiaan NII KW9 dan Ma’had Al Zaytun  dapat diakhiri.  Booming TV One haruslah kita jadikan SATU MOMENTUM KEBANGKITAN KESADARAN KITA UNTUK BERSATU MELAWAN DAN MENGHANCURKAN KEJAHATAN KEMANUSIAAN &amp;amp; PENGHANCURAN GENERASI MUDA ISLAM. Tanpa KESATUAN kita hanya menjadikan Isu yang digulirkan sekedar ‘hangat-hangat tahi ayam’, sekedar REAKTIF yang mudah dipatahkan oleh KETIDAKPEDULIAN &amp;amp; KEEGOISAN KITA. Karna betapa banyak kampus-kampus menggelar seminar dan diskusi NII MASUK KAMPUS, toh tidak ada reaksi kongkrit dari Civitas Akademika. Betapa sering dan lelahnya MEDIA MASA membongkar Isu NII &amp;amp; Ma’had Al Zaytun tapi pada akhirnya hilang tanpa bekas. Apalagi dari pengalaman kami selama ini, kami sangat yakin bahwa Pimpinan - pimpinan NII KW9 tidak akan mudah menyerah dan gentar menghadapi badai isu NII MAKAR &amp;amp; SESAT ala TV One. Mereka tahu benar betapa para pimpinan aparatur hukum dan keamanan di Republik Indonesia ini akan semakin ‘membiarkan’ sepak terjang NII KW9, apalagi 2 bulan lagi akan ada hajatan pesta demokrasi. Belum lagi kebodohan dan ketidakpedulian para ulama dan ormas Islam yang membungkam seribu bahasa.  Mereka tahu persis apa yang ada dalam fikiran Jenderal-Jenderal di Mabes Polri dan Kualitas Ulama di MUI. Kami sangat yakin mereka hanya ‘reaktif saja’ selanjutnya tidak peduli, atau paling-paling pura-pura peduli.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Maka untuk itu kita tidak boleh berpangkutangan, mulai saat ini kita bangun perlawanan kepada mereka-mereka yang ‘MEMBIARKAN’ NII KW9 &amp;amp; AL ZAYTUN. Karena merekalah sebenarnya yang patut digugat dan diserang. Sekali lagi kita harus BERSATU untuk MENGEPUNG kantor MUI Pusat dan MENGGUGAT ‘ketidakbecusan’ Intelejen Keamanan Polri yang kami anggap ‘main mata’ dengan Syaykh Ma’had Al Zaytun. Kedepan mahasiswa harus melakukan aksi kongkrit dan solidaritas antar anak bangsa, dan itu tidak cukup dengan sekedar diskusi. Mahasiswa harus mampu mempelopori dan menggerakkan aksi-aksi perlawanan, karena mahasiswa yang paling menjadi korban. Mahasiswa harus menggugat institusi kampus yang gak becus menjaga almamater dan civitas akademika dari ancaman anasir-anasir jahat NII KW9 yang gentayangan disekitar kampus. Mahasiswa harus melawan ‘Neo ORBA’ yang terang-terangan berada di Balik Ma’had Al Zaytun. Tiada satu kata selain LAWAN dimanapun NII KW9 berada.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Untuk itu kami mengingatkan kembali kepada seluruh elemen dan aliansi perlawanan untuk kita bersatu dan berkumpul, pada :&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;Hari/Tanggal : Rabu, 17 Februari 2009&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;Waktu/Tempat : Pkl. 14.00 WIB di depan TUGU PROKLAMASI Menteng Jakarta Pusat&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;Acara  : MOSI TIDAK PERCAYA TERHADAP MUI DENGAN MENERAPKAN STANDAR GANDA TERHADAP ALIRAN SESAT NII KW9 - MA’HAD AL ZAYTUN&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Kehadiran saudaraku sekalian diharapkan membawa Petisi dan Jaket Almamater masing-masing dengan membawa Poster / Foto Mahasiswa Korban NII, terutama kasus mahasiswa hilang.  Partisipasi khalayak dapat disalurkan dengan mengirimkan logistik dan dana ke sekretariat posko sementara di Kantor LPPI Jl. Tambak No. 20 B Pegangsaan, Jakarta Pusat Telp. 31908749, 98279091, 0818824884. Atas kerjasamanya kami haturkan terima kasih.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;Kordinator Aksi / Korlap : Taufik Hidayat (SIKAT), Reza Baizuri (Aliansi mahasiswa Anti NII KW9), Zia Ul Haq (LPPI), Alfian Amir (Front Sabilillah), Al Chaidar (Freedom Foundation), Inayah (Solidaritas Perempuan untuk Korban NII KW9/Al Zaytun),  Nanang Qosim (KNPII), Sri In Demo, Imam (Guntur 49), Eriek Fitriadi (GPI Jakarta Raya), Nurhidayat Assegaf (Komnas Pilpres Independen),  Mukhlis Abdullah (Partai Islam DPW DKI), Habib Sholeh Mahmud (FPI Pusat), KH. Samsudin (Panglima Pasukan berani Mati GUS DUR), Ustadz Syafrudin (FPI Kemang-Bogor), Ahmad Taufik (MBM TEMPO), dan elemen mahasiswa - umum.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;--&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4825802436950344854-4608236626683900057?l=nii-alzaytun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/feeds/4608236626683900057/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4825802436950344854&amp;postID=4608236626683900057' title='9 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/4608236626683900057'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/4608236626683900057'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/2009/02/tv-one-bongkar-nii-alzaytun.html' title='TV One Bongkar NII AlZaytun'/><author><name>Aji Cemerlang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06308503481685773328</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://www.al-islam.org/gallery/photos/kabah11.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/SZUSenZPdFI/AAAAAAAAAQo/IIpKICud4EI/s72-c/tvone.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4825802436950344854.post-3013041378602952390</id><published>2009-02-10T14:44:00.006+07:00</published><updated>2009-02-10T14:55:12.812+07:00</updated><title type='text'>Tuntut Fatwa Sesat NII Al-Zaytun</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://nii-alzaytun.blogspot.com/"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 145px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/SZEyEvUJRcI/AAAAAAAAAQg/WpgktLOpSO4/s320/mahad-alzaytun.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301073293393610178" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;UNDANGAN AKSI KEPUNG MUI TUNTUT FATWA SESAT NII AL ZAYTUN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan Keluarga Besar Korban NII KW9 dan Ma’had Al Zaytun. Surat dan dokumen yang kalian berikan sangat bermanfaat untuk ‘memaksa’ Pimpinan Pusat Majelis Ulama Indonesia. Semoga dalam Februari 2009 ini MUI sudah dapat mengeluarkan Fatwa Sesat untuk NII KW9 dan Ma’had Al Zaytun. Untuk itu kami mohon bantuan moril, material dan fisik untuk bersama kita membuat Tenda Keprihatinan didepan Tugu Proklamasi yang langsung berhadapan dengan Kantor MUI Pusat. Insya Allah acara akan diadakan pada :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Hari/Tanggal : Rabu - Jum’at, 17 - 19 Februari 2009&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Target Acara :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol style="font-weight: bold;"&gt;&lt;li&gt;Menuntut diterbitkan Fatwa Sesat thd NII KW9&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menggelar Aksi Keprihatinan, Pameran Foto/Dokumen &amp;amp; Pemutaran Film Dokumenter Korban NII KW9 &amp;amp; Ma’had Al Zaytun&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Bila dalam 7 x 24 jam MUI tidak mengambil tindakan tegas mengeluarkan Fatwa dengan tetap ‘membela al zaytun’ menggunakan standar ganda terhadap penegakan Amar Ma’ruf Nahi Mungkar, maka kami menyerukan untuk menyegel Kantor Pusat MUI di Jl.Proklamasi Jakarta Pusat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa dukungan saudara-saudaraku sekalian, kami akan mengalami banyak kesulitan. Kami sangat membutuhkan dukungan dana dan masa terutama kalangan mahasiswa dan pemuda Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Moga Allah SWT meridhoi tekad perjuangan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Taufik Hidayat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;0818824884, 31908749 (LPPI)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4825802436950344854-3013041378602952390?l=nii-alzaytun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/feeds/3013041378602952390/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4825802436950344854&amp;postID=3013041378602952390' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/3013041378602952390'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/3013041378602952390'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/2009/02/tuntut-fatwa-sesat-nii-al-zaytun.html' title='Tuntut Fatwa Sesat NII Al-Zaytun'/><author><name>Aji Cemerlang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06308503481685773328</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://www.al-islam.org/gallery/photos/kabah11.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/SZEyEvUJRcI/AAAAAAAAAQg/WpgktLOpSO4/s72-c/mahad-alzaytun.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4825802436950344854.post-2153961676603907667</id><published>2009-02-09T07:07:00.000+07:00</published><updated>2009-02-09T07:07:00.600+07:00</updated><title type='text'>Gaya Pemimpin  NII Zaytun :  Habis Manis Tinggal Gelasnya</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.nii-crisis-center.com/archives/maklumat-pemberitahuan-kepada-seluruh-umat-islam-keluarga-besar-korban-nii-kw9.htm#comments"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 175px; height: 186px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/SY8g7tFDCzI/AAAAAAAAAQY/oyAgGhNjNDI/s320/tatakangelas.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5300491496523500338" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;"HABIS MANIS SEPAH DIBUANG"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;# Baron Hidayatullah Mengatakan:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.nii-crisis-center.com/archives/maklumat-pemberitahuan-kepada-seluruh-umat-islam-keluarga-besar-korban-nii-kw9.htm#comment-243"&gt;7 Februari 2009 pada pukul 12:04 am&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kritikan membuat kami terus memperbaiki dan menyempurnakan diri, lebih mendekatkan kapada Allah SWT, terima kasih teman-teman, tapi insya Allah pasti ada yang tetap bertahan dan istiqomah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. At Taubah&lt;br /&gt;[9:117] Sesungguhnya Allah telah menerima taubat Nabi, orang-orang muhajirin dan orang-orang anshar yang mengikuti Nabi dalam masa kesulitan, setelah hati segolongan dari mereka hampir berpaling, kemudian Allah menerima taubat mereka itu. Sesungguhnya Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang kepada mereka,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;# Taufik Mengatakan:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.nii-crisis-center.com/archives/maklumat-pemberitahuan-kepada-seluruh-umat-islam-keluarga-besar-korban-nii-kw9.htm#comment-260"&gt;7 Februari 2009 pada pukul 9:22 am&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persaudaraan untuk Mas Baron&lt;br /&gt;Mas Baron, teman2x anda sudah membiarkan kami untuk bertindak. kami sarankan anda untuk bergabung dengan teman2x anda tersebut. Dan ‘cam’kan tidak ada yang anda khianati, kecuali pertobatan anda dan perlawanan balik terhadap penindasan Syakh A.S.Panji Gumilang. Anda sepertinya sedang ‘SAKAU’. Kami sangat memahami prinsip, pilihan dan idialisme anda dan saudara2x anda di NII KW9. Kami tidak pernah menganggap kekuatan NII KW9 sebagai Ancaman bagi NKRI. Karena kami sangat sadari ia adalah warisan hitam pekat yang harus diakhiri. Kami sangat mengenal pimpinan2x anda. Merekalah sebenarnya yang telah mengkhianati cita-cita anda. Itulah gunanya kontraintelejen untuk merusak citra lawan. Kebetulan saja warisan konspirasi tersebut berhasil nenggalang ‘menipu’ saudara2x anda. Mohon kami tidak dipandang sebagai musuh. Kami sangat tahu posisi dan siapa dibelakang anda. Mohon ‘Sakau’ anda tidak memaksa kami ‘menangkap’ anda. Karena bukan hal sulit bagi kami, tapi itu bukan solusi kami. Ayat-ayat yang anda kemukakan merupakan ‘PROTAP’ yang sudah digariskan organisasi anda. Ia merupakan ANTI VIRUS setiap ada hantaman yang anda sebut kritikan. Kami sangat mengetahui secara rinci ‘Ayat-Ayat’ tersebut. Mohon anda tidak tersesat dengan penyesatan yang anda ‘ada-adakan’ sendiri. Anggap saja tulisan ini sebagai ‘buillshit’ ataupun fakta yang imaginer, tapi mohon diterima sebagai pesan persaudaraan untuk mengembalikan ‘Citra Positif &amp;amp; Proporsional tentang Negara Islam Indonesia’ Karena pada satu sisi dialektika, kami ada diposisi anda. Tapi pada sisi realitas kami menggugat keseriusan ‘Pemimpin2x’ anda untuk Izzul Islam wal Muslimin’ Islam sebagai Rahmatan Lil ‘Alamin dan sebagai Solusi sistem berbangsa dan bertanah air tidak akan menghasilkan kontroversi tentang NII &amp;amp; Al Zaytun. Tapi faktanya ‘Pemimpin-Pemimpin anda’ hanya menimbulkan fakta penindasan dan penzaliman atas nama Darul Islam, yang berakibat jutaan saudara2x kita menjadi ‘antipati terhadap Darul Islam’ Tolong sejenak saja anda renungkan. Perjuangan Rasulullah tidak pernah koperatif dan kompromis dengan Rezim Thagut &amp;amp; Dzalim. Perlawanan Rasulullah SAW adalah dengan menyebar kebaikan (Rahmat) berupa Uswatun Hasanah. bagaimana mungkin anda tidak mengetahui dengan ’siapa’ Pimpinan2x anda bekerjasama dengan para mantan penguasa Dzalim, gerombolan Koruptor Orde Baru dan Intelejen Militer. Bagaimana mungkin anda bisa menutup mata bila ‘harapan dan cita-cita’ (Futtuh) dibangun di atas penderitaan dan penghancuran mental, ekonomi dan harga diri saudara2x anda sendiri. Harga yang terlalu mahal untuk dibayar, itupun anda hanya memperoleh ‘kesia-siaan’ minimal anda akan menjadi ‘Habis Manis Sepah Di Buang’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mas Baron, anda tidak bisa menolak fakta berapa banyak Pimpinan Tinggi anda difitnah dan dibuang. Sekaliber Imam Syarwani dan Imam Supriyanto saja sekarang cuma jadi Bos Taxi eceran dan Konsultan ‘Abal-Abal. Atau anda harus kecewa dan bernasib seperti Syaefuddin Ibrahim yang MURTAD dan menjadi pengikut ADVENT dengan pekerjaan baru keliling gereja2x menghujat Islam. Moga anda berfikir ulang dan mengakhiri Sakau anda dengan kembali berprinsip menjadi yang bermanfaat bagi orang banyak melalui amar ma’aruf nahi mungkar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syukron&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4825802436950344854-2153961676603907667?l=nii-alzaytun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/feeds/2153961676603907667/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4825802436950344854&amp;postID=2153961676603907667' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/2153961676603907667'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/2153961676603907667'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/2009/02/gaya-pemimpin-nii-zaytun-habis-manis.html' title='Gaya Pemimpin  NII Zaytun :  Habis Manis Tinggal Gelasnya'/><author><name>Aji Cemerlang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06308503481685773328</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://www.al-islam.org/gallery/photos/kabah11.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/SY8g7tFDCzI/AAAAAAAAAQY/oyAgGhNjNDI/s72-c/tatakangelas.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4825802436950344854.post-8515173105324638843</id><published>2009-02-07T06:22:00.001+07:00</published><updated>2009-02-07T06:22:00.820+07:00</updated><title type='text'>"Hidup" NII KW9 /RW9</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/SYwQchF0tZI/AAAAAAAAAQQ/Kkz_uYQpizs/s1600-h/nii-sengsara.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 174px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/SYwQchF0tZI/AAAAAAAAAQQ/Kkz_uYQpizs/s320/nii-sengsara.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5299628943613408658" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saudaraku pembaca situs ini yang baik ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau anda hijrah dari NKRI ke NII KW 9 seharusnya anda mendapatkan ketentraman lahir dan batin, karena anda mendapatkan garansi pahala dan sorga dari ALLAH bahwa anda telah masuk dalam din yang kaffah yaitu ad-din Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seharusnya .... !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi setelah hijrah, apa yang anda temukan ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang hati Anda jadi galau dan tidak punya rasa percaya diri, itu memang sengaja telah masuk dalam target jangka panjang yang terselubung dari NII KW9 / Al Zaytun binaan Ali Murtopo, A.M Hendro Priyono (Orde Baru Cs.).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudara-saudara yang saya sayangi ....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan mengikuti NII KW 9, saudara hanya dijadikan pion catur yang bisa dimainkan bidaknya. Ingatlah banyak cara menghancurkan Islam dengan cara gerakan Islam itu sendiri, cara itu sudah kuno namun sampai sekarang masih terbukti ampuh untuk menghancurkan Islam dari dalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau melihat secara global, banyak pengkondisian di setiap negara Islam cenderung melemahkan Islam itu sendiri. Ini adalah efek sebaran dari agen2 intelejen CIA dan Mossad yang yang bertebaran di segala penjuru dunia termasuk menyusup dalam rejim penguasa Indonesia. Ma’had Al Zaytun (MAZ) hanyalah sebagian kecil dari efek intelejen tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba berfikir dan merenungkan kembali, dengan adanya Ma’had Al-Zaytun pasti semua yang pernah kaslan akan phobia atau takut atau was-was mendengar gerakan2 Islam. Dan sebagian menjadi gila, mungkin termasuk anda yang membaca tulisan ini, mohon maaf bila iya ... bukan maksud saya membuka trauma ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku, ini semua tujuan utama gerakan global di dunia terhadap Islam. Dan gak perlu dibahas detail betapa bobroknya sistem realita yang berjalan di dalam Mahad Al-Zaytun, lebih jahiliah daripada NKRI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu saudara ingat, saat ditilawah atau didakwah pertama kali : NKRI selalu dihujat dan disalahkan habis-habisan dengan ayat2 Al Qur'an oleh mas'ul2 atau pendakwah2 NII KW 9, tapi setelah saudara ikut dan hijrah dari NKRI ke NII KW 9, apa yang tampak sesungguhnya, mana yang lebih eksploitatif, mana yang lebih korups, mana yang lebih materialistis, mana yang lebih tidak ber-perikemanusiaan .... ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya memanfaatkan ummat dengan menjual ayat-ayat mengatas namakan perjuangan Islam. Sedangkan bagi ummat itu sendiri tidak ada manfaatnya sama sekali selain kebanggaan kemewahan fisik Mahad Al-Zaytun (MAZ). Yang lebih aneh lagi santri-santri di MAZ tidak ada prosedur pembaiatan jika mereka sendiri mengaku alhlul bait. Apakah dengan menyetor pendaftaran ke MAZ sudah menjadi ahlul bait ??? wallahu alam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembaca yang budiman,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudara tentu sering menemui atau menjumpai atau mendengar di media, bahwa santri-santri Al Zaytun tidak ada yang tahu bahwa sebagian dana-dana pembangunan AL Zaytun adalah hasil perasan infak dari warga NII KW 9, bahkan santri-santri Al Zaytun bersikeras bahwa AL Zaytun tidak ada hubungannya dengan NII KW 9. Coba baca komentar-komentar santri-santri di situs ini, semua langsung dari sumber dan pelakunya .... Mereka menegaskan bahwa Ma'had Al Zaytun - tempat sekolah meraka tidak ada yang aneh maupun yang sesat sedikitpun ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Santri-santri Al Zaytun yang melek internet juga mulai membentuk jejaring sosial, coba saudara buka situs www.friendster.com, masukkan kata kunci zaytun pada kotak pencarian di friendster tersebut. Apa yang akan saudara dapatkan ! Mereka begitu bangga sekolah di AL Zaytun dan berteriak tegas bahwa sekolah mereka tidak pernah sesat dan tidak akan ada kesesatan ... Mungkin di antara santri tersebut adalah anak anda, anak saudara anda, anak tetangga anda, yang jelas mereka adalah anak generasi Islam yang dibina oleh Al Zaytun, anda semua tentu mengerti dari mana dana awal Al Zaytun, semoga Tuhan melindungi kita semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi renungkanlah kembali jalan mana yang mau di pilih. Jangan sampai gerakan yang dipilih justru melemahkan akidah dan akhlak yang Nabi Muhammad SAW contohkan. Ingat pengkondisian ini kadang tanpa kita sadari dan malah kadang sudah menjadi kurikulum ideologi dasar setiap gerakan Islam. Bukalah wacana dan waspadalah. Carilah kegiatan keagamaan yang lebih menekankan program kaffah, yaa materi yaa batin, dengan program utama penguatan Akidah dan Akhlaq. Hidup nyaman dunia dan akhirat … bukan setor duit dan duit .... duit .... duit .... melulu .... :(&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembalillah ke fitrah dan menhaj yang benar,&lt;br /&gt;kembalillah ke Al-Quran dan Sunnah Rosulullah (bukan rosul / nabi versi tafsiran Panji Gumilang)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat Berjuang Saudaraku … masa depanmu dan masa depan kita masih panjang, jangan larut dalam trauma yang memang sengaja diciptakan oleh NII KW 9, mari kita saling berbagi, saling tolong-menolong sesama umat manusia pada umumnya dan sesama umat korban NII KW 9 secara khususnya. Agar program trauma NII KW 9 bisa kita cegah tidak merambat ke sodara-2, anak2 muda generasi penerus Islam, mungkin anak kandung anda akan jadi korban NII KW 9 berikutnya saat remaja nanti ... semoga tidak !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila saudara membutuhkan pertolongan berkaitan dengan keresahan anda di NII KW 9 atau tentang anak anda di Ma'had Al Zaytun, jangan sungkan untuk2 menelpon / sms ke 0815 6720 627 atau mengunjungi web site saya di http://manamanha.blog.com/, web site tersebut saya buat untuk menceritakan pengalaman-pengalaman saya dari mulai ditilawah, hijrah, jadi pentilawah, jadi mas'ul pertama, hingga jadi mukri terbaik, keluar-masuk setor uang ke AL Zaytun, dan akhirnya keluar dari NII KW 9, Laknatullah !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan senang hati semua masukan akan saya bantu sesuai dengan kemampuan saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waalaikum salam wr. wb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://manamanha.blog.com&lt;br /&gt;---&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4825802436950344854-8515173105324638843?l=nii-alzaytun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/feeds/8515173105324638843/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4825802436950344854&amp;postID=8515173105324638843' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/8515173105324638843'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/8515173105324638843'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/2009/02/hidup-nii-kw9-rw9.html' title='&quot;Hidup&quot; NII KW9 /RW9'/><author><name>Aji Cemerlang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06308503481685773328</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://www.al-islam.org/gallery/photos/kabah11.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/SYwQchF0tZI/AAAAAAAAAQQ/Kkz_uYQpizs/s72-c/nii-sengsara.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4825802436950344854.post-8113035979505381335</id><published>2009-02-06T09:38:00.002+07:00</published><updated>2009-02-06T09:47:58.787+07:00</updated><title type='text'>Maklumat Keluarga Besar S.M. Kartosoewiryo Tentang NII KW9/RW9</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://swaramuslim.com/ebook/more.php?id=5769_0_11_0_M"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 150px; height: 201px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/SYukUsDi9aI/AAAAAAAAAQI/Q1Kl6AQFrSY/s320/SM_Kartosoewirjo.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5299510061861893538" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;MAKLUMAT &amp;amp; PEMBERITAHUAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;KEPADA SELURUH UMAT ISLAM &amp;amp; KELUARGA BESAR KORBAN NII KW9&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Kami telah mendapat izin dan do’a restu dari a.n. Keluarga Besar Asy-Syahid Imam Besar S.M.Kartoesuwiryo, bahwa :&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;“Membiarkan dengan ‘tangan siapapun’ untuk menghukum &amp;amp; mengeksekusi seluruh petinggi aparatur NII KW9, baik teritorial dan fungsional, terutama mengeksekusi Salam Rasyidi alias Abu Toto”;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengizinkan dan merestui rencana aksi pengepungan terhadap Kantor Pusat Majelis Ulama Indonesia di Jl.Proklamasi, Jakarta Pusat untuk menuntut segera dikeluarkan FATWA SESAT terhadap NII KW-9 dan Ma’had Al Zaytun;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Memerintahkan kepada semua jama’ah NII KW9 untuk kembali kepada Khittah Perjuangan Rasulullah Muhammad S.A.W. melalui penegakan Syariah Islam Amar Ma’ruf Nahi Mungkar sesuai aturan Qur’an &amp;amp; Sunnah&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Memerintahkan kepada Faksi NII KW9 yang berseberangan dengan Abu Toto untuk membuat Komisi Penegakan Hukum &amp;amp; Rehabilitasi terhadap Korban NII KW9 dan Penyelamatan atas aset Ma’had Al Zaytun&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mendukung upaya saudara pemerhati masalah NII KW9, baik keluarga besar Korban NII KW9 maupun kalangan mahasiswa dan LSM dalam mengupayakan penegakan hukum dan pemberantasan bahaya NII KW9 secara tuntas dan berkeadilan&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Maklumat ini berlaku mulai diterbitkan pada tanggal 4 Februari 2009, dengan memohon petunjuk, lindungan dan rahmat dari Allah Yang Maha Kuasa. Semoga Izzul Islam wal Muslimin menjadi kenyataan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tembusan kepada :&lt;br /&gt;1. a.n. Keluarga Besar Asy-Syahid Imam Besar S.M.Kartoesuwiryo&lt;br /&gt;2. Redaksi NCC (&lt;a href="www.nii-crisis-center.com"&gt;www.nii-crisis-center.com&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;3.Pihak terkait&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4825802436950344854-8113035979505381335?l=nii-alzaytun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/feeds/8113035979505381335/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4825802436950344854&amp;postID=8113035979505381335' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/8113035979505381335'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/8113035979505381335'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/2009/02/maklumat-keluarga-besar-sm.html' title='Maklumat Keluarga Besar S.M. Kartosoewiryo Tentang NII KW9/RW9'/><author><name>Aji Cemerlang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06308503481685773328</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://www.al-islam.org/gallery/photos/kabah11.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/SYukUsDi9aI/AAAAAAAAAQI/Q1Kl6AQFrSY/s72-c/SM_Kartosoewirjo.gif' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4825802436950344854.post-1503265762466771022</id><published>2009-02-04T16:04:00.005+07:00</published><updated>2009-02-04T16:17:40.388+07:00</updated><title type='text'>Gusdur : NII Alzaytun Lebih Biadab Dari Zionis &amp; Hitler</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.nii-crisis-center.com"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 208px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/SYlc_CDycFI/AAAAAAAAAQA/OQMP-92VuQc/s320/Mahad+Alzaytun.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5298868674532372562" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Banyak orang bertanya-tanya ‘Apa lakon dibalik dukungan MAZ &amp;amp; NII KW9 ke Partai RepublikaN?’ Apakah MAZ sudah gak laku lagi di Golkar &amp;amp; HANURA ataukah ada skenario ‘penyesatan? Mereka sedang panik dan super sibuk mencari selamat dan jaminan perlindungan?! Berikut wawancara dengan mantan Presiden RI Abdurrahman Wahid alias Gus DUR yang dipandu Tim Repoter nii-crisis-center didampingi mbak Yeni Wahid dan Sulaiman (sespri Gus Dur) :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(NCC)&lt;/span&gt; Apa pendapat Gus Dur tentang Al Zaytun?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(GD) &lt;/span&gt;Itu punya Pak Harto. Beliau dulu punya obsesi ‘At Tien &amp;amp; Al Zaytun’ pak Harto tahu semua yang dikerjakan Si Panji Gumilang. Wong Abu Toto itu binaan ‘anak emasnya’ Ali Moertopo. Itu Proyek Mercu Suar yang gak ada manfaatnya untuk bangsa. Pak Harto itu punya mimpi, tapi gak kesampaean. Ia yang memerintahkan Sa’adilah Mursyid mengirim sapi tapos ke Zaytun ditahun 1999. Sebelum reformasi yang jaga Zaytun itu khan Kopasus. Sekarang sudah 10 tahun apa sih yang sudah dihasilkan Al Zaytun? Saya dengar santrinya gak bisa apa-apa, apalagi lulusannya gak jelas. Masyarakat disana resah dan menganggap Zaytun gak membawa manfaat apa-apa untuk Zaytun. Tanah mereka dirampas dan dibayar seenaknya oleh Api Karpi atas perintah Imam Prawoto yang sekarang jadi Caleg RepublikaN di Banten. Imam Prawoto itu anak emasnya Panji Gumilang alias Salam Rasyidi yang pernah saya usir waktu mau datang ke kantor PBNU. Zaytun itu hanya membangun propaganda kebaikan dan kesuksesannya sendiri. Yang begini gak akan lama, saya fikir tahun ini akan jadi tahun terakhir buat Zaytun. Rakyat kita cerdas-cerdas kok, sudah gak bisa lagi dibohongi Abu Toto. Kalo ada yangmasih bisa dibohongi, jumlahnya makin sedikit kok. Orang sudah makin faham Zaytun itu Bull shit. Buktikan saja omongan saya, mahasiswa-mahasiswa itu akan balas dendam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(NCC) &lt;/span&gt;Apa mereka akan menyerbu ke Zaytun?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(GD)&lt;/span&gt; Oh tidak. Mereka tahu siapa yang bersalah dan harus bertanggungjawab. Pertama, mereka akan mensegel Markas MUI Pusat di Tugu Proklamasi. Rokok aja diharamkan MUI, termasuk Yoga &amp;amp; Inul, eh orang dilarang GOLPUT. Masa yang dah jelas-jelas ‘jahat’ (sesat, red.) kok dibiarkan! MUI itu isinya cuma orang-orang Munafiq. Isinya para UJA-UJA (bukan UJE Ustadz Jefri)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(NCC)&lt;/span&gt; Apa itu UJA Gus?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(GD)&lt;/span&gt; Ya UJA, Ustadz Jablay. He he …&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(NCC)&lt;/span&gt; Bagaimana Gus Dur melihat mereka itu Jahat !?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(GD)&lt;/span&gt; Anda ini punya hati nurani gak. PKI, Hitler, Zionis Yahudi sekalipun yang dibilang masyarakat itu JAHAT. Mereka sangat ’sayang’ dan membela anak buahnya. Tapi kalian bisa lihat sendiri itu di Zaytun, orang dibuat kerja rodi kaya Romusha. Tenaganya diperas, Istri dan anaknya dipisahkan. Gak digaji sepantasnya, jangankan berharap UMR dan ada Jamsostek. Inikan trafficking (penjualan manusia atas nama Islam ‘NII’) Apa itu gak jahat? Apapun alasannya untuk perjuangan, kondisi darurat. Itu bisa-bisa tipu mereka aja. Apa Rasulullah Muhammad SAW mengajarkan hal tersebut? Apa Imam Kartosuwiryo rela jama’ahnya diperas begitu?! saya yakin ia marah dan terluka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(NCC) &lt;/span&gt;Tapi anda kan tidak berbuat apa-apa untuk membongkar Al Zaytun?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(GD) &lt;/span&gt;Anda gak tahu! Apa saya harus teriak-teriak hancurkan Zaytun, fatwakan NII SESAT!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu yang kasih anak-anak itu temuan MUI, saya diberi tahu Kyai Sahal Mahfudz. Yah dibongkarlah sama anak-anak itu. Saya yang perintahkan Chaidar dkk untuk maju gugat Hendro (Ka BIN). Saya memang diminta oleh para Kyai itu untuk bicara soal Zaytun. Saya bilang nanti tunggu saja tanggal mainnya, Abu Toto itu tahu kok kalo ia sekarang tinggal menghitung hari. Setelah Pemilu nanti ia tahu akan dihabisi. Maka itu ia langsung banting stir dukung Megawati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(NCC) &lt;/span&gt;Kok Megawati, bukan dukung Sri Sultan melalui Partai republikaN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(GD)&lt;/span&gt; Sampeyan pantas kalah set terus dengan Abu Toto. Sri Sultan itu sejarahnya cukup puas jadi Wapres. Wong ia gak sekualitas Bapaknya. Saya tahu benar. Waktu di Ciganjur ia orang pertama yang mengkhianati saya, terus Amien Rais &amp;amp; Mega. Sri Sultan itu sudah lama sama Taufik Kiemas mesra-mesraan. Yah intinya Pilpres nanti Mega gandeng Sri Sultan, yah nanti Menkopolkamnya Hendropriyono, biar habis tuh kelompok mujahidin dan Ustadz -ustadz Salafi dilibas kaya teroris! Dengan begitu Al Zaytun terselamatkan!!! Gitu aja kok repot … He he … Seharusnya yang anda wawancarai SBY kasih masukan. jangan-jangan Watimpresnya ikut-ikutan ke Zaytun. Saya dengar begitu. Ngomong sana dengan Mahrus Amin, bilang PKNU itu harus bubarin Zaytun. Ambil alih aja untuk bancakan orang-orang pesantren. Tapi jangan nanti warga DI dan Bulan Bintang marah ke saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(NCC) &lt;/span&gt;Anda kok berprediksi seperti itu Gus?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(GD) &lt;/span&gt;Aku kan punya Muslim di RepublikaN. Ia cerita banyak tentang ramai-ramai umat NII KW9 berduyun-duyun jadi Tim Sukses di RepublikaN. Abu Toto itu lagi panen duit. Habis dapat dari Wiranto, balik kanan ke JK. Sekarang ke RepublikaN. umatnya itu kaya Sapi yang tercocok hidungnya, kaya bebek ngekor mas’ulnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(NCC)&lt;/span&gt; Gus, kok tahu-tahuan Mas’ul ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(GD) &lt;/span&gt;Tahu dong, itu Munif sespriku kan pernah sebentar kuliah di KW9 alias di tilawah. He he …&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(NCC) &lt;/span&gt;Bagaimana Gus Dur menilai sikap mereka yang ‘menyerang’ Al Zaytun ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(GD) &lt;/span&gt;Mereka itu kurang kritis, ditengah orang yang buta dan membuta. Tapi masih baguslah mereka masih mau mengkritisiZaytun. Zaytun itu bukan sekedar isu ‘Sesat’ Zaytun itu musuh kemanusiaan, musuh bersama kita semua. Ia bagai mesin penghancur masa depan anak bangsa, zaytun itu alat iblis untuk merusak tatanan masyarakat. Bayangkan saja anak-anak mahasiswa itu disuruh ‘nipu orangtuanya sendiri’ katanya ‘tehnis’ Tehnis Mbahmu, nipu yah nipu. Kalo ada orang masih percaya dengan gombalannya Zaytun, orang tersebut pasti orang munafiq, setidaknya kalo pejabat yah pejabat yang koruptor, kalo ulama yah ulama Jablay, kalo intelektual yah intelektual pedagang, kalo peneliti yah peneliti goblok, kalo ada media yang membela Zaytun pasti media yang cuma cari makan alias media bayaran. Yah kalo ada orangtua yang belain Zaytun yah orang tua yang durhaka dan gak punya hati nurani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(NCC)&lt;/span&gt; Lalu bagaimana membongkar kasus Zaytun ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(GD)&lt;/span&gt; Tunggu saja tanggal mainnya, mereka sendiri kok yang akan menggali kuburannya sendiri. Saya sudah bicara Kyai Sahal. Kepung saja MUI itu, kalo perlu dilaporkan ke Mabes Polri, Dien yang munafiq itu. Karni Ilyas kasih bocoran ke saya kalo TV one mau bongkar-bongkaran soal baiat ala NII. Inikan jelas-jelas makar. Kok ada Negara dalam Negara dibiarkan. Inikan bukan zamannya Da’i Bachtiar dan Hendro, mana kerjanya Polisi dibawah Bambang Hendarso. Kok ikut diam-diam aja. Intinya sekarang ini seluruh jajaran Zaytun sedang panik dan super sibuk bagaimana menyelamatkan diri cari pelindung pilpres 2009. Yang pasti pilihan mereka Mega-Sultan. Ini harus kita lawan bersama, apa artinya saya sendirian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Sofie Hidayat dan Tim NCC/www.nii-crisis-center.com)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;----&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4825802436950344854-1503265762466771022?l=nii-alzaytun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/feeds/1503265762466771022/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4825802436950344854&amp;postID=1503265762466771022' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/1503265762466771022'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/1503265762466771022'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/2009/02/gusdur-nii-alzaytun-lebih-biadab-dari.html' title='Gusdur : NII Alzaytun Lebih Biadab Dari Zionis &amp; Hitler'/><author><name>Aji Cemerlang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06308503481685773328</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://www.al-islam.org/gallery/photos/kabah11.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/SYlc_CDycFI/AAAAAAAAAQA/OQMP-92VuQc/s72-c/Mahad+Alzaytun.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4825802436950344854.post-2639124426684879061</id><published>2009-02-02T20:17:00.004+07:00</published><updated>2009-02-17T15:03:05.547+07:00</updated><title type='text'>Pentolan NII  jadi Caleg NKRI</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://nii-alzaytun.blogspot.com"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 250px; height: 175px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/SZpu_7QXLUI/AAAAAAAAAQw/Zzt4jU6NCKA/s320/republikan.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5303673555699313986" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;"SOSIALISASI CALEG NII"&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Serius. Mereka sangat serius menjadi tim sukses lima caleg NII di Partai Republikan di lima daerah pemilihan. Seluruh teritorial sekarang bergerak untuk turun ke jalan dan melakukan acara sosialisasi ke masyarakat. Minggu lalu, 18 Januari, Imam Prawoto membuat acara yang dihadiri anggota-anggota NII  dari Tangerang dan Banten. Dengan motto INDONESIA KUAT,  anak Panji Gumilang ini memulai kampanyenya. Bukan itu saja, kampanye-nya pun sudah masuk secara luas di internet, jelas dengan Ma’had Al Zaytun-nya. Tapi anehnya, semua comment selalu bagus untuk Imam Prawoto. Penasaran saya coba untuk beri comment jelek, eh langsung dihapus. Tidak adil dan professional. Seharusnya bila melihat kepentingan arus bawah, mbok ya didengarkan. Tapi mungkin takut ketauan kedok NII-nya. Untuk melihat tampilan dagelan NII jadi Partai di RI ini silahkan cek di imamprawoto.com.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di teritorial, setiap langkah program selalu beriring dengan caleg. Dari hijrah sampai tazkiyah, rencana “menang” lewat partai Republikan selalu digembar-gemborkan. Begitu seriusnya mereka melaksanakan perintah Imam untuk mensukseskan pemilu, sampai-sampai Musyahadatul Hijrah saja hanya dilakukan tiga hari, Sabtu-Minggu–Senin. Selebihnya mobilisasi ke jamaah dan keluar untuk para calegnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semangat kerjanya memang luar biasa. Tapi orientasi politiknya semakin tidak jelas. Kalaupun caleg NII jadi anggota DPR, bisa apa dengan jumlah kursi yang mepet?. Bisa mempengaruhi keputusan pemerintah?. Ngimpi. Mau jungkir balikan RI jadi NII?. Sampai kapan bila setiap lima tahun ganti caleg. Belum lagi DPR-RI, kata mereka dan sudah menjadi rahasia umum, ladangnya korupsi. Bagaimana ladang korupsi jadi lahan jihad. Ada kira-kira anggota DPR yang mau disuruh ikutan NII dan dukung Panji Gumilang cs?. Kepentingan bung, politik hanya kepentingan.  Dan kepentingan untuk meng-NII-kan RI bukan kepentingan yang akan diakomodir partai besar. Wong jualan mereka pluralisme ko. Jadi, kira-kira mau dibawa kemana jamaah NII KW9 ini dengan pemilu?. Anda jawab sendiri. DC.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4825802436950344854-2639124426684879061?l=nii-alzaytun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/feeds/2639124426684879061/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4825802436950344854&amp;postID=2639124426684879061' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/2639124426684879061'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/2639124426684879061'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/2009/02/pentolan-nii-jadi-caleg-nkri.html' title='Pentolan NII  jadi Caleg NKRI'/><author><name>Aji Cemerlang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06308503481685773328</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://www.al-islam.org/gallery/photos/kabah11.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/SZpu_7QXLUI/AAAAAAAAAQw/Zzt4jU6NCKA/s72-c/republikan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4825802436950344854.post-8051447794346244733</id><published>2009-01-29T15:39:00.004+07:00</published><updated>2009-01-29T15:47:30.022+07:00</updated><title type='text'>Modus Baru Dan Jaringan Maya NII</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://profiles.friendster.com/9384324"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 268px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/SYFslzXit6I/AAAAAAAAAPw/S5NbT6nHfAw/s320/arief-adinyoto-nii-kw9.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5296634033464326050" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;MODUS BARU DAN JARINGAN MAYA NII&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Semakin ditekan, semakin banyak cara ditemukan mencari jalan keluar. Sejeli apapun masyarakat terhadap gerakan NII tak membuat mereka berhenti. Bahkan, semua langkah antisipasi akan dilakukan untuk mengelabui siapapun yang akan membongkar jaringannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama enam tahun belakangan, sejak tahun 2002 hingga sekarang, saya banyak menerima laporan dari masyarakat, terutama dari orang tua yang anaknya terindikasi atau sudah terjerumus kedalam NII. Jaringan NII Jakarta Selatan selalu menjadi mata rantai yang tak pernah putus karena kasus-kasus kriminal yang bermunculan dari sana. Dari model pencurian, penipuan dengan modul menghilangkan laptop teman, kehilangan telepon genggam hingga merusak alat-alat praktek di kampus terus berjalan hingga kini. Termasuk didalamnya pemalsuan surat-surat yang meminta dana kepada orang tua lengkap dengan kop surat serta tanda tangan pihak berwenang kampus. Begitu berhasilnya modus ini, secara serentak menjadi modus utama yang gampang dikenali. Bayangkan, saya menangani 80 mahasiswa dalam waktu empat bulan dan semua orang tuanya harus mengganti laptop yang dihilangkan anaknya. Angkanya juga fantastis, berkisar dari 3 hingga 30 juta rupiah. Bukan angka yang kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seiring waktu, modus yang sudah banyak dikenali ini bergeser kearah lain. Alasan yang kini muncul adalah multi level marketing. Kebanggaan orang tua adalah ketika melihat anaknya sudah mampu berdiri dengan kakinya sendiri, cara inilah yang kemudian menjadi kemenangan secara psikologis sehingga menganulir kecurigaan orang tuanya. Kasus-kasus terakhir yang saya tangani, hampir semua menjadi angota MLM. Ada beberapa nama yang disebutkan. Tapi yang paling sering adalah air oxygen dan susu sehat. Setelah melakukan investigasi panjang, ternyata jaringan ini terbentuk dari unit usaha NII di sebuah koperasi di bilangan Jl. Podok Betung ruko 14B, Bintaro, Koperasi Kerta Jaya Sejahtera. Banyak produk yang menjadi unggulan koperasi ini. Jamaah NII menjadi konsumen serta produsen yang menjadikannya aman dengan alasan tersebut menghabiskan waktunya diluar rumah tanpa orang tua curiga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara lain yang menghasilkan dana cepat dan menjadi jaringan terselubung NII, terutama Jakarta Selatan yang notabene kaum muda, adalah sebuah motivational training yang dinamakan NAC (Neuro Associative Conditioning) dan dipimpin oleh &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Arief Adinoto&lt;/span&gt;. Training motivasi ini juga menjadi modus pencarian dana jamaah kepada orang tuanya, minimal 1 juta per sesi akan menguap begitu saja. Jaringan ini bukan hanya isapan jempol belaka. NAC memiliki blogspot yang menjelaskan tentang kinerja mereka selama ini serta nomor kontak yang bias dihubungi. Masalahnya adalah semua pengurusnya NII, jadi akan mempermudah pengelabuan bila ada orang tua yang mulai curiga dengan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua modus tersebut berjalan luas dikalangan NII Jakarta Selatan dan menuai banyak hasil. Banyak orang tua yang tidak sadar dengan langkah anaknya. Semoga informasi ini dapat bermanfaat.&lt;br /&gt;Sebagai tambahan, bila anda ingin mengetahui jaringan ini, silahkan anda login di facebook dan lihat jaringan NAC seta Arief Adinoto, nanti anda akan melihat jaringan NII yang luas dikalangan pemuda. Ciri lain yang semakin menetapkan mereka NII adalah selalu adanya nama Miftah Jafar Subhani, Dani Kadarisman dan Imam Prawoto dalam list pertemanan mereka. Kenapa? Karena Imam Prawoto itu caleg NII yang wajib didukung. Dan dukungannya selama ini ditunjukkan dengan membuka jaringan lewat facebook dan imamprawoto.com. Tipikal jamaah NII akan selalu taat kepada pimpinan dan pemujaan berlebih kepada figuritas. Jadi, menjalin hubungan dengan para pimpinan NII akan menjadi kebanggaan besar bagi setiap jamaah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Team Nii Crisis Center&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4825802436950344854-8051447794346244733?l=nii-alzaytun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/feeds/8051447794346244733/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4825802436950344854&amp;postID=8051447794346244733' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/8051447794346244733'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/8051447794346244733'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/2009/01/modus-baru-dan-jaringan-maya-nii.html' title='Modus Baru Dan Jaringan Maya NII'/><author><name>Aji Cemerlang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06308503481685773328</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://www.al-islam.org/gallery/photos/kabah11.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/SYFslzXit6I/AAAAAAAAAPw/S5NbT6nHfAw/s72-c/arief-adinyoto-nii-kw9.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4825802436950344854.post-118214766354020753</id><published>2009-01-06T20:17:00.006+07:00</published><updated>2009-01-07T01:11:20.030+07:00</updated><title type='text'>NII Perusak Keluarga</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://groups.yahoo.com/group/anti_nii_kw9/message/153"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 248px; height: 215px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/SWOTWX3CqtI/AAAAAAAAAO4/3wv3aQ66s6w/s320/orang-hilang.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288232400034376402" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Korban NII&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Hubungan ikatan sebuah keluarga menjadi rusak, karena mereka menganggap diluar golongannya adalah kafir. Padahal Rosulullah bersabda "yang memutus tali silaturahmi adalah bukan ummatku". Bayangkan jika kita kehilangan putri tersayang kita yang dulu pernah kita kandung dan kita timang-timang dalam ayunan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ternyata memang slogan dibawah ini memang tepat !&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;NII ZAYTUN dapat merusak kesehatan, membuat gangguan jiwa, meninggalkan keluarga dan menguras harta benda,&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;jika sakit berlanjut silahkan BERTOBAT &lt;/span&gt;!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisa jadi salah satu keluarga kita menjadi korban NII MAZ tanpa kita tahu.  Modus operasi dalam penggalangan dana salah satunya melalui permintaan sumbangan di jalan, mal, stasiun, bandara, terminal dll. Biasanya dilakukan dua orang dengan membawa map berisi permintaan sumbangan pembangunan anak yatim / sebuah masjid antah berantah. Tegaskan kembali kalau dimintakan sumbangan apakah mereka NII MAZ. Jika raut mereka berubah, ancam akan melaporkan mereka ke polisi. Jika benar mereka pasti akan cepat-cepat angkat kaki, seperti dikejar sesuatu. Tips ini sudah dicoba atas informasi dari mantan NII MAZ yang sudah insyaf dan pernah  dua tahun meminta-minta sumbangan di mall-mall demi kejar setoran infaq.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Silahkan bantu keluarga saudara kita dibawah ini, barangkali ada yang mengetahui keberadaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;___________________________________________________&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="gmail_quote"&gt;On 1/6/09, &lt;/span&gt;&lt;span class="gmail_quote"&gt;&lt;b class="gmail_sendername"&gt;zen toni&lt;/b&gt; &lt;&lt;a rel="nofollow" target="_blank" href="http://groups.yahoo.com/group/anti_nii_kw9/post?postID=Vu4s4F4_-o0y2_RGCjyxvEp7YwaHOQI3B3mCSMyWmJA6Wl_eXvZj5iQDqMQT0fGh_3Prj5df72Y"&gt;zeinrin@yahoo. com&lt;/a&gt;&gt; wrote:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="subject root grey"&gt; Re: [anti_nii_kw9] Welcome Aboard Pals! &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Hallo Pak Baktiar&lt;br /&gt;Salam Kenal...&lt;br /&gt;Nama adek saya Witri Santi Dewi&lt;br /&gt;Dulu kuliah di Jurusan Bahasa Inggris dan lalu pindah ke Jurusan Biologi Universitas PGRI Indrapasta yang deket Ranco Pasar Rebo, Jakarta Timur.&lt;br /&gt;Alamat terakhir adek saya di Jl H Saedah Rt. 7 Rw 7 No. 7 Pasar Induk Jaktim&lt;br /&gt;Adek saya hilang sejak Oktober 2006 dan sekitar bulan Agustus 2007 tanpa disengaja kakak saya dari atas bis melihat adek saya di daerah diperempatan pulo mas dan menghampiri sambil menangis trus sholat magrib di ITC Cempaka Mas, pada saat sholat magrib tersebut adek saya langsung kabur tanpa ada beritanya dengan meninggalkan sebuah tas yang berisi buku catatan. isi buku catatan tersebut berkaitan dengan dialog2 bagaimana cara mendekati orang dan sepertinya NII. sampai hari ini tidak ada kabar beritanya. Saya dan kakak saya terus berdoa dan mencari dimana keberadaan adek saya. kadang kami ke stasiun senin, pasar senin, itc cempaka mas, ramayana klender, mall cijantung dll.&lt;br /&gt;Kami sekeluarga berharap agar adek saya bisa kembali dan berkumpul dengan keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zentoni&lt;br /&gt;HP 081317422079&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--- On &lt;b&gt;Tue, 6/1/09, bahtiar &lt;i&gt;&lt;bahtiar@...&gt;&lt;/bahtiar@...&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; wrote:&lt;br /&gt;From: bahtiar &lt;bahtiar@...&gt;&lt;br /&gt;Subject: Re: [anti_nii_kw9] Welcome Aboard Pals!&lt;br /&gt;To: anti_nii_kw9@yahoogroups.com&lt;br /&gt;Date: Tuesday, 6 January, 2009, 9:18 AM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;silahkan diceritakan secara detail Pak Zentoni&lt;br /&gt;nama adek bapak, alamat terakhir, kuliah/kerja ?&lt;br /&gt;agar kami dapat menelusurinya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;terima kasih&lt;br /&gt;bahtiar&lt;br /&gt;mantan nii kw 9&lt;br /&gt;1994 - 1996&lt;br /&gt;HP 08132 8484 289&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="gmail_quote"&gt;On 1/5/09, &lt;b class="gmail_sendername"&gt;zen toni&lt;/b&gt; &lt;&lt;a rel="nofollow" target="_blank" href="http://groups.yahoo.com/group/anti_nii_kw9/post?postID=Vu4s4F4_-o0y2_RGCjyxvEp7YwaHOQI3B3mCSMyWmJA6Wl_eXvZj5iQDqMQT0fGh_3Prj5df72Y"&gt;zeinrin@yahoo. com&lt;/a&gt;&gt; wrote:&lt;/span&gt;&lt;blockquote class="gmail_quote" style="border-left: 1px solid rgb(204, 204, 204);"&gt; &lt;div style="background-color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;div&gt; &lt;div&gt; &lt;div&gt; &lt;table border="0" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; font-size: inherit; font-size-adjust: inherit; font-stretch: inherit;" valign="top"&gt; Saya tertarik ikut milis ini karna adek perempuan saya telah menjadi salah korban dari NII dimana sejak oktober 2006 hingga saat Adek saya tidak jelas berada dimana.&lt;br /&gt;Saya mohon bantuan pada Rekan-rekan yang bisa membantu saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zentoni&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--- On &lt;b&gt;Tue, 30/12/08, may &lt;i&gt;&lt;&lt;a rel="nofollow" target="_blank" href="http://groups.yahoo.com/group/anti_nii_kw9/post?postID=3_pNw60YPmX0w7NBZ609DOFC4dgpQjEKutMy3vpiqpzGHg57uLErTd0JxelVk_N48NK_q-mEiCWC5t_yNTA"&gt;may_hanifah@ yahoo.com&lt;/a&gt;&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; wrote:&lt;br /&gt;&lt;blockquote style="border-left: 2px solid rgb(16, 16, 255);"&gt;From: may &lt;&lt;a rel="nofollow" target="_blank" href="http://groups.yahoo.com/group/anti_nii_kw9/post?postID=rDUvHN3sujD6kHNwFMYH98PPEedASq-CfdJEyRDKzsVReb3W1E_kBJJqVrb3h61r88hWwNzvB90eEYySoQ"&gt;may_hanifah@ yahoo.com&lt;/a&gt;&gt;&lt;br /&gt;Subject: [anti_nii_kw9] Welcome Aboard Pals!&lt;br /&gt;To: &lt;a rel="nofollow" target="_blank" href="http://groups.yahoo.com/group/anti_nii_kw9/post?postID=57fl0mKIUQ32xPdLkmw9UAV8dnpBGR7_ZhUkZRpp8m0GJEU1zvgdZVn3x0RKXOqknHww9qVs6LQgo-5l8m8jOzOUUQ"&gt;anti_nii_kw9@ yahoogroups. com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Date: Tuesday, 30 December, 2008, 4:11 PM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt; &lt;div&gt; &lt;p&gt;Selamat datang buat kawan-kawan yang baru gabung di milist ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;untuk menambah hangat suasan, silahkan kawan-kawan memperkenalkan diri&lt;br /&gt;secukupnya, baritakan alasan ketertarikan anda mengikuti milist ini,&lt;br /&gt;dan (klo ada) sharing pengalaman yang terkait dengan masalah NII.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat Menikmati Hidangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;/div&gt; &lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;&lt;hr size="1"&gt; &lt;a rel="nofollow" target="_blank" href="http://sg.rd.yahoo.com/aa/mail/domainchoice/mail/signature/*http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/"&gt; &lt;/a&gt; &lt;/div&gt; &lt;span style="color:white;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt; &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/bahtiar@...&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4825802436950344854-118214766354020753?l=nii-alzaytun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/feeds/118214766354020753/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4825802436950344854&amp;postID=118214766354020753' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/118214766354020753'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/118214766354020753'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/2009/01/nii-perusak-keluarga.html' title='NII Perusak Keluarga'/><author><name>Aji Cemerlang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06308503481685773328</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://www.al-islam.org/gallery/photos/kabah11.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/SWOTWX3CqtI/AAAAAAAAAO4/3wv3aQ66s6w/s72-c/orang-hilang.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4825802436950344854.post-4305177084984989518</id><published>2009-01-05T23:42:00.007+07:00</published><updated>2009-01-06T11:09:18.300+07:00</updated><title type='text'>Petuah bijak ex-petinggi NII  MAZ</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://nii-alzaytun.blogspot.com/"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 226px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/SWI74ksWajI/AAAAAAAAAOw/Gex_5530dtw/s320/nii+bijak.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5287854755594791474" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Saya rasa either anda mantan atau tidak mantan dari NII Versi Al Zaytun, kalau anda sudah mengenal karakter dari ummatnya, maka sebaik – baiknya menyelamatkan mereka adalah tidak dengan menentang  mereka tetapi dengan memberi pengertian dan pembuktian. Sepanas – panasnya anda sudah “dikadalin” NII Versi Al Zaytun tapi basically islam adalah tetap selamat menyelamatkan. Trust me I know the anger likes. Semakin mereka dikasari ( ataupun dikerasi dengan perkataan keras), mereka semakin yakin dengan  pakem yang sudah ditanam. Semakin dibilang sesat mereka semakin yakin keberadaan mereka itu haq. Taruhlah kata dianggapnya, Muhammad dulu juga dicaci maki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di luar seluruh caci maki ini. Apa tidak pernah dipikirkan bahwa ada qorina yang sekarat melahirkan anaknya di malja saking tidak adanya biaya, kemudian, bahkan idariyah mereka tidak peduli, Masul kerja 24 jam untuk dicaci maki atasan tanpa kesempatan mencari nafkah untuk kesejahteraan keluarganya sendrii, mas’ul nya nengok pun tidak atau anak-anak mas’ul sendiri tidak bisa masuk Al Zaytun karena tidak bisa bayar uang muka, karena jabatan kurang tinggi jadi tidak bisa nyicil. Paket yang dari tahun ke tahun semakin berkurang padahal anak semakin banyak. Kemana larinya dana itu, jika memang digunakan oleh kelompok NII Versi Al Zaytun kenapa malah bermegah-megah ketimbang mensejahterakan ummat, setidaknya keluarga mas’ul beranak banyak yang sudah mengorbankan segalanya demi mereka NII Versi Al Zaytun dan berharap setidaknya diperhatikan sedikit keberadaannya, masih mencoba berharap karena tidak ada lain yang bisa diharap. Bahkan is the fact, my family menjadi pelacur demi membesarkan 4 anaknya karena suaminya menjadi eksponen di MAZ,  karena tidak mencukupinya nafkah untuk hidup sederhana sekalipun. masya Allah. saya menangis jika mengingat itu. yang lebih miris salah seorang masul berkata dengan tanpa dosa bahwa semua itu adalah resiko perjuangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemana sifat saling melindungi, saling menolong, saling menyelamatkan, basic dasar dari islam, dari aliran manapun. NII atau tidak NII. Apa sudah ditutup oleh mimpi Al Zaytun. Hingga kenyataan pahitnya dianggap cost dari perjuangan, resiko perjuangan NII masa perang. Dan nanti pasti ada kondisi jika si anak sudah marah dan mengancam, orangtuanya akan baik – baikin semampunya hingga anaknya tenang dan akhirnya melupakan marah dan kebodohannya. And by then, show will go on again. It’s just a fact of life. Setelah jangka waktu tertentu, pembodohan dan penteroran internal akan berlaku lagi..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cuma saja mereka lupa bahwa nabi besar itu tidak pernah membodohi ummatnya terlebih memeras ummatnya untuk bangunan – bangunan utopia seperti di NII Versi Al Zaytun. Pada titik sekarang sudah berapa posting maliyah diperkenalkan di NII Versi Al Zaytun demi membangun kemegahan MAZ di indramayu yang memang luar biasa. Ini diluar kecrekan yang harus disiapkan tiap ummat setiapkali ada mas’ul datang dan membawa acara. Akan lebih lucu lagi kalau di tahun depan demi menutup defisit anggaran ada posting sodaqoh mustasfal untuk membangun katanya RS International di sana dan rumah bagi para mujahid, Isnt it cool. Tapi mereka yang ada di dalam sudah lama dibutakan oleh mimpi-mimpi seperti dijaminkan anak-anaknya pada pendidikan di Al Zaytun (which zero approval), kemenangan futuh mekah dan lain-lain. Biarkan saja mereka melihat kelemahan dan kehancuran menggerogoti mereka sendiri. Walau yang sangat disayangkan adalah orang-orang yang sudah diperbodoh, mengorbankan segalanya bahkan kesejahteraan keluarganya demi NII Al Zaytun, mas’ul–mas’ul yang menekan ummat dengan infaq or else, menghalalkan fa’I walau di internal mereka sendiri fa’I dilarang, tetapi tetap dilakukan untuk menutupi nuqson idariyah, berikut adat kecrekan mereka peracara yang kadang membutakan mereka (Terutama untuk distrik ke atas terutama di 92). Perbedaan pendapat diantara mereka maka terkena cap bughot, sas–sus, kaslan, bahkan mungkin imamnya akan menghalalkan darah mereka dan menghalalkan segala cara untuk menghilangkan lawan–lawan politik mereka dengan mungkin menyuruh umat–umat mereka yang bodoh dan taat buta (sami’na wa ato’na, lillahi taala—menurut mereka, dengan merujuk baiat no.4 NII saya akan taat sepenuhnya kepada perintah allah, perintah rasulullah dan perintah ulil amri saya dan menjauhi larangannya dengan jujur dan setia hati) membunuh, ekstrim katanya. Siapa yang tidak takut dengan adanya umat taat dan bodoh seperti kluk klux klan, only with no white hood and burning crusade, siap membunuh dan mati buat imam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan ini bukan iri hati atau dengki terhadap NII Versi Al Zaytun. Tapi miris saja, mengapa ada orang–orang yang tega melakuan hal – hal terbodoh yang dulu pernah diharamkan oleh nabinya sendiri, dan orang yang menjadi korban, kok dengan pasrahnya menerima, bahkan membela buta jika ada yang berpendapat lain. Jangan membutakan diri, dan jangan cepat suuzon terhadap siapapun. Tiap perkataan itu tidak berdasarkan hari tapi karena ayat yang dicanangkan NII Versi Al Zaytun sendiri bahwa diantara bumi dan langit terdapat tanda – tanda untuk dipelajari bagi orang,  –orang yang diberi petunjuk. Sampai kalian tahu bahwa NII Versi Al Zaytun adalah NII Gadungan. Open your mind.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4825802436950344854-4305177084984989518?l=nii-alzaytun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/feeds/4305177084984989518/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4825802436950344854&amp;postID=4305177084984989518' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/4305177084984989518'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/4305177084984989518'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/2009/01/petuah-bijak-ex-petinggi-nii-maz.html' title='Petuah bijak ex-petinggi NII  MAZ'/><author><name>Aji Cemerlang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06308503481685773328</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://www.al-islam.org/gallery/photos/kabah11.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/SWI74ksWajI/AAAAAAAAAOw/Gex_5530dtw/s72-c/nii+bijak.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4825802436950344854.post-5827766122896294117</id><published>2009-01-01T08:05:00.003+07:00</published><updated>2009-01-04T05:16:41.295+07:00</updated><title type='text'>1 Muharram Di Madinah NII MAZ</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://sapi-perah.com/"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 249px; height: 188px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/SV_jH-jbNdI/AAAAAAAAAOg/-jDQJWAzlY8/s320/susu-segar.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5287194213746423250" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1 Muharram Di Al-Zaytun&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Sebuah agenda tradisi tahunan, setiap 1 muharram disana mengadakan peringatan besar besaran yang dihadiri oleh berbagai lapisan masyarakat, mulai dari masyarakat biasa , jamaah nii territorial, mantan santri dan orang tua santri dari seluruh penjuru tanah air, Hadir pula para pejabat tinggi pemerintahan baik dalam maupun luar negeri.&lt;br /&gt;Secara nyata di al-zaytun memang tidak terjadi penyimpangan apapun, namun jika melihat dari dalam akan banyak sekali kita jumpai penyimpangan penyimpangan yang tentunya berujung pada pola penggalangan dana serta dukungan terhadap kelompok tertentu yang mengakibatkan pembodohan dan kemiskinanan berjamaah.&lt;br /&gt;Salah satu contoh hasil wawancara Team infestigasi Nii Crisis Center pada peringatan 1 muharram tahun ini, team berhasil mewawancarai beberapa orang yang terlibat langsung dengan nii kw9 dan pesantern alzaytun, diantaranya penderitaan muadhof ( karyawan kerja rodi ) yang tak kunjung berakhir, wawancara dengan mahasiswa yang turun kejalan , mereka jualan nasi dan es yang dibungkus plastic,lucunya dagangan para mahasiswa tersebut banyak yang basi..demi Allah. Team juga berhasil mewancarai jamah aktif nii kw9 dari territorial Jakarta yang sedang berkunjung ke pusat negaranya yaitu alzaytun.apalagi berita yang  Luar biasa banget ketika team Nii Crisis Center mendapatkan informasi bahwa ada beberapa santri alazaytun yang sedang melacur di lokalisasi CI ( Cilegeung Indah,  tempat pelacuran yang letaknya tak jauh dari pesantren alzaytun).&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Muadhof. Keberdaan para pahlawan pembangunan ini ternyata sangat menyedihkan, mereka hidup dengan segala keterbatasan, karena gaji kecil dan kebutuhan yang amat besar, jadi mereka harus hidup dengan amat menderita, banyak sekali diantara anak anak mereka yang kekurangan gizi karena rendahnya dalam pemberian makanan yang bergizi. Ditahun baru 1 muharam ini para muadhof terpaksa berjualan air minum mineral guna menambah penghasilan dan ada pula beberapa muadhof yang mengambil jalan pintas dengan cara mensuplay para santri yang membutuhkan sesuatu nyang tidak ada didalam pesantren alzaytun, walaupun hal itu dilarang missal rokok, dan jenis narkoba ganja maupun miras, mereka para muadhof membeli dengan harga biasa diluar pesantren lalu menjualnya dengan berkali lipat, tapi santri itupun membelinya juga, missal rokok yang dijual biasa Cuma 5-10 ribu mereka jual 20 sampai 50 ribu. Ketika Team Nii Crisis Center bertanya tentang perkembangan terbaru pesantren alzaytun, para muadhof pun menjawab dengan semangat, kita ini seperti dipenjara, sangat menderita, tapi karena syaikh sudah menganjurkan seperti itu ya mereka pun tak bisa berbuat apa apa, karna ga ada pilihan lain, kembali ke RI katanya jadi orang kafir ya gmn lagi ???. meraka juga bercerita tentang keberadaan sapi sapi yang diimpor dari new zewland yang ternyata adalah sapi sapi yang sakit, tiap bulan nya dapat dipastikan 4 – 7 ekor sapi sapi itu tewas, mereka pun menganggp itu sebagai peristiwa wajar karena mengingat sapi sapi itu emang bermasalah dengan kesehatanya sejak masuk keindonesia, daitambah lagi konsumsi makanan sapi itu pun tidak maksimal dan menurut mereka factor cuaca Indonesia dan new zewlan berbeda jadi wajar aja jika sapi sapi itu satu demi satu tewas dengan cara yang amat mengenaskan. Sungguh bukti pembohongan ya ng amat besar jika kita melihat sosialisasi pesantren alzaytun dalam media nya ternyata semua Cuma omong kosong.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Hasil wawancara dengan aparat territorial nii kw9 yang msh aktif juga luar biasa, mereka juga tampak antusias, bahkan mereka amat yakin kalau nii kw9 akan menang ditahun 2009 ini, Menurut mereka, sekarang sedang memepersiapkan segala sesuatunya guna menyongsong kemenagannya nanti walapun yang yang mereka usung hanyalah partai yaitu PARTAI REPUBLIKAN, mereka bicara masalah Negara tapi mereka hanya masuk partai ???? Mereka juga menyiapkan 5 Calegnya di 5 dapil di Indonesia, bahkan disetiap ODO (kecamatan NII) mereka mengirim 10 perwakilannya untuk di training untuk menjadi TIM SUKSES partai REPULIKAN.Inilah realita yang terjadi di negeri ini, berbagai persiapan gerakan makar nii kw9 telah banyak gentayangan disekitar kita, namun para aparat tinggi pemerintah baik sipil maupun pemerintah hanya diam saja, seolah olah sengaja membiarkan tumbuh berkembangnya faham yang menyesatkan tersebut. Faktor kebodohan atau Memang ada konspirasi antara pejabat NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA denagn gerakan NII KW9 ALZAYTUN ???? WALLAHU A’LAM&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Korban anak bangsa sudah terlalu banyak, terlalu mahal harga yang harus dibayar bila tragedi kemanusiaan ini terus berlanjut lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami berharap kepada seluruh potensi bangsa, terutama para aktifis islam dan berbagai ormas dan LSM untuk tidak menutup mata dan membiarkan tumbuh berkembangnya aktifitas nii kw9 alzaytun yang jelas jelas merugikan dan mengancurkan generasi muda kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sources : Team Nii Crisis Center (Khoirul Jabar)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;join di millisnya ya…&lt;br /&gt;http://groups.yahoo.com/group/anti_nii_kw9&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4825802436950344854-5827766122896294117?l=nii-alzaytun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/feeds/5827766122896294117/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4825802436950344854&amp;postID=5827766122896294117' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/5827766122896294117'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/5827766122896294117'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/2009/01/1-muharram-di-madinah-nii-maz.html' title='1 Muharram Di Madinah NII MAZ'/><author><name>Aji Cemerlang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06308503481685773328</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://www.al-islam.org/gallery/photos/kabah11.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/SV_jH-jbNdI/AAAAAAAAAOg/-jDQJWAzlY8/s72-c/susu-segar.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4825802436950344854.post-5035920613184063284</id><published>2008-12-23T18:14:00.004+07:00</published><updated>2008-12-23T23:51:10.789+07:00</updated><title type='text'>PARTAI NII</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.nii-crisis-center.com/"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 268px; height: 233px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/SVETRiwSFHI/AAAAAAAAAOY/guhoEFIho7s/s320/1part.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5283025029990323314" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;CALON LEGISLATIF PARTAI REPUBLIKAN DARI NII KW9&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Tahun 2009 menjadi waktu penting bagi pertarungan antar parpol demi menikmati segelintir kekuasaan di kursi-kursi jabatan Republik ini. Tahun 2009, juga menjadi tonggak sejarah, menurut program Abu Toto, dengan tergulingnya Republik Pancasila ini menjadi Negara Islam Indonesia. Walau terkesan mustahil, tapi paling tidak itu diyakini betul oleh para pengikut KW9 sebagai langkah akhir perjuangan yang teramat melelahkan.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Usut punya usut, futuh KW9 tidak datang dengan revolusi bersenjata layaknya Taliban maupun revolusi sosial seperti di Filiphina ketika rakyat menggulingkan Marcos. Para penggelora jihad salah kaprah ini manut saja pada pimpinannya mau dibawa kemana. Menjelang 2009, selama perjuangan terprogram 15 tahun, belum pernah ada gambaran real bagaimana merebut kekuasaan Negara ini, kecuali membanggakan Mahad Al Zaytun yang nantinya jadi ibukota Negara. Namun kini, ujug-ujug, persiapan futuh merebak seantero markas-markas NII. Perintah Imam menyatakan bahwa caranya futuh adalah melalui partai.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Entah darimana asalnya wangsit futuh lewat partai itu muncul. Mungkin kalau partai besar yang mengusung mereka, masih ada peluang lah, itu pun harus bertarung dulu dengan partai besar lainnya. Herannya, yang mereka usung adalah partai gurem, Partai Republikan. Waduh mas, gimana cara futuhnya?. Wong yang menguasai legislatif aja ndak bisa merubah dasar negeri ini, apalagi yang ndak ada suaranya. Tapi biarlah, mungkin ini juga cara ALLAH untuk membuka mata dan mata hati mereka bahwa mereka tidak tau apa-apa tentang politik negeri ini serta siapa yang mereka lawan.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Hasil syuro pusat di Ma’had Al Zaytun yang disampaikan pada syuro wilayah di awal Dzulhijjah 1429H atau awal Desember 2008, menetapkan lima calon legislatif yang harus didukung oleh segenap jamaah KW9. Termasuk penetapan tim sukses yang akan bergerilya di setiap struktur teritorial. Mereka adalah;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;1) H. Imam Prawoto. Dapil Banten I (Kabupaten dan Kodya Tanggerang), anak Panji Gumilang.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;2) Muhammad Sholeh Aceng, SH. Dapil Banten III (Pandeglang dan Lebak), &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;3) Drs. Miftah. Dapil Jawa Barat III (Kodya Bogor dan Cianjur), keponakan Panji Gumilang.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;4) Dr. Dani Kadarisman. Dapil Jabar X (Kuningan, Banjar dan Ciamis), &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;5) Ir. Suripto. Dapil Jatim X (Gresik Lamongan).&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Melihat aksi ini seharusnya menyadarkan masyarakat umum, maupun masyarakat NII KW9, betapa perjuangan mentegakkan Negara Islam dibawah Panji Gumilang hanya&lt;span&gt; &lt;/span&gt;slogan tanpa arti yang kemudian berakhir pada tempat pemungutan suara. Lebih buruk lagi mereka bukan berdiri diatas kaki sendiri, tapi hanya mendompleng kendaraan orang lain. Layaknya orang mendompleng, hanya numpang dan bukan pemilik kendaraan. Tentu sang supir lah yang akan menentukan tujuan. Dan Partai Republikan bukanlah sarana yang mampu membawa perjuangan Negara Islam pada titik akhir.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Seperti air, keputusan Panji Gumilang selalu mengalir dan tidak pernah teguh seperti karang yang tahan benturan badai dan ombak. Apa dan Siapa yang menguntungkan, itu yang dituju terlepas dari norma dan nilai yang dia cetuskan sendiri. Bukti lima caleg diatas tersebut diperkuat dengan pencalonan anak perempuannya sebagai calon legislatif dapil Indramayu dari Partai GOLKAR. Tawaran Golkar yang seharusnya diambil oleh anak Bupati Indramayu ini lalu digelontorkan kepada Panji Gumilang, mengingat suara Al Zaytun masih signifikan untuk pemilihan putaran Bupati selanjutnya.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Bicara politik praktis seperti itu memang sah-sah saja dalam era demokrasi seperti sekarang. Tapi bagi mujahid yang mengangkat tinggi tangannya dengan takbir untuk mentegakkan Negara Islam yang mulia, hal ini sudah kelewat batas. Kelewat batas aqidah, lewat batas normatif gerakan dan kelewat batasan Qanun Azasy itu sendiri.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Kalau sudah seperti ini siapa yang harus disalahkan. Yang jelas umatnya menjadi korban, lagi, lagi dan lagi. Sedangkan yang diuntungkan dari ini semua adalah Panji Gumilang sekeluarga dan para politisi Republik yang mereka anggap kafir. Lalu apakah tafsir &lt;span&gt; &lt;/span&gt;Qur’an yang menyatakan pada kafir, fasik dan dzalim bagi orang-orang yang tidak melakukan hukum Islam hanya berlaku untuk orang RI saja?.&lt;span&gt; &lt;/span&gt;Lalu apa yang berlaku untuk warga NII KW9?. Mereka mengaku bernegara Islam, berhukum Islam dan berumat Islam namun ikut dalam sistem kafir untuk mendapatkan sedikit kursi kekuasaan bersama orang-orang yang dikafirkannya selama ini. Inikah pejuang Islam?. Atau hanya politisi? Atau mungkin penipu ulung?. Ah, dalam kamus NII KW9, sama saja, tidak ada bedanya. DC&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://www.nii-crisis-center.com/"&gt;Team Infestigasi Nii Crisis Center&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;---&lt;/p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Partai RepublikaN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kepengurusan&lt;br /&gt;Ketua Presidium : Letjen. (Purn) Drs. H. Syahrir, MS,SE&lt;br /&gt;Anggota Presidium : Muslim Abdurrahman, Murphy Hutagalung, Orie Andari, dan Sudharto&lt;br /&gt;Sekretaris Jenderal : Drs. Yus Sudarso, SH, MH, MM&lt;br /&gt;Nomor urut : 21&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alamat DPP :&lt;br /&gt;Kompleks Perkantoran Pulo Mas Blok VI No.1-2 Jakarta Timur&lt;br /&gt;Telp. (021) 4702960&lt;br /&gt;Fax. (021) 4702966&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4825802436950344854-5035920613184063284?l=nii-alzaytun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/feeds/5035920613184063284/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4825802436950344854&amp;postID=5035920613184063284' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/5035920613184063284'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/5035920613184063284'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/2008/12/partai-nii.html' title='PARTAI NII'/><author><name>Aji Cemerlang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06308503481685773328</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://www.al-islam.org/gallery/photos/kabah11.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/SVETRiwSFHI/AAAAAAAAAOY/guhoEFIho7s/s72-c/1part.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4825802436950344854.post-7142265885355906376</id><published>2008-12-19T09:55:00.002+07:00</published><updated>2008-12-19T10:19:27.104+07:00</updated><title type='text'>Kelompok NII Dituntut Lima Tahun</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.pikiran-rakyat.com/index.php?mib=news.detail&amp;amp;id=48780"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/SUsR9TIs1fI/AAAAAAAAAOQ/ckhA9jsh2OY/s320/korban+nii.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5281334732828497394" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kelompok NII Dituntut Lima Tahun&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sonny Budhi R&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;BANDUNG, TRIBUN - Belasan terdakwa kasus dugaan makar, di antaranya para “pejabat” Negara Islam Indonesia (NII), rata-rata dituntut lima tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Jumat (12/12) siang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka diduga terbukti merongrong kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan perbuatan mereka meresahkan masyarakat. Bahkan, mereka dianggap berbelit-belit dalam persidangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Perbuatan mereka harus dihadapkan dengan KHUPidana Pasal 107 jo 106 tentang makar, serta harus diancam hukuman lima tahun penjara. Karena terlibat melakukan gerakan makar,” ungkap JPU Syarudin Prabu SH saat membacakan tuntutan terdakwa Mugito, yang menjabat sebagai Bupati Bandung 712 Daerah Andir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sidang terhadap 17 terdakwa tersebut digelar serentak di tiga ruang sidang. JPU yang dilibatkan antara lain Cucu Gantina SH, Syarudin Prabu SH, Eka Aryanto SH, Solihin SH, Indra Pribadi SH, Pintauli SH, dan JPU lainnya. Majelis Hakim terdiri dari Jony Santosa, Hidayatul Manan, serta Hadi Siswoyo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sidang ini tampak sepi penonton. Yang datang hanyalah sejumlah keluarga terdakwa dan kerabat dekatnya. Para terdakwa pun seusai sidang enggan berbicara banyak. “Saya ini orang yang sangat antimakar. Saya tidak terima tuntutan tersebut,” kata Suganda, yang menjabat sebagai Wakil Gubernur Jabar Selatan NII.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak jarang para keluarga terdakwa saat sidang dimulai langsung menangis. Seperti istri terdakwa Asep Sutardi. Wanita berkerudung merah muda ini terus menangis ketika suaminya dituntut tiga tahun lebih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengacara para terdakwa terlihat tidak hadir. Informasi yang diterima Tribun menyebutkan para pengacara tidak datang karena kesibukan lain. Sidang dilanjutkan pekan depan dengan agenda pembelaan dari para terdakwa. (sob)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para “Pejabat” NII yang Jadi Terdakwa:&lt;br /&gt;* Suganda (Wakil Gubernur Jabar Selatan)&lt;br /&gt;* Dede Suparman (Bupati Garut Sumedang)&lt;br /&gt;* Dedi Mulyadi (Bupati Sukabumi)&lt;br /&gt;* Mugito (Bupati Bandung Daerah Andir)&lt;br /&gt;* M Suratman (Wabup Bogor)&lt;br /&gt;* Juhana (Wabup Garut Sumedang)&lt;br /&gt;* Iping Syaripudin (Wabup Bandung)&lt;br /&gt;* Ugas (Bupati Bandung Utara)&lt;br /&gt;* Oban (Bakorwil Garut Sumedang)&lt;br /&gt;Terdakwa lainnya:&lt;br /&gt;* Ahdiat, Rizal, Uden, Rizal, Onip, Asep Sutardi, Dede, Agus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga “Pejabat” NII Diancam 15 Tahun - Seumur Hidup&lt;br /&gt;Setiap Anggota Wajib Membayar Infak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BANDUNG, (PR).-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga terdakwa kasus makar pendirian Negara Islam Indonesia (NII) Jabar Selatan, diancam hukuman 15 tahun penjara hingga seumur hidup. Demikian terungkap dalam sidang pertama berupa pembacaan dakwaan di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Jumat (8/8).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terdakwa Dede Suparman, sebagai Bupati Garut Timur, diancam pasal 106 KUHP tentang makar dengan ancaman penjara seumur hidup atau kurungan 20 tahun. Dalam sidang yang dipimpin hakim Zaharuddin tersebut, JPU Indra Pribadi dalam dakwaannya menyebutkan, Dede terbukti melakukan makar dengan cara melakukan dan mengajak seseorang untuk masuk NII dari tahun 2002 hingga tertangkap, Minggu 20 April 2008.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dakwaan yang dibacakan secara bergantian oleh JPU Indra Pribadi dan Suharso juga menyebutkan bahwa terdakwa telah merekrut sekitar 234 orang dan telah memungut uang Rp 6 juta per bulan. Uang tersebut kemudian diserahkan ke Oban alias Abdurrahman sebagai Bupati Garut-Sumedang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain terdakwa Dede, juga disidangkan dua terdakwa lainnya, yakni H. Suganda sebagai Menteri Penerangan NII dan Dedi Mulyadi sebagai Bupati Sukabumi Timur. Dalam sidang kedua yang dipimpin hakim Arsil Marwan itu, kedua terdakwa diancam pasal 107 tentang makar dengan ancaman 15 tahun penjara dan pasal 154 a KUHP tentang penodaan lambang negara dengan ancaman empat tahun penjara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prosesi hijrah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam dakwaan JPU, H. Suganda dan Dedi Mulyadi juga memungut uang infak dari anggotanya. Setiap anggota NII diwajibkan membayar infak 2,5%-25% dari penghasilan setiap bulannya. Dana tersebut disetorkan kepada Gubernur Kepala Wilayah Jabar Selatan atas nama Muhamad Sobari alias Abupatin melalui rekening nomor 0870.01.006.776.537 cabang BRI Al Zaytun, Indramayu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya, dana itu digunakan untuk membayar gaji para pejabat NII dan keperluan operasional program NII. Sedangkan untuk menjadi anggota kelompok NII, setiap calon anggota wajib terlebih dahulu melakukan prosesi hijrah dari NKRI ke NII dengan menyatakan ikrar janji setia atau baiat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum ditangkap, kedua terdakwa pada Minggu 20 April 2008 di Kompleks Bumi Asri Blok B 07 Cihanjuang Cimahi Utara Kota Cimahi, melakukan pembaiatan terhadap calon anggota NII. Seperti diketahui sebelumnya, Polda Jabar menangkap 17 pelaku makar pendirian NII Jabar Selatan. Mereka ditangkap saat melakukan pembaiatan di wilayah Riung Bandung Kota Bandung dan Cihanjuang Kota Cimahi. (A-113) ***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4825802436950344854-7142265885355906376?l=nii-alzaytun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/feeds/7142265885355906376/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4825802436950344854&amp;postID=7142265885355906376' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/7142265885355906376'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/7142265885355906376'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/2008/12/kelompok-nii-dituntut-lima-tahun.html' title='Kelompok NII Dituntut Lima Tahun'/><author><name>Aji Cemerlang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06308503481685773328</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://www.al-islam.org/gallery/photos/kabah11.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/SUsR9TIs1fI/AAAAAAAAAOQ/ckhA9jsh2OY/s72-c/korban+nii.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4825802436950344854.post-4139643487468418824</id><published>2008-12-10T06:32:00.003+07:00</published><updated>2008-12-16T22:26:17.988+07:00</updated><title type='text'>NII KW9 Murtad</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://nii-alzaytun.blogspot.com"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 221px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/ST6P0SckC9I/AAAAAAAAAOA/7mxr2bAiScg/s320/NII-KW9.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5277813941792410578" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.nii-crisis-center.com/archives/pembodohan-sepanjang-jalan.htm"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;NII KW9 JADI KAFIR!!!&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Sebuah fenomena yang amat menyedihkan, melihat sekian banyak anak bangsa semakin dibodohi dan diperbudak hanya untuk kepentingan segelintir kelompok yang tidak bertanggung jawab. Sebuah proyek penyesatan, baik dalam hal kesesatan penafsiran Al-Quran maupun keilmiahan yang mengakibatkan pembodohan dikalangan aktifis NII KW9. Mereka memanfaatkan orang yang memiliki semangat perjuangan menegakan syariat Islam. Hingga kemasannya pun dapat mengelabui, para aktifisnya tak merasa bersalah terhadap apa yang mereka lakukan, bahkan menganggap apa yang dilakukan adalah bagian dari ibadah dan perjuangan penegakan syari’at Islam seperti yang dicontohkan Rasulullah Muhammad SAW.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Premis umum dikalangan NII KW9 yang terdoktrin lewat Mabadi Tsalasah yaitu diluar kelompoknya adalah kafir. Tidak bernegara Islam, kafir. Berpartai berarti kafir dan demokrasi adalah produk kafirin. Pokoknya yang ada urusan dengan Republik Indonesia dan segala sistem yang mendukungnya diluar NII KW9 adalah kafir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konon katanya, Visi and misi NII KW9 adalah memberantas kekafiran (tanpa jadi kafir ya) dan menggantikan sistem di Negara ini jadi Negara Islam. Proses akhir itu, Futuh dalam bahasa mereka, di program selama 15 tahun. Dan tahun depan, 2009, program tersebut sudah mencapai deadline dan harus mencapai hasil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semakin mendekati angka keramat itu, semakin pusing juga para pimpinan NII KW9 mengambil langkah. Pasalnya, perangkat untuk mencapai futuh belum ada. Logistik, infiltrasi personil ke pemerintahan, senjata untuk kudeta, umat yang militan atau “penaklukan” militer hanya awang-awang belaka. Boro-boro memiliki itu semua, mempertahankan para jamaahnya saja keteteran. Lalu, pertanyaan besarnya kini adalah, bagaimana caranya futuh?.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah hebatnya Panji Gumilang. Otaknya berputar seperti gansing, kadang miring ke kiri, kadang miring ke kanan. Kali ini, miringnya tidak tanggung-tanggung, menjadi tim sukses pemilu legislatif dan eksekutif untuk partai Republikan. Dikutip dari hasil Ijtima Wilayah NII KW9 pada awal bulan Dzulhijah 1429 H, sekitar seminggu lalu, Syaikh menyatakan, “hai orang-orang yang beriman responlah ajakan ALLAH dan Rasul yang hari ini di rindukan masyarakat Indonesia. Kita diharapkan mensukseskan hajat Indonesia ini (pemilu). Ini bukan sukarela, tapi kewajiban.kalau tidak dijalankan ada sanksi. Jihad hari ini kita memasuki dinamika politik sesuai konstitusi, mengutip surat 48/27. kebetulan kita lagi cari kendaraan, sekarang ada yang menawarkan kendaraan itu secara gratis, kenapa tidak kita manfaatkan saja. Yang penting bagi kita bukan kendaraannya, tapi sampai ke tujuan (proklamasi NII). Kita sekarang ibarat sang bayi, kalau sudah waktunya lahir maka pasti akan lahir juga. Yang tidak sesuai dengan konstitusi saja, kita mampu memobilisasi musyahadutul hijrah, apalagi yang legal. Kalau kita mau, pasti sangat mudah. Allah kuasa menyusun tulang-tulang yang berserakan (2/259). Makanya ini tugas berat territorial dan ini mutlak harus berhasil.Lihat perang Badar yang menang walau Umat Islam hanya sedikit (3:103).”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernyataan sang Syaikh, lucunya, di respon bak perintah nabi dan rasul beneran oleh jamaahnya. Kontan, sekarang sudah dibentuk tim sukses di lima wilayah daerah pemilihan. Bukan itu saja, mereka juga sudah menyiapkan kadernya untuk menjadi caleg serta menyiapkan kantor dengan semuanya dibiayai atas dana umat. Weleh..weleh, ini berjuang gaya Islam atau solusi dalam kondisi kepepet. Kalau kita kembalikan ke doktrin mereka, sebenarnya yang kafir siapa ya?.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terakhir Syaikh menutup pidatonya, “Dukung Caleg jalan, Hujumah Tafsiriah jalan, Maliyah jalan, Bersepeda jalan, jadi kita harus pintar membagi waktu. Hujumah Tafsiriyah harus sampai pada angka Tertinggi . Kita harus bisa jadi Manager maupun sebagai Katalisator. Pandai-pandai dalam menghadapi masalah yang menimpa kita karena perjuangan kita sudah hampir menuju kemenangan, FUTUH NII DAN RI SEGERA HANCUR.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanallah, sudah miring nyeleneh pula. Mengaku iman tapi kelakuannya seperti kafirin. Mengaku berjuang tapi dibawah bendera demokrasi yang dianggap kafir oleh mereka sendiri. Dimana letak perjuangan sebenarnya?. Di hati atau di kantong?. Dimana letak iman dalam diri mereka? Di qalbu atau saku?.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4825802436950344854-4139643487468418824?l=nii-alzaytun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/feeds/4139643487468418824/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4825802436950344854&amp;postID=4139643487468418824' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/4139643487468418824'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/4139643487468418824'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/2008/12/nii-kw9-murtad.html' title='NII KW9 Murtad'/><author><name>Aji Cemerlang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06308503481685773328</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://www.al-islam.org/gallery/photos/kabah11.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/ST6P0SckC9I/AAAAAAAAAOA/7mxr2bAiScg/s72-c/NII-KW9.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4825802436950344854.post-7191086537511761296</id><published>2008-12-09T23:00:00.002+07:00</published><updated>2008-12-17T00:03:05.983+07:00</updated><title type='text'>Sapi Perah NII KW9 (New)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://awansx.wordpress.com/2006/10/27/fiqh-prioritas-sebuah-nasehat-untuk-saudaraku-warga-nii/"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 252px; height: 189px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/ST6WlZG9_TI/AAAAAAAAAOI/Rf3om6uDO7s/s320/Sapi_Perah.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5277821382464240946" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;JARINGAN BISNIS NII KW9&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;(new edisi edited)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;Pendidikan ekonomi dan ekomoni pendidikan yang dicanangkan Abu Toto lewat pelaksanaanya di MAZ ternyata menjadi fokus sampingan yang juga mulai dirintis di kalangan NII KW9 teritorial. Melihat perkembangan pembangunan maupun perekrutan santri di MAZ serta perekrutan dan juga pencarian dana di territorial yang semakin menurun akibat gempuran berbagai pihak, para mas’ul KW9 daerah Jakarta Selatan mengambil langkah antisipatif dengan membuka jaringan bisnis.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jaringan KW9 Jakarta Selatan yang para distriknya memiliki latar belakang pendidikan baik dan ekonomi yang cukup mapan berkolaborasi membentuk jaringan bisnis yang menjadikan jamaahnya sebagai basis pasar serta agen-agen penjualan yang produktif. Menurut mantan mas’ul distrik Kebayoran Baru, langkah ini diambil melihat potensi yang berkembang sekarang. Selain itu melihat gelagat stagnasi pemikiran dan ide-ide baru dari para pemimpin daerah yang sudah tidak memikirkan hal lain kecuali pemenuhan program tanpa ada solusi lain. Terlebih mengingat keilmuan manajemen serta agama dari pimpinan daerah yang payah, belum lagi usianya yang sudah uzur.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Adalah Cilandak Barat, distrik yang paling subur di daerah Jakarta Selatan yang menjadi motor ide pembukaan jaringan bisnis. Pasalnya, mereka telah melakukan hal tersebut sebelumnya, belum lagi latar belakang mereka yang bekas pengusaha. Jaringan bisnis yang terbentuk ada tiga jenis. Ketiga jenis bisnis tersebut menjadikan para jamaahnya sebagai konsumen sekaligus salesman, mungkin bisa disetarakan seperti jaringan MLM. Bentuk bisnis yang Pertama, bisnis yang bersifat lokal, dengan kata lain, bisnis yang dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan sendiri tanpa bantuan dari kelompok atau idariah lain. Kedua, bisnis join, yaitu jaringan yang mengelaborasi 9 distrik dalam beberapa bentuk bisnis. Ketiga, bisnis pusat, yaitu bisnis yang merupakan perintah dari MAZ. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bentuk bisnis yang ketiga merupakan bisnis yang digembar-gemborkan sejak lama, bahkan sempat menjadi friksi diantara pimpinan KW9. Sebagai contoh kasus terbaru dalam urusan bisnis tersebut adalah mundurnya Imam Supriyanto dari ketua Yayasan Pesantren Indonesia yang membawahi MAZ lantaran tidak mau menandatangani nota pinjaman dana milyaran dari bank Centuri untuk membeli sapi dari New Zealand. Alasan H. Imam adalah beliau tidak mau nanti bertanggung jawab terhadap pinjaman yang begitu besar, sementara tanggung jawab beliau hanya sebagai boneka di susunan Yayasan. Belum lagi ratusan milyar utang MAZ setiap tahun ke Bank Centuri yang digunakan untuk maintenance building serta biaya operasional harian belum terbayar (untuk data tahun 2001 saja MAZ meminjam ke Bank CIC sebanyak 111 Milyar untuk pembangunan lewat kredit agunan, bayangkan kalau setiap tahun MAZ meminjam dengan jumlah yang sama). Kasus ini menyebabkan Imam Supriyanto harus keluar dari MAZ. Keluarnya H. Imam tidak menyurutkan langkah Abu Toto, dia pun menandatangani pinjaman tersebut dan membeli sapi sebanyak 1180 yang sudah tiba di MAZ satu bulan lalu. Sapi perah ini, seyogyanya, akan dijadikan sumber susu yang nanti akan diproduksi atas nama MAZ. Konsumennya adalah para jamaah sekaligus bertindak sebagai penjual dagangan MAZ. Program yang telah muncul sejak satu tahun lalu ini telah tersosialisasi luas dan bahkan menjadi modus operandi perekrutan jamaah yang dilakukan lewat interview, penyebaran kuestioner pada koresponden calon pembeli susu. Selain program susu, bisnis dari pusat yang turun ke teritorial adalah sepeda. Penjualan sepeda kepada para mas’ul ini dimaksudkan untuk menggiatkan aktivitas olahraga. Kegiatan ini sudah digalakkan. Kini setiap sore para mas’ul wilayah sampai distrik keliling komplek tempat markas mereka dengan bersepeda. MAZ mengambil sepeda dari sebuah perusahaan di Cina bermerk Giant yang kemudian menjualnya pada mas’ul sebagai bagian dari program “sosilisasi” yang wadahnya juga telah dibentuk, yaitu Asosiasi Sepeda Sport AlZaytun (ASSA).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Baru-baru ini, bisnis KW9 yang sedang gencar disosialisasikan adalah Kampung 99. Bisnis join dari 9 distrik di Jakarta Selatan ini berlokasi di Meruyung, Cinere tepat disebrang Masjid Dian Al Mahri. Merupakan sebuah lahan sebesar 5 ha yang akan terus dilebarkan pembangunannya. Konsep pembangunannya seperti campuran jungle dan mekar sari serta dapat disewakan untuk umum. Nama Kampung 99 diputuskan bersama pada syuro Sembilan distrik yang disaksikan perwakilan pimpinan daerah Jakarta Selatan. 99 diambil dari Asmaul Husna yang kini juga diwajibkan untuk dihafal bagi setiap jamaah selain baiat 9 dan sapta subaya. Dalam beberapa wawancara di koran yang mereka bayar untuk mengiklankan Kampung 99, ada yang bernama Kholid yang memiliki nama asli Teddy dan merupakan staff keuangan aktif distrik 934 (Tebet), mengatakan bahwa Kampung 99 dirintis oleh keluarganya yang terdiri dari Sembilan orang. Sembilan orang yang dimaksud adalah para pimpinan dari Sembilan distrik di terirorial KW9 Jakarta Selatan. Bisnis join lain yang muncul sebelum Kampung 99 adalah Koperasi Jaya Kerta Sejahtera yang berlokasi di Pondok Betung, Ruko no 14B, Bintaro. Koperasi ini beranggotakan semua jamaah KW9 di Jakarta Selatan lengkap dengan kartu anggotanya. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Terakhir, bentuk bisnis lokal, masih di dominasi dari distrik Cilandak Barat. Sentra ekonomi yang mereka miliki adalah Bakso Paun 9 yang berada di Aneka Buana Cirendeu, Event Organizer Daun Production yang beralamat di Pondok Betung no 1B Bintaro dan Ka-Ki Enterprise di Radio dalam (ka-ki artinya kanan kiri atau NII-RI). Selain itu juga ada bisnis susu yang bermerk Sehat, susu ini mereka produksi sendiri karena menunggu lama dari pusat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Munculnya bisnis seperti ini merupakan fenomena baru dimana kesadaran mereka terbangun melihat keterpurukan. Bahwa mereka butuh orang lain dan pihak lain untuk maju terlepas dari iman dan kafirnya menurut tafsir mereka. Langkah yang lebih positif semoga menghasilkan hasil yang positif. Namun bila usaha tersebut dibuat untuk meluaskan jaringan perekrutan dan pencarian dana yang mengorbankan aqidah kaum muslimin, maka semoga menjadi musibah bagi kedzaliman mereka semua. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Satu hal yang juga menguntungkan dari informasi ini bagi semua pihak diluar NII KW9 korban adalah kemudahan untuk mengindentifikasi keanggotaan mereka lewat jaringan bisnis yang mereka bentuk. Bagi orang tua yang anaknya menjadi bagian dari bisnis diatas, berhati-hatilah!, kemungkinan besar anak anda sudah menjadi anggota NII KW9.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;---&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4825802436950344854-7191086537511761296?l=nii-alzaytun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/feeds/7191086537511761296/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4825802436950344854&amp;postID=7191086537511761296' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/7191086537511761296'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/7191086537511761296'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/2008/12/sapi-perah-nii-kw9.html' title='Sapi Perah NII KW9 (New)'/><author><name>Aji Cemerlang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06308503481685773328</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://www.al-islam.org/gallery/photos/kabah11.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/ST6WlZG9_TI/AAAAAAAAAOI/Rf3om6uDO7s/s72-c/Sapi_Perah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4825802436950344854.post-2638670052202131127</id><published>2008-12-07T23:10:00.004+07:00</published><updated>2008-12-07T23:20:18.402+07:00</updated><title type='text'>Munafik adalah ibadah wajib NII Zaytun</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://nii-alzaytun.blogspot.com"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 210px; height: 214px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/STv228vC64I/AAAAAAAAAN4/yKpXDk4RJUU/s320/masul.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5277082812271487874" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Luar biasa Panji Gumilang dan para jamaahnya, mereka menganggap dirinya manusia2 pilihan, mereka juga memvonis bahwa RI adalah kafir jadi mereka pun harus bisa bersiasat dengan orang RI yang katanya KAFIR ?? Mereka bilang ga berpolitik / partai , tapi ternyata mereka sendiri biangnya partai, bahkan di pemilu RI lalu mereka sampai berlaku curang, buktinya penggelembungan suara di A-Zaytun sampai ribuan suara, walaupun ga ada yang berani otak-atik seh..&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Ditahun 2009 mereka juga sudah menyiapkan  lima CALEG DI PARTAI REPUBLIKAN untuk lima daerah pemilihan di indonesia. Anehnya diantara caleg nya adalah Putra-putri Panji Gumilang sendiri yaitu H. Imam Prawoto DAPIL BANTEN1  ( Kabupaten Tanggerang Plus kodya Tanggerang ) Lucu kan ?? katanya ga ber PARTAI ?? hehe heh..Mana buktinya….mau menggerogoti RI ya  he he he…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang jadi masalah kenapa para anggota / jamaah NII KW9 masih ber istiqomah melihat banyaknya penyimpangan yang dilakukan panji gumilang, dana-dana yang mereka infak kan masuk ke rekening Panji Gumilang, sementara jika ada kebutuhan di Ma’had Al-Zaytun mereka ngutang di Bank CIC yang sekarang Merger dengan nama Bank CENTURY.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu contoh mereka ngutang adalah ketika Ma’had Al-Zaytun hendak mendatangkan Sapi dari New Zewland, karena tidak ada dana maka sertifikat Al-Zaytun pun di GADAI di BANK CENTURY itupun yang tanda tangan bukan Panji Gumilang, namun dari Eksponen Al-Zaytun yang saat ini Non Aktif karena merasa bersalah telah menggadaikan aset umat islam untuk kepentingan yang tidak jelas, sebuah propaganda untuk mengelabuhu orangrRI tapi ternyata GAGAL..Survey memebuktikan bahwa sapi2 yang dikirim ke Zaytun adalah sapi sapi yang sakit, luar biasanya setiap bulan pun sapi2 itu pun TEWAS lebih dari lima (5) ekor…alasanya cuaca dan ikllim yang tidah sama..jadi harus bersosialisasi dengen lingkungan dulu…LUAR BIASA !!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buat temen2 yang masih Aktif diteritorial, buka mata hati agar melihat kebenaran, sadarlah bahwa kalian ini sekarang cuma dijadikan sapi perah dan dijadikan mesin politiknya Panji Gumilang..Semangat kalian untuk menegakan Din Allah amat luar biasa, tapi bukan di situ tempatnya..Percayalah setelah kalian habis habisan ,maka kalian akan ditendang karena ga berguna seperti sampah…Sebelum berbicara lebar tentang NEGARA, marilah kita benahi diri kita agar sejalan dengan apa yang tertera dalam petunjuk Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga kita semua senatiasa mendapatkan Hidayah dan jalan terang untuk beribadah guna mencapai ridho Allah SWT…Amin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sources : &lt;a href="http://www.nii-crisis-center.com/archives/dajjal-akhir-zaman.htm"&gt;NII-CRISIS-CENTER&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4825802436950344854-2638670052202131127?l=nii-alzaytun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/feeds/2638670052202131127/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4825802436950344854&amp;postID=2638670052202131127' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/2638670052202131127'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/2638670052202131127'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/2008/12/munafik-adalah-ibadah-wajib-nii-zaytun.html' title='Munafik adalah ibadah wajib NII Zaytun'/><author><name>Aji Cemerlang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06308503481685773328</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://www.al-islam.org/gallery/photos/kabah11.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/STv228vC64I/AAAAAAAAAN4/yKpXDk4RJUU/s72-c/masul.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4825802436950344854.post-3898807821253639961</id><published>2008-11-28T16:20:00.005+07:00</published><updated>2008-11-28T16:40:05.039+07:00</updated><title type='text'>NII KW9 Bangkrut</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/SS-6e8enIGI/AAAAAAAAANw/7Cca2rWOJ5A/s1600-h/Mahad+Alzaytun.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 250px; height: 250px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/SS-6e8enIGI/AAAAAAAAANw/7Cca2rWOJ5A/s320/Mahad+Alzaytun.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5273638729467502690" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;&lt;strong&gt;PEKAN INI AL ZAYTUN DIAMBIL ALIH PEMERINTAH NKRI&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Satu dari 3 orang Komisaris Bank CENTURI menjadi buronan. Dia adalah orang kepercayaan Abu Ma’arij alias Syaykh.A.S.Panji Gumilang salah satu pemilik saham Bank CIC yang kemudian merger menjadi Bank CENTURI. Kaburnya orang kepercayaan Syaykhul Ma’had Al Zaytun ke luar negeri membawa jutaan dolar dana nasabah Bank Centuri yang tak lain bersumber dari setoran Infaq &amp;amp; Shodaqoh para Mas’ul diterritorial NII KW9. Yang lebih menyeramkan dan harus dikroscek kebenarannya mengingat validitas dan keshohihan berita tentang ‘Penjaminan Seluruh Aset Ma’had Al Zaytun kedalam saham Bank Centuri sudah masuk dalam Lembaran Negara dan Laporan Bank Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Mulai hari ini dan esok adalah hari-hari terakhir bagi kebanggaan Umat Islam Bangsa Indonesia yang tergabung dalam komunitas NII KW9 dan Ma’had Al Zaytun. Show Of Force ratusan ribu warga teritorial Al Zaytun bulan lalu ke Jakarta melalui ‘ASSA’ dibawah komando Panji Gumilang tidak dapat merubah kebijakan Bank Indonesia &amp;amp; PPATK. Janji Jusuf Kalla untuk menyelamatkan Al Zaytun terkalahkan oleh Tsunami Krisis Global yang melanda BUMI &amp;amp; Lapindo milik Bakrie Brothers. Kami sarankan kepada segenap saudara kami untuk sementara waktu menghentikan aliran dan setoran dana kepada Bank Centuri yang dialamatkan kepada rekening yang bermuara kepada YPI Al Zaytun atau ke rekening Eksponen MAZ. Karena seluruh setoran dana tersebut langsung masuk kepemilikannya kepada Bank Indonesia. Mimpi Saudara-saudara kami untuk menjadikan Ma’had Al Zaytun sebagai cikal bakal Ibukota NII bila saatnya Futtuh kini tinggal kenangan. Patriotisme dan Semangat Jihad tersebut telah dikhianati oleh Keluarga Besar Syaykhul Ma’had A.S.Panji Gumilang yang telah ‘gagal’ korup dan menipu dengan menggadaikan aset Ma’had Al Zaytun kepada Bos Yahudi Indonesia HARRY TANOESUDIBYO yang berada dibalik kepemilikan Bank Centuri.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Semua sumber bisa dikroscek bahwa Komisaris Utama bank Centrury adalah Mayjen (TNI) Sulaiman Abu Bakar yang merupakan mantan DANPUSPOM TNI. Perlu diketahui pada hari-hari terakhir wafatnya Mantan Diktator Indonesia Soeharto, AS.Panji Gumilang nyaris 24 jam di RS.Pertamina. Kematian Soeharto membawanya pada kesulitan luarbiasa. Panji Gumilang shock berat saat Penguasa Zalim Orde Baru tersebut meregang nyawa. Ia tahu tak ada lagi yang bisa memback upnya. Maka sepeninggal Soeharto, Panji Gumilang kehabisan akal. Pilkada yang dibelanya dengan mengirim ribuan umat untuk menjadi pemilih siluman diberbagai daerah selalu kalah. Pundi-pundi uang teritorial nyaris tanpa kontrol. Wal hasil semuanya dipertaruhkan diatas meja Saham Bursa Efek Jakarta. Hanya kepada Allah SWT tempat Saudara-saudara kami Keluarga Besar NII KW9 untuk kembali. Bukan kepada Thogut yang bernama Abdussalam Rasyidi, atau bukan kepada berhala bangunan Ma’had Al Zaytun yang Megah, Mewah dan Menyilaukan Mata. Hanya kepada Rasulullah SAW-lah kita meneladani dengan kembali kita semua kepada Orang Tua kita karena perintah yang benar adalah “Jagalah Dirimu dan Keluargamu dari Jilatan Api Neraka.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Mungkin NKRI tidak mampu memberi ruang tegaknya Syariat Islam, namun dengan tetap berbegang pada Tali Allah SWT dan Sunnah Rasulnya dijamin kita semua akan bertemu dalam satu barisan perlawanan menghadapi Thogut Demokrasi &amp;amp; Azas Tunggal Pancasila - UUD 1945. Maka pada hari ini kami serukan kepada Saudara-saudariku tercinta untuk bersabar menunggu saat yang paling tepat untuk mengepung Ma’had Al Zaytun dan merebut milik kita yang digadaikan oleh kaum pengkhianat dan munafik dibawah komando Sang Dajjal Panji Gumilang yang telah bersekongkol merusak citra Negara Karunia Allah, berzina dengan Intelejen Orde baru dan mengkhianati Sapta Subaya dan Bai’at 9 yang telah dipersaksikan. Semoga 1 Muharom 1430 Hijriah mendatang adalah HARI-HARI TERAKHIR BAGI DINASTI KELUARGA PANJI GUMILANG. dan kami do’akan kepada seluruh Umat Islam Bangsa Indonesia untuk tetap bersabar dan istiqomah serta meninggalkan Qoror-Qoror yang telah menyesatkan kita dalam keyakinan yang kita anggap benar. syukron katsir. Salam untuk Muhammad Yasir, Abah Muslim &amp;amp; Sukanto. Perjuangan kalian tinggal selangkah lagi, Istiqomahlah Insya Allah Kemenangan sudah ditangan &amp;amp; Sang Dajjal Abu Toto tinggal menunggu detik-detik eksekusi.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;untuk croscek silahkan buka di situs Bank CIC &lt;a href="http://www.blogger.com/www.centurybank.co.id"&gt;www.centurybank.co.id&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Skandal Bank CIC di &lt;a href="http://majalah.tempointeraktif.com/id/arsip/2002/08/26/EB/mbm.20020826.EB80059.id.html"&gt;majalah.tempointeraktif.com &lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Sources : &lt;a href="http://www.nii-crisis-center.com/"&gt;www.nii-crisis-center.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;---&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4825802436950344854-3898807821253639961?l=nii-alzaytun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/feeds/3898807821253639961/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4825802436950344854&amp;postID=3898807821253639961' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/3898807821253639961'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/3898807821253639961'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/2008/11/nii-kw9-bangkrut.html' title='NII KW9 Bangkrut'/><author><name>Aji Cemerlang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06308503481685773328</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://www.al-islam.org/gallery/photos/kabah11.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/SS-6e8enIGI/AAAAAAAAANw/7Cca2rWOJ5A/s72-c/Mahad+Alzaytun.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4825802436950344854.post-6755287901314612627</id><published>2008-11-27T07:04:00.000+07:00</published><updated>2008-11-27T07:04:00.482+07:00</updated><title type='text'>Kades NII Setor 16 Juta /Bulan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/SS3JuT5b5OI/AAAAAAAAANo/JFdXZ3-YoMU/s1600-h/1sad.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 268px; height: 267px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/SS3JuT5b5OI/AAAAAAAAANo/JFdXZ3-YoMU/s320/1sad.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5273092536173061346" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Harus Kumpulkan Uang Rp 16 Juta/Bulan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://72.14.235.132/search?q=cache:XL78KXL0Q9sJ:tribunjabar.co.id/artikel_view.php%3Fid%3D9583%26kategori%3D7+keluar+dari+nii&amp;amp;hl=id&amp;amp;ct=clnk&amp;amp;cd=13&amp;amp;gl=id&amp;amp;client=firefox-a"&gt;Sonny Budhi R&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;POKOKNYA jangan sampai terjerat organisasi NII, karena bukan hanya pribadi kita saja yang tersiksa, namun keluarga, teman dan orang tak dikenal pun akan dirugikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah sepenggal kalimat yang dilontarkan DA (30), seorang mantan anggota NII yang pernah menjabat sebagai kepala desa (kades) di NII KW 9, Pulo Gadung, Jakarta. Saat ia ditanya kesannya saat menjadi bagian dari organisasi NII.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat menjabat kades NII, DA harus menyetor uang kepada organisasinya minimal Rp 16 juta per bulan. Uang itu memang tidak ia kumpulkan sendiir, melainkan oleh 49 orang anak buahnya. "Tapi, uang sebesar itu sangat sulit didapatkan meski dengan 49 orang. Namun ini wajib tertutup," ungkap DA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DA bukan hanya diwajibkan kumpulkan uang Rp 16 juta. Ia sendiri pun harus menyetor uang 25 dolar AS untuk menutupi sembilan lubang kewajiban, seperti kewajiban kas negara, kewajiban saham, kewajiban beli tanah, dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalau tidak tertutup, saya pasti kena cacian dari kecamatan. Bukan itu saja, ancaman pun sering keluar," ucap DA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya dengan terpaksa, sambung DA, segala cara dihalalkan untuk menutup iuran uang organisasi itu. Baik dengan cara mencuri, menipu, atau hal negatif lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya ini pernah maling beberapa kali, baik uang atau barang milik orangtua maupun teman. Bahkan menipu pun tak terlewatkan. Misalnya, saya menyuruh teman se-NII untuk meminta sumbangan berdalih pembangunan masjid di bus, stopan, atau di masjid sendiri. Padahal hasilnya disumbangkan untuk iuran uang organisasi," tutur DA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DA menambahkan, dari uang Rp 16 juta yang dikumpulakannya, ia hanya mendapatkan jatah Rp 70 ribu. Uang itu disumbangkan lagi ke organisasi. "Artinya saya ini tidak mendapatkan apa-apa. Sehari-hari hanya memikirkan bagaimana menutupi iuran, meski saya dan teman-teman beberapa kali makan dengan lauk garam," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DA mengaku mulai masuk NII pada 1997. Saat itu ia masih aktif bekerja di sebuah perusahaan di Cianjur. "Awalnya ada teman kerja yang mengajak diskusi mengenai Islam. Karena saya tertarik, akhirnya saya menurutinya," kata DA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diskusi tersebut, lanjutnya, dilakukan di sebuah rumah kontrakkan. Selama enam bulan ia mengikuti pertemuan yang digelar seminggu dua kali itu. "Ujungnya, teman saya menyuruh saya untuk hizrah ke NII, dengan alibi kalau ingin menegakkan syariah Islam harus bentuk dulu Negara Islam," kata DA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah doktrin yang begitu kuat, ujar DA, akhirnya ia memberanikan hizrah ke NII meski harus membayar uang penebusan dosa Rp 1 juta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama empat tahun DA menjalankan kegiatan organisasi NII yang didominasi dengan aktivitas mencari uang iuran. Tak ketinggalan setiap lebaran Idul Fitri, ia diwajibkan berkumpul di markas besar NII yang terletak di Indramayu. "Kegiatan di Indramayu, paling kita silahturami dan berdiskusi mengenai perkembangan gerakan NII," ungkao DA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai pada 2001, ketika terjadi konflik antara Presiden NII dan Menteri Pertahanan NII, jelas DA, tiba-tiba ia berniat keluar organisasi tersebut. "Waktu itu, tiba-tiba saja saya berpikir, apa betul NII mau mendirikan negara bersyariat Islam atau hanya mencari uang dari anggotanya. Karena, shalat atau puasa saja boleh dilanggar. Kemudian mencuri, dan hal negatif lainnya dihalalkan asal uang iuran organisasi terkumpul," ucap DA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan keberanian, akhirnya Da keluar dari NII. Risikonya, ia harus terus bersembunyi. "Saya harus mengorbankan pindah rumah. Kalau tidak, pengawal NII selalu membuntutinya. Ancaman akan dipancung pun tak jarang saya dapatkan," tegas DA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DA akhirnya berhasil keluar dari belengu NII. Bahkan, ia berhasil mengajak istri dan sejumlah temannya mengikuti jejaknya untuk keluar dari NII. (sob)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4825802436950344854-6755287901314612627?l=nii-alzaytun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/feeds/6755287901314612627/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4825802436950344854&amp;postID=6755287901314612627' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/6755287901314612627'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/6755287901314612627'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/2008/11/kades-nii-setor-16-juta-bulan.html' title='Kades NII Setor 16 Juta /Bulan'/><author><name>Aji Cemerlang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06308503481685773328</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://www.al-islam.org/gallery/photos/kabah11.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/SS3JuT5b5OI/AAAAAAAAANo/JFdXZ3-YoMU/s72-c/1sad.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4825802436950344854.post-5837731857394117367</id><published>2008-10-31T14:05:00.000+07:00</published><updated>2008-10-31T17:18:08.054+07:00</updated><title type='text'>Kebanggaan NII Zaytun</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://dirgaa.com/archives/keluar-dari-nii.html#comment-6518"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 200px; height: 155px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/SQrZ8pSL03I/AAAAAAAAANg/1MgO_ZC7OF8/s320/masul.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5263258750433350514" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a style="font-weight: bold;" href="http://azaytun.wordpress.com/2007/09/18/bangga-dg-nii-al-zaytun/"&gt;BANGGA DG NII AL ZAYTUN&lt;/a&gt;    &lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p&gt;Apa sih yang dibanggakan dari MAZ?!&lt;br /&gt;Gedung yang megah?&lt;br /&gt;Kandang Sapi &amp;amp; KamBing?!&lt;br /&gt;Masjid Rahmatan Lil ‘Alamin?!&lt;br /&gt;Semua yang ada deh di MAZ?!&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MAZ pasca pemecatan Imam Syarwani, otomatis jadi milik dinasti ASPG&lt;br /&gt;ASPG kabarnya mau serahkan ke NKRI&lt;br /&gt;Buktinya di MAZ banyak aturan yang membuat santri dan karyawan mati satu persatu, ataupun tereleminasi alias kabur gak tahan gaK digaji&lt;/p&gt; &lt;p&gt;SOAL KANDANG SAPI? ITUKAN MILIK SUHARTO ALIAS SAPI TAPOS-BOGOR YANG HIJRAH KESANA.&lt;br /&gt;KALO AJA SAPI ITU BISA BERBAIAT DGN ASPG. ANE YAKIN SAPI ITU NGAKU KOK IMAMNYA SUHARTO &amp;amp; SA’ADILAH MURSYID, HENDRO DAN WIRANTO&lt;br /&gt;BAGAIMANA SIH ANTUM&lt;/p&gt; &lt;p&gt;JATI EMAS MILIK SIAPA?&lt;br /&gt;MILIK UMAT ISLAM BANGSA INDONESIA?&lt;br /&gt;APA IYAH?&lt;br /&gt;ITUKAN MILIK-INVESTASI YAPTO &amp;amp; YORIS BOSNYA PEMUDA PANCASILA.&lt;br /&gt;TANYAKAN AJA KE ASPG&lt;/p&gt; &lt;p&gt;BANGUNAN YANG MEGAH DAN INVESTASI&lt;br /&gt;SEBAGIAN MILIK GEORGE SOROS AGEN YAHUDI&lt;br /&gt;BAGAIMANA SIH ABI &amp;amp; UMMI ?????????????&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ane Taufik Hidayat, DEMI ALLAH&lt;br /&gt;BUKAN MANTAN NII seperti AL CHAIDAR, AMIN DJAMALUDDIN &amp;amp; SUROSO ABDUSSALAM&lt;/p&gt; &lt;p&gt;KITA SESAMA UMAT ISLAM SALING BERSAUDARA, KEWAJIBAN ANE UNTUK MENYELAMATKAN ABI-ABI &amp;amp; UMMI SEKALIAN&lt;/p&gt; &lt;p&gt;UDAH DAH GAK USAH MENIPU DIRI SENDIRI&lt;br /&gt;DAN MENGHIBUR DIRI!!!!!!!!!!!!!&lt;/p&gt; &lt;p&gt;ANE DAH BICARA LANGSUNG DENGAN ASPG&lt;br /&gt;TANYA SAJA LANGSUNG ASPG&lt;/p&gt; &lt;p&gt;APA SIH YANG DIBANGGAKAN????????&lt;/p&gt; &lt;p&gt;SANTRI &amp;amp; KUALITAS PENDIDIKANNYA&lt;/p&gt; &lt;p&gt;WONG PRESIDEN KAMPUS SANG PUTRI ASPG UJIAN AJA DAPAT BOCORAN SOAL DARI ASPG&lt;br /&gt;BIAR DIANGGAP PINTAR &amp;amp; BERPRESTASI&lt;br /&gt;KALIAN KAN TAHU SANG PUTRI ASPG ITU SAKIT-SAKITAN, MANJA DAN PLAY GIRL&lt;br /&gt;IQ NYA BIASA-BIASA AJA TUH&lt;/p&gt; &lt;p&gt;PENGUASAAN BAHASA?&lt;br /&gt;GAK ADA TUH LULUSAN ZAYTUN YANG NGUASAI BAHASA INGRIS @ ARAB&lt;br /&gt;APALAGI SANTRI-SANTRINYA BORO-BORO KUASAI DUNIA DGN 7 BAHASA NGIBUL AJA TUH MAJALAH AL ZAYTUN&lt;/p&gt; &lt;p&gt;UDAH LAH KITA AKHIRI PERMUSUHAN INI&lt;br /&gt;KITA AKHIRI PROPAGANDA &amp;amp; KEBOHONGAN INI&lt;/p&gt; &lt;p&gt;TUHAN ITU MAHA MELIHAT, MAHA MENDENGAR&lt;br /&gt;MAHA MENOLONG, MAHA MENGETAHUI, MAHA PEMBUAT MAKAR, DAN MAHA SEGALANYA&lt;/p&gt; &lt;p&gt;AKHIRI KEDUSTAAN INI&lt;br /&gt;APA ARTINYA HIDUP DALAM SANGKAR EMAS&lt;br /&gt;BILA HATI TERJAJAH&lt;br /&gt;PIKIRAN TERKOOPTASI&lt;br /&gt;JANGAN HARAP HIDAYAH AKAN DATANG&lt;br /&gt;JADI APAPUN PESAN INI&lt;br /&gt;PASTI CUMA DIANGGAP&lt;br /&gt;BIAR ANJING MENGGONGGONG&lt;br /&gt;KAFILAH TETAP BERLALU&lt;/p&gt; &lt;p&gt;ANE AKHIRI DENGAN KALAM ILLAHI&lt;br /&gt;‘YAA AYYUHALLADZII NA AMANU’&lt;br /&gt;LIMA TAQULLU MAA LAA TAF’ALUN&lt;br /&gt;KABURO MAQDAN ‘INDALLAH&lt;br /&gt;AN TAQULU MA LA TAF ‘ALUN&lt;/p&gt; &lt;p&gt;HAI ORANG-ORANG YANG BERIMAN (MAZ)&lt;br /&gt;JANGAN KATAKAN APA YANG TIDAK KAMU KERJAKAN, SUNGGUH BESAR KEMARAHAN DISISI ALLAH, JIKA KALIAN MENGATAKAN APA YANG TIDAK KITA KERJAKAN.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MOGA KITA TIDAK TERGOLONG ORANG-ORANG MUNAFIQ &amp;amp; SEGOLONGAN KOMUNITAS JAMA’AH&lt;br /&gt;“ORANG YANG MENGANGGAP DIRINYA TELAH MENIPU ALLAH, PADAHAL IA MENIPU DIRINYA SENDIRI”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;TIDAK ADA SEDIKITPUN KEBENCIAN DALAM HATI ANANDA, KITA BUKAN MUSUH&lt;br /&gt;KITA BERSAUDARA, JUSTRU TUGAS ANANDA MENCINTAI ABI &amp;amp; UMMI UNTUK SALING KITA MENYELAMATKAN.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;KEBOHONGAN ASPG&lt;br /&gt;KORUPSI ASPG&lt;br /&gt;TARIAN ASPG DIATAS PENDERITAAN&lt;br /&gt;HARUS DIAKHIRI&lt;br /&gt;BUKAN OLEH TANGAN-TANGAN NKRI&lt;br /&gt;TAPI OLEH KITA SENDIRI&lt;br /&gt;UMAT ISLAM BANGSA INDONESIA&lt;/p&gt; &lt;p&gt;KITA USIR ASPG DARI NEGARA KARUNIA ALLAH. KITA HABISI SEKARANG ATAU KITA YANG AKAN DIHABISINYA.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;KITA BANGUN KEMBALI MA’HAD AL ZAYTUN&lt;br /&gt;SECARA SEDERHANA, DIHARGAI DAN REVOLUSIONER UNTUK CITA YANG SATU TEGAKNYA NKA DIBUMI ALLAH&lt;/p&gt; &lt;p&gt;BEBAS DARI ODE BARU, MILITER, JIL, JARINGAN GEREJA, SUHARTO ‘CENDANA’ YAHUDI GEORGE SOROS, INTELEJEN, SETAN MUSUH ABADI&lt;/p&gt; &lt;p style="font-weight: bold;"&gt;&lt;a href="http://azaytun.wordpress.com/2007/09/18/bangga-dg-nii-al-zaytun/"&gt;TAUFIK HIDAYAT&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4825802436950344854-5837731857394117367?l=nii-alzaytun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/feeds/5837731857394117367/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4825802436950344854&amp;postID=5837731857394117367' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/5837731857394117367'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/5837731857394117367'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/2008/10/kebanggaan-nii-zaytun.html' title='Kebanggaan NII Zaytun'/><author><name>Aji Cemerlang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06308503481685773328</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://www.al-islam.org/gallery/photos/kabah11.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/SQrZ8pSL03I/AAAAAAAAANg/1MgO_ZC7OF8/s72-c/masul.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4825802436950344854.post-4271871432892936524</id><published>2008-10-30T13:43:00.003+07:00</published><updated>2008-10-30T13:47:34.961+07:00</updated><title type='text'>Mimpi Buruk NII KW9</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://nii-crisis-center.com/archives/p.htm#comment-50"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 288px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/SQlYUAy48LI/AAAAAAAAANY/4Xi-kQNDF4I/s320/dajjal.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5262834740393210034" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Nama ini mungkin hanya Haq Allah, hanya sekedar mengingatkan Syaykh Abu Bakar yang makin gak ‘PD’ hingga harus susah2x jualan ummat berkedok ASA ‘Asosiasi Sepeda Santai Ala Abri’ Show of Force Minggu lalu adalah bukti bahwa ‘kalian warga teritorial NII’ sedang masuk bursa saham ‘jual beli suara’ ala Ali Moertopo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seharusnya kemarin subuh adalah hari terakhir bagi si ‘OROK’ Hanya dikawal ‘anjing-anjing polri’ berupa provider, tidaklah ’sulit’ bagi kami untuk menghadang si ‘OROK’ dan pasukan sepeda ‘cukup dengan satu hantaman’tapi lagi-lagi biarin aja. Sebab hak eksekusi ada ditangan Garda Tibmara yang ketakutan bila mendengar suara ‘OROK’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syaykh bagi mantan Garda Ma’had bagaikan ‘Thogut dan Mimpi Buruk’ Oleh Tibmara ia bagaikan Monster yang sangat menakutkan. Virus Ketakutan bagaikan ‘TUHAN BARU’ dengan berhala yang bernama ‘AL ZAYTUN”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si OROK yang punya Guru Besar SOEHARTO &amp;amp; GEORGE SOROS lebih ditakuti ketimbang ALLAH Yang Maha Berkuasa lagi Perkasa. Gak adanya perlawanan thd DAJJAL ORDE BARU bernama Salam Rasyidi dapat disimpulkan bahwa Kita Sudah Kehilangan Aqidah &amp;amp; Syahadah kita sebagai Kaum Muslimin. OBAT DARI PENYAKIT SYIRIK TSB HANYALAH SATU ‘LAWAN PANJI GUMILANG’ DENGAN SEGALA KEMAMPUAN &amp;amp; KETIDAKMAMPUAN’ HENTIKAN PERBUDAKAN - STOP &amp;amp; BONGKAR KORUPSI DAN MANIPULASI BERBAGAI INFAQ=SHODAQOG-NAFAQOH ATAS NAMA NEGARA YANG DINIKMATI PARA MAS’UL-MAS’UL WILAYAH &amp;amp; DAERAH DI ATAS PENDERITAAN JAMA’AH.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;STOP KETAKUTAN KALIAN TERHADAP PANJI GUMILANG SANG DAJJAL DARI DUKUN GRESIK. BANGUN AQIDAH KALIAN HANYA UNTUK LAA ILAA HA ILLALLAH.BILA KETAKUTAN &amp;amp; KEPALSUAN BERSATU MAKA JANGAN HARAP TEGAKNYA HUKUM ISLAM. KARENA THAGUT ADALAH THAGUT. ZAYTUN ADALAH CENDANA. CENDANA ADALAH GEORGE SOROS. SOROS ADALAH YAHUDI. YAHUDI ADALAH MUSUH DARUL ISLAM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Inilah yang membutakan mata-hati para Ummat hingga Mas’ul terhadap Kebatilan yang terorganisir bernama Al; Zaytun.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pastikan HARI-HARI ESOK ADALAH HARI-HARI TERSULIT &amp;amp; MIMPI BURUK BAGI KELUARGA BESAR DINASTI SI OROK. MUHAROM INI ADALAH TAHUN BARU ISLAM TERAKHIR. PROYEK MERCU SUAR REZIM THOGUT SOEHARTO AKAN TERBONGKAR SEBAGAIMANA JANJI ALLAH ‘AKULAH SEBAIK-BAIKNYA MAKAR!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudah-mudahan Kita cepat bertobat. Yakni dengan satu kata saja “LAWAN” Panji Gumilang Si OROK dari CENDANA. Yang sedang menjualbelikan kalian untuk ditawar oleh Kekuatan Politik Thogut bernama : GOLKAR, HANURA &amp;amp; PKPB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;sources : &lt;/span&gt;&lt;a style="font-weight: bold;" href="http://nii-crisis-center.com/archives/p.htm#comment-50"&gt;Khoirul &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4825802436950344854-4271871432892936524?l=nii-alzaytun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/feeds/4271871432892936524/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4825802436950344854&amp;postID=4271871432892936524' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/4271871432892936524'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/4271871432892936524'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/2008/10/mimpi-buruk-nii-kw9.html' title='Mimpi Buruk NII KW9'/><author><name>Aji Cemerlang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06308503481685773328</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://www.al-islam.org/gallery/photos/kabah11.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/SQlYUAy48LI/AAAAAAAAANY/4Xi-kQNDF4I/s72-c/dajjal.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4825802436950344854.post-4835628242366848026</id><published>2008-10-15T08:15:00.000+07:00</published><updated>2008-10-15T02:25:02.165+07:00</updated><title type='text'>Aliansi Mahasiswa Bubarkan NII KW9</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: center; font-weight: bold;"&gt;ALIANSI MAHASISWA BELA NEGARA&lt;br /&gt;DARI GERAKAN SESAT &amp;amp; KEJAHATAN TERORGANISIR&lt;br /&gt;NEGARA ISLAM INDONESIA KW 9 – FAKSI MA’HAD AL ZAYTUN&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana pengalaman pahit yang pernah kami alami, yakni terjebak dalam sebuah kegiatan pengajian yang berujung kepada sebuah gerakan Islam yang menghendaki tegaknya kembali Negara Islam di Indonesia, atau lebih populer dengan sebutan NII/KW 9. Di mana kami diperintahkan (diwajibkan) menjalani seluruh aktifitas keagamaan yang sudah baku, seperti: berbai’at kepada pimpinan gerakan, mengajak orang lain untuk masuk dalam gerakan tersebut, mencari dana dalam pengumpulan infak, zakat dan shadaqah, dan berbagai doktrin menghalalkan segala cara. Kesemua aktifitas itu, demi berlangsungnya gerakan NII dan pembangunan Ma’had Al Zaytun, Indramayu, Jawa Barat. Nantinya, Ma’had Al Zaytun dicitakan sebagai cikal bakal ibu kota (ummul qura) Negara Islam Indonesia. Pengalaman kami telah diabadikan diberbagai pemberitaan pers dan dunia perbukuan nasional, bahkan dibuktikan secara faktual dalam dokumen MUI Pusat dan Balitbang Depag, tragisnya fakta tersebut tetap tidak cukup membuka mata hati para pemimpin bangsa ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyaksikan kenyataan sosial di lapangan, adanya pembiaran terhadap tumbuhberkembangnya potensi separatisme, disintegrasi dan penyebaran rasa kebencian terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) disertai praktek kriminalitas dan sikap permusuhan terhadap masyarakat bahkan kepada sanak saudara sendiri sesama kaum muslimin. Akhirnya, dengan penuh rasa tanggung jawab sebagai anak bangsa, kami merasa terpanggil dan tergerak untuk menyuarakan Petisi Keprihatinan ini dalam sikap dan tuntutan sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt; Menuntut Pemerintahan SBY – JK untuk segera menginstruksikan POLRI, DEPAG, Kejaksaan Agung dan BIN menindaktegas dan menghentikan sekarang juga segala bentuk gerakan kejahatan terorganisir dari Gerakan NII KW 9. Sudah cukup banyak jatuh korban disertai fakta dan data yang berhasil ditemukan dan disuarakan oleh masyarakat, insan pers cetak &amp;amp; elektronika nasional, akademisi, komunitas pesantren dan dikuatkan oleh dokumen Laporan Lengkap Team Investigasi MUI Pusat 2002 yang sudah dianggap final (terpublikasikan) serta dokumen Balitbang Depag 2004 yang kini disembunyikan oknum Balitbang Depag hingga tak pernah dipublikasikan;&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Dengan kesadaran penuh dan rasa persaudaraan sesama anak bangsa, kami mengajak saudara-saudara kami yang masih aktif dalam gerakan NII KW 9 – Ma’had Al Zaytun untuk meninggalkan segala bentuk aktifitas pelanggaran nilai sosial (kriminalitas), tidak lagi meninggalkan Sholat 5 waktu dan berbagai ajaran (doktrin) NII KW 9 seperti Fa’i (aktifitas pengumpulan dana dengan menghalalkan segala cara), mengkafirkan kedua orang tua dan berbagai doktrin yang menyesatkan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Menyerukan kepada seluruh Mahasiswa Indonesia untuk SIAGA SATU membentengi kampus terhadap berbagai upaya rekrutmen jama’ah NII dari berbagai kampus dan segera mendirikan POSKO-POSKO SIAGA SATU NKRI MENGHADAPI NII KW 9 – MA’HAD AL ZAYTUN.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu kami siap menjadi martir dan saksi terhadap berbagai tindak kejahatan sosial dan agama yang diorganisir oleh Gerakan NII KW 9, terutama kami siap membuktikan dihadapan pengadilan, bahwa kejahatan territorial NII KW 9 dikomandoi oleh Syaykh A.S. Panji Gumilang pimpinan Ma’had Al Zaytun, Indramayu – Jawa Barat.&lt;br /&gt;Korban anak bangsa sudah terlalu banyak, terlalu mahal harga yang harus dibayar bila tragedi kemanusiaan ini terus dibiarkan. Segala bentuk pembiaran dan penentangan terhadap konspirasi pembusukan potensi generasi muda penerus bangsa pasti akan hancur. Bila Aparatur Negara terus membiarkan karena dalih ‘hukum tak mampu menjerat’ maka pada saatnya kami berkesimpulan, bahwa ini Kejahatan Negara. Semoga secarik kertas ini menjauhi kita dari tumpukan dosa dan bala bencana.&lt;br /&gt;Atas nama wakil dari mantan jama’ah NII dari berbagai kampus,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Universitas Indonesia (UI)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;STEKPI&lt;/li&gt;&lt;li&gt;BINA NUSANTARA (BINUS)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Universitas SAHID&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Universitas Negeri Jakarta (UNJ)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;UHAMKA (IKIP Muhammadiyah)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;GUNADHARMA&lt;/li&gt;&lt;li&gt;UN Syarief Hidayatullah (IAIN)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Universitas Mustopo Beragama&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Universitas JAYABAYA&lt;/li&gt;&lt;li&gt;TRI SAKTI&lt;/li&gt;&lt;li&gt;YAI - Salemba&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Universitas Al Azhar&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Universitas BOROBUDUR&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bina Sarana Informatika (BSI)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;IISIP&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Univesitas Nasional (UNAS)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Universitas Pancasila&lt;/li&gt;&lt;li&gt;ISTN&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PERBANAS&lt;/li&gt;&lt;li&gt;BINA NUSANTARA (BINUS)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;TARUMANEGARA&lt;/li&gt;&lt;li&gt;INDONESIA ESA UNGGUL&lt;/li&gt;&lt;li&gt;IPB&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Universitas PAKUAN&lt;/li&gt;&lt;li&gt;ABA - ABI&lt;/li&gt;&lt;li&gt;UNISMA&lt;/li&gt;&lt;li&gt;STIE RAWAMANGUN&lt;/li&gt;&lt;li&gt;ATMAJAYA&lt;/li&gt;&lt;li&gt;SEKOLAH PERAWATAN BINAWAN&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; font-weight: bold;"&gt;SIARAN PRESS :&lt;br /&gt;KESATUAN MAHASISWA BELA NKRI&lt;br /&gt;MENYAMBUT HARI SUMPAH PEMUDA 28 OKTOBER 2008&lt;br /&gt;MENSIKAPI ISU NASIONAL TENTANG MARAKNYA ALIRAN SESAT&lt;br /&gt;KORBAN GENERASI MUDA, KALANGAN PELAJAR &amp;amp; MAHASISWA&lt;br /&gt;(DISKRIMINASI ORMAS ISLAM &amp;amp; APARAT HUKUM MENSIKAPI ALIRAN SESAT)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Sepertinya makna Sumpah Pemuda yang mengikrarkan : “Berbangsa Satu, bertanah Air Satu dan Berbahasa Satu : INDONESIA” tinggal kenangan, slogan, proyek dan komsumsi politik belaka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Faktanya ratusan ribu generasi muda kita dibawah bayangan ancaman serangan membabi-buta dari gerakan yang mengatasnamakan Negara Islam Indonesia Komandemen Wilayah 9 dibiarkan oleh Ormas Islam dan Aparat Hukum, terutama MUI Pusat, Mabes Polri dan BIN.&lt;br /&gt;Fakta dilapangan sampai Oktober 2007 tidak kurang dari 151.000 anggota aktif NII KW 9 sudah masuk ke rumah, ke sekolah, ke kampus dan ke tempat kerja kita. Berdasarkan sensus kewarganegaraan di NII KW 9 pada 2002 tercatat 120.000 anggota dan aparat meningkat 25 % dalam kurun waktu kurang dari 5 tahun. Setahun 6.000 pemuda dan mahasiswa kita kehilangan masa depannya, dengan rincian 500 orang setiap Bulan, 125 orang setiap Minggu dan 7 orang setiap hari. Ini hitungan terendah dibandingkan target 2 orang setiap bulan dari 151.000 anggota aktif yang bergerak, yang artinya : 302.000 setiap bulan, 75.500 setiap minggu , 10.067 setiap hari warganegara Indonesia dari kalangan pemuda, pelajar dan mahasiswa menjadi target rekrutmen anggota baru NII KW-9.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemuda kita saat ini sedang di ‘Perangi’ pada hakekatnya adalah Serangan Mematikan terhadap Keluarga Besar Bangsa Indonesia. Puluhan Fakultas Perguruan Tinggi sudah menggelar Serangan Balik berupa Seminar dan Deklarasi Pembentukan Posko Siaga Anti NII KW-9, bahkan puluhan Aksi Penggerebekan dilakukan dan juga diekspos Media Masa. Namun sangat disayangkan selain Serangan balik yang Tidak Seimbang dibanding Kekuatan Lawan. Setiap Penangkapan Anggota dan Markas NII KW-9 selalu terhenti ditangan kepolisian yang tidak professional dan ‘gak tahu apa-apa’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami harus akui bahwa NII KW-9 memiliki semangat dan motto : Gugur Satu, Tumbuh Seribu, dan patriotisme cita-cita tegaknya Negara Islam inilah yang tepat disematkan sebagai bentuk pengakuan kami terhadap kegigihan, disiplin, loyalitas dan kekuatan tempur serta daya rusak gerakan NII KW-9. Kemampuan dan Kekuatan mereka inilah yang dipandang sebelah mata oleh Ormas Islam dan Aparat Hukum serta Intelejen. Bila ada anggota NII KW-9 yang disersi ataupun keluar pada hakekatnya ‘habis manis sepah dibuang’ ekonomi keluarga hancur, artinya berakibat pemiskinan sistematis, drop out dari perkuliahan berakibat masa depan suram, artinya bertambahnya pengangguran dan meningkatnya kriminalitas, dan tragisnya hilangnya kepercayaan dari keluarga masyarakat berakibat banyaknya mantan NII KW-9 yang stress, putus asa hingga depresi sampai hilang ingatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibekali Manajemen MLM, Teori Marketing Modern, Pendekatan Psikologis dan Metode Rekrutmen Bergaya Intelejen mereka mampu mengorganisasikan diri nyaris sempurna dalam operasi cuci otak dan tindak kriminal. Wal hasil ditahun 2001 – 2003 mereka nyaris tidak tercium aparat dan masyarakat. Namun sejak gencarnya perang terhadap NII KW-9 oleh segelintir masyarakat didukung media masa secara professional. Pertahanan NII KW-9 mulai terbuka, mereka bukan lagi organisasi yang disebut ‘klandestain’, bawah tanah, system sel atau ‘tidak saling mengenal alias terputus’ Ibarat binatang liar mereka bisa dilihat, dipegang, dicengkram dan ditangkap hidup-hidup. Mereka tidak asing bagi kami, bahkan seharusnya juga bagi kepolisian apalagi intelejen. Belasan kali kami dan orangtua korban mendatangi ormas Islam, Komnas HAM, institusi kepolisian dan intelejen (BIN) menghadirkan sejumlah fakta, barang bukti dan kesaksian. NAMUN sepertinya HIDAYAH dan RAHMAH tidak pernah hadir dalam sanubari para pemimpin, ulama dan tokoh Islam, juga petinggi negri, baik eksekutif maupun legislative yang selalu sibuk dengan kekuasaan dan ambisi politik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penghancuran dan pembusukan generasi muda bangsa terus berlanjut. Apakah harus menunggu kerabat Presiden SBY, atau anak Petinggi Partai Demokrat, atau Petinggi Pejabat Negara yang jadi korban dulu baru ‘bertindak’ Kadang terlintas dalam benak kami mendo’akan ‘Supaya Para Elit Penegak Hukum dan Penegak Syari’ah itu agar ada dari anak dan keluarganya menjadi Korban NII KW-9, agar mereka juga dapat turut merasakan penderitaan, jerit tangis dan ketidakberdayaan sebagaimana dirasakan puluhan ribu Orang Tua Korban NII KW-9.&lt;br /&gt;Kasus Penculikan ‘Raisyah’ dan ‘Vonis Sesat’ terhadap Al Qiyadah Al Islamiyah adalah ‘BUKTI DISKRIMINASI’ tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak kasus penculikan Raisyah isu maraknya Aliran Sesat kembali mengemuka. Bermunculan aliran sesat lainnya semisal Al Qiyadah Al Islamiyah, Al Haq dan Qur’an Suci, mereka bagai bentuk ‘Terorisme Baru’ yang menghantui dan meresahkan masyarakat, karena kebanyakan korbannya adalah kalangan pemuda mahasiswa dan pelajar. Hampir semua pihak berlomba-lomba bereaksi. Namun sayangnya Aparat Hukum dan Ormas Islam tidak mampu mengkritisi dan mengambil momentum dari fenomena ini, bahkan terkesan adanya diskriminasi aparat hukum dalam menindak pengikut Al Qiyadah Al Islamiyah baru-baru ini yang reaktif dan menyalahi prosedur hukum. Ormas Islam sendiri, terutama Majelis Ulama Indonesia Pusat terbukti pandang bulu dan diskriminatif dalam ‘Perang terhadap Aliran Sesat’ Faktanya MUI Pusat, Departemen Agama dan sebagian besar Ormas Islam menutup mata terhadap maraknya aktivitas rekrutmen gerakan berkedok Negara Islam Indonesia yang menamakan diri NKA (Negara Karunia Allah) KW-9 yang berpusat di Ma’had Al Zaytun, Indramayu Jawa Barat.&lt;br /&gt;Ada beberapa kesamaan Al Qiyadah Al Islamiyah, Al Haq dan Qur’an Suci terkait dengan NII KW-9, bahkan ketiganya adalah bentuk ‘mutasi’ dari NII KW-9, sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt; memiliki kesamaan pola rekrutmen dan modus operandi yang digunakan NII KW-9 dengan menggunakan system MLM, pengaburan identitas nama ‘awal’ &amp;amp; nama ‘hijrah’;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;memiliki kesamaan prinsip dasar perjuangan, yakni doktrin ‘Iman, Hijrah &amp;amp; Jihad’, meyakini periodesasi Mekkah – Madinah yang berakibat belum adanya kewajiban sholat dan haji. Di NII KW-9 menggunakan doktrin RMU (Rubbubiyah, Mulkiyah dan Uluhiyah) dimana kewajiban sholat 5 waktu diganti dengan Sholat Aktifitas dalam bentuk menjalankan Program Negara, dengan merekrut anggota dan mengumpulkan Infaq &amp;amp; shodaqah dengan menghalalkan segala cara yang berpotensi memicu tingginya tingkat kriminalitas&lt;/li&gt;&lt;li&gt; memiliki dokumen doktrin yang sama dan punya benang merah dengan doktrin ‘aliran Isa Bugis &amp;amp; Lembaga Kerasulan’ yang sudah dilarang Pakem Kejaksaan Agung yang menjadi doktrin utama Aparat Territorial NII KW-9 selain mendirikan ‘Negara dalam Negara’&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;Dari 3 analisa diatas kami menemukan beberapa fakta yang harus ditindaklanjuti :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt; Kami memiliki saksi bahwa Ahmad Mushoddiq alias Abdussalam adalah aparat aktif territorial NII KW-9 dan kebanyakan jama’ah Al Qiyadah Al Islamiyah adalah hasil mutasi dari jama’ah NII KW-9 sendiri, bahkan dalam Koran Tempo (23/10) Ahmad Mushoddiq sendiri mengaku pernah menjadi aparat NII KW-9&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Beberapa alumni NII KW-9 semisal : Heri Gulun (pelaku Bom Kuningan), Asmar Latin Sani (pelaku Bom Marriot) dan Hambali (DPO Terorisme yang ditangkap AS) adalah mantan didikan dan doktrin NII KW-9. Bila kita mengkritisi temuan Tim Investigasi MUI Pusat dan Balitbang Depag tentang NII KW-9 dan Ma’had Al Zaytun, disimpulkan bahwa doktrin ‘cuci otak’ kelompok KW-9 memiliki muatan yang jauh lebih radikal dan menyimpang dari ajaran Islam, misalnya :&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;NKRI adalah Negara Pancasila yang berhukum Jahiliyah (Thogut) wajib diperangi,&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Semua umat Islam di NKRI adalah Kafir, termasuk orangtuanya sendiri&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Harta diluar kelompok KW-9 adalah Halal, boleh dirampas karena dianggap Fa’i&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menganggap para aparat pimpinnya adalah para rasul- rasul yang wajib dita’ati&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sholat rutinitas 5 waktu dianggap ‘sia-sia’ dan diganti dengan sholat aktifitas&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;   Maraknya aksi penculikan yang diberitakan media masa terhadap hilangnya mahasiswa/i bukan dilakukan kelompok Al Qiyadah Al Islamiyah, yang juga dibantah Ahmad Mushoddiq. Fenomena hilangnya pemuda dan mahasiswa bukan diculik, mereka kabur dari rumah dengan sukarela yang merupakan ‘hasil cuci otak’ indoktrinisasi dan rekrutmen NII KW-9 yang operasinya sejak 10 tahun terakhir ini dibiarkan aparat kepolisian dan intelejen, terutama diera Dai Bachtiar dan Hendropriyono.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;   Pelaku utama penculik Raisyah, Yogi pernah aktif dalam sebuah Faksi NII beraliran Sabilillah.Bahkan sebagian besar SMU di Jakarta menjadi target utama pada saat menjelang persiapan masuk Perguruan Tinggi hingga Penerimaan Mahasiswa Baru. Bahkan menurut pengakuan Bapak Doni Direktur PLK Universitas Indonesia semua Fakultas di UI sudah disusupi NII KW-9 dan banyak mahasiswa baru yang berhasil direkrut oleh gerakan NII KW-9. Maka tak heran bila di Jakarta semua Perguruan Tinggi dibawah target operasi NII KW-9. Maraknya kegiatan seminar dan diskusi NII Masuk Kampus seharusnya menyadarkan semua pihak terutama pihak rektor dan penangungjawab dunia pendidikan akan bahaya yang mengancam generasi muda bangsa, khususnya kalangan pelajar dan mahasiswa.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;Atas dasar penilaian diatas, kami mengajukan tuntutan sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt; memberikan waktu 7 x 24 jam bagi MUI Pusat dan Departemen Agama menindaklanjuti hasil temuannya dan melaporkan kesesatan dan pengorganisasian tindak kriminal NII KW-9 dan Ma’had Al Zaytun kepada Presiden, PAKEM Kejaksaan Agung dan Mabes POLRI ;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bilamana tuntutan kami tidak dipenuhi, maka kami akan mengorganisasikan seluruh kekuatan elemen Mahasiswa dan Umat Islam menuntut agar MUI DIBUBARKAN ;&lt;/li&gt;&lt;li&gt; memberikan waktu 1 bulan kepada MABES POLRI, PAKEM KEJAKSAAN AGUNG dan BIN untuk menindak tegas aktifitas ‘Negara dalam Negara’ yang dilakukan NII KW-9, dan membubarkan Ma’had Al Zaytun dan mengamankan asset umat Islam tersebut;&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Bilamana tidak ada isyarat baik dari pemerintah, maka kami akan melakukan tindakan hukum sesuai aturan Islam dan nilai-nilai Pembukaan UUD 1945, yakni melakukan segala tindakan untuk mempertahankan wilayah NKRI terhadap serangan musuh dari dalam&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menghimbau kepada seluruh saudara kami para pemuda, pelajar dan mahasiswa yang masih aktif dalam Gerakan NII KW-9 dan Ma’had Al Zaytun untuk merenungkan dan menyadari kekhilafannya, serta kembali ke jalan yang benar dan kembali kepangkuan tanah air tercinta, NKRI, serta kembali kepada keluarga dengan semangat baru menatap masa depan ;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menuntut seluruh elemen bangsa, terutama Ormas Islam untuk memerangi semua aliran sesat ‘tanpa pandang bulu atau bersikap diskriminatif’ dengan mengedepankan penegakan hukum dan upaya pendekatan dialogis menyelamatkan generasi bangsa.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;Demikian Isi Siaran Press ini dibuat demi kemuliaan bangsa dan tegaknya hukum di tanah air tercinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalamu’alaikum Wr.Wb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4825802436950344854-4835628242366848026?l=nii-alzaytun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/feeds/4835628242366848026/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4825802436950344854&amp;postID=4835628242366848026' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/4835628242366848026'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/4835628242366848026'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/2008/10/aliansi-mahasiswa-bela-negara-dari.html' title='Aliansi Mahasiswa Bubarkan NII KW9'/><author><name>Aji Cemerlang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06308503481685773328</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://www.al-islam.org/gallery/photos/kabah11.gif'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4825802436950344854.post-5093252567183892504</id><published>2008-10-13T08:26:00.001+07:00</published><updated>2008-10-13T13:31:12.562+07:00</updated><title type='text'>Lagi Korban NII</title><content type='html'>&lt;p class="style66" align="center"&gt;&lt;strong&gt;KEMBALI KEJALAN YANG DI RIDHOI ALLAH SWT&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left;" class="style66"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Sources : &lt;/span&gt;&lt;a style="font-style: italic; font-weight: bold;" href="http://www.ridhoallah.com/index.php?option=com_content&amp;amp;task=view&amp;amp;id=36&amp;amp;Itemid=92"&gt;Ridha Allah&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="style60" align="justify"&gt;&lt;img src="http://www.ridhoallah.com/images/stories/Kodirin.jpg" style="float: left;" alt="Image" title="Image" border="0" height="186" hspace="6" width="150" /&gt;Semasa kuliah aku sudah berjihad ke NII (Negara Islam Indonesia) kemudian aku bertemu dengan seorang gadis yang juga berjihad ke NII, beberapa waktu kemudian kami menikah dibawah tangan dengan aturan NII. Menurut ajaran NII &lt;strong&gt;“jika isteri belum hijrah ke NII, maka ia dianggap kafir”.&lt;/strong&gt; Bukan isteri saja bahkan siapapun yang belum hijrah ke NII maka mereka dianggap Kafir. Ajaran/tuntutan hijrah ini berkembang cepat, sehingga keseharianku hanya konsentrasi dari kampus ke kampus untuk mencari &lt;strong&gt;TARGET&lt;/strong&gt; yang dihijrahkan ke NII plus setoran uang yang tidak sedikit.&lt;/p&gt;&lt;p class="style60" align="justify"&gt;Tahun berganti tahun kehidupan rumah tanggapun berantakan harta benda habis hanya untuk setoran ke NII. Kuliahku putus, demikian pula dengan istriku, karena uang ujian aku gunakan untuk setor ke NII, hidupku tidak ada arah, semakin membabi buta aku mencari target-target baru, dan masalahku semakin rumit’&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;u&gt;“Aku hidup dalam pengawasan untuk memperoleh target yang dapat dihijrahkan ke Organisasi NII, yang diikuti dengan uang setoran yang tidak sedikit”.&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="style60" align="justify"&gt;Aku telah menelantarkan isteri dan anakku, karena aku berjihad total ke NII, aku menjabat sebagai pimpinan &lt;strong&gt;setingkat kepala desa&lt;/strong&gt;. Pada saat itu isteriku mulai bekerja.&lt;br /&gt;Melihat betapa kusutnya permasalahan rumah tangga kami, pimpinan kantor isteriku menyarankan agar aku menemui bapak Antono guna membantu menyelesaikan masalah-masalah yang melilit keluargaku.&lt;br /&gt;Disisi lain isteriku sudah mencapai titik klimaks, ia &lt;strong&gt;“TRAUMA dengan NII”,&lt;/strong&gt; maka ia bersama anak-anakku lari dari rumah meninggalkan aku sendirian.&lt;/p&gt;&lt;p class="style60" align="justify"&gt;Bersama pa Antono aku mendapat bimbingan dalam menyelesaikan persoalanku, dan memang persoalanku satu-persatu selesai, namun aku masih menyembunyikan identitasku sebagai Pimpinan Desa NII.&lt;br /&gt;Dengan terselesaikan persoalan demi persoalanku , seharusnya aku berterima kasih kepada Bapak Antono dan Bosnya isteriku, namun aku punya niat lain yaitu: &lt;strong&gt;&lt;u&gt;“Aku ingin menghijrahkan Bapak Antono dan Bos Isteriku ke Organisasi NII”.&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="style60" align="justify"&gt;Suatu hari aku berdiskusi dengan Bapak Antono bersama jemaah lainnya tetang masalah kehidupan kedepan, disini aku terpancing oleh Pak Antono tentang NII, saat itu Pak Antono kaget yang dikiranya negara Islam itu masih dalam wacana, ternyata menurut keteranganku bahwa NII sudah berdiri dan saya punya jabatan di NII sebagai pimpinan setingkat kepala desa, akhirnya identitasku &lt;strong&gt;“TERBONGKAR” &lt;/strong&gt;juga, termasuk Pucuk Pimpinan NII, sampai tujuan yang tersembunyipun terlacak habis. Disini niatku &lt;strong&gt;“GAGAL TOTAL”.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="style60" align="justify"&gt;Pada waktu itu dengan &lt;strong&gt;ijin Allah SWT&lt;/strong&gt;, Bapak Antono menghadirkan (secara Ghoib) rohani Pucuk Pimpinan NII yaitu &lt;strong&gt;AS PANDJI GUMILANG&lt;/strong&gt; melalui seorang mediator beliau. &lt;strong&gt;TERNYATA&lt;/strong&gt; Pimpinan NII tersebut mengakui bahwa Ajaran NII ini adalah ajaran sesat dan tidak di ridhoi oleh Allah SWT serta semata-mata hanya bertujuan keduniawian saja. Organisasi ini secara financial memang kuat karena mendapat support dari Petinggi di negeri ini, belum dari setoran-setoran dari hasil hijrah, juga setoran wajib dari desa sampai propinsi.&lt;/p&gt;&lt;p class="style60" align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="style63"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Dengan terdeteksinya tentang dan bagaimana NII, aku merasa shock, gregetan, marah, sedih....dan pada saat itu juga aku merasa baru menyadari bahwa JIHADKU selama ini adalah sia-sia dan PETAKA.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="style60" align="justify"&gt;Saat itu pula aku bertekad bulat untuk hengkang dari NII dan mengikuti Pengajian yang lurus yaitu Pengajian yang dipimpin oleh Bapak Antono. Alhamdullilah aku masih diberi kesempatan untuk kembali ke jalan yang benar. Sekarang aku sudah menikah lagi, kehidupan rumah tanggaku hari demi hari makin bahagia dan harmonis.&lt;/p&gt;&lt;p class="style60" align="justify"&gt;Melalui media masa ini (website) saya menghimbau dan mengajak rekan-rekan yang masih berjihad di NII, sadarlah bahwa kalian tersesat dan segeralah kembali kejalan yang lurus yang di ridhoi Allah SWT, mumpung masih ada waktu dan kesempatan sebelum terlambat.....!!!!&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;u&gt;Ciri NII itu sesat adalah dapat terbukti:&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="style60" align="justify"&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Pernahkah Rasulullah mengajak orang untuk hijrah, jihad ke Islam harus dengan memakai mahar atau setor uang..???&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Jika NII itu ajaran yang benar, kenapa tidak terbuka untuk si'ar Islam? Kenapa mesti gerilya/sembunyi-sembunyi untuk mencari target Hijrah..???&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Mestinya sesama muslim terjalin rasa bersaudara, rasa saling sayang menyayangi, yang kuat membantu yang lemah, kenapa di NII tidak ada rasa itu...?? bahkan anak dengan seenaknya menuduh orang tuanya sebagai “KAFIR” jika tidak hijrah ke NII.&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Berapa besar dosa yang ditanggung karena telah menyengsarakan orang yang dihijrahkan dengan setor uang..?&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/div&gt;&lt;p class="style51" align="center"&gt;Selebihnya silahkan rekan-rekanku yang masih berjihad dapat menelaah sendiri dan berpikir jernih dalam menyingkapi dari ciri kesesatan tersebut diatas dan segera sadarlah, bahwa kalian ada dalam PETAKA..!! dan perlu saya sampaikan, bahwa sampai kapanpun tak akan pernah terwujud yang namanya negara Islam di negara Republik tercinta ini.&lt;/p&gt;&lt;p class="style60" align="justify"&gt;Firman Allah : QS 4 : 100&lt;/p&gt;&lt;p class="style60" align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="style64"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;وَمَنْ يُهَاجِرْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ يَجِدْ فِي الْأَرْضِ مُرَغَمًا كَثِيرًا وَسَعَة ًوَمَنْ يَخْرُجْ مِنْ بَيْتِهِ مُهَاجِرًا إِلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ ثُمَّ يُدْرِكْهُ الْمَوْتُ فَقَدْ وَقَعَ أَجْرُهُ عَلَى اللَّهِ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمً&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;ا&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="style60" align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Barangsiapa berhijrah&lt;/strong&gt; &lt;u&gt;di jalan Allah&lt;/u&gt;, niscaya &lt;span class="style65"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;mereka mendapati di muka bumi Ini tempat hijrah yang luas dan rezki yang banyak.&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="style70" align="center"&gt;&lt;u&gt;Segera hubungi saya jika ingin pembuktian:&lt;/u&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="style70" align="center"&gt;PANJI KOKO&lt;/p&gt;&lt;p class="style70" align="center"&gt;Perumahan Taman Ciruas Permai,&lt;/p&gt;&lt;p class="style70" align="center"&gt;Block C.1/48 Ciruas - Serang - Banten&lt;/p&gt;&lt;p class="style70" align="center"&gt;Hp: 0815-84246299, 081399222271, 0813-77792294&lt;/p&gt;&lt;p class="style51" align="center"&gt;&lt;span class="style71"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;u&gt;"BERSAMA PENGAJIAN RIDHO ALLAH HIDUP LEBIH TENANG DAN NYAMAN"&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4825802436950344854-5093252567183892504?l=nii-alzaytun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/feeds/5093252567183892504/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4825802436950344854&amp;postID=5093252567183892504' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/5093252567183892504'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/5093252567183892504'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/2008/10/lagi-korban-nii.html' title='Lagi Korban NII'/><author><name>Aji Cemerlang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06308503481685773328</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://www.al-islam.org/gallery/photos/kabah11.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4825802436950344854.post-6132362201013377191</id><published>2008-10-04T08:23:00.000+07:00</published><updated>2008-10-05T04:34:15.099+07:00</updated><title type='text'>Video dan Artikel NII</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://nii-crisis-center.com/toko-online"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/SOfgoib28qI/AAAAAAAAANQ/j35nWIhzbjs/s320/nii+kw9.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5253414477394014882" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Menyediakan VCD dan DVD Film Documenter&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/span&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;video kesaksian mantan aktifis NII AL-ZAYTUN&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;video kesaksian mantan Santri AL-ZAYTUN&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;video kesaksian orang tua korban NII AL-ZAYTUN&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Rekaman dari berbagai Media Televisi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Infestigasi Mega Proyek AL-ZAYTUN SESAT&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Membongkar gerakan sesat NII dibalik pesantren mewah AL-ZAYTUN&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Penyimpangan dan Kesesatan ALaytun&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bunker AL-ZAYTUN&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt; &lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Hubungi : ( 021) 91645774 - 08818828347&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4825802436950344854-6132362201013377191?l=nii-alzaytun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/feeds/6132362201013377191/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4825802436950344854&amp;postID=6132362201013377191' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/6132362201013377191'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/6132362201013377191'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/2008/10/menyediakan-vcd-dan-dvd-film-documenter.html' title='Video dan Artikel NII'/><author><name>Aji Cemerlang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06308503481685773328</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://www.al-islam.org/gallery/photos/kabah11.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/SOfgoib28qI/AAAAAAAAANQ/j35nWIhzbjs/s72-c/nii+kw9.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4825802436950344854.post-2269058527377319496</id><published>2008-10-03T08:10:00.001+07:00</published><updated>2008-10-05T05:17:56.351+07:00</updated><title type='text'>Pejabat NII  Dipenjara Seumur Hidup</title><content type='html'>&lt;div&gt;     &lt;h1 class="judul_artikel"&gt; Pejabat NII Diancam Penjara Seumur Hidup&lt;/h1&gt;          &lt;p class="isi_artikel"&gt;&lt;a href="http://www.tempointeraktif.com/hg/nusa/2008/08/08/brk,20080808-130182,id.html"&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 102);"&gt;&lt;b&gt;TEMPO &lt;i&gt;Interaktif&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 102);"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="isi_artikel"&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 102); font-family: verdana;font-size:100%;" &gt;BANDUNG&lt;/span&gt;, Sidang kasus makar sekelompok orang yang menamakan diri Negara Islam Indonesia (NII) Jumat (8/8) digelar di Pengadilan Negeri Bandung. Tiga pejabat NII: Dede Suparman, 37 tahun, Suganda, 63 tahun dan Dedi Mulyadi, 41 tahun didakwa melakukan gerakan makar dan diancam hukuman penjara seumur hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jaksa Penuntut Indra Pribadi menyatakan, ketiganya didakwa dengan pasal berlapis. Diantaranya Pasal 106, 107, dan 110 ayat (1) jo pasal 55 ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana untuk terdakwa Dede. Pasal 107 dan 154 a jo pasal 55 KUHP untuk Suganda dan Dedi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Jaksa Indra, aksi makar Dede dan Oban alias Abdurahman dilakukan di sebuah rumah di kompleks Riung Bandung sepanjang 2002 hingga 2008. "Terdakwa mengaku sejak 2002 menjadi anggota NII," kata Indra saat membacakan dakwaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NII adalah kelompok yang didirikan S.M. Kartosuwiryo pada 7 Agustus 1948. Kelompok ini ingin mengubah NKRI menjadi negara Islam. Kelompok yang sudah lama dinyatakan terlarang ini dibangkitkan lagi oleh Samsul Alam pada akhir 90-an.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dede sendiri, di struktur negara itu menjabat sebagai Bupati Wilayah Garut sejak 2007. Bosnya Dede atau yang menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat Selatan adalah Muhamad Sobari alias Abu Patin. Adapun Oban adalah Residen Garut-Sumedang Wilayah 72. Karena posisinya itu, Dede berwenang menyusun kekuatan pemerintahan dengan membaiat dan memungut infaq dari anggotanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Terdakwa telah merekrut anggota NII sebanyak 234 orang dan memungut infaq sebesar Rp 6 juta per bulan dari anggotanya,"kata Indra. Dana itu disetorkan ke Oban untuk ongkos pemerintahan negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun Suganda adalah Kepala Bagian Penerangan. Sedangkan Dedi adalah Bupati Sukabumi Timur. Keduanya berwenang merekrut dan menggalang dana dari anggota baru sebesar 2,5 persen hingga 25 persen dari penghasilan per bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dana disetorkan ke rekening Gubernur Jawa Barat Selatan Abu Patin di Al Zaitun Indramayu,” kata Indra. Dana itu untuk membiayai program NII Jawa Barat Selatan yang beranggotakan sekitar 4500 orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Erick P. Hardi&lt;/p&gt;&lt;p class="isi_artikel"&gt;sources : &lt;a href="http://www.tempointeraktif.com/hg/nusa/2008/08/08/brk,20080808-130182,id.html"&gt;Pejabat NII di  Penjara&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;    &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4825802436950344854-2269058527377319496?l=nii-alzaytun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/feeds/2269058527377319496/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4825802436950344854&amp;postID=2269058527377319496' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/2269058527377319496'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/2269058527377319496'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/2008/09/pejabat-nii-dipenjara-seumur-hidup.html' title='Pejabat NII  Dipenjara Seumur Hidup'/><author><name>Aji Cemerlang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06308503481685773328</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://www.al-islam.org/gallery/photos/kabah11.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4825802436950344854.post-2429758216872565075</id><published>2008-09-28T09:36:00.002+07:00</published><updated>2008-09-28T04:55:26.637+07:00</updated><title type='text'>Layanan LSM - NII Crisis Center</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://nii-crisis-center.com/"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/SN6qIBGYh4I/AAAAAAAAAKA/IZugWTJiuEU/s320/VIRUS-NII.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5250821270271461250" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Perang konvensional telah berakhir puluhan tahun yang lalu, kini perang urat saraf, perang media dunia maya, perang ekonomi termasuk perang terhadap terorisme kini menjadi ikon menakutkan yang menghantui kehidupan berbangsa. Salah satu fakta nya ratusan ribu generasi muda kita dibawah bayangan ancaman gerakan yang mengatasnamakan Negara Islam Indonesia yang pada hakikatnya melenceng dari perjuangan Negara Islam Indonesia. Namun teragis nya pengancuran sisteamtis generasi muda berkedok agama ini justru di biarkan oleh ormas islam dan aparat hukum terutama MUI pusat, Mabes Polri dan BIN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah teragedi kemanusiaan yang mengerikan mengingat jumlah angka korban yang sangat fantastis. Fakta-fakta sebenarnya sudah di ketahui khalayak. baik insitusi resmi pemerintah Sipil Militer, termasuk BIN dan mabes polri. Media masa adalah pihak yang paling terdepan menyuarakan fakta dan pengaduan korban yang tidak mungkin tidak di ketahui umat islam. namun realitas yang sering didengungkan insan pers dan orang tua korban tidak mampu menggugah semangat kebangsaan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum adanya kordinasi dan keterpanggilan semua pihak tidak membuat kami pesimis, kami coba mengkoresi diri bawa kita belum serius dan belum ada kordinasi.salah satunya kurang nya informasi yang lengkap tentang bahaya NII dan ancamannya dalam kehidupan. Diperperparah pula lemahnya kepedulian dan kesetiakawanan terhadap fakta korban yang terus berjatuhan membuat kita semua terpanggil untuk membangkitan emosi ke bangsaan dan ukhuwah di antara sesama muslim. Telah banyak dari kalangan generasi muda kita menjadi korban expoitasi, ribuan orang tua menjerit , menangis dan meratapi anak-anak mereka tanpa daya dan entah mengadu kepada siapa karena jeritan mereka tak ada yang mendengar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dst di : &lt;a href="http://nii-crisis-center.com/"&gt;nii-crisis-center.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;----&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4825802436950344854-2429758216872565075?l=nii-alzaytun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/feeds/2429758216872565075/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4825802436950344854&amp;postID=2429758216872565075' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/2429758216872565075'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/2429758216872565075'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/2008/09/layanan-lsm-nii-crisis-center.html' title='Layanan LSM - NII Crisis Center'/><author><name>Aji Cemerlang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06308503481685773328</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://www.al-islam.org/gallery/photos/kabah11.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/SN6qIBGYh4I/AAAAAAAAAKA/IZugWTJiuEU/s72-c/VIRUS-NII.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4825802436950344854.post-1811850523030878931</id><published>2008-09-26T08:08:00.000+07:00</published><updated>2008-09-26T02:12:52.029+07:00</updated><title type='text'>Secret Operation NII Panji Gumilang</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://binmustafa.multiply.com/journal/item/154"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/SNviH74fiGI/AAAAAAAAAJ4/_whVfXAoyAA/s320/Mahad+Alzaytun.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5250038416592046178" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Semalaman  sempet nonton acara ini di metro TV. kebetulan sedng membahas masalah apa kaitan pesantren az zaitun yang super megah dan gerakan N11 / KW 9.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;emang cukup meresahkan sepak terjang N11 ini, ada beberapa kawan yang pernah terlibat, bahkan ada family sendiri bercerai dengan suaminya karena ternyata seluruh keluarga suaminya adalah anggota N11.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;awalnya suaminya katanya wiraswasta, ternyata akhir akhirnya ketauan belangnya suaminya adalah salah satu " lurah" di gerakan N11, yang kerjanya morotin harta orang lain, termasuk harta istrinya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;dan uniknya jaringan mereka lumayan luas mereka menghalalkan semua cara guna mengummpulkan dana yang sebesar2nya guna mewujudkan cita cita mereka untuk membangun Negara islam indonesia. ( menurut Versi mereka )&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Jaringan N11, yang di pimpin oleh seorang yang bernama panji gumilang ini, lumayan eksis, sasaran empuk mereka adalah kalangan remaja, khususnya anak SMU dan kuliahan. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;pernah liat orang2 yang suka nyebarin kotak amal , yang kotak nya kecil kecil ???... di jalanan sekarang banyak banget.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;di dalam acara secret operation ini dijelaskan oleh si aktivis N11 ( yg mukanya di samarkan ) kalo orang2 yang menyebarkan kotak amal tersebut SUDAH PASTI jaringan mereka, dana yang mereka kumpulkan adalah untuk pembentukan N11.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;gerakan ini sebenarnya di ketahui pemerintah atau tidak yah ???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sources : &lt;a href="http://binmustafa.multiply.com/journal/item/154"&gt;http://binmustafa.multiply.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4825802436950344854-1811850523030878931?l=nii-alzaytun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/feeds/1811850523030878931/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4825802436950344854&amp;postID=1811850523030878931' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/1811850523030878931'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/1811850523030878931'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/2008/09/secret-operation-nii-panji-gumilang.html' title='Secret Operation NII Panji Gumilang'/><author><name>Aji Cemerlang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06308503481685773328</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://www.al-islam.org/gallery/photos/kabah11.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/SNviH74fiGI/AAAAAAAAAJ4/_whVfXAoyAA/s72-c/Mahad+Alzaytun.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4825802436950344854.post-5758435944110011430</id><published>2008-09-03T20:16:00.004+07:00</published><updated>2008-09-03T20:22:04.720+07:00</updated><title type='text'>NII dan kubangan Kejahilan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.eramuslim.com/ustadz/dll/7510223538-negara-islam-indonesia.htm"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/SL6OuJKiUlI/AAAAAAAAAJw/NBSI-Qj0rik/s320/1stress.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5241783939691074130" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;Sources :&lt;a href="http://www.eramuslim.com/ustadz/dll/7510223538-negara-islam-indonesia.htm"&gt;www.eramuslim.com&lt;/a&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;Assalaamu'alaikum. Wr. Wb.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Saya ucapkan terimakasih kepada Ustadz yang telah menjawab pertanyaan saya tentang ajakan bersyahadat lagi... Saya ada beberapa pertanyaan lain:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sebenarnya siapakah Negara Islam Indonesia itu?&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Apakah saat ini gerakan itu masih ada, dan benarkah mereka sesat?&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Jika sekarang masih ada, kira-kira bagaimana ciri-ciri proses perekrutan mereka? Apakah melalui proses bersyahadat?&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Terimakasih atas tanggapan Ustadz...&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Wassalaamu'alaikum wr. Wb.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;A.d.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;h2 style="text-align: justify;" id="jawaban"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Jawaban&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;NII atau Negara Islam Indonesia adalah sebuah gerakan politik yang ingin memisahkan diri dari NKRI. Berawal dari kelompok TNI yang menyempal di bawah komando Sekarmadji Maridjan Kartosoewiryo. Awalnya hanya ketidak-puasan politik di kalangan tentara, tetapi kemudian berkembang menjadi doktrin aqidah tersendiri dan eksklusif.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kasus-kasus seperti ini memang bukan yang pertama terjadi. Konflik berdarah syiah sunni sekarang ini, awalnya dahulu hanya berangkat dari ketidak-puasan di bidang politik, tetapi entah bagaimana kemudian berkembang menjadi aliran aqidah tersendiri.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Secara resmi NII dan TII sudah ditumpas habis dan tidak punya kekuatan apa pun. Namun secara spirit, banyak kelompok sempalan yang hari ini masih mengaku-ngaku sebagai 'titisan' dari NII. Sayangnya, jumlah kelompok ini banyak sekali dan beragam. Bahkan banyak yang malah sudah ditunggangi oleh kekuatan politik tertentu untuk sekedar menjadi boneka, tentu dengan maksud-maksud tertentu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Ibarat sebuah kapal besar pecah menabrak karang, masing-masing penumpangnya mencari selamat masing-masing dengan menumpang sekoci-sekoci kecil. Tetapi kemudian sekoci-sekoci itu masih berpencar dan masing-masing bertabrakan sekali lagi dengan karang, akhirnya tinggal 'perahu-perahuan' dari kertas dalam jumlah ribuan. Masing-masing mengklaim sebagai pewaris resmi dari kapal besar itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kelompok yang ada sekarang ini tentu tidak pernah mengalamipenumpasanpisik secara langsung sebagaimana di zaman Karto Suwiryo, sebab mereka adalah orang-orang baru yang direkrut kemudian. Tentu dengan doktrin yang sudah diramu sedemikian rupa. Bahkan tidak sedikit di dalamnya justru orang-orang 'titipan' penguasa untuk melakukan manuver-manuver tertentu dan dalam posisi &lt;em&gt;on mission&lt;/em&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Ciri-ciri dan Doktrin&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Mengembangkan sistem kerahasiaan dalam gerakan, baik struktur maupun doktrin ajaran&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Mengembangkan paham takfir, sehingga semua orang yang tidak ikut dalam kelompok mereka dianggap bukan orang Islam.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Menghalalkan darah semua orang yang tidak ikut dalam kelopok mereka, sehingga pengeboman massal atas nyawa manusia menjadi halal.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Menghalalkan hak milik dan harta semua orang, selama orang itutidak ikut kelompok mereka, karena dianggap kafir. Sehingga perampokan, perampasan, penipuan, penjambretan dan penggelapan hukumnya halal kepada siapa pun, baik kepada sesama muslim apalagi kepada orang kafir.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Mewajibkan syahadat ulang dengan keyakinan bahwa tanpa itu, seseorang dikatakan belum beragama Islam.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Mewajibkan bai'at kepada pimpinan yang waktu, cara dan konsekuensinya amat rahasia. Serta kewajiban untuk merahasiakan bai'at.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Mewajibkan ketaatan mutlak kepada pimpinan tanpa boleh melakukan kritisi atau pengecekan kepada ulama lain.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kewajiban membayar upeti yang disebut dengan beragam istilah, baik zakat, infaq, pajak, kaffrat atau apa pun namanya.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Namun terkadang malah tidak mewajibkan shalat, dengan alasan fase perjuangan mereka masih marhalah Makkah. Padahal kewajiban shalat justru sudah ada sejak awal mula turun wahyu.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Menghindari kritisi dan debat dari para ulama ahli syariah secara terbuka, karena mereka tahu bahwa apa yang mereka ajarkan memang tidak punya argumen syariah. Mereka tahu bahwa mereka sesat dan menyesatkan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Rekruitment&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Tentu saja umat Islam yang punya akal dan punya bekal pemahaman agama yang lumayan, akan menolak mentah-mentah doktrin-doktrin di atas. Sehingga 'dagangan' mereka ini tidak akan laku kalau 'dijual' di tempat-tempat yang banyak ulama dan kiyai serta orang-orang yang &lt;em&gt;melek &lt;/em&gt;syariah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Maka asongan itu mereka dagangkan di tempat-tempat yang sepi dari ulama dan para ahli syariah. Sasaran objek rekruitmen mereka adalah orang-orang berada tapi awam dalam agama.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sehingga dengan dicukil sepotong ayat Quran yang ditafsirkan semaunya, bahkan tanpa rujukan dari kitab-kitab yang muktamad, mulailah berjatuhan para korban. Kasihan sekali, seharusnya orang-orang itu mendapat hidayah dan ilmu yang benar, tetapi dengan aksi-aksi seperti ini, tenggelamlah mereka di dalam kubangan kejahilan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sebaiknya, marilah kita ketuk hati sebagian saudara kita agar kembali ke jalan yang benar. Dan marilah kita jaga agar jangan sampai ada lagi korban-korban berikutnya. Amien&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh, &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Ahmad Sarwat, Lc&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4825802436950344854-5758435944110011430?l=nii-alzaytun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/feeds/5758435944110011430/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4825802436950344854&amp;postID=5758435944110011430' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/5758435944110011430'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/5758435944110011430'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/2008/09/nii-dan-kubangan-kejahilan.html' title='NII dan kubangan Kejahilan'/><author><name>Aji Cemerlang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06308503481685773328</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://www.al-islam.org/gallery/photos/kabah11.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/SL6OuJKiUlI/AAAAAAAAAJw/NBSI-Qj0rik/s72-c/1stress.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4825802436950344854.post-4693750911421533823</id><published>2008-07-28T15:20:00.012+07:00</published><updated>2008-11-19T08:18:32.357+07:00</updated><title type='text'>NII KW9 Diadili</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.liputan6.com/hukrim/?id=160955"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/SI2FG_ea3TI/AAAAAAAAAJo/XENjtxUNolg/s320/liputan6.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5227981097611746610" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Liputan6.com, Bandung&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebanyak 17 tersangka kasus pendirian Negara Islam Indonesia dalam waktu dekat akan dibawa ke pengadilan. Polisi, belum lama ini, telah melimpahkan berkas mereka ke Kejaksaan Tinggi Jawa Barat berikut barang bukti berupa dua mobil, empat motor, dan uang empat juta rupiah lebih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para tersangka dijerat pasal perbuatan makar, penodaan agama, dan penodaan lambang negara, serta penipuan. Sebelum dijebloskan ke sel tahanan Kejati Jabar, para tersangka kembali diperiksa intensif di ruang tindak pidana umum. Para tersangka ini ditangkap Jajaran Kepolisian Daerah Jabar pada April 2008 lalu. Polisi menangkap mereka di tiga lokasi berbeda, yaitu di kawasan Riung Bandung, Cijerah dan Cihanjuang Cimahi.(IAN/Patria-Taufik Hidayat)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;videonya disini :&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;object width="320" height="266" class="BLOG_video_class" id="BLOG_video-798bd731b8b0cae5" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/get_player"&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF"&gt;&lt;param name="allowfullscreen" value="true"&gt;&lt;param name="flashvars" value="flvurl=http://v4.nonxt8.googlevideo.com/videoplayback?id%3D798bd731b8b0cae5%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1330460751%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D35F5EC73E08DB849CCDFF62D5A832938F85004AD.47991AF8D068B2846A23C2008CD682005610A55F%26key%3Dck1&amp;amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3D798bd731b8b0cae5%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3DoudZwQ2HjJa7PAqdOGZkGFvOkb8&amp;amp;autoplay=0&amp;amp;ps=blogger"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/get_player" type="application/x-shockwave-flash"width="320" height="266" bgcolor="#FFFFFF"flashvars="flvurl=http://v4.nonxt8.googlevideo.com/videoplayback?id%3D798bd731b8b0cae5%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1330460751%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D35F5EC73E08DB849CCDFF62D5A832938F85004AD.47991AF8D068B2846A23C2008CD682005610A55F%26key%3Dck1&amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3D798bd731b8b0cae5%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3DoudZwQ2HjJa7PAqdOGZkGFvOkb8&amp;autoplay=0&amp;ps=blogger"allowFullScreen="true" /&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-----&lt;br /&gt;&lt;h2&gt;Polda Jabar Tangkap Belasan Pejabat NII&lt;/h2&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Kapanlagi.com&lt;/b&gt; - Direktorat Reserse Kriminal Polda Jabar, setelah melalui penyelidikan dan penyidikan secara intensif, akhirnya menangkap belasan pejabat Negara Islam Indonesia (NII) mulai dari tingkat Wakil Gubernur Jabar Selatan hingga Bupati.&lt;br /&gt;dst klick&lt;span style="font-size:100%;"&gt; disini : &lt;/span&gt;&lt;a style="font-weight: bold;" href="http://www.kapanlagi.com/h/0000227705.html"&gt;Pejabat NII Jabar di Tangkap&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;---&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4825802436950344854-4693750911421533823?l=nii-alzaytun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='enclosure' type='video/mp4' href='http://www.blogger.com/video-play.mp4?contentId=798bd731b8b0cae5&amp;type=video%2Fmp4' length='0'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/feeds/4693750911421533823/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4825802436950344854&amp;postID=4693750911421533823' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/4693750911421533823'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/4693750911421533823'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/2008/07/nii-kw9-diadili.html' title='NII KW9 Diadili'/><author><name>Aji Cemerlang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06308503481685773328</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://www.al-islam.org/gallery/photos/kabah11.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/SI2FG_ea3TI/AAAAAAAAAJo/XENjtxUNolg/s72-c/liputan6.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4825802436950344854.post-9127181526166381647</id><published>2008-07-18T21:29:00.001+07:00</published><updated>2008-11-19T08:18:32.445+07:00</updated><title type='text'>Tersangka Aktivis NII Bertambah</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.antara.co.id/arc/2008/5/2/tersangka-aktivis-nii-bertambah/"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/SICpjh0ZtdI/AAAAAAAAAJQ/4QE3Qc3EVjc/s320/tangkap.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5224361995588449746" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.antara.co.id/arc/2008/5/2/tersangka-aktivis-nii-bertambah/"&gt;Bandung (ANTARA News)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Jumlah tersangka yang diduga terlibat dalam aktivitas Negara Islam Indonesia (NII), dilaporkan bertambah menjadi 17 orang, setelah sebelumnya Polda Jabar menetapkan 10 tersangka dalam kasus tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuh tambahan tersangka itu, setelah Tim Datesemen Khusus (Densus) 88 Polda Jawa Barat (Jabar), Rabu (30/4), menangkap tujuh orang lainnya di lokasi berbeda, kata Kapolda Jabar Irjen Susno Duadji kepada pers di Bandung, kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapolda mengatakan, sebelumnya jumlah tersangka yang diduga sebagai anggota NII hanya 10 orang. "Namun setelah dilakukan pengembangan penyidikan, tersangka bertambah menjadi 17 orang. Mereka ditangkap di lokasi berbeda di wilayah hukum Polda Jabar," kata Susno.&lt;br /&gt;    &lt;br /&gt;Kendati demikian, kata Susno, pihaknya belum menemukan bukti kuat kalau ke-17 orang itu telah berbuat makar. "Untuk sementara ini, mereka masih disangka melakukan penipuan dan penggelapan, dengan cara memungut uang iuran bulanan, dan pungutan lain ke para anggotanya, dan diancam Pasal 378 dan 372 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP)," ungkapnya.&lt;br /&gt;    &lt;br /&gt;Untuk mengusutan lebih lanjut, kata Kapolda, para tersangka masih dalam pemeriksaan intensif Direktorat Reserse dan Kriminal (Direskrim) Polda Jabar. "Selain itu, aparat kepolisian masih melakukan pemantauan ke sejumlah lokasi yang disinyalir digunakan sebagai tempat berkumpul kelompok mereka," tutur Susno.&lt;br /&gt;    &lt;br /&gt;Sementara itu hingga Kamis, Polda Jabar masih memburu figur organisasi NII ke sejumlah kabupaten dan kota di wilayah Jabar.&lt;br /&gt;    &lt;br /&gt;Susno menjelaskan, untuk pengembangan penyidikan pihaknya perlu menangkap figur dibalik adanya aktivitas NII. "Penangkapan figur (tokoh NII) sangat diperlukan untuk pengembangan penyidikan," ungkapnya.&lt;br /&gt;    &lt;br /&gt;Sedangkan untuk mengantisipasi merebaknya komunitas NII di Jabar, lanjut Susno, pihaknya masih melakukan pemantauan terhadap sejumlah tempat yang diduga digunakan anggota NII untuk berkumpul.&lt;br /&gt;    &lt;br /&gt;Kapolda mengungkapkan, para tersangka ditangkap di sejumlah tempat di antaranya di Kompleks Perumahan Perum Budi Asti Blok Jenad Jalan Cihanjuang, Kota Cimahi, dan di Kompleks Perumahan Bumi Cihanjuang Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung.&lt;br /&gt;(*)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4825802436950344854-9127181526166381647?l=nii-alzaytun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/feeds/9127181526166381647/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4825802436950344854&amp;postID=9127181526166381647' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/9127181526166381647'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/9127181526166381647'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/2008/07/tersangka-aktivis-nii-bertambah.html' title='Tersangka Aktivis NII Bertambah'/><author><name>Aji Cemerlang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06308503481685773328</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://www.al-islam.org/gallery/photos/kabah11.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/SICpjh0ZtdI/AAAAAAAAAJQ/4QE3Qc3EVjc/s72-c/tangkap.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4825802436950344854.post-7021116937448693304</id><published>2008-07-17T13:46:00.005+07:00</published><updated>2008-11-19T08:18:32.739+07:00</updated><title type='text'>Ummat NII KW9 Di Tipu</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://alikhwan.wordpress.com/2006/10/27/fiqh-prioritas-sebuah-nasehat-untuk-saudaraku-warga-nii/?pesantren%20alzaytun#comment-3672"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/RaoWK15gG2I/AAAAAAAAAAM/nsuiAUBKQI8/s320/bin-zaytun.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Sources&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; &lt;a href="http://alikhwan.wordpress.com/2006/10/27/fiqh-prioritas-sebuah-nasehat-untuk-saudaraku-warga-nii/?pesantren%20alzaytun#comment-3672"&gt;Agus&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;permisi numpang curhat …&lt;br /&gt;pengetahuan islam saya sangat sedikit, dengan mudah saya terpengaruh hanya dalam 2 kali pengajian. saya dulu aktif di kw9 hanya selama 3 bulan (1996), lalu keluar setelah melihat tingkah laku mereka yang janggal. saya melihat teman satu desa mengambil beberapa kotak spidol dan penghapusnya dari kampusnya tapi abi ali (pimpinan saya waktu itu) biasa-biasa saja, seperti tidak ada masalah serius. saya sempat bertanya dan dijawab itu halal karena merupakan rampasan perang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kejadian itu tidak bisa saya mengerti dan bertentangan dengan suara hati saya. besoknya saya tidak datang ke markas lagi. dan tentunya ancaman-ancaman juga saya terima sebagai konsekwensi keputusan saya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saat ini saya terus mantau perkembangan-perkembangan mengenai kw9 dan MAZ.&lt;br /&gt;hal-hal aneh terus saya temukan misalnya:&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;kepala BIN AM hendropriyono datang ke MAZ dan membela habis-habisan MAZ, dan mengancam akan “menyikat habis” yang menentang MAZ.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; soeharto berkunjung ke MAZ, &lt;a href="http://i174.photobucket.com/albums/w105/persada2000/suhartosyahk.jpg"&gt;(foto suharto &amp;amp; syahk)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;BJ habibie (sebagai presiden) berkunjung ke sana.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;anggota TNI POLRI tidak boleh ditilawah. (bukankah semua berhak mendapat hidayah?)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;tidak semua santri MAZ itu golongan kw9. perbandingannya sekitar 90% kw9 dan 10% bukan. (berdasarkan buku “&lt;a href="http://qyu.blogspot.com/2007/11/mereka-bilang-aku-kafir.html"&gt;mereka bilang aku kafir&lt;/a&gt;” - M. idris)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;kw9 menganggap FPI itu musuh. (meskipun saya pribadi kurang respek dengan kekerasan ala FPI)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;memobilisasi massa menusuk partai non-islam dan capres tertentu (&lt;a href="http://www.tempointeraktif.com/hg/nusa/jawamadura/2004/07/06/brk,20040706-30,id.html"&gt;arsip berita&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;kemiripan antara alquran suci dan Al Qiyadah.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;kalo dilihat memang RI terkesan ada dibalik MAZ.&lt;br /&gt;saya sependapat dengan al chaidar, nii kw9 bertujuan menggerogoti semangat/spirit nii yang seberarnya (nii jaman kartosuwiryo).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pandangan masyarakat tentang nii saat ini adalah nii kw9, nii yang punya ponpes terbesar seasia tenggara itu. dan bila memang benar RI/BIN ada dibalik kw9/MAZ, berarti kekhawatiran RI akan bangkitnya nii kartosuwiryo sudah bukan masalah lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sudah bukan rahasia lagi kalo amerika tidak ingin islam bangkit lagi di bumi ini. jadi masuk akal kalo amerika/cia juga mendukung upaya ini. kalo engga, pasti indonesia sekarang udah “diobok-obok” amerika seperti iran saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4825802436950344854-7021116937448693304?l=nii-alzaytun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/feeds/7021116937448693304/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4825802436950344854&amp;postID=7021116937448693304' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/7021116937448693304'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/7021116937448693304'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/2008/07/ummmat-nii-kw9-di-tipu.html' title='Ummat NII KW9 Di Tipu'/><author><name>Aji Cemerlang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06308503481685773328</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://www.al-islam.org/gallery/photos/kabah11.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/RaoWK15gG2I/AAAAAAAAAAM/nsuiAUBKQI8/s72-c/bin-zaytun.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4825802436950344854.post-3141975655737008062</id><published>2008-07-16T13:23:00.004+07:00</published><updated>2008-11-19T08:18:32.918+07:00</updated><title type='text'>Warga NII KW9 Stress</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://azaytun.wordpress.com/2008/06/03/pikiran-nikah-rusak-akibat-nii-kw-9/"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/SH2U3xcf7jI/AAAAAAAAAJI/rtCQM6sVcUA/s320/nii-kw9.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5223494828706229810" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sources &lt;a href="http://manamanha.blog.com/3255152/?page=last#3"&gt;Exponen NII&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saudaraku yang baik ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau anda hijrah ke NII harusnya anda mendapatkan ketentraman lahir &amp;amp; batin,&lt;br /&gt;Sekarang hati Anda jadi galau, itu memang sengaja target jangka panjang yang terselubung dari NII KW9/Zaytun binaan Ali Murtopo, A.M Hendro Priyono (Orde Baru Cs.). Kalian itu hanya pion yang bisa dimainkan bidaknya. Ingatlah banyak cara menghancurkan Islam dengan cara gerakan Islam itu sendiri, cara itu sudah kuno namun sampai sekarang masih terbukti ampuh untuk menghancurkan islam dari dalam. Kalau melihat secara global, banyak pengkondisian di setiap negara Islam cenderung melemahkan Islam itu sendiri. Ini adalah efek butterfly dari agen2 intelek CIA &amp;amp; Mossad yang yang bertebaran disegala penjuru. Ma’had AlZaytun (MAZ) hanyalah sebagian kecil dari efek tersebut. Dengan adanya Ma’had Al-Zaytun pasti semua yang pernah kaslan akan Phobia mendengar gerakan2 Islam. Dan sebagian menjadi gila, ini adalah tujuan utama gerakan global di dunia terhadap Islam. Dan gak perlu dibahas detail betapa bobroknya sistem realita yang berjalan di dalam Mahad Al-Zaytun. Lebih jahiliah daripada NKRI. Hanya memanfaatkan ummat dengan menjual ayat-ayat mengatas namakan perjuangan Islam. Sedangkan bagi ummat itu sendiri tidak ada manfaatnya sama sekali selain kebanggan kemewahan Mahad Al-Zaytun (MAZ). Yang lebih aneh lagi warga / santri di MAZ tidak ada prosedur pembaiatan jika mereka sendiri mengaku alhlul bait. Apakah dengan menyetor pendaftaran ke MAZ sudah menjadi ahlul bait ??? wallahu alam. Jadi renungkanlah kembali jalan mana yang mau di pilih. Jangan sampai gerakan yang dipilih justru melemahkan akidah dan akhlak yang Muhammad SAW contohkan. Ingat pengkondisian ini kadang tanpa kita sadari dan malah kadang sudah menjadi kurikulum ideologi dasar setiap gerakan Islam. Bukalah wacana dan waspadalah. Sebetulnya NII selain KW9/Zaytun kehadirannya kadang tanpa kita sadari. Gerakan mereka lebih tandzim sirri. Program utama saat ini adalah penguatan Akidah dan Akhlaq. Hidup nyaman dunia dan akhirat hehehehe …&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembalillah ke fitrah &amp;amp; menhaj yang benar,&lt;br /&gt;kembalillah ke Al-Quran &amp;amp; Sunnah Rosulullah (bukan rosul nabi Panji Gumilang)&lt;br /&gt;Selamat Berjuang Saudaraku …&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waalaikum salam wr. wb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zaenal A.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4825802436950344854-3141975655737008062?l=nii-alzaytun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/feeds/3141975655737008062/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4825802436950344854&amp;postID=3141975655737008062' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/3141975655737008062'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/3141975655737008062'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/2008/07/warga-nii-kw9-stress.html' title='Warga NII KW9 Stress'/><author><name>Aji Cemerlang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06308503481685773328</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://www.al-islam.org/gallery/photos/kabah11.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/SH2U3xcf7jI/AAAAAAAAAJI/rtCQM6sVcUA/s72-c/nii-kw9.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4825802436950344854.post-1080164983997639350</id><published>2008-07-15T12:45:00.006+07:00</published><updated>2008-11-19T08:18:32.990+07:00</updated><title type='text'>NII Kejar Setoran</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.tempointeraktif.com/hg/nusa/jawamadura/2008/05/20/brk,20080520-123348,id.html"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 251px; height: 205px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/SHw618KmVoI/AAAAAAAAAJA/kAAA1Gx9pDc/s320/pengemis.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5223114366200993410" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;...&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;seorang wanita mantan anggota ’NII’ yang melakukan penipuan selama 4 tahun penuh demi ’negara’. Caranya, dengan menggelapkan dana sodaqoh yang dihimpun dari penumpang angkutan umum di bis-bis dan kereta api. Ada juga mahasiswa yang mengaku menggelapkan uang kuliah dan membuat surat palsu tentang permintaan bantuan dana kuliah seolah-olah surat itu dikeluarkan kampus tempat mereka kuliah.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;dst ...&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;selengkapnya di &lt;a href="http://www.tempointeraktif.com/hg/nusa/jawamadura/2008/05/20/brk,20080520-123348,id.html"&gt;Demi Setoran Inpak (Iuran Paksa)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4825802436950344854-1080164983997639350?l=nii-alzaytun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/feeds/1080164983997639350/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4825802436950344854&amp;postID=1080164983997639350' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/1080164983997639350'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/1080164983997639350'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/2008/07/nii-kejar-setoran.html' title='NII Kejar Setoran'/><author><name>Aji Cemerlang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06308503481685773328</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://www.al-islam.org/gallery/photos/kabah11.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/SHw618KmVoI/AAAAAAAAAJA/kAAA1Gx9pDc/s72-c/pengemis.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4825802436950344854.post-124382641439851231</id><published>2008-07-10T16:53:00.002+07:00</published><updated>2008-11-19T08:18:33.324+07:00</updated><title type='text'>Perekrut Kader NII Ditangkap di Yogya</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://broxzin.wordpress.com/2008/06/10/perekrut-kader-nii-ditangkap-di-yogya/"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/SHXdozizYBI/AAAAAAAAAI4/6LKQDDHrfIg/s320/tangkap.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5221323036106645522" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="padding: 5px; margin-right: 5px;"&gt;&lt;br /&gt;Salah satu kader gerakan Negara Islam Indonesia (NII) yang belum lama ini melakukan rekrutmen terhadap sejumlah mahasiswa, Senin (9/6) harus berurusan dengan polisi. Tersangka PL (21), oknum mahasiswi sebuah PTS di Yogyakarta diserahkan ke Polsektabes Umbulharjo, untuk selanjutnya dilakukan pemeriksaan di Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Polda DIY.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tersangka PL diserahkan oleh korban penipuan, R Damayanti (20) mahasiswi sebuah PTS di Yogyakarta. Sedangkan dua pelaku lain saat ini masih dalam pengejaran petugas. Seminggu sebelumnya, Kamis (29/5) korban melapor ke Polsektabes Umbulharjo Yogyakarta karena merasa diperdaya oleh pelaku. Selain kehilangan handphone dan uang tunai, korban juga telah dibaiat menjadi anggota NII di sebuah wilayah di Jakarta Selatan, Rabu (28/5). Baiat dilakukan oleh 4 pimpinan NII, diikuti sekitar 16 ‘anggota’ baru dari berbagai daerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Korban menjelaskan perkenalan dirinya dengan pelaku berawal pada awal bulan Mei 2008. Saat itu, pelaku sering mendatangi kos-kosannya di daerah Umbulharjo, Yogyakarta. Kedatangan pelaku awalnya hanya sebatas meminjam buku-buku kuliah. Pada perkembangan berikutnya, korban menawarkan berbagai ajaran terkait dengan ideologi NII.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski awalnya tidak tertarik, tetapi pada akhirnya korban bersedia diajak ke sebuah tempat.&lt;br /&gt;Di tempat yang ternyata merupakan rumah makan itu, korban sudah ditunggu pasangan laki-laki dan perempuan, Ad dan Er. Di tempat itu, korban dicekoki berbagai doktrin perihal ideologi NII. Kuat dugaan karena pengaruh ‘ilmu’ tertentu akhirnya korban ‘kepilut’ dan bersedia menjadi anggota NII. Selanjutnya korban diajak ke Jakarta untuk dilakukan pembaiatan bersama belasan anggota NII dari berbagai daerah.&lt;br /&gt;Selesai dibaiat, korban dan pengikut yang lain wajib menyerahkan sejumlah uang yang disebut sebagai ‘sodakoh’. Jumlahnya Rp 4 juta dan saat penyerahan disertai dengan surat pernyataan bermeterai Rp 6 ribu. Karena saat itu korban belum membawa uang dalam jumlah sebagaimana ditentukan, korban terpaksa menyerahkan handphone. Setelah menyerahkan handphone, korban dan para anggota baru NII disuruh pulang ke daerah masing-masing untuk turut menyebarkan ajaran NII.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika tiba kembali di Yogyakarta, korban sadar dirinya telah ditipu oleh pelaku dan melaporkan ke pihak Kepolisian. ”Penanganan terhadap kasus itu dilakukan oleh Densus 88 Anti Teror Polda DIY,” jelas Kanit Reskrim Polsektabes Umbulharjo Yogyakarta Ipda Tinton Yudha Riyambodo saat dikonfirmasi KR, Selasa (10/6). (KR)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4825802436950344854-124382641439851231?l=nii-alzaytun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/feeds/124382641439851231/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4825802436950344854&amp;postID=124382641439851231' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/124382641439851231'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/124382641439851231'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/2008/07/perekrut-kader-nii-ditangkap-di-yogya.html' title='Perekrut Kader NII Ditangkap di Yogya'/><author><name>Aji Cemerlang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06308503481685773328</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://www.al-islam.org/gallery/photos/kabah11.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/SHXdozizYBI/AAAAAAAAAI4/6LKQDDHrfIg/s72-c/tangkap.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4825802436950344854.post-1334593145674172161</id><published>2008-07-08T18:14:00.003+07:00</published><updated>2008-11-19T08:18:33.410+07:00</updated><title type='text'>Modus Gaul Gerakan NII</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://gatra.com/artikel.php?id=115304"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/SHNOwCKwqoI/AAAAAAAAAIw/jv20EVYChn0/s320/nii-kw9.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5220602980175227522" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Modus Gaul Gerakan NII&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;Rasa takut membuatnya tak mau menyebutkan identitas diri. "Panggil saja saya Sodikin," katanya, sambil membolak-balik koran kumal edisi tiga pekan lalu. Di koran itu terpampang berita penangkapan 17 tersangka anggota Negara Islam Indonesia (NII) oleh jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat pada awal Mei. Para tersangka dicokok di tiga tempat berbeda, yakni Cimahi, Cihanjuang, dan Riung Bandung. Mereka melakukan upacara hijrah, ritual kepindahan warga negara bagi anggota baru dari Republik Indonesia ke NII.&lt;br /&gt;Pada penggerebekan itu, sebetulnya polisi menangkap 35 orang. Namun sisanya adalah anggota baru yang sedang menjalani hijrah. Polisi hanya menetapkan mereka sebagai saksi. Sebetulnya, kata Sodikin," "Mereka yang dibodohi NII sudah banyak, termasuk saya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua tahun sudah pria berusia 26 tahun itu memutus kontak dengan kelompok ini. Tapi ia belum merasa aman dari uberan mereka. Perkenalan Sodikin dengan NII terjadi selepas dia lulus sekolah menangah atas, tahun 2000. "Berawal ketika saya mau mendalami agama," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atas ajakan sohibya yang rajin menunaikan salat dan pengurus dewan kemakmuran masjid di kampungnya, warga Cijerah, Bandung, itu mengikuti sebuah pengajian di Cimahi setiap Kamis sore. Pesertanya para remaja, rata-rata seusia dirinya. "Saya nyaman melihat pesertanya seumuran," tuturnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Empat pekan berlalu, Sodikin mulai menemukan sejumlah kejanggalan. Satu di antaranya, tempat pengajian selalu berpindah-pindah. Begitu juga ketika pengajian berlangsung, suara radio atau alunan musik malah dibiarkan kencang. Sodikin sempat mempertanyakan hal itu. Namun sang mentor menjawab enteng, "Materi ini tidak boleh didengar sampai keluar, hanya orang tertentu yang bisa mendapatkannya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengajian itu juga memperbolehkan sang mentor berduaan dengan peserta lawan jenis. "Darurat dakwah istilahnya," kata Sodikin, menirukan jawaban mentor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernah Sodikin terlambat datang ke suatu tempat pengajian, Dari luar sepi-sepi saja seperti tidak ada kegiatan. Tapi, ketika ia masuk, ternyata sudah banyak peserta pengajian di sana. "Kenapa sepi-sepi saja dari luar?" katanya heran. "Jangan sampai intel tahu," jawab seorang peserta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar nama intel disebut, Sodikin tambah kaget. "Apa hubungannya pengajian ini dengan intel?" ucapnya. Lalu muncul penjelasan bahwa intel itu bagian dari Pemerintah Indonesia. " Indonesia itu pemerintahan thogut, kafir!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengajian itu memang dirasakan oleh Sodikin lebih banyak menyebarkan kebencian terhadap Pemerintah Indonesia. "Ajaran Islam yang tengah kita pelajari itu akan terlaksana jika kita meruntuhkan pemerintahan yang kafir," katanya, menirukan sang mentor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu waktu, Sodikin pun diberitahu bahwa pengajian yang diikutinya tak lain gerakan NII. Pada setiap pengajian, seluruh peserta diminta beriuran. "Sebulan Rp 150.000 per orang," tuturnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lama-kelamaan Sodikin menjadi bimbang atas langkah yang ditempuhnya. Walau sudah lama mengikuti pengajian, pengetahuan agama Sodikin tidak bertambah kaya. "Karena yang diajarkan berupa doktrin melulu," katanya. Sodikin mulai sering bolos pengajian. Namun, setiap mangkir, Sodikin selalu didatangi dan dibujuk untuk kembali. Terkadang ia diancam. "Saya tersiksa," ia menambahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sodikin akhirnya lari ke Surabaya, bersembunyi di rumah pamannya. Setelah dua tahun di persembunyian dan merasa aman dari kejaran kelompok NII, ia baru berani kembali ke Cijerah. Kini Sodikin bisa sedikit lega setelah mendengar kabar tentang penangkapan 17 tersangka NII. "Setelah sekian tahun, akhirnya terbongkar juga," katanya. Lebih-lebih, yang kini mendekam di sel tahanan itu bukan level keroco.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka yang dituding sebagai warga NII dan kini mendekam di sel tahanan, seperti diutarakan Kapolda Jawa Barat, Inspektur Jenderal Susno Duadji, adalah para "pejabat" NII. Mulai Wakil Gubernur Jawa Barat Selatan, bupati, pembantu bupati, wedana, camat, hingga tenaga rekrutmen. Pada saat penangkapan, polisi juga menemukan sejumlah dokumen. Satu di antaranya menjelaskan struktur pemerintahan NII.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam dokumen itu disebutkan bahwa NII terbagi ke dalam dua wilayah. Wilayah I terdiri dari kawasan Malaysia, Kalimantan, Ambon, Sulawesi, dan Irian. Wilayah II mencakup Sumatera, NTT, NTB, Jawa, dan Timor Leste. Khusus wilayah Jawa Barat Selatan, NII membaginya ke dalam 77 kabupaten. "Jawa Barat Selatan bisa jadi salah satu pusat penyebaran," kata Susno. Pihak polda tengah mengembangkan penyelidikan kemungkinan berkembangnya organisasi ini di Jawa Barat. "Disinyalir kuat, NII telah membentuk Provinsi Jabar Utara, selain Provinsi Jabar Selatan," kata Susno.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecurigaan Susno klop dengan temuan Taufik Hidayat, peneliti di Lembaga Penelitian dan Pengkajian Islam. Hanya saja, apa yang disebut Susno pembagian dua wilayah besar, menurut Taufik, sebetulnya adalah dua jalur besar. Sebab tiap-tiap jalur memiliki beberapa wilayah. Jalur I, yakni dari Aceh hingga Timor Leste, memiliki 17 wilayah. Sedangkan jalur II, dari Malaysia hingga Irian, memiliki 11 wilayah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiap-tiap wilayah dipimpin oleh gubernur. Namun, hingga kini, gubernur yang definitif baru ada di Wilayah IX Jakarta, Wilayah X Jawa Barat Utara, Wilayah XI Jawa Barat Selatan, Wilayah XII Jawa Tengah, Wilayah XII Jawa Timur, dan Wilayah XVIII Malaysia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebetulnya, kata Taufik, kasus yang mencuat di Bandung itu tak lain adalah seri ulangan peristiwa yang terjadi pada pertengahan 1990-an dan awal reformasi, tahun 2000-an. Ketika itu, beberapa kampus ternama di Bandung heboh karena mahasiswanya banyak terseret NII. Kuliah mereka berantakan, dan banyak di antaranya yang putus hubungan dengan keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat itu muncul tudingan, Abu Toto alias Panji Gumilang, pimpinan Pesantren Al-Zaytun, Indramayu, berada di balik gerakan ini. Namun tudingan itu ditepis Panji Gumilang. Alih-alih diselidiki aparat keamanan, Panji Gumilang malah kerap disambangi pejabat pemerintah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum penggerebekan di Bandung, Taufik mengaku sedang bekerja sama dengan Mabes Polri untuk membongkar gerakan itu di Jakarta. "Sasarannya sudah jelas, mulai nama, alamat, hingga jabatannya," ujar Taufik. Orang-orang itu, kata Taufik, juga aktif di Al-Zaytun. "Namun mereka memakai nama berbeda," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayang, sebelum operasi membuahkan hasil sekaligus untuk membuktikan adanya keterkaitan gerakan ini dengan Al-Zaytun, keburu terjadi penangkapan di Bandung. "Mereka tiarap dan bersembunyi," tutur Taufik. Padahal, menurut Taufik, gerakan NII di Jakarta jauh lebih agresif. Disinyalir, mereka telah merekrut ribuan anggota baru. Keberhasilan ini tak lepas dari penyempurnaan sistem dan modus operandi dalam menggaet anggota baru. Sebagai ideologi, kata Taufik, NII sebetulnya sudah ada. "Yang ada adalah NII gadungan, dengan tujuan merusak citra Islam," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila sebelumnya pencarian anggota baru berlangsung di masjid-masjid kampus, sekarang hunting ke seantero kampus, mal, hingga toko buku. Calon korban pun tidak lagi yang sedang "haus" mendalami agama. Identitas calon korban terlebih dulu diketahui. Informasi ini biasanya didapat dari buku alumni. "Dari beberapa kali penggerebekan yang dilakukan, kami mendapatkan barang bukti berupa buku alumni," kata Taufik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses pendekatan pun tak lagi terkesan pengajian. Seorang calon korban biasanya didekati oleh dua orang. Yang satu berperan sebagai pemancing, satunya lagi bertindak sebagai pengajak. Pemancing biasanya lebih dulu "merapat" pada korban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila calon korban seorang perempuan, pemancing --biasanya perempuan juga-- mengenalkannya kepada seorang laki-laki ganteng yang sebetulnya berperan sebagai pengajak. Dalam obrolan, yang biasanya sambil makan di food court, pemancing berpura-pura sebagai calon jamaah baru dan tertarik atas ajakan si ganteng. Sampai akhirnya, secara tak sadar, korban terjerat oleh ajakan itu. Ujungnya, penggalangan ala NII pun berlanjut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidayat Gunadi, Rach Alida Bahaweres, dan Wisnu Wage Pamungkas (Bandung)&lt;br /&gt;[Nasional, Gatra Nomor 29 Beredar Kamis, 29 Mei 2008]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://gatra.com/artikel.php?id=115304&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4825802436950344854-1334593145674172161?l=nii-alzaytun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/feeds/1334593145674172161/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4825802436950344854&amp;postID=1334593145674172161' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/1334593145674172161'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/1334593145674172161'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/2008/07/modus-gaul-gerakan-nii.html' title='Modus Gaul Gerakan NII'/><author><name>Aji Cemerlang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06308503481685773328</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://www.al-islam.org/gallery/photos/kabah11.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/SHNOwCKwqoI/AAAAAAAAAIw/jv20EVYChn0/s72-c/nii-kw9.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4825802436950344854.post-8800087613347916308</id><published>2008-06-18T13:29:00.005+07:00</published><updated>2008-11-19T08:18:33.651+07:00</updated><title type='text'>Anggota NII Diserahkan ke Kejati</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://foto.detik.com/index.php/detik.read/tahun/2008/bulan/06/tgl/16/time/125003/idnews/957084/idkanal/501"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/SFirlX1doKI/AAAAAAAAAIo/BzaGLK97F_4/s400/nii1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5213105227223113890" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;    Para tersangka ini merupakan pejabat NII di wilayah Bandung, Garut, Sumedang dan Cianjur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;Sebanyak 17 anggota gerakan Negara Islam Indonesia (NII) diserahkan Polda Jabar ke Kejati Jabar, Senin (16/6). Mereka diduga terlibat dalam gerakan makar. Selain tersangka diserahkan juga barang bukti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4825802436950344854-8800087613347916308?l=nii-alzaytun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/feeds/8800087613347916308/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4825802436950344854&amp;postID=8800087613347916308' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/8800087613347916308'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/8800087613347916308'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/2008/06/anggota-nii-diserahkan-ke-kejati.html' title='Anggota NII Diserahkan ke Kejati'/><author><name>Aji Cemerlang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06308503481685773328</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://www.al-islam.org/gallery/photos/kabah11.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/SFirlX1doKI/AAAAAAAAAIo/BzaGLK97F_4/s72-c/nii1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4825802436950344854.post-1588981476071215122</id><published>2008-06-17T18:36:00.005+07:00</published><updated>2008-11-19T08:18:33.757+07:00</updated><title type='text'>NII AL Zaytun dan Kemunafikan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://suakahati.wordpress.com/2008/02/22/al-zaytun-me-money-laundring-islam/"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 265px; height: 198px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/SFejx2p8_xI/AAAAAAAAAIg/1MYZLnRVS7g/s320/Rp.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5212815170585034514" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;h2 style="font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;/h2&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"  &gt;Setiap Muslim dimanapun mereka berada, pasti akan menginginkan bentuk pemerintahan yang Islami. Dan untuk menjadikan suatu pemerintahan yang Islami tentu butuh proses dan cara. Beberapa organisasi Islam sudah mewacanakan hal tersebut, sebut saja “Hizbut Tahrir”. Tetapi apa jadinya jika cara yang digunakan bertentangan dengan prinsip Islam itu sendiri?. Apa jadinya jika Islam hanya digunakan sebagai alat politik untuk kepentingan beberapa orang?. Tentu hal itu dilarang oleh Allah. Itulah yang ditengarai dilakukan oleh organisasi Islam yang tergabung dalam “Al-Zaytun”.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: trebuchet ms;" class="entry"&gt;&lt;div style="text-align: center; font-family: trebuchet ms;"&gt;     &lt;/div&gt;&lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p style="margin: 0pt; text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0pt; text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Yang menjadi pertanyaan adalah, mengapa Islam sebagai kendaraaan politik, yang hanya digunakan untuk kepentingan orang tertentu selalu berhasil?. Apakah kaum muslim lemah dalam hal Aqidah, sehingga setiap yang berlabel Islam atau sesuatu yang dinamai dengan bahasa Arab selalu menarik perhatian kaum Muslim?. Lemahnya dalam hal aqidah Islam akan membuat umat muslim mudah untuk didoktrin dengan paham Islam yang menyimpang. Manusia mudah untuk didoktrin karena mereka lebih kuat dalam hal &lt;b&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;perasaaan (jiwa)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; daripada &lt;b&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;rasio&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;. Sedangkan Islam adalah keseimbangan antara &lt;b&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;perasaan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;, &lt;b&gt;&lt;span style="color:blue;"&gt;rasio&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; dan &lt;b&gt;&lt;span style="color:fuchsia;"&gt;tubuh&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; (&lt;b&gt;&lt;span style="color:blue;"&gt;Mind, Body and Soul&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0pt; text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Seseorang yang terlalu kuat perasaannya dan lemah dalam rasio akan mudah untuk didoktrin, karena adanya suatu perasaan takut jika mereka tidak berlaku sesuai ajaran yang didoktrinkan. Mereka akan menjadi buta dalam hal pemikiran. Apa jadinya jika anda sudah terdoktrin?. Yang terjadi adalah anda akan mudah digerakkan, bagai kerbau dicocok hidungnya. Hubungan antara Ter-doktrin dan Ber-ilmu itu beda tipis. Orang yang ter-doktrin tidak mengerti sumber dan tujuan dari sebuah ajaran. Sedangkan orang yang ber-ilmu adalah orang yang bisa memberikan solusi dan tidak akan bisa men-doktrin. Orang yang ber-ilmu akan mencari kesesuaian antara rasio, hati dan kenyataan. Orang bisa ter-doktrin karena kurang ber-ilmu. Baik dalam Islam, Kristen dan agama lain sebagian dari mereka adalah orang yang ter-doktrin.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0pt; text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0pt; text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Menyikapi tentang Al-Zaytun sebenarnya lebih susah dibandingkan LDII. Karena Al-Zaytun itu ibarat kemunafikan. Disatu sisi selalu menggunakan ayat-ayat Al-Quran sebagai dalil tetapi perbuatannya jauh dari yang diinginkan Al-Quran. Kalau kita lihat ayat-ayat Al-Quran yang dipakai sebagai dalil, sekilas memang tidak ada yang salah, tetapi prakteknya tidak sesuai dengan falsafah Islam sendiri. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;Ciri khas gerakan ini adalah penggalangan Dana diluar kaidah Islam. Lebih bersifat pemaksaan dan penghukuman bagi yang tidak bisa memenuhi target. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:blue;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:blue;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:blue;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;MUI&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="color:blue;"&gt; telah menemukan beberapa kejanggalan dari hasil penelitian Tentang Ma’had Al-Zaytun, diantaranya antara lain :&lt;/span&gt;&lt;span style="color:black;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ol&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Ditemukan indikasi kuat adanya hubungan (relasi) antara Ma’had Al-Zaytun dengan organisasi NII (Negara Islam Indonesia) KW IX. Hubungan tersebut adalah bersifat historis, finansial, dan kepemimpinan&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Terdapat penyimpangan paham dan ajaran Islam yang dipraktikkan organisasi NII KW IX. Salah satunya antara lain dalam hal mobilisasi dana yang mengatasnamakan ajaran Islam yang diselewengkan, &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Penafsiran ayat-ayat Al-Quran yang menyimpang dan mengkafirkan kelompok di luar organisasi mereka&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Ditemukan adanya indikasi penyimpangan paham keagamaan, misalnya dalam masalah zakat fitrah dan kurban yang diterapkan oleh pimpinan Ma’had Al Zaytun, sebagaimana dimuat dalam majalah Al-Zaytun. Zakat Fitrah dan Kurban dapat diganti dengan uang tetapi pemanfaatannya untuk kepentingan Al-Zaytun , bukannya untuk Fakir miskin&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Persoalan Al-Zaytun terletak pada aspek kepemimpinan yang kontroversial, yang terkait dengan organisasi NII KW IX. &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Ada indikasi keterkaitan sebagian koordinator-koordinator wilayah yang bertugas sebagai tempat rekrutmen santri Al-Zaytun dengan organisasi NII KW IX&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:blue;"&gt;Ayat &amp;amp; surat Al Qur’an yang dipakai di NII antara lain :&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:blue;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ol&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Surat Adz Dzariyat : 56 &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Surat Al Maidah : 50 &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Surat Al Anfal : 35 &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Surat An Nisa : 140 &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Surat An Nisa :140 &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Surat Ar Ruum :31, 32 &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Surat Asy Syuura :13 &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Surat An Nisa : 97&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Surat At Taubah : 20&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Surat Ibrahim : 24&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Surat Albaqarah : 185 &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Surat Al Maidah : 44-50 &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Surat An Nisa: 97 &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Surat At Taubah: 20 &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Surat An Nisa : 28 &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Surat Ibrahim : 28&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Surat Ash Shaff : 3 &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Surat Muhammad :2,8,9 &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;b&gt;DLL&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p style="margin: 0pt; text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Dalam menafsirkan ayat-ayat Al-Quran tersebut, mereka memandang bahwa Negara yang mereka diami (Indonesia khususnya) adalah suatu Negara dalam kondisi “periode Makah” awal Islam. Sehingga dalam berhukum mereka terkadang “nyleneh”, misalnya tidak shalat tidak masalah karena saat awal periode “Makah” belum ada perintah shalat. Mereka membandingkan dua sistem pemerintahan “Periode Makah” dan “Periode Madinah” terhadap Negara Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span&gt;&lt;strong&gt;PERIODE ISLAM DAN HUBUNGANNYA DENGAN INDONESIA&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;Makkah=Republik Indonesia&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;-Tidak memakai hukum Islam&lt;br /&gt;-RI=Pancasila=Thogut&lt;br /&gt;-Neraka ( Dasarnya QS17:36 dan QS 47:8-9 )&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;Madinah=Negara Islam Indonesia (NII)&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;br /&gt;-Negara memakai hukum Islam&lt;br /&gt;-NII=Hukum Islam + Allah &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;-Suci kembali, Surga (Dasarnya QS 47:2)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:blue;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:blue;"&gt;SEHINGGA DIPERLUKAN HIJRAH,&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;Dari mana hijrah?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Dari&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt; : Republik Indonesia + Pancasila + Thogut&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Ke&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt; : Negara Islam Indonesia + Hukum Islam /Al Qur’an + Allah SWT.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Hijrah disini sebagai artian untuk ibadah, Mereka tidak mengakui ibadah Muslim (shalat, zakat, puasa dll) di RI (Republik Indonesia)&lt;span style="color:red;"&gt;. &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Menurut mereka RI bukan tempatnya karena di RI ada yang judi, mabuk, zina dll, jadi ibadahnya tidak diterima. Menurut mereka, tidak diterimanya ibadah karena umat Islam berhukum RI/jahiliyah yang segala macam ada sampai diibaratkan sebuah tempat sampah. Mereka mengibaratkan buah apel yang bagus dimasukkan ke dalam tempat sampah yang bercampur segala macam kekotoran. supaya apel yang ada di tempat sampah itu tetap baik/bagus maka harus dipindahkan ke tempat yang lain. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;Mereka menyimpulkan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt; : Supaya puasa, shalat ,zakat diterima, maka harus pindah (hijrah) ke negara Islam Indonesia (NII). Yang menjadi pertanyaan, bukankah NII berada di Indonesia?. Kalau demikian makna hijrah, berarti mereka salah dalam memaknai, mereka memaknai hijrah secara fisik, padahal seharusnya secara mental.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;Sekilas jika dicermati, ajaran mereka ini sebenarnya bagus, yaitu ingin menerapkan hukum Allah (Islam), yang menjadi ganjalan adalah cara-cara yang mereka gunakan sangatlah tidak lazim dan bertentangan dengan prinsip Islam itu sendiri, terkesan munafik, ambigu atau apalah namanya. Mereka menjual agama untuk kepentingan orang tertentu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;&lt;span style="color:blue;"&gt;Berikut ini adalah pengakuan beberapa korban Al-Zaytun sebagaimana di paparkan oleh &lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;FUUI (Forum Ulama Umat Islam),&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="color:blue;"&gt; dll :&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ol&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Setiap Muslim di luar kelompok mereka adalah Kafir dan halal darah &amp;amp; hartanya.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Perbuatan dosa besar antara lain : Zina dan perbuatan maksiat lainnya dapat ditebus dengan uang dalam jumlah yang telah ditetapkan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Tidak ada kewajiban meng-qadha (mengganti) Puasa Ramadhan, tetapi cukup hanya dengan membayar uang dalam jumlah yang telah ditetapkan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Anggota wajib menggalang dana, dilakukan dengan berbagai cara baik halal atau haram. Misalnya mencuri atau menipu harta setiap Muslim di luar golongan termasuk orang tua sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Taubat hanya sah jika membayar dalam jumlah yang telah ditetapkan. Mereka menyebutnya ‘shadaqah istighfar”.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Ayah kandung tidak sah menikahkan putri/putranya jika belum masuk kedalam golongan Al-Zaytun&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Yang wajib menjalankan ibadah haji adalah pimpinan (mas’ul) dalam gerakan ini.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Aturan dasar Al-Zaytun lebih tinggi derajadnya di banding Al-Quran, sehingga menginjak Al-Quran pun tidak dianggap dosa.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Shalat Fardu (shalat 5 waktu) tidak utama. Yang utama adalah ibadah dalam pengertian “ibadah aktivitas/berinteraksi secara langsung dengan masyarakat”.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Tidak shalat bisa diganti dengan uang, meninggalkan shalat tidak berdosa karena telah ditanggung imam. Mereka berpendapat bahwa Indonesia itu sama dengan suatu masa pada periode Makah ketika Rasulullah pertama kali menyebarkan Islam. Sehingga kewajiban shalat tidak ada.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Anggota dilarang mempertanyakan kemana uang itu. Uang yang disetor bukan untuk fakir miskin tetapi membangun Al-Zaytun&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p style="margin: 0pt; text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Anda-anda hati-hatilah, jangan berkeinginan untuk masuk jadi anggotanya, karena sekali anda jadi anggota, anda akan susah melepaskan diri karena akan diteror oleh yang lain. Anda wajib memenuhi target menyetor uang dan kalau tidak memenuhi target bisa-bisa “Bogem Mentah” mendarat di tubuh anda. Doktrin mereka antara lain “Kalau mau taat kepada Allah taatlah kepada Rasul, kalau mau taat kepada Rasul taatlah kepada ulil amri”. Hal inilah yang membuat doktrin bahwa apa yang diajarkan dan dilakukan atasan tidak bisa dikritik, harus dijalankan anggota.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0pt; text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;(&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:green;"&gt;Dari berbagai sumber&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;a href="http://suakahati.wordpress.com/2008/02/22/al-zaytun-me-money-laundring-islam/"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;b&gt;By MAGE&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;---&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;       &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4825802436950344854-1588981476071215122?l=nii-alzaytun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/feeds/1588981476071215122/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4825802436950344854&amp;postID=1588981476071215122' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/1588981476071215122'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/1588981476071215122'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/2008/06/nii-al-zaytun-dan-kemunafikan.html' title='NII AL Zaytun dan Kemunafikan'/><author><name>Aji Cemerlang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06308503481685773328</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://www.al-islam.org/gallery/photos/kabah11.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/SFejx2p8_xI/AAAAAAAAAIg/1MYZLnRVS7g/s72-c/Rp.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4825802436950344854.post-9073331036905242399</id><published>2008-06-16T12:58:00.002+07:00</published><updated>2008-11-19T08:18:33.911+07:00</updated><title type='text'>Pantau NII KW9 di Bandung</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://alzaytun.co.cc"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/SFYC1KJXoWI/AAAAAAAAAIY/ORFcwrW5Tz8/s320/niikw9.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5212356731007902050" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=";font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"  &gt;&lt;a href="http://www.antara.co.id/arc/2008/5/2/tersangka-aktivis-nii-bertambah/"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bandung (ANTARA News) &lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;- &lt;/span&gt;Jumlah tersangka yang diduga terlibat dalam aktivitas Negara Islam Indonesia (NII), dilaporkan bertambah menjadi 17 orang, setelah sebelumnya Polda Jabar menetapkan 10 tersangka dalam kasus tersebut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"  &gt; Tujuh tambahan tersangka itu, setelah Tim Datesemen Khusus (Densus) 88 Polda Jawa Barat (Jabar), Rabu (30/4), menangkap tujuh orang lainnya di lokasi berbeda, kata Kapolda Jabar Irjen Susno Duadji kepada pers di Bandung, kemarin.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"  &gt; Kapolda mengatakan, sebelumnya jumlah tersangka yang diduga sebagai anggota NII hanya 10 orang. "Namun setelah dilakukan pengembangan penyidikan, tersangka bertambah menjadi 17 orang. Mereka ditangkap di lokasi berbeda di wilayah hukum Polda Jabar," kata Susno.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"  &gt; Kendati demikian, kata Susno, pihaknya belum menemukan bukti kuat kalau ke-17 orang itu telah berbuat makar. "Untuk sementara ini, mereka masih disangka melakukan penipuan dan penggelapan, dengan cara memungut uang iuran bulanan, dan pungutan lain ke para anggotanya, dan diancam Pasal 378 dan 372 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP)," ungkapnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"  &gt; Untuk mengusutan lebih lanjut, kata Kapolda, para tersangka masih dalam pemeriksaan intensif Direktorat Reserse dan Kriminal (Direskrim) Polda Jabar. "Selain itu, aparat kepolisian masih melakukan pemantauan ke sejumlah lokasi yang disinyalir digunakan sebagai tempat berkumpul kelompok mereka," tutur Susno. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"  &gt; Sementara itu hingga Kamis, Polda Jabar masih memburu figur organisasi NII ke sejumlah kabupaten dan kota di wilayah Jabar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"  &gt; Susno menjelaskan, untuk pengembangan penyidikan pihaknya perlu menangkap figur dibalik adanya aktivitas NII. "Penangkapan figur (tokoh NII) sangat diperlukan untuk pengembangan penyidikan," ungkapnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"  &gt; Sedangkan untuk mengantisipasi merebaknya komunitas NII di Jabar, lanjut Susno, pihaknya masih melakukan pemantauan terhadap sejumlah tempat yang diduga digunakan anggota NII untuk berkumpul. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"  &gt; Kapolda mengungkapkan, para tersangka ditangkap di sejumlah tempat di antaranya di Kompleks Perumahan Perum Budi Asti Blok Jenad Jalan Cihanjuang, Kota Cimahi, dan di Kompleks Perumahan Bumi Cihanjuang Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"  &gt; (*)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;                                      &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4825802436950344854-9073331036905242399?l=nii-alzaytun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/feeds/9073331036905242399/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4825802436950344854&amp;postID=9073331036905242399' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/9073331036905242399'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/9073331036905242399'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/2008/06/pantau-nii-kw9-di-bandung.html' title='Pantau NII KW9 di Bandung'/><author><name>Aji Cemerlang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06308503481685773328</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://www.al-islam.org/gallery/photos/kabah11.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/SFYC1KJXoWI/AAAAAAAAAIY/ORFcwrW5Tz8/s72-c/niikw9.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4825802436950344854.post-6869605190373849658</id><published>2008-06-12T11:21:00.005+07:00</published><updated>2008-11-19T08:18:34.043+07:00</updated><title type='text'>Konspirasi NII KW9</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://nii-alzaytun.blogspot.com/"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 292px; height: 241px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/SFCo4OzW-QI/AAAAAAAAAIQ/B8IFuOrK2u8/s400/nii-alzaytun.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5210850452867315970" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;Abu Toto Incorporated&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;Judul diatas memang seperti headline sebuah majalah Time Asia beberapa tahun lalu. Bedanya, mungkin, untuk tokoh yang satu ini tidak akan dibela pengacara sekelas OC Kaligis atau Felix Tampubolon. Bukan karena tidak bisa membayar mereka, namun yang memuat berita mereka hanya dianggap orang-orang iseng yang sok tau. Paling tidak itu menurut Abu Toto dalam wawancaranya di sebuah majalah terbitan Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mahad Al Zaytun (MAZ) adalah sebuah pondok pesantren—tapi terakhir mereka tidak berkenan dianggap pondok pesantren, hanya pondok, karena bukan hanya anak kaum muslimin yang bersekolah disana—yang berdiri di Desa Gantar Indramayu, Jawa Barat. MAZ berada di bawah naungan Yayasan Pesantren Indonesia (YPI) yang diketuai oleh H. Imam Syarwani. Didalam MAZ, tidak hanya santri dan pembangunannya yang ada, tapi juga peternakan, pertanian, perkebunan serta pengembangan berbagai bentuk tumbuhan maupun hewan ternak berkualitas. Direncanakan juga, MAZ juga akan membangun lapangan terbang, rumah sakit internasional serta pelabuhan. Diatas itu semua, pendidikan menjadi bungkus yang paling indah, hingga para pejabat RI mengaguminya. Bahkan, beberapa politisi mendekati pemilik MAZ untuk mendapatkan dukungannya. Konon, MAZ ini akan menjadi pusat kebudayaan dunia, kota mandiri dan ibukota Negara. Sehingga pembentukan cabang-cabangnya akan dilakukan bertahap di 340 kota di Indonesia. Sayangnya, dua proyek yang diluncurkan, seperti di Banten dan Pulau Rupat bermasalah. Di Banten bermasalah dengan ulama yang menganggapnya sebagai bagian dari aliran sesat. Sedangkan di Pulai Rupat dihentikan pembangunannya karena ada indikasi korupsi yang menggunakan dana Negara RI untuk pembangunan MAZ dari pejabat setempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, dibalik keindahan dan mimpi-mimpi tertanam yang ditebar anggota NII KW9 didalamnya, MAZ juga membawa petaka bagi para petinggi-petinggi yang mengitarinya. Beberapa aspek selalu bermasalah, dan hampir semuanya berpusat pada satu pokok masalah, Abu Toto dan Kroninya. Yang paling besar kasusnya adalah perkara siapa yang berhak memegang yayasan. Seharusnya pemegang yayasan memiliki otoritas paling tinggi ketimbang wadah yang dipayunginya. Tapi premis umum itu tidak berlaku bagi Abu Toto. Sang pemimpin MAZ justru pemilik, penguasa tunggal dan membawahi semua orang yang ada di MAZ.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebut saja kasus H. Syarwani. Tokoh satu ini adalah orang yang sangat taat kepada Abu Toto. Bahkan ketika para teman sejawatnya mundur dari NII KW9-MAZ tahun 2001, dia tidak menggubrisnya. Tapi apa lacur, hanya waktu saja yang membuatnya berubah menjadi pesakitan. Tiga tahun lalu, Bank CIC yang kini merger menjadi Bank Century rutin memberikan hadiah mobil bagi pemegang rekening Abu Maariq yang perputaran dananya milyaran. Suatu waktu, manager bank tersebut memberikan hadiahnya bukan kepada Abu Toto, melainkan kepada H. Syarwani yang ketika itu hanya menggunakan kijang butut. Menerima tawaran tersebut, H. Syarwani menjual mobil baru dan membeli dua mobil bekas aagar tidak kentara dapat hadiah. Sayangnya, akhirnya ketauan juga. Apalagi banyak orang di sekeliling Abu Toto yang berusaha mencari muka demi mendapat jabatan. Hasilnya, H. Syarwani di non aktifkan karena dianggap korupsi. Dia dikurung di sebuah ruangan di MAZ selama 8 bulan tanpa boleh dikunjungi keluarga, tidak boleh nonton TV, dengar radio maupun baca Koran. Bukan hanya itu, dia juga tidak diperbolehkan cukur rambut. Luar biasa. Usut punya usut, Abu Toto menginginkan Syarwani stress dan gila. Tidak berhenti disitu, semua barang H. Syarwani di sita hingga kasurnya dan dia pun diusir dari MAZ. Luar biasa. Orang yang paling taat disampingnya saja bisa dibuang dengan cara hina, apalagi orang yang tidak dikenalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menggantikan kedudukannya adalah H. Imam Supriyanto. Berita dua bulan lalu, H. Imam juga sudah digeser kedudukannya oleh Abu Toto karena tidak seiring dalam beberapa hal. Perkara seperti ini adalah hari-hari di MAZ. Namun gerakan tutup mulut selalu menyekat masalah seperti ini tumpah ke masyarakatnya. Yang hanya boleh dilihat dan didengar masyarakat NII KW9 hanya yang baik dan indah tentang MAZ dan Abu Toto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menguatkan barisannya dalam penguasaan MAZ serta asetnya, Abu Toto mengikat orang-orang sekitarnya dengan pola kekeluargaan. Bukan hanya tindakan, perkawinan menjadi kekuatannya. Semua orang yang menjadi kroninya, seperti syaifullah, Abdul Halim, Abu Hanifah dan Jafar Subhani merupakan besanan dan saudaranya. Tak pelak, semua kekuatan berpihak padanya dan kelemahan-kelemahan tertutupi oleh tutup mulut yang solid. Mengingat perilaku politik yang dilakukan Suharto dulu, melihat Abu Toto seperti melihat RI sebelum reformasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indikasi penguasaan asset MAZ menjadi milik pribadi semaik jelas terlihat. Terutama dengan masuknya adik kandung Abu Toto untuk menangani langsung beberapa bisnis MAZ. Adalah Agung Sedayu, adik kandung Abu Toto, tokoh antagonis yang ditakuti. Antagonis karena dia belum berbaiat kepada NII KW9 dan ditakuti karena dia adik kandung Abu Toto. Selain Agung Sedayu, nak-anak Abu Toto memegang peranan penting di MAZ, seperti Imam Prawoto yang menguasai majalah MAZ. Menurut para ikhwan yang tertindas disana, dana yang dipegang dalam rekeningnya digunakan secara pribadi, sehingga percetakan majalah kerap menggunakan dana iuran dari umat. Tidak hanya dalam bidang bisnis, bidang peningkatan suimber daya yang deprogram mengirim kader NII KW9 terbaik untuk belajart diluar negeri hanya omong kosong. Yang dikirim ke USA dan Inggris hanya anak laki-laiknya Abu Toto saja, sementara yang lain hanya berakhir sebagai asatidz di MAZ.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai pengikut setianya yang taat, Abu Toto memberikan mereka kemudahan, termasuk jalan-jalan keluar negeri setiap tahunnya. Kunjungan terakhir ke Cina, bahkan, dianggap sebagai kunjungan diplomatik yang meminta respon massal dari jamaahnya lewat pernyataan tertulis sebagai bagian dari dukungan moril massanya kepada pemimpinnya. Namun bagi orang yang tidak taat padanya, diperlakukan layaknya Allah mengusir iblis dari surga, bahkan lebih buruk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dampak penguasaan MAZ oleh keluarga Abu Toto berimbas ke aparat fungsional dan territorial. Dampaknya mulai banyak mas’ul pada tiga tahun belakangan mundur teratur. Bukan hanya tingkatan bawah, yang keluar justru tingkatan wilayah, daerah dan distrik di territorial dan Koordinator wilayah YPI di seantero Indonesia. Dari tingkatan territorial beralasan bahwa tingkat korupsi sudah luas dan banyak pimpinan pusat tidak amanah. Dan yang lebih penting, Abu Toto bermewah-mewah menggunakan dana jamaahnya. Termasuk pembelian rumah di desa limo, cinere yang menghabiskan dana 5 Milyar serta beberapa mobil mewahnya. Sedangkan untuk tingkatan fungsional, para aparatnya kecewa dengan koordinasi yang tidak jelas dari pusat, output pendidikan yang tidak memenuhi standar dan tekanan dari orang tua santri menagih janji manis panji gumilang yang kan memandaikan anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesemua kasus ini berjalan terus hingga kini. Kepemimpinan otoriter Abu Toto semakin kuat menancap. Sistem yang terbentuk akan terus menghasilkan produk sama yang terus meresahkan masyarakat. Uang telah merubah orientasi perjuangan. Uang kini pula yang memimpin perjuangan NII KW9. Selama uang masuk, maka candu-candu mimpi akan bebas dihisap para anggotanya untuk memenuhi hasrat kemenangan semu yang dibungkus ayat. Bila uang berhenti mengalir, maka ditebar racun yang akan merusak, menyengsarakan bahkan membunuh. NII KW9 merupakan korporasi yang diisi konglomerat penghisap darah. Bedanya, mereka berpeci dan bermata belo bukan sipit. Berklulit hitam bukan putih. Berbahasa daerah bukan inggris atau mandarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;From &lt;a href="mailto:dicky_cokro@yahoo.com"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Dicky Tjokro&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4825802436950344854-6869605190373849658?l=nii-alzaytun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/feeds/6869605190373849658/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4825802436950344854&amp;postID=6869605190373849658' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/6869605190373849658'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/6869605190373849658'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/2008/06/futuh-mekkah-ala-nii-kw9_12.html' title='Konspirasi NII KW9'/><author><name>Aji Cemerlang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06308503481685773328</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://www.al-islam.org/gallery/photos/kabah11.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/SFCo4OzW-QI/AAAAAAAAAIQ/B8IFuOrK2u8/s72-c/nii-alzaytun.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4825802436950344854.post-8972866134764867170</id><published>2008-06-02T13:47:00.002+07:00</published><updated>2008-11-19T08:18:34.153+07:00</updated><title type='text'>Futuh Mekkah ala NII KW9</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/SEOYFpbFt6I/AAAAAAAAAII/R_ICrZNpRTw/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 195px; height: 180px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/SEOYFpbFt6I/AAAAAAAAAII/R_ICrZNpRTw/s400/images.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5207172816956667810" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Futuh Mekkah ala NII KW9&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Antara Ketaatan dan Kenyataan&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Sources : &lt;a href="http://alikhwan.wordpress.com/2006/10/27/fiqh-prioritas-sebuah-nasehat-untuk-saudaraku-warga-nii/#comment-3226"&gt;alikhwan.wordpress.com&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;Tahun 2009 merupakan tahun yang paling ditunggu para anggota NII KW9. Pasalnya, menurut program repelita Abu Toto, akhir perjuangan atau waktunya memeras anggur alias Futuh Mekkah, jatuh pada tahun tersebut. Tak pelak segala persiapan dilakukan untuk menyongsong waktu itu, termasuk gencarnya perekrutan dan penggalangan dana besar-besaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi kebanyakan orang, yang bukan NII KW9, hal itu terkesan konyol. Bagaimana tidak, untuk memenuhi makan masyarakatnya sendiri saja, Republik ini harus jungkir balik usahanya, terlepas oknum yang korupsi tentunya. Lalu bagaimana memikirkan kesejahteraan sosial, keadilan hukum, syariat yang menyegarkan serta kemenangan gemilang tanpa syarat? Mimpi. Tapi, lain di RI, lain pula di NII KW9. Ketaatan adalah ukuran keimanan. Semakin taat, walaupun buta, semakin beriman seseorang. Jadi, walaupun dikatakan siap-siap untuk Futuh tahun 2009, maka itulah kebenaran yang harus diyakini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa pasal anggota NII KW9 begitu yakin akan Futuhnya selain ketaatan buta?. NII KW9 menggunakan metode Hujurat (kamar-kamar) yang melokalisir pemahaman, tindakan serta otoritas pada sel masing-masing. Sehingga, apa yang terjadi di sel tertentu tidak akan diketahui sel lainnya. Itulah yang juga menjadi banyaknya perdebatan pada setiap anggota yang pernah masuk di tempat yang berbeda. Karena berbeda sel, berarti berbeda sistem dan kebijakan yang semuanya sesuai dengan karakteristik sosialnya. Bila sel mahasiswa yang ada, maka sistem yang berjalan sudah baik. Berbeda dengan sel yang isinya buruh atau pembantu rumah tangga. Yang sama adalah perintah dari pusat, berupa target setoran dan target perekrutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sel-sel yang bergerak yang terstruktur dari tingkat Desa hingga Gubernur telah tersebar di seantero negeri. Tapi bukan berarti jumlah mereka juga sesignifikan penyebarannya. Jumlah mereka per bulan Juni tahun 2007, untuk Jakarta Raya hanya 151.880 orang setelah dipotong beberapa ribu dari anggota yang telah keluar atau kaslan. Seperti di daerah territorial NII KW9 Jakarta Barat, pada tahun 2001 jumlahnya sudah mencapai 14.000 anggota. Tapi tahun 2007 menurun drastis menjadi 7.000 anggota. Angka ini menurun disebabkan kasus pemberontakan pejabat NII KW9 pada September 2001 dan tidak menentunya kebijakan keuangan di tingkat pusat. Selain Jakarta Raya, empat wilayah lain tidak memiliki angka yang signifikan, seperti Jawa Barat Utara yang pada tahun 2001 mencapai angka 1800 anggota, kini hanya aktif 800 anggota saja. Jawa Barat Selatan yang mencapai 17.000 anggota pada tahun 2001, kini hanya berkisar 9000 anggota. Untuk wilayah ini justru ditinggalkan oleh tujuh orang petinggi wilayahnya sama seperti yang dilakukan pejabat wilayah di Jawa Barat Utara. Sedangkan untuk Jawa Tengah dan Jawa Timur, masing-masing berkisar angka 6.500 dan 3.000 anggota saja. Walaupun akhir-akhir ini marak NII KW9 di Jawa Tengah (Semarang dan Yogyakarta) justru bukan berasal dari gerakan territorial Jawa Tengah, melainkan dari territorial Jakarta, terutama Jakarta Selatan dan Jakarta Timur yang merekrut kalangan mahasiswa. Territorial Jawa Tengah hanya seedikit yang berasal dari kalangan mahasiswa. Kebanyakan mereka berasal dari pendidikan menengah, bila dilihat dari modus pencarian dananya. Jawa Tengah, pimpinannya, dikalangan NII KW9 hingga kini dikenal sebagai King Of Beggar (Raja pengemis), lantaran menggerakkan 3.000 jamaahnya untuk menjadi pencari sumbangan lewat proposal fiktif yang terkordinir dengan rapi. Setiap bulannya, Jateng berhasil menyetorkan 1,3 Milyar untuk Al Zaytun. Sedangkan para pemimpin wilayahnya masing-masing menggunakan mobil pribadi yang didapat dari hasil umatnya. Berbicara jumlah, memang NII KW9 sangat tidak signifikan. Namun, dampak yang dihasilkannya melebihi jumlahnya yang sedikit. Seperti kentut, sedikit keluarnya, tak terdengar, tak teraba namun busuk baunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua alasan memang tidak menjelaskan apa-apa, kecuali betapa konyolnya ide Futuh NII KW9 dengan kualitas SDM dan kuantitasnya. Namun, diatas segalanya, celoteh pimpinan berupa mimpi-mimpi indah kedepan menjadi penghilang dahaga mereka yang telah mulai haus setelah lamanya perjuangan yang menguras segalanya. Melepaskan mimpi itu, sama saja melepaskan nyawa mereka. Hanya itu yang mereka miliki, lain tidak. Hanya mimpi itu yang mereka hidupi, lain tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4825802436950344854-8972866134764867170?l=nii-alzaytun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/feeds/8972866134764867170/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4825802436950344854&amp;postID=8972866134764867170' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/8972866134764867170'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/8972866134764867170'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/2008/06/futuh-mekkah-ala-nii-kw9.html' title='Futuh Mekkah ala NII KW9'/><author><name>Aji Cemerlang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06308503481685773328</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://www.al-islam.org/gallery/photos/kabah11.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/SEOYFpbFt6I/AAAAAAAAAII/R_ICrZNpRTw/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4825802436950344854.post-6318260513280402995</id><published>2008-05-13T19:32:00.001+07:00</published><updated>2008-05-14T10:33:47.844+07:00</updated><title type='text'>Anggota NII di Grebeg Di Bandung</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt; 17 Anggota NII Ditahan&lt;br /&gt;Anggota NII, Seragam Mulai dari Helm Sampai Pakaian&lt;br /&gt;&lt;a href="http://bandung.detik.com/index.php/detik.read/tahun/2008/bulan/05/tgl/13/time/181024/idnews/938963/idkanal/486"&gt;Andri Haryanto - detikBandung&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bandung - Selama setahun, kediaman RZ yang digerebek pihak kepolisian 20 April lalu ramai didatangi orang. Tamu-tamu tersebut memiliki keseragaman dari tipe motor yang digunakan, helm berwarna merah dan pakaian serba biru. Mereka dicurigai anggota NII.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal itu diakui Ketua RT setempat, Sumitro, kepada detikbandung, Selasa (13/5/2008). Sumitro� menyatakan tamu-tamu yang berdatangan memiliki kesamaan dari jenis motor, helmnya yang berwarna merah dan pakaian yang dikenakan serba biru. Meski pakaiannya tertutup jaket tapi warnanya bisa diketahui dari kerah baju yang menyembul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Sumitro, rumah RZ mulai ramai dikunjungi selepas RZ meninggalkan rumah tersebut selama setahun. Awalnya, RZ mendiami rumah tersebut selama dua tahun. Tahun ketiga, RZ pindah ke tempat lain. Tahun berikutnya kembali menempati rumah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dirinya pun tak menaruh curiga dengan kehadiran para tamu tersebut. Sebab menurut Sumitro RZ selain sebagai koperasi rumah RZ pun mengaku membuka usaha MLM di rumahnya. "Saya kecolongan dengan peristiwa ini," ujar Sumitro.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun menurut Sumitro, untuk pembaitan NII sendiri sepertinya dilakukan di luar kawasan Riung Bandung. "Lokasi NII di Riung Bandung hanya tempat ngobrol-ngobrol saja," tuturnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditemui di tempat terpisah, warga yang enggan menyebutkan namanya juga mengaku tidak curiga kepada RZ. "Kita nggak nyangka aja yang selama ini tidak kita curigai ternyata dicurigai oleh pihak kepolisian. Kami pun baru mengetahui lewat media bahwa orang-orang yang kemarin ditangkap adalah anggota NII. Karena polisi juga hanya menyebutkan mereka sebagai pelaku penipuan," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warga menyebutkan, rumah RZ didatangi orang setiap harinya. Ada yang datang dan ada yang pergi. Suatu hari tamu datang kurang lebih 20 orang mayoritasnya laki-laki. Mereka berdatangan ke rumah RZ sekitar pukul 07.00 WIB. Warga melihat setiap yang datang ada yang berjalan kaki atau menggunakan kendaraan bermotor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari salah seorang warga melihat ada 8 kendaraan bermotor di depan rumah RZ. "Anehnya, kendaraan yang diparkir ramai tapi tidak terdengar sama sekali suara dari dalam rumah," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warga menambahkan, jika melihat keseharian RZ, warga pun tak mengira jika RZ adalah seorang petinggi NII.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti diberitakan sebelumnya, pihak kepolisian menangkap 35 anggota NII pada 20 April lalu. Mereka ditangkap ketika sedang melakukan pembaitan NII. Saat ini, polisi menahan 17 orang yang salah satunya RZ yang diduga sebagai petinggi NII. ( ema / ern )&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4825802436950344854-6318260513280402995?l=nii-alzaytun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/feeds/6318260513280402995/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4825802436950344854&amp;postID=6318260513280402995' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/6318260513280402995'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/6318260513280402995'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/2008/05/anggota-nii-di-grebeg-di-bandung.html' title='Anggota NII di Grebeg Di Bandung'/><author><name>Aji Cemerlang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06308503481685773328</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://www.al-islam.org/gallery/photos/kabah11.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4825802436950344854.post-4103349813948671513</id><published>2008-03-11T14:27:00.003+07:00</published><updated>2008-11-19T08:18:34.259+07:00</updated><title type='text'>Memoar ummat NII KW9</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://nii-alzaytun.blogspot.com"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 151px; height: 225px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/R9Y136uBCiI/AAAAAAAAAIA/gD3L1PTmV_A/s400/images.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5176384056480303650" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;a href="http://dyonisus.blogs.friendster.com/my_blog/2007/07/memoar_mantan_a.html"&gt;sumber (disesuaikan)&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;&lt;em style=""&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;- Tugas Manusia Adalah Menjadi Manusia&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt; - (Multatuli)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;A.                 Pendahuluan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Menyitir Uacapan Soekarno “jas merah” jangan sekali-kali melupakan sejarah. Sejarah sendiri adalah pondasi dari karakter nation state ( negara bangsa). Adanya Negara Islam Indonesia adalah sebuah fakta yang tak terelakan dalam sejarah bangsa Indonesia. Negara Islam Indonesia berdiri 9 Agustus 1949 yang mengambil kesempatan Vakum of Power (kekosongan kekuasaan) setelah perjanjian linggar jati Yang menyatakan wilayah Indonesia hanya sebatas dulang mas(kedu malang banyumas) maka wilayah jawa barat tasikmalaya tepatnya menjadi wilayah Negara Pasundan yang merupakan Negara boneka Belanda. Pada 9 agustus 1949 negara pasundan belum terbentuk dan s.m kartosoewiryo memproklamasikan NII. Hal ini menegaskan alasan yuridis yang dipakai oleh Negara Indonesia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;dalam eksistensi Proklamasi adalah sama yaitu karena adanya vacum of power. Wilayah NII pun sama yaitu wilayah bekas jajahan Belanda. Bisa dilihat dari ekskalasi pemberontakanya yang meliputi : Jawa barat, Cilacap, Kebumen,Kalimantan, Aceh dan Sulawesi&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Secara Politik NII adalah bentuk Kekecewaan umat islam atas pemerintahan soekarno yang secular dan metode perjuangan melalui diplomasi yang seolah-olah selalu menguntungkan belanda (tetapi terbukti kekuatan diplomasi ini adalah hal yang membuat Indonesia tetap eksis sampai hari ini). Dalam kaca mata Nasionalis akan dianggap pemberontakan karena mendirikan Negara dalam Negara tetapi penulis melihatnya sebagai. Sebuah perjuangan idielogis yang wajar dilakukan ketika bangsa Indonesia sedang mencari identitasnya bukankah Indonesia didirikan di hindia belanda yang seharusnya diserahkan oleh tentara pendudukan jepang kepada sekutu dan sekutu mengembalikanya kepada pemerintah belanda.NII berumur cukup panjang dari 1949 sampai 1962 dengan di tangkapnya s.m kartosoewiryo dalam operasi pagar betis yang dipimpin oleh Jenderal A. H. Nasution. Perjuangan ini mengakibatkan ribuan nyawa anak bangsa indonesia sendiri gugur, sebuah harga yang mahal dalam mengartikulasikan ideology bangsa. NII membekas dalam trauma politik perjuangan penegakan syariat islam di Indonesia.Trauma ini bukan hanya dalam ranah politik tetapi juga dalam benak bangsa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Indonesia sampai lapisan akar rumput, terbukti dengan tikus yang sangat besar(tikus wirog) di daerah keboan dinamakan tikus kartosoewiryo.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Dalam perkembangan kontemporer sisa-sisa dari NII melakukan pergerakan dibawah tanah. Sisa-sisa orang NII ini dalam perjalanan sejarah bergerak dalam corak yang berbeda-beda. Diantaranya golongan tua yang pernah merasaakan penjara mengalami kebencian yang kuat terhadap TNI dan ada yang di setir TNI. Golongan NII ini menggap mereka masih dalam suasana perang jadi metodologi perang masih saja di gunakan dalam perjuanganya dan menganggap NII itu masih eksis mereka bisa di namakan NII structural. Dari NII struktural ini pun pecah lagi menjadi NII structural yang dipimpin oleh tahmid kartosoewiryo dan NII KW(Komandemen Wilayah) IX yang dipimpin oleh ZZZ Selain itu kaum muda NII yang terpelajar menyebarkan ajaranya dengan system ring(lingkaran) secara sadar mereka sudah menganggap NII sudah selesai yang dan sekarang adalah perjuangan menegakan syariat islam sembari melakukan gerakan opoisisi kepada pemerintah dalam berbagai bentuk untuk membentuk ruang demokrasi . &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Yang menarik dari NII KW IX ini adalah mereka &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;memiliki modal yang sangat banyak dari anggotanya dengan menarik infak sangat tinggi sehingga memiskinkan umatnya sendiri.&lt;/span&gt; Sampai tindakan mencuri, menipu dan melacurkan diri adalah sah untuk mengejar target infaq. Hubungan NII KW IX sangat akrab dengan militer terbukti hendro priyono pernah mengunjungi XXX Ponpes yang merupakan wadah perjuangan dari NII KW IX dan YYY terpleset lidah bahwa "Kepala Intel" adalah kawan seperjuangan dan sudah kenal lama denganya. Yang kemudian di koreksi oleh "Kepala Intel" bahwa itu “tidak benar”. Kasus pemilu 1999 pencoblosan partai XYZ di XXX yang mencapai 5000 suara padahal jumlah pemilihnya hanya 2000 suara, warga setempat melihat ribuan orang diangkut dengan mobil askar memasuki XXX pada hari pencoblosan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Sebagai mantan anggota NII Struktural saya mengambil sikap “Anakronik” yaitu masih menghargai perjuangan syariat islam tetapi dengan kritik tajam tentunya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;B. Memoar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;(1999 SMUN I Gosong)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Suatu pagi di lingkungan sekolah saya banyak mengungkapkan kebencian atas pemerintah dan hologram demokrasi busuk Indonesia dan ketertarikan dengan syariat islam. Senior saya pada waktu itu bernama susanta mengatakan kalo saya berpendapat seperti itu saya akan banyak mendapat teman seperjuangan. Dasar pemikiran saya pada waktu itu memang bisa dikatakan paling maju diantara teman-teman saya karena kekutubukuan saya. Saya pada waktu itu telah melahap, Noam Chomsky,Dr yusuf qordowi, sayid qutb,sayid hawa. Bahkan sejak SMP salah satu alasan saya tak banyak teman pada waktu itu adalah pemikiran saya yang aneh pada waktu itu ketika soeharto borok-boroknya belum menjadi rahasia umum saya sudah merasakanya dan menghantui saya terutama lewat buku aceh berdarah yang saya baca ketika kelas 2 smp, buku itu saya peroleh dari kakak perempuan saya seorang mahasiswa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Oleh senior saya itu saya langsung diajak diskusi ada perjuangan untuk menegakan syariat islam di kota gosong dan di janjikan bertemu orang-orang lainya dan akan dibaiat(disumpah) untuk memulai perjuangan. Seperti mendapat air di tengah gurun yang gersang hal yang aku idam-idamkan sejak smp (ada orang yang mengerti pemikiran saya). Pengalaman saya itu saya bicarakan kepada teman sehati saya yanto. Dia sejak smp yang mencoba mengerti saya dan mengalami 90% yang saya katakan kebusukan soeharto itu benar dengan dibukanya keran kebebasan pers menguak DOM aceh pelanggaran ham,korupnya pemerintah dan ada sesuatu yang di sembunyikan dalam bahasa pers (teori generative gramer). Pada hari yang lainya di tahun yang sama saya dan yanto diajak untuk di baiat ke rumah pak mawarto yang katanya merupakan pimpinan perjuangan syariat islam ini. Setelah itu kami didoktrin habis-habisan bahwa ada yang disembunyikan dalam pengajaran islam yaitu tauhid.&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; Selain itu kami di bilang masih belum ber islam atu sama saja kafir karena belum syahadat dan disaksiakan orang lain seperti dicontohkan nabi.&lt;/span&gt; Dan s&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ebagain besar orang Islam di planet ini belum syahadat(syahadat ini eklusif milik NII struktural dan disebut baiat). Orang yang belum syahadat ini sholat,puasa dan hajinya tidak diterima&lt;/span&gt;, pada waktu itu saya sempat berpikir apakah benar juga tapi karena minimnya pengalaman dan semangat yang membara untuk subversive pada rezim yang busuk ini akhirnya saya baiat juga dan diikuti teman saya yanto. Setelah berbulan-bulan mengikuti pengajiaanya yang penuh dengan doktrin yanhg memusingkan kepala kami semakin militant dan terus menambah anggota tercatat anggota yang saya rekrut ada, mawan,nisba, rochi, ade, silas. Karena prestasi saya diangkat menjadi camat gerilya yang membawahi dua wilayah kecamatan republic Indonesia. Di waktu SMA saya dan teman-teman yang tergabung dengan NII structural dicap sesat oleh teman-teman tarbiyah Waktu itu dan itulah yang menambah militansi kami.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Semakin lama daya tahan kami terhadap &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;doktrin dan janji kemenangan&lt;/span&gt; yang dekat seperti kemampuan NII struktural mencipta nuklir menimbulkan tanda tanya &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;kenapa kami hanya briefing infaq saja tidak ada kegiatan untuk masyarakat dan mengubah tatanan busuk ini.&lt;/span&gt; Suatu saat kami berdelapan orang atas inisiatif wahyan (orang yang paling kami hormati di kalngan NII muda) tanpa sepengetahuan pimpinan NII structural melacak langsung ke malangbong tasikmalaya tempat NII structural berawal kegiatan ini juga bermaksud napak tilas kartosuwiryo. dengan bekal seadanya kami berangkat. Disana kami kerumah tahmid kartosuwiryo ato abah anom tetapi mereka bilang abah anom sedang sakit. Maka kami bertemu dengan abu darda . dan dari situ kami tahu bahwa pimpinan NII structural adalah tahmid dan terlalu riskan untuk kami ketahui. Sementara itu kami ketahui bahwa mereka hidup dengan mewah jauh dari penggambaran NII structural di kota Gosong yang mengatakan kebanyakan orang NII hidup bersahaja demi perjuangan. Dan kami dijelaskan sejarah dan perpecahannya NII sendiri. Kemudian setelah itu kami menginap di masjid setelah itu yang terjadi kami dikepung puluhan warga dan di curigai mengacau tetapi kami katakana kami adalah pelajar untuk menyelesaikan paper sejarah kami perlu observasi ke malangbong dan keadaanpun terkendali dan kami disuguhi berbagai panganan dan makanan yang sangat banyak.hal itu menandakan adanya trauma yang sangat hebat atas pertiwa DI/TII terdahulu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Dengan bekal Pengetahuan langsung kami mulai melakukan pencarian ada dua aliran yang kami datangi yaitu salafi dan NII Ring. Dari pengajian ini kami mempunyai gambaran baru bahwa berjuang itupun ada alternatif yang lain. Dan perbedaan metodologi ini adalah wajar karena perjalanan sejarah. Wahayanpun dengan mantap mengikuti salafi dan pada tahun 2000 pergi keambon. Saya mengambil alternatif Ring dan mengaji dobel tiga yaitu NII struktural, Ring dan Salafi dan di sekolah kami berebut posisi di rohis dengan tarbiayah dan kami kebagian Buletin rohisnya dengan nada-nada perjuangan syariat tentu saja. Dengan berbagai sentuhan yang ada pada kami saya dan teman-teman sepakat untuk keluar tapi ada dua pendapat waktu itu kami keluar begitu saja atau dengan terang-terangan. Penadapat saya waktu itu adalah terang-terangan agar semuanya menjadi jelas dan kita tidak dikejar-kejar lagi. Kemudian hasil kesepakatan anak muda NII sruktural kita akan mendebat mereka dan memberi pilihan sulit bagi mereka.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Rencanapun disusun pada akhir tahun 2000 rencananya adalah dengan debat dan memberi pilihan sulit ke pak mawarto bahwa kami tetap bergabung dengan jalan NII struktural tetap menganggap saudara-saudara islam lainya tidak kafir atau kami keluar. Setelah kewalahan menghadapi kami dan kami tetap bersikukuh terhadap pemikiran kami. Kami diancam bunuh dan kami disuruh menemui pak badi. Dan hal yang samapun terjadi dan kami diancam bunuh. Dan kamipun bilang bahwa kami tidak ada takut sedikitpun atas ancaman itu dan kami tetap berpegang teguh pada pemikiran kami. Dan ancaman hanya ancaman sehingga saya masih bisa bicara didepan kalian sampai saat ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;C.Kesimpulan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;NII Struktural adalah Lembaga Pembusukan Umat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:85%;" &gt;NB: Nama dan tempat adalah samaran untuk melindungi privasi mereka, kecuali nama pimpinan NII tertinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NB: Bagi NII struktural berhentilah bermimpi dan hadapilah kenyataan dan berkarya untuk mensejahterakan masyarakat bukan mendoktrin rakyat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NB: Jangan takut apapun kecuali kuasa tuhan lain tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NB, yang terakhir : kekuasaan adalah bagian kecil bagi yang berjuang daripada arti kehidupan itu sendi mengabdi pada rakyat dan kebenaran dan keadilan.&lt;br /&gt;Hidup Solidaritas&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4825802436950344854-4103349813948671513?l=nii-alzaytun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/feeds/4103349813948671513/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4825802436950344854&amp;postID=4103349813948671513' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/4103349813948671513'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/4103349813948671513'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/2008/03/memoar-ummat-nii-kw9.html' title='Memoar ummat NII KW9'/><author><name>Aji Cemerlang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06308503481685773328</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://www.al-islam.org/gallery/photos/kabah11.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/R9Y136uBCiI/AAAAAAAAAIA/gD3L1PTmV_A/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4825802436950344854.post-8338118146645956201</id><published>2008-02-27T21:36:00.007+07:00</published><updated>2008-02-28T20:06:21.263+07:00</updated><title type='text'>Audio Seminar NII di STBA-LIA</title><content type='html'>Rekaman audio dalam acara &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Seminar tentang NII-KW9 di STBA LIA&lt;/span&gt;,&lt;br /&gt;rekaman ini di bagi menjadi beberapa file dengan format mp3, setiap file sebesar 2,5 Mb dengan durasi 20 Menit-an.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama Acara : Seminar Mahasiswa&lt;br /&gt;Sifat : terbuka untuk Mahasiswa&lt;br /&gt;Penyelenggara : Kerjasama UKM Rohis "KALAM" STBA LIA Jakarta dan Bagian Kemahasiswaaan STBA LIA&lt;br /&gt;Hari / Tanggal Pelaksanaan : Sabtu, 26 Januari 2008, Aula STBA LIA Jakarta&lt;br /&gt;Tempat : Jl. Pengadegan Timur No. 3, Pancoran&lt;br /&gt;Jakarta 12770&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nara Sumber :&lt;br /&gt;1. Bapak Amin Jamaludin, Ketua LPPI sekaligus mewakli MUI Pusat&lt;br /&gt;2. Bapak Sukanto, Ketua Aliansi Mahasiswa Korban NII-KW IX&lt;br /&gt;3. Bapak Aiptu Iwan, Polsek Pancoran, mewakili Kepolisian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Silahkan download di sini :&lt;br /&gt;&lt;ol style="font-weight: bold;"&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.sharekingdom.com/download/58/seminar-nii-1.mp3/audio"&gt;Seminar NII-1.mp3&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.sharekingdom.com/download/58/seminar-nii-zaytun-2.mp3/audio"&gt;Seminar NII-2.mp3&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.sharekingdom.com/download/58/seminar-nii-zaytun-3.mp3/audio"&gt;Seminar NII-3.mp3&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.sharekingdom.com/download/58/seminar-nii-zaytun-4.mp3/audio"&gt;Seminar NII-4.mp3&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.sharekingdom.com/download/58/seminar-nii-zaytun-5.mp3/audio"&gt;Seminar NII-5.mp3&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.sharekingdom.com/download/58/seminar-nii-zaytun-6.mp3/audio"&gt;Seminar NII-6.mp3&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.sharekingdom.com/download/58/seminar-nii-zaytun-7.mp3/audio"&gt;Seminar NII-7.mp3&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;---&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4825802436950344854-8338118146645956201?l=nii-alzaytun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/feeds/8338118146645956201/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4825802436950344854&amp;postID=8338118146645956201' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/8338118146645956201'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/8338118146645956201'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/2008/02/audio-seminar-nii-di-stiba-lia.html' title='Audio Seminar NII di STBA-LIA'/><author><name>Aji Cemerlang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06308503481685773328</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://www.al-islam.org/gallery/photos/kabah11.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4825802436950344854.post-100342890209690946</id><published>2008-02-18T12:21:00.008+07:00</published><updated>2008-11-19T08:18:34.374+07:00</updated><title type='text'>Kisah Pertobatan NII Zaytun</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 183px; height: 222px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/R7kWtqPGKXI/AAAAAAAAAH0/RnZqB1ZSrls/s400/kafir.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5168187021071886706" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Source : &lt;/span&gt;&lt;a style="font-weight: bold;" href="http://qyu.blogspot.com/2007/11/mereka-bilang-aku-kafir.html"&gt;Review Buku&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sebuah novel yang diluncurkan pada saat yang tepat. Saat media m&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;arak memberitakan tentang jamaah-jamaah yang mengajarkan aliran yang dianggap sesat, saat masyarakat resah dan merasa terganggu dengan keberadaan mereka, saat itulah novel ini dilempar ke pasaran.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;"Mereka Bilang Aku Kafir, novel pertobatan seorang anggota aliran sesat" ditulis oleh Muhammad Idris, diterbitkan oleh Hikmah, Oktober 2007, 237 halaman. Sebuah novel yang berdasarkan pengalaman pribadi penulis, yang mengisahkan tentang bagaimana seorang alumni pesantren bisa terjebak dengan fanatisme buta di dalam sebuah organisasi yang mengajarkan agama yang menyimpang dari akarnya. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;b&gt;Tersesat dalam Pencarian Diri&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Idris baru saja lulus dari pondok pesantren, ia kembali ke rumahnya di Jakarta dengan harapan selanjutnya akan melanjutkan ke bangku kuliah. Di masjid dekat rumahnya ia berkenalan dengan Pak Hanafi, seseorang yang berpenampilan sangat kharismatik. Pak Hanafi mengajak Idris untuk mengikuti sebuah pengajian di rumahnya yang bisa memahami Al-Qur'an hanya dalam waktu seminggu. Idris yang masih sangat haus akan ilmu agama langsung menerimanya.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Dengan cara yang sangat halus, ternyata Pak Hanafi mengajak Idris untuk mengikuti sebuah organisasi yang menganut pemahaman agama Islam yang berbeda dari Islam yang dipahami umum. Perlahan lahan Idris mulai terjerat dalam jaringan jamaah yang bertujuan mendirikan negara RII &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(NII disamarkan) &lt;/span&gt;yang sepenuhnya berdasarkan syariah Islam. Kelompok itu sendiri menyebut dirinya sebagai KR-9 (Kelompok Regional 9)/&lt;span style="font-style: italic;"&gt;(KW9 disamarkan)&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Idris kemudian mengikuti semacam training yang mendalami ajaran-ajaran yang diyakini dan dijalankan oleh jamaah tersebut. Dalam training juga diajarkan trik-trik bagaimana mengajak orang lain untuk bergabung. Dengan cara yang sangat sistematis, anggota-anggota baru dicuci otak dan menjadi semakin fanatik terhadap organisasi ini. Mereka diminta untuk merekrut sebanyak mungkin orang, dan juga menyumbang sebanyak mungkin harta untuk kepentingan KR-9&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Selanjutnya aktivitas Idris sehari2 sepenuhnya untuk KR-9. Hingga kemudian Idris bahkan ditawari untuk menjadi guru di pesantren modern Al-Jannah milik KR-9. Ia pindah dari Jakarta untuk menetap di Al-Jannah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Al-Zaytun disamarkan)&lt;/span&gt; dan melupakan cita-citanya untuk melanjutkan kuliah.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Idris tampaknya sudah mantap menggantungkan hidupnya demi KR-9. Meskipun di Al Jannah ia hidup sangat sederhana di antara bangunan pondok yang sangat megah. Bahkan akhirnya ia menikah dengan salah seorang guru wanita sesama pengikut KR-9 di Al-Jannah.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Titik balik mulai terjadi ketika Idris memiliki bayi kecil yang harus tinggal dalam lingkungan Al-Jannah. Hati Idris pun mulai terbuka dan memberontak. Sebuah kesempatan akhirnya terbuka bagi Idris dan anak istrinya untuk keluar dari Al-Jannah dan memulai sebuah hidup yang sama sekali baru.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;b&gt;Dituding Kafir&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sebuah perjalanan hidup yang sangat menarik untuk diikuti sebagai sebuah pelajaran bagi semua orang agar tidak mudah terjebak dalam sebuah ajaran yang menyesatkan. Mereka yang mengajarkan hal-hal semacam itu kebanyakan telah memahami psikologi manusia dan sangat lihai dalam mempengaruhi orang membuat mereka percaya akan suatu ajaran baru. Segalanya telah disiapkan dengan rapi untuk membuat setiap orang mudah terjebak.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Idris dalam hal ini terjebak dengan tudingan "kafir" yang dialamatkan padanya oleh Pak Hanafi dan teman2nya. Tudingan "kafir" membuatnya memberontak. Tapi jebakan telah disiapkan, semakin ia memberontak semakin erat ia terjerat. Dan ketika Idris akhirnya tak berdaya lagi untuk memberontak, ia menyatakan bersedia ikut menjalani apa yang diyakini Pak Hanafi. Ajaran dan aturan dari organisasi KR-9 telah menjadi sebuah dogma agama yang baru bagi Idris. Dan agama bagi Idris adalah segala-galanya yang harus ia perjuangkan sampai mati. Para perancang ajaran KR-9 sangat memahami hal itu dan memanfaatkannya.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Fanatisme buta juga dijadikan alat dalam menjaga anggota jamaah ini untuk tetap taat terhadap ajaran KR-9. Mereka selalu mengucapkan "Sami'na wa atha'na" setiap kali mendapat perintah. Saya mendengar dan saya taat. Betapapun sebenarnya mereka tidak bisa menerima perintah itu karena tidak wajar. Itu yang diajarkan, dan membangkang berarti kafir... &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;b&gt;Serigala Berkedok Agama&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Entah apa tujuan orang-orang yang membangun organisasi yang mengajarkan tuntunan hidup yang menyimpang dari ajaran agama yang ada. Kebanyakan tampaknya adalah bertujuan untuk kepentingan dirinya sendiri. Memanfaatkan orang lain yang sudah tercocok hidungnya.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Beberapa mungkin memang sangat idealis dan meyakini kebenaran penafsiran barunya terhadap ajaran agama yang ada. Beberapa hanya ingin membuat ajaran agama yang lebih ringan tanpa banyak ritual dan larangan. Beberapa lagi mungkin ingin menunjukkan eksistensi diri agar menjadi pemimpin dengan banyak penganut setia. Tapi beberapa lagi yang lain ternyata ada yang bertujuan memperkaya diri sendiri dari sumbangan para pengikut.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Dan mengemas semua itu dalam kedok ajaran agama adalah sebuah kelicikan yang sangat cerdas. Orang Indonesia yang rata2 masih taat kepada agama, seringkali menjadi mangsa empuk bagi mereka. Bukan hanya mereka yang tidak begitu paham tentang agama, tapi bahkan lulusan pesantren seperti Idris ini bisa dijerat.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;b&gt;Berani Membuka Aib Masa Lalu&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Buku ini lumayan enak dibaca. Memberikan banyak pemahaman kepada pembaca, bagaimana seseorang bisa sampai terjerat dalam ajaran yang menyimpang. Mungkin bisa juga menjadi bekal bagi semua orang agar tidak mengulangi kesalahan serupa yang telah dilakukan Idris.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Buku ini membahas semua aspek kehidupan tokoh Idris. Mungkin juga sebetulnya ini adalah memoar dari kehidupan Idris yang kemudian dikembangkan sedemikian rupa hingga menjadi novel. Tapi buku ini bukanlah investigasi lengkap tentang kehidupan organisasi menyimpang tersebut, karena di dalamnya banyak cerita keseharian Idris selama di Al-Jannah. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Meskipun semua nama tokoh, organisasi, waktu dan tempatnya telah disamarkan dari kisah aslinya, tetapi keberanian Muhammad Idris untuk mengungkapkannya kepada publik sungguh sebuah keberanian yang patut diacungi jempol. Idris harus mengorek-orek luka lama dan membuka aibnya untuk menulis buku ini, dan itu pasti tidak mudah. Apalagi saat ini Idris harus kembali memulai hidupnya dari nol, karena sekian tahun dari usianya telah terbuang untuk mengabdi kepada organisasi sesat tersebut. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Tapi tentunya itu bukanlah sebuah kesia-siaan, karena dengan demikian Idris bisa bercerita kepada banyak orang untuk tidak mengulangi kesalahannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Penulis : Muhammad Idris&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Jumlah Halaman : 250 hal&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Penerbit : Hikmah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Harga : Rp 34000.00&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;ISBN : 978-979-114-123-9&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;Sudah beredar di semua toko buku (Gramedia, Gunung Agung / bisa beli online dengan potongan 15 % di &lt;a href="http://www.inibuku.com/display.php?d=cb-kbk&amp;amp;bkp=H02MIDR01"&gt;www.inibuku.com&lt;/a&gt; )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4825802436950344854-100342890209690946?l=nii-alzaytun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/feeds/100342890209690946/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4825802436950344854&amp;postID=100342890209690946' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/100342890209690946'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/100342890209690946'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/2008/02/kisah-pertobatan-nii-zaytun.html' title='Kisah Pertobatan NII Zaytun'/><author><name>Aji Cemerlang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06308503481685773328</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://www.al-islam.org/gallery/photos/kabah11.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/R7kWtqPGKXI/AAAAAAAAAH0/RnZqB1ZSrls/s72-c/kafir.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4825802436950344854.post-7803758022058153093</id><published>2008-01-23T17:00:00.001+07:00</published><updated>2008-11-19T08:18:34.448+07:00</updated><title type='text'>Seminar Mahasiswa NII</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/R5cRNJ6__vI/AAAAAAAAAHs/YeRTKjobnTQ/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 176px; height: 133px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/R5cRNJ6__vI/AAAAAAAAAHs/YeRTKjobnTQ/s400/images.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5158610815875546866" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Hadirilah Seminar "Mahasiswa,Sasaran Empuk Aliran Sesat"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;di Kampus STBA LIA Jakarta (Kampus Pengadegan, Jl. Pengadegan Timur No. 3 - Pancoran Jaksel),&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu : 26 Januari 2008 mulai pukul 08.00 WIB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Pembicara: Bpk. Sukanto (Aliansi Mahasiswa Korban Aliran Sesat), MUI Pusat, Kepolisian.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biaya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umum Rp 10.000,&lt;br /&gt;Mahasiswa Rp 5.000,.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tempat terbatas ...&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;CP: Vita 0812 986 3481&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;---&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4825802436950344854-7803758022058153093?l=nii-alzaytun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/feeds/7803758022058153093/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4825802436950344854&amp;postID=7803758022058153093' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/7803758022058153093'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/7803758022058153093'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/2008/01/seminar-mahasiswa-nii.html' title='Seminar Mahasiswa NII'/><author><name>Aji Cemerlang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06308503481685773328</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://www.al-islam.org/gallery/photos/kabah11.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/R5cRNJ6__vI/AAAAAAAAAHs/YeRTKjobnTQ/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4825802436950344854.post-4929622545649214672</id><published>2008-01-16T16:00:00.000+07:00</published><updated>2008-01-16T16:05:17.724+07:00</updated><title type='text'>Anti NII Center Salam UI 10</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;MIND YOUR HEAD&lt;br /&gt;From NII Brainwashing&lt;br /&gt;Anti NII Center Salam UI 10&lt;br /&gt;Kami menerima konsultasi dan advokasi&lt;br /&gt;Departemen Kastrat dan BMS Salam UI&lt;br /&gt;Call Center: +02132168020&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-o0o-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4825802436950344854-4929622545649214672?l=nii-alzaytun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/feeds/4929622545649214672/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4825802436950344854&amp;postID=4929622545649214672' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/4929622545649214672'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/4929622545649214672'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/2008/01/mind-your-head-from-nii-brainwashing.html' title='Anti NII Center Salam UI 10'/><author><name>Aji Cemerlang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06308503481685773328</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://www.al-islam.org/gallery/photos/kabah11.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4825802436950344854.post-3321153056042139956</id><published>2008-01-04T15:06:00.000+07:00</published><updated>2008-01-04T15:13:49.615+07:00</updated><title type='text'>Mengapa NII Menjamur DI Kampus ?</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;NII telah masuk kedalam ranah publik dan bukan lagi sebatas idealisme dan agama. Aktifitas para anggotanya meresahkan banyak pihak dan merusak banyak jiwa. Secara agama, mereka menyelewengkan Islam dan membawanya kepada nilai-nilai yang bertolak belakang dari Islam. Secara idealisme, mereka terjebak dalam politik praktis pimpinannya tanpa harus tau kemana mereka akan berakhir. Secara sosial, para anggotanya hanya menjadi budak dan mesin duit yang akan dibuang setelah habis masa produktifnya. Menjadi pribadi yang tertutup, tertekan dan jauh dari nilai-nilai sosial umum. Menjadi orang yang bodoh lantaran menutup diri dari nilai keilmiahan dan kebenaran, kecuali yang bersumber dari pimpinan dan kelompoknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah saatnya ada tindakan dari pemerintah. Korban terus berjatuhan, tidak menutup kemungkinan kalau anda, adik, kakak, saudara serta teman anda juga akan menjadi target perekrutan mereka. NII yang sekarang bergerak di kampus bukanlah NII militan, bukan NII Islami dan bukan pula NII idealis. Mereka dilatih dan diorientasikan untuk bergerak secara diam-diam, aman dan terkendali, yang penting target setoran terpenuhi. Jadi, salah kalau anda takut dan berdiam diri terhadap gerakan ini. Kalau anda takut, mereka jadi berani. Anda berani, mereka takut. Pilih mana?&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;detailnya silahkan download disini : &lt;a href="http://www.sharekingdom.com/download/58/ADA%20NII%20ZAYTUN%20DI%20KAMPUS.pdf/artikel"&gt;ada nii dikampus.pdf&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Link Fenomena Aliran Sesat dari A s/d Z silahkan buka di&lt;/span&gt; :&lt;br /&gt;&lt;a href="http://swaramuslim.com/galery/sekte/index.php"&gt; Aliran Sesat di Indonesia&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;---&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4825802436950344854-3321153056042139956?l=nii-alzaytun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/feeds/3321153056042139956/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4825802436950344854&amp;postID=3321153056042139956' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/3321153056042139956'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/3321153056042139956'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/2008/01/mengapa-nii-menjamur-di-kampus.html' title='Mengapa NII Menjamur DI Kampus ?'/><author><name>Aji Cemerlang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06308503481685773328</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://www.al-islam.org/gallery/photos/kabah11.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4825802436950344854.post-2131264404265228710</id><published>2008-01-03T16:57:00.000+07:00</published><updated>2008-11-19T08:18:34.572+07:00</updated><title type='text'>NII di Universitas Indonesia</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/R3yycfBjMHI/AAAAAAAAAHk/-2h6qpT8HWE/s1600-h/ui.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/R3yycfBjMHI/AAAAAAAAAHk/-2h6qpT8HWE/s320/ui.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5151188276239085682" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Dari Kampus Melawan Aliran NII yang Sesat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2008/bulan/01/tgl/03/time/161411/idnews/874344/idkanal/10"&gt;Source : Iqbal Fadil - detikcom&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta - Universitas sebagai institusi pencetak intelektual muda bukan rahasia lagi menjadi sasaran empuk aliran-aliran yang kontroversial. Pemikiran kritis tanpa didasari pengetahuan agama yang kuat seringkali membelokkan keimanan sang mahasiswa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fakta banyaknya mahasiswa yang menjadi pengikut aliran Al Qiyadah Al&lt;br /&gt;Islamiyah di Yogyakarta menjadi bukti kuat betapa kampus menjadi target penyebaran aliran seperti sesat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prihatin dengan kondisi ini, Nuansa Islam (Salam) UI, lembaga dakwah&lt;br /&gt;mahasiswa di tingkat universitas mendirikan lembaga Anti NII Center.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lembaga ini bertugas mendeteksi dan melawan aliran menyimpang yang timbul di kalangan mahasiswa UI. Selain itu, para mahasiswa yang menjadi korban, diberi bantuan bimbingan dan advokasi agar kembali sadar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Alhamdulillah sejak ada lembaga ini, banyak laporan yang kami terima," ungkap Assad Syah Doa, anggota Salam UI yang aktif di lembaga Anti NII Center.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pemaparannya di acara diskusi bertajuk "Indonesiaku Subur Aliran Sesat" yang digelar di kampus FISIP UI, Depok, Jawa Barat, Senin (26/11/2007), dia menyebutkan, mahasiswa memang selama ini selalu menjadi target perekrutan anggota-anggota baru oleh aliran semacam yang menyimpang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penamaan lembaga Anti NII Center karena aliran NII di UI disinyalir telah ada sejak dulu dan memiliki jaringan yang kuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernyataan ini dibenarkan oleh anggota Komisi Pengkajian dan Pengembangan MUI Pusat Amin Djamaluddin yang menjadi pembicara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari data yang dimilikinya, UI memang termasuk kampus yang mahasiswanya selalu diincar dari tahun ke tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Selain itu ada UIN Ciputat dan beberapa universitas lain di Jakarta," sebut Amin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peran Alumni&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam mencari korban, kelompok-kelompok aliran itu biasanya menggunakan jaringan alumni. Biasanya mereka mengincar adik kelas di SMA yang masuk ke UI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pendekatan ini cukup efektif, karena biasanya mereka berasal dari daerah yang sama," tutur Ketua Divisi Kajian Strategis Salam UI Ade Wiharso kepada detikcom.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, model penyebaran kuisioner dan ajakan diskusi menjadi cara yang lazim dipakai. "Paling mudah dengan pendekatan kultural," ujar Ade.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia menambahkan, sejak lembaga Anti NII Center diluncurkan empat bulan lalu, ada 7 korban aliran yang dinilai menyimpang terutama NII yang berhasil diselamatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"3 Mahasiswa masih dalam proses penyembuhan. Karena untuk menyadarakan mereka lagi butuh waktu yang cukup lama, apalagi yang sudah menjadi anggota," ujar mahasiswa jurusan Ilmu Politik FISIP UI ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam memberikan penyadaran, Ade mengatakan peran orang tua korban sangat diperlukan. "3 Korban itu masih dikarantina oleh keluarganya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia menjelaskan dalam melakukan kerja, lembaga ini bekerjasama dengan&lt;br /&gt;lembaga dakwah di masing-masing fakultas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Di semua fakultas ada semacam posko yang menerima laporan," kata Ade.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam UI, lanjut dia, juga membuka call center dan SMS center yang setiap saat melayani laporan dari semua mahasiswa jika melihat atau pernah diajak ikut aliran semacam itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk saat ini, Ade mengungkapkan, lembaga ini lebih berfokus pada&lt;br /&gt;sosialisasi soal aliran sesat melalui seminar-seminar rutin yang diadakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya, Ade mengeluhkan, perhatian pihak rektorat dirasakan belum&lt;br /&gt;optimal. Sebab kegiatan sosialisasi melalui seminar-seminar atau diskusi membutuhkan dana yang tidak sedikit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saat launching kita pernah minta bantuan dana kepada rektorat. Tapi sampai sekarang tidak pernah ada respons," pungkas Ade.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;----&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4825802436950344854-2131264404265228710?l=nii-alzaytun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/feeds/2131264404265228710/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4825802436950344854&amp;postID=2131264404265228710' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/2131264404265228710'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/2131264404265228710'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/2008/01/nii-di-universitas-indonesia.html' title='NII di Universitas Indonesia'/><author><name>Aji Cemerlang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06308503481685773328</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://www.al-islam.org/gallery/photos/kabah11.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/R3yycfBjMHI/AAAAAAAAAHk/-2h6qpT8HWE/s72-c/ui.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4825802436950344854.post-4060592313096596293</id><published>2007-11-29T12:00:00.000+07:00</published><updated>2008-11-19T08:18:35.042+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lacak nii w9'/><title type='text'>Lacak NII di TransTV 2007</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:georgia;font-size:130%;"  &gt;LACAK NII KW9 di TransTV&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/R05N9wbruHI/AAAAAAAAAHc/8B4hKfW0QHc/s1600-h/bekasi.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/R05N9wbruHI/AAAAAAAAAHc/8B4hKfW0QHc/s320/bekasi.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5138129948244686962" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/R05NwQbruGI/AAAAAAAAAHU/oU3oZ-v2z9s/s1600-h/mantan.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/R05NwQbruGI/AAAAAAAAAHU/oU3oZ-v2z9s/s320/mantan.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5138129716316452962" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:georgia;font-size:130%;"  &gt;dowload disini&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:georgia;font-size:130%;"  &gt;&lt;a href="http://www.sharekingdom.com/download/58/Liputan%20NII-TransTV.zip/video"&gt;Lacak NII KW9 (format 3gp,10 Mb) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:georgia;font-size:130%;"  &gt;*Format  WMV Berseri Lengkap*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.sharekingdom.com/download/58/Liputan%20NII-TransTV-1.zip/video"&gt;LiputanNII-TransTV-1.zip (format wmv,19 Mb)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.sharekingdom.com/download/58/Liputan%20NII-TransTV-2.zip/video"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:georgia;font-size:130%;"  &gt;LiputanNII-TransTV-2.zip (format wmv,31Mb)&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:georgia;font-size:130%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.sharekingdom.com/download/58/Liputan%20NII-TransTV-3%28Pulanglah%20Nak..%29.zip/video"&gt;Liputan-&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:georgia;font-size:130%;"  &gt;&lt;a href="http://www.sharekingdom.com/download/58/Liputan%20NII-TransTV-3%28Pulanglah%20Nak..%29.zip/video"&gt;TransTV-Pulanglah Nak.zip (format wmv,3 Mb)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.sharekingdom.com/download/58/wawancara_qi.zip/video"&gt;Wawancara Qiyadah Al-Islamiyah-Nabi pentolan NII-KW9 &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.4shared.com/dir/3551386/2e98d8dc/sharing.html"&gt;LINK DONWLOAD ARTIKEL LENGKAP NII-ALZAYTUN&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;ooo0ooo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4825802436950344854-4060592313096596293?l=nii-alzaytun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/feeds/4060592313096596293/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4825802436950344854&amp;postID=4060592313096596293' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/4060592313096596293'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/4060592313096596293'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/2007/11/lacak-nii-di-transtv-2007.html' title='Lacak NII di TransTV 2007'/><author><name>Aji Cemerlang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06308503481685773328</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://www.al-islam.org/gallery/photos/kabah11.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/R05N9wbruHI/AAAAAAAAAHc/8B4hKfW0QHc/s72-c/bekasi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4825802436950344854.post-8857435943271567408</id><published>2007-10-22T15:54:00.000+07:00</published><updated>2008-11-19T08:18:35.251+07:00</updated><title type='text'>Perkembangan Terakhir NII KW9 dan Ma’had Al Zaytun</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://nii-alzaytun.blosgpot.com"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/RxxnjKuIdlI/AAAAAAAAAHM/kzJkc5tCQEw/s400/1hanura.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5124084329911711314" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Source : &lt;a href="mailto:dicky_cokro@yahoo.com"&gt;dicky_cokro&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Perkembangan Terakhir NII KW9 dan Ma’had Al Zaytun&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;If you can’t beat them, join them. Itu sepenggal peribahasa dari Barat, yang kini sedang menjadi ancang-ancang NII KW9 dan Ma’had Al Zaytun. Begitu banyak serangan dari mantan teman-temannya sendiri (bukan musuhnya ya, baca: Republik Indonesia)lama-lama bikin gerah Panji Gumilang juga. Perjalanan NII KW9 sejak reformasi di negara ini mengarah ke satu titik yang jelas, kompromistis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam doktrinnya, memang sedang berjuang dan diluar kelompoknya adalah kafir. Bahkan menggunakan hujjah, Nahnu Qaumu Yuharibu bi ma’unatil Musrikin (maaf kalau ada yang salah kata). artinya, kami adalah orang yang berjuang tanpa meminta bantuan dari orang-orang musyrik, dalam hal ini orang RI. Namun, apa lacur, hujjah itu hanya untaian kata tanpa isi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 1999, masul fungsional yang menetap di Al Zaytun dikomando untuk nusuk GOLKAR. Tahun 2004, mas’ul fungsional diperintah imamnya untuk nusuk Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB) yang dipimpin R. Hartono dan Tutut. Tak lama berselang, setelah negosiasi kompensasi uang=suara dengan Wiranto, masul fungsional dan teritorial dikerahkan ke Al Zaytun untuk nusuk calon pasangan presiden Wiranto-salahudin wahid. Bayangkan 13.000 suara bulat untuk pasangan tersebut. Tentang penusukannya sendiri, anda pasti sudah tau kelanjutannya tentang ramainya kasus penggelembungan suara ini dibicarakan. lebih menyedihkan lagi, santri-santri Zaytun juga di paksa nusuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini, Al Zaytun dibawah naungan Partai Hati Nurani Rakyat &lt;a href="http://www.hanura.com/"&gt;(HANURA)&lt;/a&gt; pimpinan Wiranto untuk membantu memenangkan calonnya ke kursi kepresidenan. Taukah umat NII KW9? Barangkali. Tapi beranikah mereka kritis menanggapi ini? Tidak akan. Apa pasal? Mereka digambarkan bahwa Wiranto sudah menjadi bagian dari mereka dan merupakan pintu untuk mencapai futuh. karena harus taat dengan ulil amri, ya percaya saja. Sampai sini anda sudah bisa menebak kan siapa menggalang siapa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sah-sah saja memang di negara yang tidak jelas ini melakukan itu semua, apalagi azas demokrasi ukurannya. Tapi, apakah begitu mudahnya aqidah digadaikan atas nama perjuangan, walaupun meminta bantuan kepada orang musyrik?. Entahlah. Tapi itu yang diyakini sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Politik pencitraan yang dilancarkan Panji Gumilang telah lama dilakukan. Panji mampu membayar dan menginstruksikan semua jamaah untuk membeli oplah beberapa media cetak yang menjadi corongnya. Salah satu diantaranya &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;majalah Garda.&lt;/span&gt; Bayangkan, untuk artikel biasa saja, Panji menjamin pembelian 2.000 eksemplar diluar uang yang dibayar dimuka. Berhasilkah? Ya. tapi dilakalangan mereka sendiri untuk menaikan semangat umat. Diluar, citranya masih belum membaik. Buktinya, ketika dia membayar sebuah Koran untuk memuat dirinya sebagai calon DPRD di Jawa barat, ramai-ramai orang menjegalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari kaum muslimin, ada beberapa langkah yang membuat Panji berbelok meminta dukungan dari kaum sepilis (sekuler, pluralis dan liberalis). Tahun 2002, FUUI membuat fatwa sesat tentang ajaran NII KW9, tahun 2003 MUI mengeluarkan penelitian yang menghasilkan hal yang sama dengan FUUI, tahun 2004 Litbang Depag memperuncing penelitian MUI. Hasilnya, NII KW9 sesat menyesatkan dan jelas hubungannya dengan Ma’had Al Zaytun Untuk penelitian Depag sudah ada buku yang diterbitkan tentang perkara ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat perkembangan tersebut, Panji yang tahun 2003 diangkat menjadi ketua Alumni IAIN Syarif Hidayatullah merapat terus ke tokoh-tokoh ynag menempatkan dirinya menjadi tokoh islam moderat, seperti Nurcholis madjid dan Azyumardi Azra. Untuk membuktikan bahwa Zaytun tidak radikal dan bukan NII, Panji membangun gedung kalimatun sawa (kalimat yang sama) yang menampung santri dari Kristen, katolik, Budha, Hindu dll. Tambah runyam jadinya. Umat Kristen dijadikan teman, umat islam dikafirkan. Contoh yang gres, ketika pendeta katolik datang ke Zaytun disambut dengan shalawat badar. Sedangkan umat Islam yang datang, tidak akan ditemui Panji kecuali membawa uang sumbangan minimal 100 juta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang, hal-hal yang tersebut diatas merupakan kebohongan bila dilihat dari dalam NII KW9. Bila dilihat dari luar, betapa nistanya perjuangan yang sedang dijalankan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4825802436950344854-8857435943271567408?l=nii-alzaytun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/feeds/8857435943271567408/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4825802436950344854&amp;postID=8857435943271567408' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/8857435943271567408'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/8857435943271567408'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/2007/10/perkembangan-terakhir-nii-kw9-dan-mahad.html' title='Perkembangan Terakhir NII KW9 dan Ma’had Al Zaytun'/><author><name>Aji Cemerlang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06308503481685773328</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://www.al-islam.org/gallery/photos/kabah11.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/RxxnjKuIdlI/AAAAAAAAAHM/kzJkc5tCQEw/s72-c/1hanura.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4825802436950344854.post-5381650117365727878</id><published>2007-10-21T15:45:00.000+07:00</published><updated>2008-11-19T08:18:35.431+07:00</updated><title type='text'>Modus Baru Perekrutan NII KW9</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://nii-alzaytun.blosgpot.com"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/Rxxk5auIdkI/AAAAAAAAAHE/HN0Msy9AL08/s400/1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5124081413628917314" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Source:&lt;a href="mailto:dicky_cokro@yahoo.com"&gt;dicky_cokro&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Modus Baru NII KW9!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Semakin terdesak, maka semakin banyak akalnya. Mungkin idiom itu cocok dengan kondisi yang sedang terjadi dikalangan mas’ul dan jamaah teritorial NII KW9. Tiga hari yang lalu, saya mendapat sms dari beberapa teman. Mereka mengadu bahwa ada jaringan yang sama sedang mengolah suatu modus untuk membuat daftar perekrutan lewat respon sms. Bunyinya seperti ini, &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;"tlg di frwrd, dicari gol darah AB Rh- u/ mbantu Dian Ekonomi 06 UNPAD, kanker otak stadium 4. jika ada tlg hub Ketut 081804167497. fwd please..kritis..tlg frwrd ke semua"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya saya anggap sms biasa sebelum ada lima sms yang sama namun dengan nama asal (DIAN) dari kampus yang berbeda. Di sms lain, Dian adalah anak UPN Ekonomi 06, Binus dan FE UI. usut punya usut, ternyata Ketut itu adalah kader NII KW9. Menurut kawan-kawan dari UI, modus ini digunakan untuk merekrut orang-orang yang merespon ke nomor ketut yang bertindak sebagai CP dalam sms tersebut. Luar biasa bukan… Bayangkan kalau determinasi seperti ini digunakan benar-benar untuk berjihad di jalan Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain modus diatas, gaya baru yang digunakan untuk perekrutan anggota baru dari kalangan SMU maupun mahasiswa baru adalah dengan menyebar questioner dan meminta biodata peserta questioner yang kemudian menjadi bahan utama perekrutan. hanya menunggu hari, para peserta questioner akan dihubungi untuk diikutsertakan dalam survei lanjutan yang akan berkembang menjadi perekrutan. Modus ini sedang berjalan di beberapa kampus di Jakarta, terutama untuk mahasiswa baru. Jaringan yang menggunakan modus ini juga menggunaka buku tahunan SMU-nya untuk mempermudah pergerakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menanggapi respon Mas Aji tentang Al Qur’an suci yang sempat heboh di Bandung beberapa waktu lalu, Saya hanya bisa menyatakan satu hal, mereka dari jaringan yang sama dengan NII KW9. Al Qur’an suci merupakan nama gerakan yang diangkat media, namun secara eksplisit belum ada nama yang muncul dari semua data yang ditemukan dirumah beberapa korban. Dari data yang saya lihat di detik, tidak ada keraguan dalam diri saya bahwa mereka KW9. namun, memang, jaringan yang berkembang bisa dari NII KW9 dari wilayah 7 (Jabar Selatan) atau Thaifah dari Jakarta yang banyak merekrut mahasiswa Bandung. Perlu diketahui bahwa Teritorial yang merekrut menjadi jamaah hanya enam wilayah, yaitu wilayah 1 (Jabar Utara), wilayah 2 (Jawa tengah), wilayah 3 (Jawa Timur), wilayah 7 (Jawa barat Selatan), wilayah 9 (Jakarta Raya) dan wilayah 18 (Malaysia). Selebihnya, kalau ada, hanya thaifah yang berbaiatnya di Jakarta atau di sekitar Ma’had Al Zaytun. Hampir semua Koordinator wilayah yang berasal dari masul Daerah dan Distrik yang ditempatkan di 28 propinsi hanya merekrut calon santri dan menggalang kekuatan simpatisan lewat dewan wali santri. Mereka tidak boleh merekrut orang menjadi NII.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap wilayah yang bergerak (terutama yang enam) memiliki modus yang berbeda. Termasuk yang kini muncul dengan nama Al Quran suci. Gerakan ini sebenarnya sudah masuk Jakarta. Bahkan, sudah pernah ditangkap di Universitas Indonesia pada Bulan April olrh keamanan kampus. Dari empat orang yang ditangkap, semuanya adalah mahasiswi UNPAD yang seang merekrut mashsiswi UI. Data yang ada di deti dengan data yang saya temukan di lapangan, sama persis. Justru jaringan ini lebih rapi dan termanage secara tertulis. Dan, nuansa Multi Level Marketing sangat kental sekali. Dalam data-data itu juga muncul nama tsani atau nama kiri, syahid hijrah (tetapi bukan Isa Ilyas atau Malik Ridwan yang digubakan di Jakarta), daftar setoran, tilawah dll. Pendeknya, mereka dari kelompok yang sama dengan NII KW9.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terakhir, tentang modus, terutama menjelang Idul Adha, mereka akan membuat proposal untuk menampung uang qurban. Dari uraiannya, memang ada harga-harga kambing yang menjadi pilihan bagi orang yang akan berkurban. Namun, ada alokasi lain yang digunakan “seakan-akan” untuk memberikan bea siswa bagi siswa berprestasi. Tahun lalu mereka menggunakan nama Ikatan Sarjana Muslimin Indonesia, sekertariatnya konon di daerah Depok, tapi semua pake hp jadi sulit dilacak. Target untuk modus ini biasanya orang tua yang anaknya aktif di NII KW9.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4825802436950344854-5381650117365727878?l=nii-alzaytun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/feeds/5381650117365727878/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4825802436950344854&amp;postID=5381650117365727878' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/5381650117365727878'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4825802436950344854/posts/default/5381650117365727878'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nii-alzaytun.blogspot.com/2007/10/modus-baru-perekrutan-nii-kw9.html' title='Modus Baru Perekrutan NII KW9'/><author><name>Aji Cemerlang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06308503481685773328</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://www.al-islam.org/gallery/photos/kabah11.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/Rxxk5auIdkI/AAAAAAAAAHE/HN0Msy9AL08/s72-c/1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4825802436950344854.post-816392829479081908</id><published>2007-10-08T21:38:00.000+07:00</published><updated>2008-11-19T08:18:35.709+07:00</updated><title type='text'>NII  / NKA Abu Toto dan ex  Masul</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://alikhwan.wordpress.com/2006/10/27/fiqh-prioritas-sebuah-nasehat-untuk-saudaraku-warga-nii/#comment-1737"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 159px; height: 159px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_v8ezzvejVrQ/RwpC84Lu-fI/AAAAAAAAAG8/HymuDvE5Acg/s400/1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5118977540101175794" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Source : &lt;/span&gt;&lt;a style="font-weight: bold;" href="http://alikhwan.wordpress.com/2006/10/27/fiqh-prioritas-sebuah-nasehat-untuk-saudaraku-warga-nii/#comment-1737"&gt;Ex-Exponen NII Zaytun&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#  dicky Berkata:&lt;br /&gt;Oktober 7th, 2007 pada 2:29 pm&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk bang AMIN,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 1993, Syamsul Alam alias Abu Toto diangkat menjadi Mudabir bi Yabah menggantikan H. Rais Ahmad yang baru saja tertangkap KODIM setelah memimpin KW9 selama delapan bulan. Konon, menurut para petinggi KW9 yang pernah bersama Abu Toto, ada kemungkinan “main mata” antara Syamsul Alam dengan KODIM untuk melengserkan H. Rais Ahmad untuk kemudian menaikkan dirinya. Ketika mulai memimpin, secara sitemik dan struktur, Syamsul Alam merubah sistem yang ada, terutama untuk maasalah keuangan. Muncullah keputusan-keputusan yang dinamakan qoror. Qoror-qoror turun bertahap, seperti qoror harakah ramadhan, harakah qurban dan haraqah qirodh. Nah, untuk kasus yang ente sebutkan diatas, alokasi dana untuk qirodh menimbulkan euphoria perjuangan yang begitu besar. sehingga, dengan gaya kepemimpinannya yang lebih lugas dan rapi, Abu Toto mampu “menyihir” jamaahnya untuk mengorbankan seluruh hartanya untuk kepentingan perjuangan. Harakah qirodh adalah pinjaman negara atas umat dalam bentuk emas. Karena bentuknya pinjaman, maka negara wajib mengembalikan semua yang pernah disetorkan bersama dengan faedahnya sebesar 50% setiap lima tahunan. Hampir semua mas’ul dan umat yang konsis pada tahun-tahun itu berlomba-lomba memperbanyak setorannya. Mereka berfikir, waktu itu, akan kaya ketika dikembalikan, tentu dengan premis umum yang mengamankan Syamsul Alam, para mas’ul kan memegang amanaha, NII kan negara yang benar, tidak mungkin berbuat dzalim. Tapi, ternyata mereka salah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga kini, harakah qirodh masih dipungut, terutama sebagai syarat untuk tahkim, munakahat dan tartib bagi para mas’ul. Tapi besarnya tidak sefantastis dulu. Paling hanya kisaran satu hingga lima gram per orang per acara. Tapi, banyak juga ya kalau dihitung secara kolektif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harakah qirodh, dalam sejarah NII, hanya berlaku pada era Syamsul Alam alias Abu Toto. Dan, telah memberikan dirinya dana milyaran rupiah. Bahkan, pada tahun-tahun itu, para petinggi KW9 yang ada di sekeliling Abu Toto mendapat rumah di komplek BULOG Kranggan. Serta sebuah rumah mewah di DEsa Limo Cinere untuk Abu Toto yang kini ditempati oleh anak perempuannya (anak perempuan abu toto : sofia alwidad, anis)) yang sedang berkuliah di UIN Syarif Hidayatullah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Haraqah qirodh dialokasikan, seharusnya, untuk penguasaan letak strategis, seperti pembelian tanah. Salah satunya di Indramayu yang sekarang menjadi ma’had Al Zaytun. Sejauh ini, hanya jamaah dan mas’ul saja yang berqirodh, para santri belum. Namun, untuk beberapa harakah, seperi qurban dan ramadhan, sudah diberlakukan umum untuk ssantri di Al Zaytun. Namun, jangan digeneralisir juga, tidak semua santri yang mondok di Al Zaytun anak orang NII ya. Hanya sepertiganya saja dari anak-anak mereka dan itu pun sebagian diberikan subsidi dari setoran para jamaah untuk Tabungan Pendidikan Anak (TPA). Jumlah santri selebihnya diambil dari masyarakat umum yang dikoordinir oleh para mas’ul wilayah yang berkamuflase dibawah Yayasan Pesantren Indonesia (YPI) menjadi korwil untuk Al Zaytun di 28 propinsi di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama perjalanan kepemimpinan Syamsul Alam alias Abu Toto, 93-96 (sebagai komandan wilayah) dan 96 hingga kini (sebagai imam NII), telah banyak qorornya yang memakan korban. Jamaah yang menjual tanah dan rumah mungkin sebagian kecilnya saja. Kerusakan terbanyak hingga hari ini lebih meluas, hingga melakukan aksi-aksi kriminal. Teman-teman saya kebetulan banyak yang tertangkap untuk aksi penipuan dan pencurian. Diantara yang menjadi korbannnya, kini memberanikan diri untuk tampil dan meminta haknya. Apalagi setalah kasus pemberontakan Tentara Islam Indonesia (TII) di Al Zaytun yang melahirkan dekrit presiden 15 September 2001, beberapa mantan mas’ul daerah dan wilayah mulai menagih janji Abu Toto, terutama masalah qirodh. Beberapa ada yang datang ke Al Zaytun dan membuat rusuh disana sekitar tahun 2003an. Karena takut diketahui luas, akhirnya sang penagih dibayar setengah dari harta yang disetorkannya. Sejak itu, Al Zaytun tertutup untuk para mantan mas’ul. Paling tidak Abu Toto telah pasang kuda-kuda. Beruntun setelah kasus tersebut beberapa aksi pun dilakukan, terakhir sekitar empat bulan lalu. Dengan berbekal kwitansi pembayaran qirodh, mereka menagih. Namun, apa lacur, mereka dilempar sana-sini hingga cape dan hasil nihil. Banyak sekali alasannya. Intinya, mereka tidak mau bayar. Parahnya, mantan mas’ul yang menagih haknya ini dibilang perampok, pengkhianat dan harus dihindari. Subhanallah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang harus dipahami dalam hal keuangan di NII KW9 dan Al Zaytun, semuanya bersifat sentralistik dan tidak ada audit. Untuk jaringan teritorial (di lima wilayah di Jawa) semua setoran untuk tingkat wilayah berpusat di rekening Abu Ma’ariq (nama alias Abu Toto juga, btw, nama aliasnya ada sembilan) di Bank CIC Jakarta. Sedangkan untuk jaringan fungsional yang mengatasnamakan korwil dan walisantri, semua setoran ke rekening AS Panji Gumilang lewat Bank Jabar. Dalam sistem penyetoran semua berjenjang sesuai dengan struktur. Dan, masing-masing struktur secara otomatis akan “menyunat” dana jamaah yang dikumpulkan dengan susah payah. Apa Pasal? Abis, mas’ulnya dapat dana dari mana untuk operasional? Tahukan anda, kalau gaji mas’ul desa di NII KW9 sebesar Rp. 125.000 saja per bulan. Itu pun hanya tanda tangan, selanjutnya diambil lagi untuk setoran yang kurang. Bagaimana tidak kurang, setiap bulan mereka harus memenuhi 9 pos keuangan wajib (tis’atal mawarid) dan 3-4 pungutan baru yang dilakukan di desa maupun kecamatan untuk kepentingan mareka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, namun, di NII KW9 strukturnya tersegmentasi. Ada yang jaringan buruh seperti di bekasi (91), pedagang di Jaktim (92) atau mahasiswa-pelajar di Jaksel (93) serta beberapa segmen lagi dari pembantu rumah tangga dan para tukang batu (Jakpus dan Jakut). 
